Rabu, 27 April 2016

Waktunya Dewasa

Waktunya Dewasa

28 April 2016

Bacaan Hari ini:
Ibrani 6:1
"Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh.
>> Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,"
---------------------------------------------------
Dengan lima orang cucu, saya sekarang mengerti bahwa berbelanja keperluan bayi itu menyenangkan.

Di zaman ini, produk-produk untuk bayi lebih hebat dan berteknologi tinggi dibanding ketika Cathe dan saya mengasuh ke empat anak laki-laki kami.
>> Sangat menyenangkan memilih benda-benda kecil yang menyertai proses tumbuh kembang mereka.

Awalnya, bayi tidak bisa melakukan banyak hal dan mereka sepenuhnya bergantung pada ibu mereka.
>> Tapi kemudian usia mereka mulai bertambah dan mulai makan makanan bayi.
>> Setelah itu, mereka bisa makan makanan yang sudah dicincang-cincang kecil.
>> Tapi tentunya Anda juga harus membuat mereka tertarik untuk makan dengan menirukan suara pesawat menggunakan sendok.

Itu semua tak jadi masalah.
>> Tetapi akan jadi masalah ketika anak Anda berusia 13 tahun dan Anda masih harus menirukan suara pesawat untuk membuatnya makan.
>> Anda pastinya ingin mengajarkan anak Anda untuk mandiri.
>> Anda pastinya ingin mengajarkan anak untuk makan makanan orang dewasa.
>> Anda pastinya ingin mengajarkan anak untuk menjadi orang dewasa yang pada akhirnya bisa mengurus dirinya sendiri.
>> Itu adalah bagian dari proses menjadi dewasa.

Hari ini, ada orang-orang percaya yang telah mengenal Allah selama
>> sepuluh,
>> lima belas,
>> atau dua puluh tahun,
>> tapi mereka masih layaknya seperti bayi.
>> Mereka butuh makanan rohani dalam bentuk potongan-potongan kecil.
>> Semuanya harus menghibur.
>> Semuanya harus menyenangkan.

Namun Alkitab mengatakan,
>> "Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh.
>> Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah," (Ibrani 6:1).

Saya pikir sudah saatnya bagi kita semua untuk menjadi pria dan wanita Allah yang matang,
>> sebab kehidupan Kristen ialah soal mengikut Yesus bukan hanya sebagai Juruselamat kita,
>> tetapi juga sebagai Bapa kita.
___________________________________
Menolak untuk menjadi dewasa rohani,
>> berarti menolak rancangan Tuhan, hidup akan menjadi sia-sia.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar