Selasa, 28 Februari 2023

Perlambat Langkah Anda dengan Berpuas Diri


01 Maret 2023

Bacaan Hari ini:  Filipi 4:11
✏️ "Kukatakan ini ==> bukanlah karena kekurangan,
πŸ“ sebab aku telah belajar
==> mencukupkan diri dalam segala keadaan."
-----------------
πŸ‘‰ Jika Anda sungguh-sungguh
==> ingin memperlambat langkah Anda,
janganlah mulai dengan
==> memperbaiki jadwal Anda.
🫡 Mulailah ==> dengan memperbaiki hati Anda.

πŸ’‘ Paulus berkata dalam ==> Filipi 4:11,
✏️ "Kukatakan ini ==> bukanlah karena kekurangan,
πŸ“ sebab aku telah belajar ==> mencukupkan diri dalam segala keadaan."
✍️ Perhatikan, di sini Paulus mengatakan  bahwa ==> dia telah "belajar" tentang berpuas diri.
πŸ“ Pada dasarnya kita bukan orang yang  ==> gampang puas.
✏️ Begitu juga ==> saya!
πŸ”– Berpuas diri bukanlah sifat dasar kita  sebagai ==> manusia
πŸ‘‰ kita menginginkan ==> adanya perubahan.
🫡 Namun jika Anda hendak memperlambat  ==> langkah Anda,
✍️ maka Anda harus belajar untuk  ==> mencukupkan diri.
πŸ”– Dan Anda hanya mampu melakukannya  ==> lewat latihan dari waktu ke waktu.

πŸ’‘ Paulus menjelaskan bagaimana  ==> rasanya berpuas diri.
πŸ”– Dia mengatakan,
✍️ "Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, ==> memberi keuntungan besar.
πŸ‘‰ Sebab kita tidak membawa
==> sesuatu apa ke dalam dunia
🫡 dan kitapun tidak dapat membawa ==> apa-apa ke luar.
✍️ Asal ada makanan dan pakaian,  ==> cukuplah"
πŸ“– (1 Timotius 6:6-8).

πŸ—️ Paulus menekankan bahwa
==> hidup ini bukanlah soal harta benda.
✍️ Seseorang yang berpuas diri
==> bisa menerima,
πŸ‘‰ "Aku tidak memiliki apa pun
==> sebelum aku dilahirkan;
🫡 Aku juga tidak akan memiliki apa pun  ==> setelah aku tiada.
☑️ Ya, memang aku butuh ==> harta benda,
tetapi itu bukan inti dari ==> kehidupan
✍️ karena itu, aku memilih untuk puas dengan  ==> apa yang kumiliki saat ini."

πŸ”– Biarkan saya jelaskan konsep yang salah  tentang ==> kepuasan.
✍️ Kepuasan bukan berarti ==> Anda meninggalkan ambisi Anda,
πŸ‘‰ justru Anda ==> harus punya ambisi dan
🫡 menggunakan sebaik-baiknya
==> talenta yang telah Tuhan berikan kepada Anda.
✍️ Kepuasan bukan berarti ==> Anda tidak boleh memiliki
πŸ–Š️ tujuan,
πŸ–Š️ impian,
πŸ–Š️ cita-cita,
πŸ–Š️ atau rencana apa pun ==> dalam hidup Anda.
✍️ Sebaliknya, Tuhan berkata adalah  ==> baik jika kita memiliki ambisi yang saleh.

πŸ—️ Kebahagiaan adalah ==> pilihan.
✍️ Jadi, Anda bahagia sebagaimana ==> Anda memilihnya!
πŸ”– Anda tak bisa menyalahkan
==> ketidak bahagiaan Anda.
πŸ‘‰ Bila Anda tidak senang dengan  ==> keadaan Anda saat ini,
🫡 demikian pula Anda tak akan bahagia  dengan ==> keadaan yang berbeda.
πŸ”– Kita hidup ==> di planet yang telah rusak,
πŸ‘‰ tidak ada yang sempurna ==> di dunia ini;
🫡 akan selalu ada yang salah
==> dalam hidup Anda.

πŸ“ Tuhan mau Anda belajar untuk ==> bahagia,
✏️ terlepas dari ==> kesukaran Anda,
✍️ dengan percaya bahwa Dia akan memberikan apa pun yang Anda butuhkan  ==> saat Anda membutuhkannya.
‼️ Belajar untuk mencukupkan diri merupakan  ==> sebuah proses.
⁉️ Mulailah buat berkomitmen untuk  ==> memulai proses itu hari ini?

Renungkan hal ini:
- Bagaimana belajar tentang kepuasan diri akan membantu Anda untuk memperlambat langkah Anda dalam kehidupan?

- Apa artinya memiliki ambisi yang saleh?

- Mempraktikkan rasa syukur merupakan bagian dari proses dalam memperlambat langkah Anda dalam kehidupan, dan belajar tentang kepuasan. Apa satu langkah yang dapat Anda ambil untuk mempraktikkan rasa syukur Anda hari ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 20-22; Markus 7:1-13
____________
πŸ—️ Inilah arti kepuasan:
Anda tidak membutuhkan lebih banyak  untuk ==> menjadi bahagia;
☑️ saat ini Anda bahagia dengan apa yang  ==> telah diberikan Tuhan kepada Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
Slow Down by Learning Contentment
By Rick Warren

"I have learned to be content whatever the circumstances." Philippians 4:11 (NIV)
------------------
If you're serious about slowing down, don't start with your schedule. Start with your heart.

Paul says in Philippians 4:11, "I have learned to be content whatever the circumstances" (NIV). Notice that Paul says he has "learned" contentment. You are not by nature a contented person. Neither am I! It is our nature to be discontent—to want things to be different, to want them to be better. But if you're going to slow down your life, you have to learn contentment. And you can only do that over time.

Paul explains what it looks like to be content. He says, "Godliness with contentment is great gain. For we brought nothing into the world, and we can take nothing out of it. But if we have food and clothing, we will be content with that" (1 Timothy 6:6-8 NIV).

Paul is emphasizing that life isn't about things. A person who is content can acknowledge, "I didn't have anything before I was born; I'm not going to have anything after I die. Yes, I need things, but they're not what life is about—so I'll just be content with what I've got."

Let me explain what contentment is not. Contentment is not abandoning your ambition; you ought to have ambition and make the most of what God has given you. Contentment doesn't mean you don't have any goals, dreams, or plans for your life. In fact, God says it's good to have godly ambition.

Contentment means this: You don't need more in order to be happy; you're happy right now with what you've been given.

Happiness is a choice. In other words, you are as happy as you choose to be! You can't blame unhappiness on your circumstances. If you're not happy with your current circumstances, you're not going to be happy with different ones. We live on a broken planet, and nothing is perfect; there will always be something wrong in your life.

God wants you to learn to be happy in spite of difficult situations by trusting that he will give you exactly what you need when you need it. Learning contentment is a process. Why don't you commit to starting that process today?


Senin, 27 Februari 2023

Jadikan Bakat dan Keterampilan Anda Berguna


28 Februari 2023

Bacaan Hari ini:  1 Korintus 6:20
πŸ‘‰ "Sebab kamu ==> telah dibeli dan
🫡 harganya ==> telah lunas dibayar:
✍️ Karena itu muliakanlah Allah
==> dengan tubuhmu!"
-----------------
πŸ‘‰ Saat Anda mempersiapkan diri untuk  ==> dipakai oleh Tuhan,
🫡 Dia tidak hanya ingin melihat bahwa Anda menggunakan waktu Anda untuk ==> hal-hal yang paling penting,
✍️ tapi Dia juga ingin Anda menggunakan bakat Anda untuk
==> kekekalan surga.

πŸ’‘ Alkitab mengatakan dalam
==>  1 Korintus 6:20,
πŸ‘‰ "Sebab kamu ==> telah dibeli dan
🫡 harganya ==> telah lunas dibayar:
✍️ Karena itu muliakanlah Allah
==> dengan tubuhmu!"

πŸ”– Ada sebuah konsep yang salah tentang surga yang bahkan ==> dimiliki oleh banyak orang Kristen.
πŸ‘‰πŸΌ Beberapa orang berpikir bahwa ==> ketika Anda tiba di surga,
🫡🏼 yang akan Anda lakukan ==> hanyalah
✖️ bersantai dan makan es krim,
✖️ mengenakan jubah putih,
✖️ memainkan harpa,
✖️ dan melayang-layang di atas awan.
✍🏼 Tetapi tidak satu pun dari hal itu ==> ada di dalam Alkitab!

πŸ€” Jadi apa yang akan Anda lakukan selama triliunan tahun ==> setibanya Anda di surga?

πŸ‘‰ Allah merancang Anda untuk
==> melayani di surga.
🫡 Anda akan melakukan
πŸ“ hal-hal spesifik di surga
πŸ“ hal-hal menyenangkan yang memungkinkan Anda ==> untuk melayani Dia.
πŸ”– Saat ini, Dia sedang memberikan Anda waktu di Bumi untuk ==> berlatih melayani.
✏️ Dan Dia sedang mengawasi ==> untuk melihat
πŸ“ apakah saat ini Anda memanfaatkan kesempatan itu dengan ==> baik atau tidak.

πŸ”– Beberapa orang sepanjang hidupnya hanya duduk di kursi dan menjalani hidupnya  ==> buat diri mereka sendiri.
πŸ˜‡ Mereka berharap tiba di surga ==> dan berkata,
🀩 "Oke, Tuhan,
πŸ“ angkat aku dari kursi cadangan ini dan
πŸ“ tempatkan saya ==> di tim A.
😎 Izinkan aku ==> melayani-Mu sekarang."

✍️ Tetapi bukan seperti itu ==> cara kerjanya.
⁉️ Mengapa Allah memberikan Anda sebuah tempat ==> pelayanan di surga ketika
Anda tidak melakukan apa pun untuk berlatih melayani selama ==> berada di dunia ini?

πŸ”– Beberapa orang juga salah paham dengan  ==> apa yang akan mereka bawa serta ke surga.
☑️ Anda tidak akan membawa uang Anda  ==> ke surga.
☑️ Anda tidak akan membawa harta Anda  ==> ke surga.
☑️ Anda tidak akan membawa satu materi pun ==> ke surga.

⁉️ Apa yang Anda bawa ==> ke surga?
‼️ Hanya dua hal:
karakter Anda dan
keterampilan Anda.
✍️ Allah ingin Anda mengerti bahwa sekarang adalah kesempatan Anda untuk  ==> mempersiapkan diri untuk suatu hal yang nyata.
✍️ Sekarang adalah waktu untuk
πŸ‘‰ mengembangkan keterampilan Anda  ==> untuk melayani dan
🫡 membangun karakter Anda untuk  ==> menjadi semakin seperti Yesus.

⁉️ Apakah saat ini Anda melakukan sesuatu untuk menggunakan talenta Anda  ==> bagi Allah?
Atau apakah Anda menggunakan semua talenta Anda untuk ==> diri Anda sendiri?

Renungkan hal ini:
- Kesalahpahaman apa yang Anda punya tentang surga? Apa yang telah Anda pelajari tentang surga hari ini?

- Bagaimana saat ini Anda menggunakan keterampilan dan bakat Anda untuk melayani Tuhan? Bagaimana saat ini Anda menggunakan keterampilan dan bakat Anda untuk melayani diri sendiri?

- Apa satu cara praktis untuk mulai meningkatkan keterampilan melayani Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 17-19; Markus 6:30-56
__________
πŸ—️ Allah ingin ==> Anda melayani Dia dengan baik
πŸ“ di Bumi ini dan
πŸ“selamanya di surga.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Make Your Talent and Skills Matter
By Rick Warren

"Use every part of your body to give glory back to God." 1 Corinthians 6:20 (TLB)
-----------------
When you're getting ready to be used by God, he doesn't just want to see that you're spending your time on the most important things. He also wants you to use your talents in view of eternity.

The Bible says in 1 Corinthians 6:20, "Use every part of your body to give glory back to God" (TLB).

There's a big misconception about heaven that even many Christians have. Some people think that when you get to heaven, all you're going to do is kick back and eat ice cream, wear a white robe, play a harp, and float on clouds. But none of those things are in the Bible!

So what are you going to do for all those trillions of years when you get to heaven?

God has plans for you to serve in heaven. You'll have specific things to do in heaven—enjoyable things that allow you to serve God. Right now, he's giving you time on Earth to practice serving. And he's watching to see whether you take advantage of that opportunity.

Some people sit on the bench all through life, living for themselves. They expect to arrive in heaven and say, "Okay, God, take me off the bench and put me on the A team. Let me serve you now."

But that's not how it works. Why would God give you a place of serious service in eternity when you've done little or nothing to practice serving in this world?

People also misunderstand what they're going to take with them to heaven. You're not going to take any of your money to heaven. You're not going to take any of your possessions to heaven. You're not going to take a single material thing to heaven.

What are you taking to heaven? Only two things: your character and your skills. God wants you to understand that right now is your opportunity to get ready for the real thing. Right now is the time to develop your serving skills and build your character to be more like Jesus.

Are you doing anything to use your talents for God? Or are you using all your talents on yourself? God wants you to serve him well here on Earth and forever in heaven.


Minggu, 26 Februari 2023

Jadikan Waktu Anda Berarti


27 Februari 2023

Bacaan Hari ini:  Kolose 4:5
πŸ“ "Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap  ==> orang-orang luar,
✏️ pergunakanlah ==> waktu yang ada."
--------------------
πŸ‘‰ Jika Anda ingin siap untuk
==> dipakai oleh Tuhan,
🫡 ada beberapa langkah ==> yang perlu Anda lakukan.
1️⃣ Pertama, seperti yang kita pelajari kemarin,
Anda perlu mengenal ==> Yesus Kristus. Kemudian,
☑️ Anda perlu mulai menggunakan waktu Anda untuk mempersiapkan diri ==> untuk kekekalan surga.

πŸ“– Kolose 4:5 mengatakan,
πŸ“ "Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap  ==> orang-orang luar,
✏️ pergunakanlah ==> waktu yang ada."

✍️ Waktu adalah ==> sumber yang paling berharga.
πŸ‘‰ Itu jauh lebih penting daripada ==> uang.
🫡 Anda bisa mendapat ==> lebih banyak uang,
tetapi Anda tak bisa ==> mendapat lebih banyak waktu.

✍️ Dalam hidup ini Anda hanya punya  ==> sejumlah waktu tertentu yang diberikan Tuhan.
πŸ–Š️ Anda tidak bisa ==> menciptakan waktu,
πŸ–Š️ Anda tidak bisa ==> meminjam waktu,
πŸ–Š️ Anda tidak bisa ==> menyimpan waktu,
πŸ–Š️ dan Anda tidak bisa ==> memperpanjang waktu.
✍️ Anda hanya bisa ==> menggunakannya.
πŸ—️ Kita semua mempunyai jumlah waktu yang sama setiap minggunya: ==> 168 jam.
πŸ‘‰ Jika Anda tidak belajar untuk
==> mengatur waktu dengan baik,
🫡 maka Anda tak dapat
==> mengatur hal-hal lain dalam hidup Anda
✍️ karena waktu Anda adalah ==> hidup Anda.

Bagaimana Anda menggunakan waktu ialah salah satu cara ==> Tuhan menguji Anda di Bumi sambil Anda mempersiapkan diri untuk surga kekal.
πŸ‘‰ Dia sedang mengamati bagaimana Anda ==> mengatur waktu Anda sekarang
🫡 untuk menentukan apa yang
==> Dia ingin Anda lakukan di kelak di kekekalan.

Salah satu strategi Setan ialah membuat Anda begitu sibuk mengerjakan hal-hal yang tak penting ==> agar Anda tidak punya waktu  untuk hal-hal penting dalam hidup ini,
seperti mempersiapkan diri untuk  ==> surga.
☑️ Setan tahu dia tak perlu
==> membuat Anda berbuat dosa;
πŸ‘‰ jika dia tidak bisa membuat Anda  ==> menjadi buruk,
🫡 maka dia akan membuat Anda ==> sibuk.

πŸ’‘ Alkitab memberi tahu Anda dengan jelas apa yang harus Anda lakukan ==> dengan waktu Anda dalam Kisah Para Rasul 20:24:
πŸ‘‰ "Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja ==> aku dapat
🫡 mencapai garis akhir dan
✍️ menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk  ==> memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah."

✍️ Allah ngin menggunakan Anda
πŸ‘‰ tetapi Dia hanya dapat melakukannya  apabila
🫡 Anda menginvestasikan waktu Anda  untuk ==> hal-hal yang paling penting dalam hidup ini.
✍️ Anda harus menggunakan waktu Anda  ==> mempersiapkan diri buat surga.
‼️ Tanyakan pada diri Anda,
⁉️ "Berapa banyak waktu yang saya habiskan sekarang yang akan tetap mendekatkan diri Anda pada Tuhan hingga ==> 5 atau 10 tahun dari sekarang?
⁉️ Berapa banyak dari waktu tersebut yang akan diperhitungkan ==> untuk sampai ke surga?"

✍️ Jika belum, maka ==> Anda harus memfokuskan kembali waktu Anda.

Renungkan hal ini:
- Perhatikan kalender atau jadwal kegiatan Anda. Berapa banyak waktu yang selama ini Anda gunakan untuk hal-hal penting yang mendekatkan diri Anda pada kekekalan surga?

- Apa tugas yang telah Allah berikan pada Anda selama Anda berada di Bumi ini?

- Bagaimana Anda akan menggunakan waktu Anda secara berbeda sehingga Anda dapat menyelesaikan tugas yang telah Dia berikan kepada Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 15-16; Markus 6:1-29
__________
✍️ _Gunakan waktu Anda untuk
==> memandang kekekalan surga sehingga
πŸ—️ Allah dapat melihat bahwa
==> Anda fokus pada hal utama—tujuan-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Make Your Time Count
By Rick Warren

"Use your time in the best way you can." Colossians 4:5 (ICB)
-----------------
If you want to get ready to be used by God, there are a few steps you need to take. First, as we looked at yesterday, you need to get to know Jesus Christ. Then, you need to start using your time in view of eternity.

Colossians 4:5 says, "Use your time in the best way you can" (ICB). Time is your most precious resource. It's far more important than money. You can get more money, but you can't get more time.

In this life, you only have a certain amount of time allotted to you. You can't make time, you can't borrow time, you can't save time, and you can't extend time. You can only use it. We all have the same amount of time every week: 168 hours. If you don't learn to manage your time well, you cannot manage anything else in your life—because your time is your life.

How you use your time is one of the ways God tests you on Earth as you prepare for eternity. He's watching to see how you manage your time now to determine what he's going to have you do in eternity.

One of Satan's strategies is to get you so busy doing unimportant things that you don't have time for life's important things, like preparing for eternity. Satan knows that he doesn't have to get you to sin; if he can't get you to be bad, he'll just get you to be busy.

The Bible tells you exactly what you should be doing with your time in Acts 20:24: "My life is worth nothing to me unless I use it for finishing the work assigned me by the Lord Jesus" (NLT).

God wants to use you—but he can only do that when you're investing your time in the most important things. You've got to use your time in view of eternity. You've got to ask yourself, "How much of what I'm spending my time on is going to count five or 10 years from now? How much is going to count in eternity?" Then you've got to refocus.

Use your time in view of eternity so God can see that you are focused on the main thing—his purposes.


Sabtu, 25 Februari 2023

Cara Menumbuhkan Hubungan Anda Dengan Allah


26 Februari 2023

Bacaan Hari ini:  Yohanes 1:12
✏️ "Tetapi semua orang yang menerima-Nya  ==> diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah,
πŸ“ yaitu mereka yang ==> percaya dalam nama-Nya"
---------------
πŸ”– Kemarin kita telah belajar alasan pentingnya mengetahui tujuan hidup Anda ==> agar Tuhan dapat mempergunakan Anda selama waktu Anda di Bumi ini.
✍️ Hidup ini adalah persiapan untuk  ==> kekekalan surga
tetapi apakah artinya itu?
⁉️ Bagaimana Anda menggunakan hidup Anda di Bumi ==> untuk mempersiapkan diri untuk kekekalan itu?

πŸ—️ Pertama, dengan mengenal
==> Yesus Kristus.

πŸ’‘ Alkitab berkata,
✏️ "Tetapi semua orang yang menerima-Nya ==> diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah,
πŸ“ yaitu mereka yang ==> percaya dalam nama-Nya"
πŸ“– (Yohanes 1:12).
πŸ‘‰ Perhatikan bahwa tidak semua orang  adalah ==> anak-anak Allah
🫡 hanya mereka yang ==> menerima-Nya ke dalam hidup mereka.
✍️ Allah ingin Anda menjalin hubungan dengan-Nya ==> dengan percaya kepada-Nya.

πŸ‘‰ Cara Anda menumbuhkan
==> hubungan dengan Allah
🫡 sama seperti cara Anda menumbuhkan hubungan apa pun—melalui
☝️ waktu dan
✌️ percakapan.

πŸ”– Misalnya,
‼️ jika saya ingin mempererat hubungan dengan istri saya, ==> *Kay,
⁉️ apa yang ==> harus saya lakukan?
πŸ‘‰ Pertama, saya harus ==> menghabiskan waktu bersamanya.
🫡 Saya harus menunjukkan kepadanya bahwa saya menginvestasikan diri saya untuk
==> mengenalnya dengan
☝️ menyediakan waktu saya ==> untuknya dan
✌️ membuat setiap momen ==> berharga.
✍️ Anda tak dapat memiliki hubungan dengan seseorang yang ==> tidak pernah menghabiskan waktu bersama Anda.

πŸ—️ Ini cara sama yang dapat Anda gunakan  ==> untuk membina hubungan dengan Allah.
✍️ Anda menyediakan waktu ke dalam jadwal Anda ==> untuk-Nya.
πŸ‘‰ Salah satu cara untuk menjadikan Dia bagian terpenting dari hari Anda yaitu ==> lewat waktu teduh setiap hari.;
🫡 Anda menghabiskan waktu ==> berdua dengan-Nya,
☝️ menyembah-Nya
✌️ dan belajar dari-Nya.
✍️ Anda menghabiskan waktu yang teratur dan signifikan ==> bersama Dia.

πŸ‘‰ Hal kedua yang dapat Anda lakukan untuk menjalin suatu hubungan ialah ==> dengan berbicara.
✍️ Dalam hubungan dengan Allah, maka itu ==> berupa doa.
πŸ“ Ada banyak cara untuk bisa lebih bersungguh-sungguh dalam
==> kehidupan doa Anda.
✏️ Mungkin Anda perlu mulai membuat  ==> jurnal doa berisikan
☑️ permintaan dan
✔️ jawaban doa.
✍️ Anda dapat membuat kartu catatan doa  ==> bertuliskan ayat-ayat Alkitab dan meletakkannya
✔️ di cermin kamar mandi Anda,
✔️ di meja kerja Anda,
✔️ atau di ponsel Anda
πŸ‘‰ sehingga Anda senantiasa diingatkan  untuk ==> berdoa dengan Firman Tuhan.
🫡 Atau mungkin keluarga Anda perlu bersama-sama ==> mengatur jam berdoa setiap hari.

✍️ Anda tak akan pernah menyesal  ==> menginvestasikan
waktu,
tenaga,
✅ dan hidup Anda
==> untuk lebih mengenal Allah.
✍️ Ambil langkah pertama untuk mempersiapkan diri untuk
==> dipergunakan oleh Allah dengan menghabiskan
☝️ waktu bersama-Nya dan
✌️ berbicara dengan-Nya
==> hari ini.

Renungkan hal ini:
- Apakah hubungan Anda dengan Allah adalah yang paling penting dalam hidup Anda? Apa bukti dalam hidup Anda yang menunjukkan bahwa itu benar?

- Apa yang perlu Anda ubah dari jadwal Anda agar Anda bisa lebih konsisten dalam bersaat teduh setiap hari dengan Allah?

- Pikirkan dua cara praktis yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan atau mengembangkan percakapan Anda dengan Allah. Bagaimana Anda dapat melaksanakannya hari ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 12-14; Markus 5:21-43
_______________
πŸ‘‰ Apa pun yang  perlu Anda lakukan untuk ==> meningkatkan percakapan Anda dengan Tuhan,

🫡 ==> lakukanlah!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
How to Grow Your Relationship With God
By Rick Warren

"To all who received him, he gave the right to become children of God. All they needed to do was to trust him to save them." John 1:12 (TLB)
-----------------
Yesterday we talked about why it's important for you to know the purpose of your life so that God can use you while you're here on Earth. This life is preparation for eternity—but what does that mean in practical terms? How do you use your life here to prepare for eternity?

First, you get to know Jesus Christ.

The Bible says, "To all who received him, he gave the right to become children of God. All they needed to do was to trust him to save them" (John 1:12 TLB). Notice that not everybody's a child of God—just those who receive him into their lives. God wants you to establish a relationship with him by trusting in him.

You grow a relationship with God the same way you grow any relationship—through time and conversation.

For example, if I want to grow my relationship with my wife, Kay, what do I have to do? First, I have to spend time with her. I have to show her that I'm invested in getting to know her by making time for her and making the time count. You cannot have a relationship with someone you never spend any time with.

That's the same way you develop a relationship with God. You make time in your schedule for him. One way to make him the most important part of your is day through a daily quiet time. You get alone with God and worship him and learn from him. You spend regular, significant time with him.

The second thing you can do to have a relationship is to talk. In a relationship with God, this means prayer. There are many ways to be more intentional about your prayer life. Maybe you need to start a prayer journal of requests and answered prayer. You could make a prayer card using Scripture and put it on your bathroom mirror, on your desk at work, or on your phone so that you are reminded to pray God's Word. Or maybe your family needs to have a set time of prayer together each day. Whatever it is you need to do to increase your conversation with God, do it!

You will never regret investing your time, your energy, and your life in getting to know God better. Take the first step in getting ready to be used by God by spending time with him and talking to him today.


Jumat, 24 Februari 2023

Pergunakan Hidup Anda untuk Mempersiapkan Diri untuk Kekekalan


25 Februari 2023

Bacaan Hari ini:  Efesus 1:4-5
✍️ "Sebab di dalam Dia ==> Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita
πŸ‘‰ kudus dan
🫡 tak bercacat di hadapan-Nya.
✍️ Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya,
πŸ—️ sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya."
-------------------
πŸ‘‰ Supaya siap digunakan ==> oleh Allah,
🫡 maka hal pertama yang perlu
==> Anda lakukan ialah
✍️ memahami ==> tujuan hidup Anda.

πŸ’‘ Alkitab menjelaskan ==> tujuan Allah atas kita dengan sangat jelas:
✍️ "Sebab di dalam Dia ==> Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita
πŸ‘‰ kudus dan
🫡 tak bercacat di hadapan-Nya.
✍️ Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya,
πŸ—️ sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya."
πŸ“– (Efesus 1: 4-5)

πŸ—️ Allah menjadikan Anda sebagai ==> bagian dari keluarga-Nya.
✍️ Dia menciptakan Anda agar
==> Dia dapat menjalin hubungan dengan Anda—untuk
☝️ mengasihi Anda dan
✌️ dikasihi oleh Anda.
✍️ Namun, hanya ada satu cara
==> untuk jadi bagian dari keluarga Allah:
πŸ—️ melalui iman kepada ==> Yesus Kristus.

πŸ‘‰ Allah tidak hanya ingin Anda
==> menjadi bagian dari keluarga-Nya,
🫡 tetapi juga ingin supaya ==> Anda ada bersama-Nya melewatkan kekekalan surga.
πŸ“– Efesus 1:10 mengatakan,
✍️ "Sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai  ==> Kepala segala sesuatu,
πŸ‘‰ baik yang di sorga
🫡 maupun yang di bumi."
✍️ Tujuan Allah adalah,
πŸ–Š️ pertama, agar Anda menjadi
==> bagian dari keluarga-Nya,
πŸ–Š️ lalu agar Anda ==> mengenal Dia dengan dekat.
πŸ–Š️ Dan pada akhirnya, agar Anda
==> menghabiskan seluruh kekekalan di surga bersama-Nya.

✍️ Kini sejarah dunia kian bergerak  ==> menuju klimaksnya.
πŸ‘‰ Suatu hari Allah akan mengumpulkan  ==> semua orang beriman,
🫡 dan kemudian mereka akan hidup  ==> bersama-Nya di surga.

πŸ’‘ Alkitab mengatakan bahwa
πŸ‘‰ Allah telah "membuat segala sesuatu  ==> indah pada waktunya,
🫡 bahkan Ia memberikan kekekalan  ==> dalam hati mereka"
πŸ“– (Pengkhotbah 3:11).
πŸ—️ Itu berarti Anda diciptakan untuk ==> bertahan selamanya.
✍️ Anda diciptakan ==> untuk surga.
πŸ”‘ Setiap manusia akan hidup selamanya  di  ==> salah satu dari dua tempat ini:
bersama dengan ==> Allah di surga atau
☑️ terpisah dari ==> Allah.

πŸ”– Allah tidak menciptakan Anda hanya untuk 80 atau 90 tahun atau ==> berapa pun lamanya usia Anda di planet ini.
✍️ Allah punya rencana jangka panjang  ==> buat hidup Anda.
πŸ€” Seperti apakah itu?
πŸ—️ Itu adalah persiapan bagi ==> kekekalan.
πŸ”– Dengan kata lain,
πŸ‘‰ Allah lebih tertarik mempersiapkan Anda  ==> untuk menjelang kekekalan,
🫡 ketimbang hanya membuat Anda bahagia di sini, ==> saat ini.
πŸ‘‰ Dia sangat
☝️ mengasihi Anda dan
✌️ ingin Anda bahagia.

Renungkan hal ini:
- Sudahkah Anda mengambil langkah untuk menjadi anggota keluarga Allah? Jika belum, apa yang sedang menahan Anda? Jika demikian, apa yang Anda mengerti tentang tujuan hidup Anda semenjak menjadi orang percaya?

- Bagaimana Anda pernah mengalami bagaimana Allah menggunakan waktu Anda di Bumi untuk mempersiapkan diri Anda menuju kekekalan?

- Apakah Anda menghargai karakter Anda daripada kebahagiaan Anda? Bagaimana tanggapan Anda ketika Allah memilih untuk membangun karakter Anda melalui situasi-situasi yang sulit, ketimbang membuat Anda bahagia?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 9-11; Markus 5:1-20
____________
✍️ Kehidupan di Bumi ini merupakan  ==> persiapan menuju kekekalan surga.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Spend Your Life Getting Ready for Eternity
By Rick Warren

"Long ago, even before he made the world, God chose us to be his very own through what Christ would do for us . . . His unchanging plan has always been to adopt us into his own family by sending Jesus Christ to die for us." Ephesians 1:4-5 (TLB)
-----------------
To get ready to be used by God, the first thing you need to do is understand the purpose of your life.

The Bible makes God's purpose for you very clear: "Long ago, even before he made the world, God chose us to be his very own through what Christ would do for us . . . His unchanging plan has always been to adopt us into his own family by sending Jesus Christ to die for us" (Ephesians 1:4-5 TLB).

God made you to be part of his family. He made you so he could have a relationship with you—to love you and to be loved in return. But there's only one way to become part of God's family: through faith in Jesus Christ.

Not only does God want you to be part of his family but he also wants you to spend eternity with him. Ephesians 1:10 says, "This was his purpose: that when the time is ripe he will gather us all together . . . to be with him in Christ forever" (TLB). God's purpose is, first, that you become part of his family and, next, that you get to know him. Then he wants you to spend all of eternity with him.

History is moving toward a climax. One day God will gather everyone who's put their faith in him, and they will live together with him in heaven.    

Life here on Earth is preparation for eternity. The Bible says that God has "set eternity in the human heart" (Ecclesiastes 3:11 NIV). That means you were made to last forever. You were made for eternity. Every human being is going to live forever in one of two places: with God in heaven or apart from God in hell.

God didn't create you just for the 80 or 90 or however many years you have on this planet. God has long-range plans for your life. So, what is life on Earth about? It is preparation for eternity. In other words, God is more interested in preparing you for eternity than he is in simply making you happy here and now. Of course, he loves you and wants you to be happy—but not at the expense of your preparation for eternity.

Life is a dress rehearsal; it's the warm-up act for the big event. You need to get prepared for eternity by getting to know God, becoming more like Jesus, and letting God use you to fulfill his purpose on Earth.


Kamis, 23 Februari 2023

Kecemburuan adalah Tanda Bahwa Anda Tidak Yakin pada Tuhan


24 Februari 2023

Bacaan Hari ini:  Ibrani 12:1
πŸ“ "Karena kita mempunyai banyak saksi,
✏️ bagaikan awan yang ==> mengelilingi kita,
✍️ marilah kita ==> menanggalkan semua
☝️ beban dan
✌️ dosa
πŸ‘‰ yang begitu merintangi kita,
✍️ dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang ==> diwajibkan bagi kita."
------------------
πŸ‘‰ Salah satu tanda bahwa ada kecemburuan di hati Anda dan di mana itu ==> harus dilenyapkan
🫡 ialah ketika Anda terus-menerus menggunakan ungkapan: ==> "Ini tidak adil."

πŸ”– Anda tahu seperti apa ungkapan ini terdengar:
πŸ—―️ "Tidak adil dia mampu melakukan itu,  ==> sedangkan saya tidak!"
πŸ—―️ "Tidak adil itu mudah baginya,
==> tapi tidak dengan saya!"
πŸ—―️ "Tidak adil jika anak-anak mereka mendapatkan penghargaan itu,
==> sedangkan anak-anak saya tidak!"
πŸ—―️ "Tidak adil jika mereka mampu pergi berlibur, ==> sedangkan saya tidak!"

πŸ“ Sesungguhnya kecemburuan atau iri  merupakan ==> perlawanan terhadap Tuhan.
✏️ Anda bertengkar dengan Tuhan setiap kali ==> Anda iri.
πŸ”– Saat Anda iri, ==> Anda seakan berkata,
πŸ’¬ "Tuhan, ==> Engkau telah gagal.
πŸ’¬ Engkau ==> tidak melakukannya dengan benar.
πŸ’¬ Engkaulah ==> yang membuatku tidak bisa menjadi  seperti yang seharusnya.
πŸ’¬ Kalau Engkau benar-benar mengasihiku,
▫️ Engkau ==> tidak akan menciptakan aku seperti diriku;
Engkau seharusnya menciptakanku  ==> seperti orang lain."

πŸ’­ Dan Tuhan berkata, ==> "Hah?
Apabila Aku tidak menciptakanmu  ==> sebagai dirimu,
▫️ tentunya sekarang ==> kau tidak ada!"

πŸ”– Ini masalahnya: Ketika ==> Anda iri,
πŸ“Œ Anda tidak yakin ==> dengan Tuhan.
πŸ“Œ Anda tidak percaya ==> jika Dia sangat peduli dengan Anda.
πŸ“Œ Anda tak percaya bahwa Dia tahu apa yang paling baik buat Anda ==> lebih dari diri Anda sendiri.

πŸ“ Anda tidak memiliki beberapa hal dalam hidup ini sebab ==> Tuhan punya alasan mengapa Anda tidak boleh memilikinya.
✏️ Ada beberapa talenta yang
==> tidak Tuhan berikan kepada Anda.
✏️ Ada beberapa kesempatan yang ==> Tuhan tidak berikan kepada Anda.
✏️ Dan ada beberapa pengalaman hidup yang  ==> tidak Anda alami.

πŸ‘‰ Anda bisa memilih
🫡 mengepalkan tangan karena marah—
🫡 atau percaya pada Tuhan.
✍️ Tuhan lebih pintar ==> dari Anda,
πŸ‘‰ dan Dia lebih tahu.
🫡 Katakan lagi: ==> Dia lebih tahu!

πŸ”– Tuhan telah memberikan masing-masing kita ==> suatu balap lari.
πŸ‘‰ Anda tidak bisa berlari ==> untuk orang lain,
🫡 dan tidak ada orang lain yang
==> bisa berlari buat Anda.
πŸ“ Anda dapat mengikuti perlombaan yang  ==> telah Tuhan rancang buat Anda,
✏️ atau memilih untuk
==> menciptakan perlombaan Anda sendiri.
πŸ”– Dalam kehidupan,
✏️ kebanyakan orang memilih untuk  ==> membuat balapan lari mereka sendiri,
πŸ“ dan kemudian bertanya-tanya
==> mengapa mereka menemui jalan buntu.

✍️ Sebaliknya, Tuhan ingin Anda menjalani perlombaan yang ==> telah Dia rancang untuk Anda.
πŸ—️ Dia telah merancang rencana-rencana  ==> untuk hidup Anda.
πŸ‘‰ Saat Anda berfokus pada
==> balap lari itu,
🫡 Anda tak perlu khawatir lagi akan perlombaan yang ==> diikuti oleh orang lain.
πŸ”– Anda tidak akan terganggu oleh orang banyak yang
✅ bersorak sorai atau
☑️ mencemooh Anda ==> di tribun.
πŸ”‘ Anda hidup untuk satu penonton:  ==> Tuhan.

πŸ’‘ Alkitab mengatakan dalam ==> Ibrani 12:1,
πŸ“ "Karena kita mempunyai banyak saksi,
✏️ bagaikan awan yang ==> mengelilingi kita,
✍️ marilah kita ==> menanggalkan semua
☝️ beban dan
✌️ dosa
πŸ‘‰ yang begitu merintangi kita,
✍️ dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang ==> diwajibkan bagi kita."

πŸ‘‰ Semakin Anda memahami
==> panggilan Anda dari Tuhan,
🫡 semakin sedikit Anda khawatir akan panggilan Tuhan ==> kepada orang lain.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana Anda menanggapi seorang anak yang berkata, "Itu tidak adil"? Apa yang bisa Anda pelajari dari respons Anda sendiri terhadap anak itu?

- Apakah Anda yakin bahwa Tuhan tahu apapun yang Anda butuhkan lebih dari diri Anda sendiri? Mengapa atau mengapa tidak?

- Apa panggilan hati Anda? Apa kehendak Tuhan akan masa depan Anda? Apa yang sedang Anda lakukan sekarang untuk menjalankan perlombaan yang telah Dia rancangkan untuk Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 7-8; Markus 4:21-41
_____________
✍️ Setiap waktu yang kita habiskan untuk iri dengan orang lain adalah
==> waktu yang terbuang percuma.
πŸ”‘ Jadilah seperti yang ==> Tuhan ciptakan!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Envy Is a Sign That You Don't Trust God
By Rick Warren

"Let us run with patience the particular race that God has set before us." Hebrews 12:1 (TLB)
------------------
One of the signs that envy is in your heart and needs to be eliminated is that you constantly use this phrase: "It's not fair."

You know what that phrase sounds like: "It's not fair that he gets to do that and I don't!" "It's not fair that it's easy for her and not for me." "It's not fair that their kids got the award and mine didn't." "It's not fair that they can afford that vacation and I can't." 

Envy is actually a battle with God. You're in a fight with God every time you envy. When you envy, you're saying, "God, you blew it. You didn't do it right. You didn't have the brains enough to make me the way I ought to be. If you really loved me, you wouldn't have made me me; you would have made me somebody else." 

And God says, "Huh? If I didn't make you you, you wouldn't exist!"

The problem is this: When you envy, you don't trust God. You don't believe that he has your best interest at heart. You don't believe that he knows more than you do about what's best for you.

You don't have some things in life because God knows a reason that you shouldn't have them. There are some talents God did not give you. There are some opportunities God does not give you. And there are some experiences in life you don't get.

You can either shake your fist in anger—or trust God. God is smarter than you, and he knows better. Read that again: He knows better!

God has given each of us a race to run. You can't run anybody else's race, and no one else can run yours. You can either run the race God has given you, or you can make up your own race. Most people choose to make up their own race in life and then wonder why they hit dead ends.

Instead, God wants you to run the race that he has for you. He custom-designed a plan for your life. When you focus on God's race, you won't need to worry about the race everybody else is running. You won't be bothered by the crowds that are cheering or jeering in the stands. You're living for an audience of one: God.

The Bible says in Hebrews 12:1, "Let us run with patience the particular race that God has set before us" (TLB). The more you understand your own call from God, the less you'll be worried about what God has called other people to do.

Any time spent envying other people is wasted time. Just be who God made you to be!



Rabu, 22 Februari 2023

Kepuasan adalah Tanda Kedewasaan Rohani


Kepuasan adalah Tanda Kedewasaan Rohani

23 Februari 2023

Bacaan Hari ini:  Pengkhotbah 6:9
πŸ“ "Lebih baik melihat saja dari pada  ==> menuruti nafsu.
πŸ‘‰ Inipun
✏️ kesia-siaan dan
✏️ usaha menjaring angin."
------------------
πŸ‘‰ Daripada menyesal,
==> bersyukurlah.
🫡 Daripada mengeluh, ==> ingatlah bahwa segalanya adalah anugerah dari Allah.

πŸ’‘ Alkitab mengatakan dalam
==> 1 Korintus 4:7-8,
⁉️ "Sebab siapakah yang menganggap   ==> engkau begitu penting?
⁉️ Dan apakah yang engkau punyai, yang  ==> tidak engkau terima?
Dan jika engkau memang menerimanya,
mengapakah engkau memegahkan diri,  ==> seolah-olah engkau tidak menerimanya?
☝️ Kamu telah kenyang,
✌️ kamu telah menjadi kaya,
πŸ‘‰ tanpa kami ==> kamu telah menjadi raja.
🫡 Ah, alangkah baiknya kalau
==> benar demikian,
✏️ bahwa kamu ==> telah menjadi raja,
πŸ“ sehingga kamipun ==> turut menjadi raja  dengan kamu."

πŸ”– Kecemburuan ==> selalu bertanya,
⁉️ "Mengapa mereka?
πŸ”   Mengapa dia lebih sehat ==> daripada saya?
πŸ” Mengapa dia memiliki pekerjaan dan suami, sementara ==> saya tidak memiliki keduanya?"

πŸ”– Rasa syukur berkata,
⁉️ "Mengapa saya?
πŸ”Ž Mengapa saya bisa minum air bersih,  sementara ==> sebagian besar orang di dunia ini tidak bisa?
πŸ”Ž Mengapa saya ==> tidak tertindas?
πŸ”Ž Mengapa saya tidak dijebloskan ke penjara  oleh karena ==> iman saya?"

✏️ Kecemburuan adalah berlandaskan pada_ ==> mitos bahwa
πŸ“ Anda harus memiliki lebih banyak  untuk ==> jadi lebih bahagia.
✍️ Mitos ini sama sekali ==> tidak benar.
πŸ—️ Kebahagiaan adalah ==> pilihan.
πŸ“ Saya bisa berbagi banyak kesaksian tentang orang-orang yang  ==> memiliki lebih banyak dari Anda,
✏️ tetapi itu tidak membuat
==> mereka lebih bahagia.
πŸ”‘ Anda bahagia karena ==> Anda memilihnya.

πŸ“– Pengkhotbah 6:9 mengatakan,
πŸ“ "Lebih baik melihat saja dari pada  ==> menuruti nafsu.
πŸ‘‰ Inipun
✏️ kesia-siaan dan
✏️ usaha menjaring angin."
✍️ Inilah yang dinamakan kepuasan, dan ==> kita semua perlu mempelajarinya.
⁉️ Mengapa?
‼️ Karena secara manusiawi,
==> tidak ada satu pun orang yang puas!
πŸ–Š️ Justru tidak wajar jika
==> manusia merasa puas.
✍️ Menjadi puas adalah ==> suatu kedewasaan.
☑️ Bayi ==> tidak pernah puas.
✔️ Bila ada yang tidak sesuai dengan keinginanan serta rutinitas mereka, maka ==> mereka tidak akan puas.
Kedewasaan ialah belajar untuk merasa puas ==> ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan Anda.

πŸ”– Biarkan saya mengklarifikasi ini.
πŸ“Œ Kecemburuan bukanlah keinginan  sebab ==> keinginan itu sifatnya baik.
πŸ“Œ Kecemburuan bukanlah ambisi sebab ==> ambisi itu sifatnya baik.
πŸ‘‰ Anda harus menjadi
🫡 ambisius dan
🫡 bekerja keras mewujudkan_
==> hal-hal baik dalam hidup Anda.
πŸ‘‰ Kecemburuan bukanlah impian,
🫡 sebab ==> Anda harus punya banyak impian dalam hidup Anda.

πŸ‘‰πŸ½ Kecemburuan membuat Anda membenci orang lain yang ==> sudah memiliki sesuatu dan
🫡🏽 Anda percaya pada kebohongan bahwa ==> Anda tidak bisa bahagia sampai Anda mendapatkannya juga.
πŸ”– Sebaliknya,
πŸ‘‰ belajarlah untuk bersyukur atas
🫡 siapa diri Anda dan
🫡 apa yang Anda miliki.
✍️ Itu semua adalah ==> anugerah dari Allah!

Renungkan hal ini:
- Apa yang dapat Anda lakukan hari ini untuk mempraktikkan rasa syukur?

- Ketika Anda tergoda untuk membenci seseorang karena apa yang orang itu miliki atau siapa dia, bagaimana Anda mengubah kecemburuan Anda menjadi rasa syukur?

- Menurut Anda mengapa Tuhan menjadikan kebahagiaan sebagai pilihan, alih-alih membuat semua orang merasa bahagia sepanjang waktu?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 4-6; Markus 4:1-20
___________
πŸ‘‰ Lebih baik ==> puas dengan apa yang sudah Anda punya,
🫡 daripada selalu
==> menginginkan sesuatu lebih.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Contentment Is a Sign of Spiritual Maturity
By Rick Warren

"It is better to be satisfied with what you have than to be always wanting something else." Ecclesiastes 6:9 (GNT)
-----------------
Instead of being regretful, you need to be grateful. Instead of complaining, you need to remember that everything is a gift from God.

The Bible says in 1 Corinthians 4:7-8, "Isn't everything you have and everything you are sheer gifts from God? So what's the point of all this comparing and competing? You already have all you need" (The Message).

Envy always asks, "Why them? Why does he have better health? Why does she have a job and a husband, and I have neither?"

Gratitude says, "Why me? Why do I get to drink clean water when so much of the world doesn't? Why am I not under persecution? Why am I not thrown into prison for my faith?"

Envy is based on the myth that you must have more in order to be happier. But it's just not true. Happiness is a choice. If you're not happy now, you're not going to be happy with more. I could give many testimonies of people who have a lot more than you, and it doesn't make them happier. You are as happy as you choose to be.

Ecclesiastes 6:9 says, "It is better to be satisfied with what you have than to be always wanting something else" (GNT). This is called contentment—and all of us need to learn it.

Why? Because by nature no one is contented! It is not natural to be contented. But it is mature to be contented. Babies are discontented. Unless everything is going their way, they're not satisfied. Maturity is learning to be content when things are not going your way. It's better to be satisfied with what you have than to always want something more.

Let me clarify. Envy is not desire; desire is good. Envy is not ambition; ambition is good. You ought to be ambitious and work for good things in your life. Envy is not a dream; you ought to have a dream in your life. Envy is not setting goals; dreams, ambitions, goals, and desires are all things that God puts in you.

Envy is resenting other people who have something already and believing the lie that you can't be happy until you get it too. Instead, learn to be grateful for who you are and what you have. It's all a gift from God!


Senin, 20 Februari 2023

Kasih adalah Perayaan atas Kebaikan Allah Terhadap Sesama


22 Februari 2023

Bacaan Hari ini:  Roma 12:15
πŸ‘‰ "Bersukacitalah dengan
==> orang yang bersukacita,
🫡 dan menangislah dengan
==> orang yang menangis!"
------------------
πŸ’‘ Alkitab ==> mengajarkan kita untuk
πŸ‘‰ "Bersukacitalah dengan
==> orang yang bersukacita,
🫡 dan menangislah dengan
==> orang yang menangis!"
πŸ“– (Roma 12:15).
πŸ€” Pernahkah Anda perhatikan bahwa bagian kedua dari ayat ini ==> mudah,
πŸ™„ tetapi bagian pertama bisa jadi ==> sangat sulit dilakukan?

✏️ Ketika seseorang mengalami    ==> pergumulan,
πŸ“ mudah bagi kita untuk ==> bersimpati.
πŸ“ Mudah bagi kita untuk ==> menyemangati orang tersebut ketika *mereka down.
πŸ™„ Tetapi bagaimana jika seseorang di lingkaran Anda ==> mendapatkan promosi?
πŸ”– Itu bisa jadi ==> sulit untuk diterima!
πŸ“ Alih-alih bersukacita atas
==> kesuksesan mereka,
✏️ Anda mungkin ==> akan membencinya.
πŸ”– Bahkan Anda mungkin berharap ==> hal-hal buruk akan terjadi pada mereka

πŸ“ sebab bagaimanapun juga Anda berpikir  bahwa jika Anda dapat mematikan lilin mereka,
✏️ maka lilin Anda ==> akan bersinar lebih terang.

πŸ’‘ Tetapi inilah kebenaran firman:
πŸ—️ Kasih karunia Allah ==> tidak akan ada habisnya untuk dibagikan.

πŸ”– Yesus bercerita tentang perumpamaan seorang tuan pemilik kebun anggur yang pagi-pagi sekali ==> mencari pekerja untuk bekerja di kebun anggurnya.
πŸ“Œ Di pagi itu, ==> ia mempekerjakan   beberapa orang.
πŸ“Œ Kemudian pada siang dan sorenya,  ==> Ia terus mempekerjakan beberapa pekerja lagi
πŸ“Œ sehingga beberapa dari mereka ==> hanya bekerja selama satu hingga dua jam saja.
πŸ“Œ Namun, ketika tiba waktunya
==> pembagian upah,
πŸ“Œ si tuan pemilik kebun ternyata membayar setiap pekerja dengan ==> jumlah yang sama persis.

πŸ”– Para pekerja yang dipekerjakan di pagi hari ==> mengeluh bahwa itu tidak adil,
‼️ tetapi si pemilik kebun itu ==> menjawab,
⁉️ "Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku ==> menurut kehendak hatiku?
⁉️ Atau iri hatikah engkau, karena ==> aku murah hati?"
πŸ“– (Matius 20:15).

πŸ”– Terkadang Anda mungkin merasakan hal yang sama ketika ==> Tuhan memberkati orang lain.
πŸ“ Anda sudah bekerja keras dan melakukan semua hal yang ==> Dia arahkan.
πŸ‘‰ Namun kemudian,
✏️ Anda melihat Dia juga dengan begitu murah hatinya ==> memberkati orang lain.
πŸ”– Anda mungkin berpikir ==> orang itu tak pantas untuk diberkati sebab mereka kelihatannya
πŸ“ tidak bekerja sekeras Anda atau
πŸ“ tidak melayani Dia sesetia Anda.

πŸ€” Masalahnya adalah,
apabila Tuhan ingin memberkati orang lain dengan ==> jumlah yang sama dengan Anda,
apakah itu ==> jadi masalah buat Anda?
‼️ Anda bahkan tidak perlu khawatir akan  ==> apa yang hendak Dia berikan kepada orang lain.
⁉️ Tetapi yang seharusnya Anda pikirkan ialah  ==> apa yang sedang Anda lakukan dengan
berkat dan
anugerah"
yang telah Anda terima dari-Nya.

πŸ”– Izinkan saya menjelaskan tentang  ==> kecemburuan.
πŸ“ Kecemburuan terjadi ==> sangat dekat dengan Anda.
✏️ Itu terjadi di dalam hubungan Anda dengan  ==> rekan sebaya Anda.
πŸ”– Biasanya kita tidak iri dengan
==> orang-orang yang tidak kita kenal.
πŸ’­ Anda mungkin sesekali memikirkan tentang
πŸ“ penyanyi atau
πŸ“ aktor favorit Anda,
πŸ’­ berandai-andai, "Seandainya saya  ==> seperti superstar itu."
πŸ”– Tapi kenyataannya, orang-orang terdekat Andalah yang ==> biasanya membuat Anda iri.
πŸ“ Memang benar, ==> paling sulit melihat
✏️ keluarga kita atau
✏️ teman-teman kita
==> mengalami kesuksesan.

✍🏽 Kecemburuan itu ==> berbahaya.
πŸ’₯ Itu merendahkan orang lain,
πŸ’₯ itu menghancurkan hubungan,
πŸ’₯ dan itu membuat Anda menderita.
πŸ‘‰πŸ½ Itu tersembunyi tetapi ==> merusak.
🫡🏽 Dan itulah yang menyebabkan Anda  ==> kehilangan begitu banyak sukacita.

πŸ”– Mungkin Anda ingin menikah, tetapi ==> tak kunjung menemukan seseorang yang tepat.
πŸ”– Atau Anda sudah menikah, tetapi  ==> pernikahan Anda berantakan.
πŸ”– Atau, Anda tidak menyukai ==> konsep pernikahan,
πŸ“Œ lalu ketika ==> Anda menerima undangan pernikahan,
πŸ“Œ Anda jadi membencinya.
☑️ Anda berpikir bahwa ketika lilin orang lain bersinar, ==> lilin Anda akan padam.
❎ Anda ==> salah.

✍️ Anda akan lebih menikmati hidup apabila Anda belajar untuk bersukacita ==> atas keberhasilan orang lain.
πŸ‘‰ Jika Anda hanya bahagia ketika  ==> segalanya berjalan baik,
🫡 maka Anda akan menjadi sengsara ==> di sebagian besar perjalanan hidup Anda.
πŸ‘‰ Akan tetapi, jika Anda belajar untuk  ==> memuji
πŸ‘ kesuksesan dan
πŸ‘ pencapaian
πŸ‘‰ orang lain,
🫡 Anda bisa bersukacita
==> sepanjang waktu.

πŸ‘‰πŸ» Kecemburuan adalah hal
==> paling tidak pengasih
🫡🏻 yang bisa jadi ==> Anda lakukan terhadap orang lain.
πŸ’‘ Alkitab berkata dalam
==> 1 Korintus 13:4,
πŸ’— "Kasih itu ==> sabar;
πŸ’“   kasih itu ==> murah hati;
✅ ia tidak cemburu.
✅ Ia tidak memegahkan diri dan
✅  tidak sombong."

Renungkan hal ini:
- Siapa saja yang Anda hubungi ketika Anda ingin merayakan sesuatu yang baik dalam hidup Anda? Apakah Anda adalah teman yang seperti itu bagi orang lain?

- Bagaimana Anda pernah melihat kecemburuan menghancurkan suatu hubungan?

- Dalam hal apa kecemburuan cenderung menyusup ke dalam hati Anda? Apa yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya mencengkeram hati Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 1-3; Markus 3
___________
πŸ—️ Kasih itu ==> tidak cemburu.
✍️ Kasih itu adalah perayaan atas  ==> kebaikan Allah atas setiap manusia.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Love Celebrates God's Goodness to Others
By Rick Warren

"Rejoice with those who rejoice, weep with those who weep." Romans 12:15 (ESV)
-----------------
The Bible tells you to "rejoice with those who rejoice, weep with those who weep" (Romans 12:15 ESV). Have you noticed that the second part of that sentence is easy, but the first part can be really tough?

When somebody's having a hard time, it's easy to be sympathetic. It's easy to encourage people when they're down. But what about when someone in your circle gets a promotion? That can be hard to handle! Rather than rejoicing in someone else's success, you may resent it. You may even wish bad things would happen to people, because somehow you think that if you can blow out their candle, yours will shine brighter.

But here's the truth: There's plenty of God's grace to go around.

Jesus once told the story of a landowner who hired workers at the beginning of the day to work in his vineyard. And the landowner continued to hire workers throughout the morning and afternoon, so that some of them only worked an hour or two. Yet, when it came time to pay the workers, the landowner paid everyone the exact same amount.

The workers who were hired at the beginning of the day complained that this was unfair, but the landowner replied, "Don't I have the right to do what I want with what is mine? Are you jealous because I'm generous?" (Matthew 20:15 CSB).

Sometimes you may feel the same way when God blesses someone else. You work hard and do all the things God asks you to do. But then you see him generously bless someone else. And perhaps you think that person doesn't deserve to be blessed because they don't appear to have worked as hard as you or to have served God as faithfully as you. 

The thing is, if God wants to bless others the same amount as you, does it really matter? You shouldn't even worry about what he wants to give other people. You should only be concerned about what you're doing with what you've been given.

Let me explain something about envy to you. Envy happens close to you. It happens in your relationship with your peers. You don't typically envy people who aren't your peers. You might occasionally think of a favorite singer or actor and think, "I wish I were like that superstar." But, it's the people closest to you who tend to provoke the greatest envy. It's hardest to see your family and friends experiencing success.

Envy is insidious. It devalues others, it destroys relationships, and it makes you miserable. It's hidden, but it's destructive. And it causes you to miss out on so much joy.

Perhaps you've wanted to be married, but you're not married. Or you were married, and it fell apart. Now you dislike weddings. When you get a wedding invitation, you start resenting. You think that when someone else's candle is shining, it will put yours out. You're wrong.

You'll enjoy life a whole lot more if you learn to be happy over the successes of other people. If you're only happy when things go well for you, you're going to be miserable most of your life. But if you learn to applaud other people's successes and celebrations, you can be happy all the time.

Envy is the most unloving thing you can do to somebody else. The Bible says in 1 Corinthians 13:4, "Love does not envy" (ESV).

Love is not envious. Instead, love celebrates God's goodness to others.


Fokus pada Tujuan Allah Hanya menyisakan Sedikit Waktu untuk Rasa Iri


21 Februari 2023

Bacaan Hari ini:  Ibrani 12:1
πŸ“ "Karena kita mempunyai banyak saksi,
✏️ bagaikan awan yang
==> mengelilingi kita,
✍️ marilah kita ==> menanggalkan semua
☝️ beban dan
✌️ dosa
πŸ‘‰ yang begitu merintangi kita,
✍️ dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang ==> diwajibkan bagi kita."
----------------
πŸ“ Ketika Anda mulai khawatir akan sesuatu yang sedang Tuhan lakukan ==> dalam hidup orang lain,
✏️ iri hati ==> mulai terbentuk.
πŸ‘‰ Fokuslah pada rencana yang
==> telah Tuhan tetapkan untuk Anda.
Jangan terganggu -
🫡 pusatkan perhatian pada kehendak-Nya  untuk ==> hidup Anda.

πŸ”– Ada ungkapan sederhana dalam kisah para pekerja kebun anggur yang mana pemiliknya berkata kepada mereka yang kerap menggerutu karena ==> tidak mendapatkan apa yang pantas mereka terima:
✏️ "Ambillah bagianmu dan.==> pergilah;
πŸ“ aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini ==> sama seperti kepadamu"
πŸ“– (Matius 20:14).
πŸ”– Dia pada dasarnya mengatakan kepada para pekerjanya yang tidak dapat  ==> menyingkirkan rasa iri mereka,
πŸ“ "Sekarang waktunya untuk
==> melanjutkan hidup.
✏️ Berhenti ==> mengasihani dirimu sendiri.
πŸ”– Lupakanlah!"

πŸ”™ Terkadang kita ==> terjebak di masa lalu.
☑️ Mungkin Anda masih iri dengan orang  ==> yang menjadi
✔️ raja atau
✔️ ratu ==> prom di sekolah Anda.
⁉️ Tetapi mengapa Anda membiarkan apa yang orang lain dapatkan ==> menahan Anda untuk mewujudkan rancangan Allah atas hidup Anda saat ini?

πŸ“– Ibrani 12:1 berkata,
πŸ“ "Karena kita mempunyai banyak saksi,
✏️ bagaikan awan yang ==> mengelilingi kita,
✍️ marilah kita ==> menanggalkan semua
☝️ beban dan
✌️ dosa
πŸ‘‰ yang begitu merintangi kita,
✍️ dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang ==> diwajibkan bagi kita."
πŸ—️ Perlombaan ==> "yang diwajibkan"
πŸ‘‰ ini adalah perlombaan yang hanya diciptakan ==> untuk Anda.
✍️ Tuhan telah membuat rencana
πŸ‘‰ yang Dia ingin ==> Anda kejar
🫡 yang berbeda dengan ==> rencana orang lain.
Dia merencanakannya untuk Anda  ==> bahkan sebelum Anda dilahirkan,
☑️ dan itu tentunya lebih baik daripada  ==> mimpi terbesar Anda.

πŸ‘‰ Begitu Anda mulai menemukan dan mengejar ==> tujuan unik Allah atas hidup Anda,
🫡 maka Anda tidak akan lagi
==> cemburu pada siapa pun.
✍️ Anda telah dibebaskan dari tirani keharusan untuk ==> menjadi yang terbaik sepanjang waktu.
πŸ—️ Anda hanya perlu menjadi yang terbaik  yang ==> Anda bisa,
πŸ”‘ menjadi seseorang yang
==> seturut dengan rancangan Tuhan.

Renungkan hal ini:
- Mengapa ada kemerdekaan dalam menjalani hidup untuk satu Penonton?

- Bagaimana Anda tahu apa tujuan Tuhan atas hidup Anda?

- Pengalaman apa di masa lalu Anda yang mungkin sedang menghambat Anda untuk melaksanakan kehendak-Nya atas Anda saat ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 26-27; Markus 2
___________
πŸ‘‰ Ketika Anda berfokus pada perlombaan  yang ==> telah Tuhan ciptakan untuk Anda,
🫡 maka Anda akan begitu tenggelam  ==> melaksanakan perintah-Nya
☑️ sehingga Anda tidak punya waktu lagi untuk ==> iri dengan orang lain.
Anda akan menjalani hidup Anda ==> buat satu Penonton.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Focus on God's Purpose Leaves Little Time for Envy

February 21, 2023

Today's Reading:
.Hebrews 12:1 "Since we have many witnesses, like a cloud that surrounds us, let us put off all the burdens and sins that so hinder us, and run with diligence the race that is laid down for us."
----------------
when you start to worry about something God is doing in someone else's life, jealousy starts to form. Focus on the plan God has laid out for you. Don't get distracted - focus on His will for your life.

there is a simple saying in the story of the vineyard workers whose owners say to those who often grumble about not getting what they deserve: "Take your share and go; I want to give to the person who came in last the same as you(Matthew 20:14).he basically told his workers who couldn't shake off their jealousy, "Now is the time to move on. Stop feeling sorry for yourself. Forget it!"

Sometimes we get stuck in the past. Maybe you're still jealous of the person who was prom king or queen at your school. But why do you let what other people get hold you back from realizing God's plan for your life right now?

Hebrews 12:1 says, "Since we have many witnesses, like a cloud that surrounds us, let us put off all the burdens and sins that so hinder us, and run with diligence the race that is set out for us." this "required" race is one created just for you. God has made a plan He wants you to pursue that is different from the plans of other people. He planned it for you before you were even born, and it's certainly better than your biggest dream.
Once you begin to discover and pursue God's unique purpose for your life, you will no longer be jealous of anyone. You have been freed from the tyranny of having to be the best all the time. you just need to be the best you can be, the person God designed you to be.

Reflect on this:
- Why is there freedom in living life for one Spectator?

- How do you know what God's purpose is for your life?

- What experiences in your past might be holding you back from carrying out His will for you now?

Bible Reading for a Year:
Leviticus 26-27; Mark 2
___________
when you focus on the race God has created for you, you will be so immersed in carrying out His commands that you will have no time to be jealous of other people. You will live your life for an audience.

(Translated from Daily Devotional by Rick Warren)


Minggu, 19 Februari 2023

Bergantung Penuh


Ibunda Laura sedang berjuang melawan penyakit kanker. Suatu pagi, Laura dan seorang teman mendoakan ibunya. Teman Laura yang telah bertahun-tahun menderita cerebral palsy (kelumpuhan pada tulang belakang) itu berdoa: "Tuhan, Engkau selalu menolongku. Sekarang tolonglah juga ibunya Laura."

Laura sangat tersentuh oleh pernyataan temannya yang bergantung penuh kepada Allah. Saat becermin pada hal itu, ia berkata, "Seberapa sering aku mengakui kebutuhanku akan Allah dalam segala hal? Itu seharusnya kulakukan setiap hari!"

Selama masa pelayanan-Nya di dunia ini, Yesus menunjukkan ketergantungan yang terus-menerus kepada Bapa-Nya di surga. Mungkin ada yang berpikir bahwa karena Yesus adalah Allah dalam rupa manusia, tentu saja Dia bisa mengandalkan diri-Nya sendiri. Namun, ketika para pemimpin agama meminta Yesus memberikan alasan tentang hal "bekerja" di hari Sabat, satu hari peristirahatan yang ditetapkan Hukum Taurat, karena Dia telah menyembuhkan seseorang pada hari itu, Dia menjawab, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya" (Yoh. 5:19). Yesus juga menyatakan ketergantungan-Nya kepada Bapa!

Saudaraku, ketergantungan Yesus kepada Bapa memberikan teladan terbesar bagi kita untuk memahami apa artinya menjalani hidup dalam persekutuan dengan Allah. Setiap napas yang kita hirup merupakan pemberian Allah, dan Dia ingin hidup kita dipenuhi dengan kekuatan-Nya. Ketika kita hidup mengasihi dan melayani Allah dengan senantiasa berdoa dan mengandalkan firman-Nya, kita sedang menyatakan ketergantungan kita kepada-Nya.
"Sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." (Yoh. 15:5)
Bac: Yoh. 5:16-23
(Gbu!)