Kamis, 30 April 2020

PA Hari ke - 42

https://60dayswithjesus.weebly.com/day-42.html

Tidak Yakin Apa yang Harus Dilakukan? Gunakan Tes Integritas

01 May 2020

 Bacaan Hari ini:

Amsal 10: 9 
==> Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi
==> siapa berliku-liku jalannya*, akan diketahui."
------------------
🌻 Berbicara soal membuat keputusan 
==> besar atau
==> kecil

 🌿 Alkitab menawarkan banyak hikmat. 

🌿 Satu dasar yang ditawarkannya adalah apa yang saya sebut 
==> Tes Integritas.

🌻 Saat mengambil keputusantanyakan diri Anda sendiri, "Apakah saya ingin semua orang tahu tentang keputusan ini?"

🌿 Jika Anda khawatir dengan opini orang lain tentang keputusan Anda, 
🍄 mungkin Anda telah membuat keputusan yang buruk.
🍄 Keputusan yang buruk mengarah pada kerahasiaan dan rasa sakit dalam hidup Anda.

Alkitab berkata, "Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui" 
(Amsal 10: 9).

🌻 Perhatikanayat ini tidak mengatakan 
==> "mungkin ketahuan" atau bahkan 
==> "mungkin akan ketahuan." 
👉 Anda akan ketahuan!
🌿Begini prosesnya:
🍄 Anda hendak membuat pilihan yang buruk. 
🍄 Anda tahu itu salah, tetapi  pikir Anda,  "Saya akan melanjutkan dan melakukannya karena tidak akan ada yang tahu." Lalu, 
🍄 segera setelah keputusan itu dibuat, Anda mulai berpikir, "Seseorang akan tahu!" Dan Anda pun merasa ketakutan
==> Saat itulah Anda melanggar 
👉 Tes Integritas.

🌻 Jika Anda punya integritas, kehidupan publik dan kehidupan pribadi Anda sama
==> Alpa yang ada di hati Andasama dengan apa yang orang lain lihat dari luar. 
==> Apa yang Anda ucapkan*l dan apa yang Anda lakukan selaras.

🌻 Sebenarnya, soal integritas
🌿 Anda mungkin bisa menipu orang lain, tetapi  Anda tidak bisa membodohi diri sendiri. Dan 
🌿 jika Anda melanggar hati nurani Anda sendiri
_Anda harus membayar akibatnya._

Yakobus 4:17 mengatakan, "Jadi 
==> jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannyaia berdosa."

🍄 Melanggar hati nurani adalah sebuah kesalahan besar
==> Tuhan akan mengampuni Anda atas kesalahan yang telah Anda buat. Namun .
==> pengampunan tidak membebaskan Anda dari konsekuensi atas keputusan yang buruk.
Anda diampuni tapi masih memiliki penyesalan. 
Anda diampuni tapi masih menghadapi rasa sakit. 
Anda diampuni tapi hubungan Anda berantakan.

🌻 Banyak keputusan yang Anda ambil sudah sangat jelas. Tapi bagaimana dengan keputusan yang sulit untuk mengetahui mana yang benar dan yang salah? 
Alkitab juga berbicara tentang itu: "Aku tahu dan yakin dalam Tuhan Yesus
==> bahwa tidak ada sesuatu yang najis dari dirinya sendiri. Hanya bagi orang yang beranggapan, 
==> bahwa sesuatu adalah najis, bagi orang itulah sesuatu itu najis" 
(Roma 14:14).

🌻 Sederhana saja
==> Jika Anda ragu, 
👉jangan. 
==>  Apa pun yang bukan berasal dari iman dalam hidup Anda adalah 
👉 dosa.

🌻 Di lain kesempatan, ketika Anda dihadapkan pada pengambilan keputusan, ikutilah 
==> Tes Integritas. 
Tanya pada diri Anda: 
🌿 Apakah saya baik-baik saja jika orang lain mengetahui tentang keputusan ini? 
🌿 Bisakah saya membuat pilihan ini dengan hati nurani yang jernih? 
🌿 Apakah saya percaya ini salah?

🌻 Allah memberi Anda hikmat dari Alkitab dan dari hati nurani Anda_ sebab Dia mengasihi Anda. 
👉 Tes Integritas akan membantu menjaga Anda di jalan yang Tuhan tahu adalah untuk kebaikan Anda.

Renungkan hal ini:
- Seperti apa rasanya memiliki integritas?

- Kapan Anda menghadapi konsekuensi yang sulit karena Anda tidak melakukan Tes Integritas?

- Apa satu keputusan yang selama ini Anda pergumulkan? Luangkan waktu untuk melakukan Tes Integritas. Mintalah Tuhan untuk membuat jawaban-jawaban Anda dapat Anda pahami.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 8-9; Lukas 21:1-19
______________
Ketika mengambil keputusan, tanya pada diri Anda sendiriBisakah saya melakukan ini dengan hati nurani yang jernih?

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=============
Not Sure What to Do? Use the Integrity Test.
By Rick Warren

"Whoever walks in integrity walks securely, but whoever takes crooked paths will be found out" (Proverbs 10:9 NIV).
------------------------------
When it comes to making decisions—big or small—the Bible offers plenty of wisdom. One principle it offers over and over again is what I call the Integrity Test.

When you're making a decision, ask yourself, "Would I want everyone to know about this decision?"

If the thought of other people finding out about your decision worries you, then you're probably making the wrong decision. Bad decisions lead to secrecy, and that kind of secret always leads to pain in your life.

The Bible says: "Whoever walks in integrity walks securely, but whoever takes crooked paths will be found out" (Proverbs 10:9 NIV).

Notice it doesn't say "might be found out" or even "probably will be found out." You will be found out!

You've seen how this happens. You're about to make a bad choice. You know it's wrong, but you think, "I'll go ahead and do it because no one will ever know."

Then, as soon as the decision is made, you think, "Somebody's going to find out!" And you feel the fear that comes from that. That's when you've violated the Integrity Test.

When you have integrity, your public life and your private life match. What's in your heart is the same as what other people see on the outside. What you say and what you do are in harmony.

The truth is, when it comes to integrity, you may fool everyone else, but you can't fool yourself. And if you violate your own conscience, you have to pay for that.

James 4:17 says, "Knowing what is right to do and then not doing it is sin" (TLB).

When making a decision, ask yourself: Can I do this with a clear conscience?

Violating your conscience is a big mistake. God will forgive you for the wrong you do. But forgiveness doesn't free you from the consequences of bad decisions.

You can be forgiven and still have regrets. You can be forgiven and still face pain. You can be forgiven and still have broken relationships.

Many decisions you make are clear-cut. But what about those where it's harder to know right from wrong? The Bible speaks to that, too: "If someone believes it is wrong, then he shouldn't do it because for him it is wrong" (Romans 14:14 TLB).

It's simple: When in doubt, don't. Whatever is not from faith in your life is sin.

The next time you're faced with a decision, follow the Integrity Test. Ask: Am I okay with other people finding out about this decision? Can I make this choice with a clear conscience? Do I believe this is wrong?

God's given you the wisdom of the Bible and of your conscience because he loves you. The Integrity Test will help keep you on the path that God knows is for your good.



Rabu, 29 April 2020

Selain Demam, Batuk, Sesak Napas, Berikut 6 Gejala Baru Virus Corona

https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/29/163200523/selain-demam-batuk-sesak-napas-berikut-6-gejala-baru-virus-corona

PA Hari ke - 41

https://60dayswithjesus.weebly.com/day-41.html

Buat Keputusan Anda Menggunakan Terang Firman Tuhan

 30 April 2020

Bacaan Hari ini:
Mazmur 119: 105 "Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku."*l
--------------------
Tak perlu diragukan, hari ini kita dihadapkan pada lebih banyak keputusan dibanding sebelumnya. Kita hidup dalam budaya yang memberikan banyak pilihan.

Dan keputusan-keputusan sangatlah penting. Bahkan kadang keputusan-keputusan kecil seperti mengganti engsel pintu agar pintu-pintu besar bisa berayun -- keputusan itu kelihatan sangat kecil tetapi itu benar-benar dapat mengubah arah hidup Anda.

Ketika saya masih kuliah, saya memutuskan di menit terakhir untuk pergi ke sebuah pertemuan. Saya datang terlambat dan duduk di barisan belakang. Satu-satunya orang lain di barisan itu adalah seorang wanita bernama Kay. Setelah pertemuan itu, saya mengajaknya berkencan. Dan delapan hari kemudian, kami bertunangan. Keputusan yang tampaknya tidak penting itu membentuk arah seumur hidup Anda.

🌻 Karena pengambilan keputusan sangatlah penting, maka kita harus bijak dalam mempertimbangkannya.
Kitab Amsal mengatakan, "Ya, 
~ jikalau engkau berseru kepada pengertian, dan menujukan suaramu kepada kepandaian, 
~ jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, 
==> maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah. 
==> Maka engkau akan mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan kejujuran, bahkan setiap jalan yang baik" 
(Amsal 2: 3-5, 9).

🌻 Bagaimana Anda mendengarkan Tuhan saat mengambil keputusan? 
==> Lihatlah Firman-Nya.
Saya senang menyebutnya sebagai Tes Ideal.
🌿 Apakah keputusan serta tindakan Anda sejalan dengan kehendak Tuhan? 
🌿 Apakah itu seturut dengan Firman Tuhan?

🌻 Anda punya dua pilihan tentang siapa yang akan menjadi otoritas utama Anda:
🌿 dunia ini atau Firman Tuhan 
🌿 apa yang orang lain katakan atau apa yang Tuhan katakan.

🍄 Jika Anda mendasarkan keputusan Anda pada opini popular zaman sekarang, maka 
Anda akan selalu berdiri di tanah yang goyah karena 
==> budaya kita berubah setiap hari. 
🍄 Di sisi lain, jika Anda mendasarkan keputusan Anda pada Firman Tuhan, maka Anda akan memiliki dasar yang kuat karena 

==> kebenaran-Nya tidak akan pernah berubah.

Baru-baru ini saya naik ke loteng rumah kami. Lampu loteng ternyata sudah padam, sehingga saya harus berjalan di kegelapan dan kepala saya terus terantuk sesuatu, "Aku butuh senter," pikir saya. Kadang-kadang ketika Anda membuat keputusan, Anda mungkin merasa seperti terus berbenturan di dalam gelap. Untungnya, Tuhan memberi Anda senter: ==> Alkitab.

Mazmur 119: 105 mengatakan, "Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku." Dan 🌻 ketika cahaya Firman Tuhan memperjelas pilihan Andapatuhi saja -- meski jika Anda tidak mengerti. 
🌿 Saya tidak mengerti soal listrik, 
==> tetapi itu tidak menghentikan saya untuk menyalakan lampu dan menonton televisi. 
🌿 Saya tidak mengerti fisika tentang sistem pembakaran di dalam, 
==> tetapi saya masih mengendarai mobil.

🍄 Anda tak perlu mengerti mengapa Allah mengatakan apa yang Ia lakukan di dalam Alkitab untuk bisa mendapatkan manfaatnya. 
🍄 Anda hanya perlu 
==> mematuhi instruksi-Nya dan 
==> mengikuti prinsip-prinsip-Nya.

Renungkan hal ini:
- Apa keputusan yang kelihatannya tidak berarti dalam hidup Anda yang pada akhirnya menjadi seperti engsel kecil yang dapat mengayunkan pintu-pintu raksasa?

- Apakah selama ini Anda mengambil keputusan berdasarkan saran dunia atau Firman Tuhan? Apa satu langkah yang dapat Anda lakukan hari ini untuk melihat Firman Allah dalam pengambilan keputusan Anda?

- Pikirkan satu keputusan tertentu yang perlu Anda buat. Luangkan waktu untuk mempelajari Firman Tuhan dan melihat apa yang Dia katakan tentang itu.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 6-7; Lukas 20:27-47
______________
Tuhan memberikan instruksi demi kebaikan Anda dan Anda akan diberkati karena mengikuti-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
Make Your Decisions Using the Light of God's Word
By Rick Warren

"Your word is a lamp for my feet, a light on my path" (Psalm 119:105 NIV).
--------------------
There's no doubt about it. Today we're faced with more decisions than ever before. We live in a multiple-choice culture.

And decisions are significant. Sometimes even little decisions are like the hinges that let a giant door swing—they seem so small but can completely change the direction of your life.

When I was in college, I decided at the last minute to go to a meeting. I arrived late and sat in the back row. The only other person in that row was a woman named Kay. After the meeting, I asked her out on a date. And eight days later we were engaged. A seemingly insignificant decision shaped the direction of my whole life.

Since decisions matter so much, we must be wise in how we make them. The book of Proverbs says: "If you want better insight and discernment . . . learn the importance of reverence for the Lord and of trusting him . . . He shows how to distinguish right from wrong, how to find the right decision every time" (Proverbs 2:3-5, 9 TLB).

How do you listen to God when making a decision? Look at his Word. I like to call this the Ideal Test. Do your decisions and actions line up with God's will? Are they in harmony with God's Word?

You have two choices about who your ultimate authority will be: the world or God's Word—what other people say or what God says.

If you base your decisions on current popular opinion, you'll always be on shaky ground because culture changes every day. On the other hand, if you base your decisions on God's Word, you'll have a solid foundation because his truth never changes.

Recently I went up into the attic of our house. The attic light had burned out. I was walking around in the dark and kept bumping my head. "I need a flashlight," I thought.

Sometimes when you're making a decision, you may feel like you're bumping around in the dark. Fortunately, God's given you a flashlight: the Bible.

Psalm 119:105 says, "Your word is a lamp for my feet, a light on my path" (NIV).

And when the light of God's Word makes your choice clear, just obey—even if you don't understand. I don't understand electricity, but that doesn't stop me from turning on lights and watching my television. I don't understand the physics of internal combustion, but I still drive a car.

You don't need to understand why God says what he does in the Bible to benefit from it. You just need to obey his instruction and follow his principles. He gives his instructions for your benefit, and you'll be blessed as a result of following them.



Selasa, 28 April 2020

RAPID-TEST Covid-19

🙏🙏🙏Mohon dibantu edukasi kepada masyarakat di Puskesmas gse Indonesia terkait pemeriksaan RAPID-TEST Covid-19 sebagai berikut ini  :

1) Rapid-test bukan diagnostik, tetapi sebagai screening/seleksi/pilah antara yang berpotensi atau yang tidak berpotensi terinfeksi karena ada keluhan klinis, resiko terpapar, dst. 

Walau bukan diagnostik, pemeriksaan ini sangat membantu dalam memutus mata rantai penularan;

2) Pemeriksaan diagnostik untuk Covid19 adalah real time-PCR (RT-PCR) melalui swab/usapan tenggorok;

3) Hasil positif (+) pada rapid-test tidak serta-merta seseorang sebagai penderita Covid19, mesti diikuti dengan RT-PCR. Ini penting untuk menghindari stigmatisasi ditengah masyarakat kepada yang RAPID-TEST (+);

4) Hasil negatif pada rapid test bukan berarti bebas Covid19. Diulang kembali setelah 10 hari. Bila (-), bebas Covid19. Bila (+) diikuti pemeriksaan RT-PCR.

5) Baik yang positif maupun yang negatif tetap prosedur isolasi/karantina diri, karena yang diperiksa adalah hanya mereka yang secara surveilans dianggap ada keterkaitan dengan Covid-19.

Sekedar untuk panduan :

Jika
PCR (+)
Ig M (-)
Ig G (-)
Infeksi Baru mulai.
Infeksi biasanya hari ke 1-7.

Jika
PCR (+)
Ig M (+) 
Ig G (-) 
Berarti infeksi akut
Lagi menuju puncak infeksi .
Biasa nya hari ke 7-14.

Jika
PCR (+) 
Ig M (+) 
Ig G (+) 
Infeksi di puncak mulai menurun menuju sembuh
Biasanya hari ke
14-21.
Makanya isolasi 2 minggu.

Jika 
Pcr (+)
Ig M (-) 
Ig G (+)
Infeksi menuju sembuh
Biasanya hari ke 21-28.

Jika 
pcr (-)
Ig M (-) 
Ig G (+) 
Berarti infeksi lebih dari 1 bulan dan menjadi sembuh 
Tidak menular.
Biasanya setelah 1 bulan terinfeksi.
.
.
Tolong masyarakat Untuk Berkata Jujur Saat Kami Menanyakan 

1. Keluhan Anda

2. Riwayat Sakit Anda

3. Riwayat Perjalanan Anda/ Telah Berpergian Kemana Saja.

Karena Kejujuran anda membantu kita semua. Dan Kebohongan Anda menyebabkan malapetaka. Ketika Anda berbohong akan hal diatas maka kami dan keluarga kami dirumah terancam. Salam Sehat, Save Tenaga Medis.

Salah satu bentuk kegiatan memutus rantai penularan Covid-19, maka seluruh jajaran lintas sektor Kecamatan membentuk Posko  Siaga  Covid-19. 

Terima Kasih untuk seluruh Lintas Sektor yang turut ambil bagian dalam Pemutusan Mata Rantai Penularan Covid-19. 

Dan Mari bagi para masyarakat yang masih melakukan perjalanan ke luar kota untuk selalu bekerja sama dengan petugas saat di lakukan pemeriksaan. 

Salam Sehat,

Semoga bermanfaat.
🙏🙏🙏

Permohonan Kepada Tuhan Yesus

Permohonan Kepada Tuhan Yesus
(Matius 15:21-28)

Jika kita memperhatikan dan membaca laporan tentang penanganan kasus Covid-19, pemerintah melalui jurubicaranya selalu menekankan bahwa sikap yang disiplin dan ketaat terhadap peraturan pemerintah dalam penanganan Covid-19 merupakan kunci dalam menghambat penyebaran Covid-19 dan mempercepat penanganannya.
Demikian halnya dengan kita dalam menghadapi masalah dan kesulitan yang ada saat ini, sikap dan tindakan yang benar dari seseorang dalam memohon pertolongan kepada Tuhan Yesus akan dapat menggerakkan hati-Nya untuk memberikan pertolongan kepada orang yang memohon kepada-Nya. Sikap dan tindakan seperti apa yang perlu kita miliki agar Tuhan Yesus mengabulkan permohonan kita?

1. Mempunyai pengenalan yang benar, siapa Yesus Kristus itu (ayat 22).
Saya kagum pengenalan perempuan Kanaan ini terhadap Tuhan Yesus. Bagaimana mungkin perempuan Kanaan ini dapat mengenal Tuhan Yesus dengam benar? Dalam ayat 22 dikatakan, "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud!" Frasa sebutan ya Tuhan, Anak Daud. Mempunyai pengertian bahwa perempuan Kanaan ini mengenal secara benar siapa Yesus Kristus itu? Dia adalah Mesias yang telah dijanjikan Allah yang akan turun ke dalam dunia melalui keturunan Daud.
Dari mana perempuan Kanaan ini dapat mengenal Yesus Kristus secara benar? Ada dua kemungkinan menurut saya. Pertama, perempuan ini mengenal Tuhan Yesus sebagai Mesias dari orang--orang yang ada di sekitarnya. Karena dalam ayat 21 dikatakan bahwa Tuhan Yesus pernah mampir ke daerah Tirus dan Sidon yang berada di daerah sebelah utara Galilea. Khabar tentang pelayanan dan Pribadi Yesus Kristus pasti sudah tersebar kemana-mana termasuk wilayah dari Tirus dan Sidon.
Kedua, melalui pekerjaan Roh Kudus. Dalam Matius 16:16-17 dan 1 Korintus 12:3b  mengatakan bahwa seseorang dapat mengenal Yesus Kristus sebagai Tuhan adalah pekerjaan Roh Kudus. Jadi perempuan ini dapat mengenal Yesus Kristus sebagai Mesias karena pekerjaan Roh Kudus sehingga yang menuntunnya untuk datang kepada Tuhan Yesus.
Jadi pemahaman dan pengenalan yang benar akan pribadi Tuhan Yesus itu sangat penting bagi kita. Karena hal itu akan senantiasa menuntun dan mengarahka  kita hanya kepada Dia sebagai satu-satunya penolong dalam kehidupan kita. Dan ini merupakan pekerjaan dari Roh Kudus yang ada dalam diri kita. Oleh sebab itu, kita perlu membangun hubungan pribadi dengan Tuha  setiap hari.

2. Sikap yang tidak mudah menyerah (ayat 23-27).
Disamping mempunyai pengenalan yang benar tentang siapa Tuhan Yesus itu, ternyata perempuan Kanaan ini juga memiliki sikap yang tidak mudah menyerah dalam permohonannya kepada Tuhan Yesus. Dalam ayat 23-27 menceritakan demikian.  Ketika perempuan ini datang kepada Tuhan Yesus untuk memohon pertolongan terhadap anaknya yang kerasukan setan, ia menghadapi berbagai tantangan.
Tantangan tersebut adalah sikap Tuhan Yesus yang tidak menjawab permintaan perempuan itu. Ayat 24 mengatakan bahwa Tuhan Yesus diam saja dan tidak menggubrisnya. Bahkan murid-murid-Nya pun minta supaya Tuhan Yesus mengusir perempuan itu karena dianggapnya mengganggu mereka. 
Tuhan Yesus menjawab permintaa  murid-murid-Nya dengan mengatakan, "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel"(ayat 24). Dengan kata lain ayat ini menjelaskan bahwa perempuan Kanaan itu bukan bagian dari bangsa Israel. Jadi jangan berharap terlalu banyak dari-Nya. Namun hal inipun tidak membuat patah semangat dari perempuan tersebut, justru sebaliknya ia semakin mendekatkan diri dan menyembah dan berkata, "Tuhan tolonglah aku!" Menanggapi permintaan kali ini, Tuha  Yesus memberikan respon yang isinya di luar dugaan dan sangat menyakitkan. Tuhan Yesus mengatakan, "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Perkataan Tuhan Yesus ini seolah-olah menggolongkan perempuan Kanaa  ini sebagai anjing. Dan hal ini merupakan sebuan tamparan yang begitu tajam ke wajahnya. Sekali, perkataan yang tajam inipun tidak membuat perempuan ini undur diri sambil mencaci maki Tuhan Yesus  justru sebaliknya ia pun memperagakan dirinya seperri anjing.
Dari sikap yang tidak mudah menyerah yang dimiliki perempuan Kanaan ini kita dapat belajar dua hal:
Pertama, tanggapan Tuhan Yesus yang tingkat kekerasannya bertahap terhadap perempuan ini. Di mana makin lama makin berat. Mula-mula hanya dengan membisu, tidak peduli, mendiamkan saja  kemudian menolak perempuan ini sebagai bagian yang bukan dari domba Israel dan diakhiri dengan merendahkannya sebagai anjing.
Kedua, perempuan ini datang dengan harapan untuk mendapatkan pertolongan. Tetapi kenyataannya bukan pertolongan supaya anaknya disembuhkan, malah ia mendapat penderitaan baru yang bersumber dari sikap Tuhan Yesus. Karena itu tidak berlebihan bila kita menyimpulkan bahwa ketika kita bermasalah dan datang kepada Tuhan, adakalanya  bukan pertolongan yang kita terima, malah penderitaan kita semakin menjadi-jadi. Hal yang lebih menakutkan lagi adalah bahwa tekanan dan penderitaan itu justru datangnya dari Tuhan yang kepada-Nya kita berharap untuk mendapatkan pertolongan. Ketika hal itu terjadi atas kita, Alkitab sangat jelas mengajarkan kepada kita melalui sikap perempuan Kanaa  ini.
Kalau kita perhatikan, ternyata iman perempuan Kanaan ini berbanding terbalik dengan berat tekanan yang diterimanya. Semakin besar dan berat tekanan yang diterimanya semakin terbentuk dan terlihat keteguhan imannya kepada Tuhan Yesus.
Ketika perempuan ini didiamkan saja  ia tidak meninggalkan Tuhan Yesus dengan kecewa, melainkan terus mengikuti-Nya dari jarak jauh, sehingga ia harus berteriak-teriak dalam menyampaika  permohonannya. Ketika ia disuruh pergi secara halus dengan dikatakan sebagai bagian orang luar yang tidak mendapat perhatian dari pelayanan Tuhan Yesus, ia tidak menyingkir sambil mencaci maki Tuhan Yesus, sebaliknya semakin mendekat dan bersimpuh di hadapan-Nya. Dan ketika diperlakukan dengan kasar dengan sebutan anjing  perempuan ini pun semakin merendahka  diri bahkan berlaku benar-benar seperti seekor anjing di hadapan Tuhan Yesus.
Semakin ia ditolak, semakin mendekat. Semakin besar penderitaannya, semakin besar pula iman yang dinyatakannya. Sampai akhirnya Tuhan Yesus memuji perempuan Kanaan ini, "Hai ibu, besar imanmu!"

Jadi, sikap dan tindakan yang benar dalam memohon pertolongan kepada Tuhan Yesus dalam menghadapi masalah dan kesulitan, bukan hanya menghasilkan pertolongan/doa kita dikabulkan, melainkan juga dapat membentuk dan menghasilkan karakter iman yang kokoh dan kuat. Soli Deo Gloria

Dokter dan Pendeta

Dikala virus Corona menyerangku
Dokter hadir menolongku dan mengobatiku
Pendetaku stay at home jaga jarak dariku

Dokter memberiku vitamin dan obat menambah imunitas tubuh. 
Pendeta menyuruhku berbahasa roh menambah imunitas tubuh.

Dokter yg merawatku memberiku makan makanan bergizi, yg mengandung vitamin C dan D. 
Pendeta mengirimkan minyak urapan dan anggur perjamuan kudus bagiku. 

Tiap hari dokter hadir mengecek kesehatanku.
Tiap minggu pendeta himbau dengar khotbahnya lewat online. 

Dokter memegang tanganku, merasakan panas kepalaku.
Pendeta memegang HP dan WA denganku.

Dokter berkata engkau akan sembuh 
Pendeta berkata mukjizat akan terjadi

Dokter berkata semua pengobatan gratis ditanggung pemerintah.
Pendeta berkata jangan lupa transfer persembahannya. 

Aku pun pulang dan sehat kembali namun ku dengar dokter yg merawatku terinfeksi dan pergi selamaNya. 

Setelah sehat, pendeta pun datang ke rumah membesukku dan mengajakku berdoa bahasa roh. Saat itu aku tahu siapa sesungguhnya yg mengasihiku. 

Aku berpikir!
Dokter saja tidak takut kematian lalu mengapa pendetaku takut Corona.

Dokter tidak pernah berkata ia yakin mati masuk Sorga, ia hanya simpan dalam hatinya. Namun ia tidak pernah lari dari tanggung jawabnya walaupun kematian di depan mata.

Sedangkan pendetaku terus khotbah hidup adalah Kristus mati keuntungan. Dan ia berkata siap mati masuk Sorga namun mengapa ia menjauh dariku. 

Dari pengalamanku aku mengerti apa itu ketulusan, cinta kasih sesungguhnya. Aku mengerti apa itu profesionalitas dan apa itu kebohongan.

Aku pun mencari tahu siapa dokter itu sesungguhnya, kutemui isteri dan anak-anaknya dan akhirnya aku tahu dokter itu adalah seorang hamba Tuhan yg merintis gereja sederhana dirumahnya.

Tidak ada kesedihan yg mendalam dari wajah isterinya. Saya tanya mengapa? Isterinya menjawab "Kami memiliki iman yg sama dan kami pasti  kelak bertemu." 

Hanya sebuah renungan sebelum tidur.
John Sung

PA Hari ke - 40

https://60dayswithjesus.weebly.com/day-40.html

Untuk Membangun Keyakinan yang Kuat, Kenalilah Alkitab

 29 April 2020

Bacaan Hari ini:
Ulangan 5:29 "Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni 
==> takut akan Daku dan 
==> berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya!"
---------------------
🌻 Keyakinan adalah kepercayaan yang membentuk perilaku Anda. Itu adalah sesuatu yang Anda percayai dengan sangat kuat, sehingga itu 
==> menentukan cara Anda bertindak. 
🌿 Pendapat adalah sesuatu yang akan Anda diskusikan atau bahkan debatkan, sementara 
🌿 keyakinan adalah sesuatu yang sangat ingin Anda perjuangkan.

🌻 Orang-orang yang telah membuat perubahan terbesar di dunia ini — 
==> yang baik atau buruk  
==> bukanlah yang terpandai atau terkaya. 
👉 Mereka adalah orang-orang yang punya keyakinan paling dalam.

🌿 Masyarakat kita mengatakan setiap nilai tersedia buat siapa saja. 
🌿 Mereka mengatakan Anda dapat melakukan apa pun yang Anda inginkan tanpa harus merasa dihakimi.

🍄 Tetapi yang benar adalah jika Anda tidak berdiri teguh untuk satu hal, maka Anda akan jatuh cinta pada hal apa pun
🍄 Hari ini kita membutuhkan orang-orang 
==> yang punya keyakinan 
==> yang tahu apa yang mereka percaya.

🌻 Tetapi mungkinkah mengetahui apa yang benar dan yang salah di zaman relativisme ini? 
🌻 Apakah mungkin mengetahui yang baik dari yang jahat?

🌿 Tentu saja. 
==> Beberapa hal memang benar. Tapi 
==> beberapa hal benar-benar salah.

🌿 Bagaimana Anda tahu jika sesuatu benar atau salah? 
👉 Gunakanlah Alkitabbuku pedoman Allah atas kehidupan.

Ibrani 5:14 mengatakan, "Tetapi makanan keras adalah 
==> untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih 
==> untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat."

🌻 Orang-orang yang mengetahui kebenaran adalah mereka yang menikmati makanan padat dari Firman Tuhan

👉 Alkitab membantu mereka mengetahui 
==> yang benar dari 
==> yang salah.

🌿 Ketika agen keuangan Amerika mempelajari cara membedakan uang asli dengan uang palsu, 
==> mereka tidak meneliti yang palsu. 
==> Mereka menghabiskan waktu mereka untuk meneliti yang asli. 
👉 Maka ketika uang palsu datang, para agen bisa mengenali bahwa uang tersebut bukanlah yang asli.

🍄 Ini sama seperti mempelajari kebenaran Firman Tuhan
==> Anda tidak perlu tahu semua yang salah. 
==> Anda hanya harus tahu kebenaran Alkitab. 👉 Maka Ketika yang salah datang, Anda dapat mengenalinya.

🍄 Ketika Anda tahu tentang kebenaran Firman, 
==> Anda akan mengembangkan keyakinan. 
==> Anda akan berbagi tentang nilai-nilai Tuhan kepada orang lain.

Alkitab berkata, "Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya!" 
(Ulangan 5:29).

Renungkan hal ini:
- Bagaimana Anda menjelaskan perbedaan antara pendapat dengan keyakinan? Apa pendapat Anda? Apa keyakinan Anda?

- Bagaimana Alkitab membantu Anda untuk mengembangkan satu keyakinan yang spesifik yang Anda pegang?

- Orang-orang yang mengubah dunia ialah mereka yang memiliki keyakinan. Habiskan waktu Anda di dalam doa, mintalah Tuhan untuk membantu Anda menjadi orang yang memiliki keyakinan, yang menghargai nilai-nilai yang yang Ia hargai.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 3-5; Lukas 20:1-26
__________________
==> Anda dapat mengetahui hati Allah dengan menumbuhkan keyakinan. Dan 
==> cara mengembangkannya yaitu dengan mengenali Firman Tuhan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
To Develop Strong Convictions, Get to Know the Bible
By Rick Warren

"Oh, that they would always have such a heart for me, wanting to obey my commandments" 
(Deuteronomy 5:29 TLB).
---------
A conviction is a belief that shapes your behavior. It's something you believe so strongly that it determines the way you act. While an opinion is something you'll discuss or even argue about, a conviction is something you'll die for.

The people who've made the greatest change in this world—for good or bad—were not the smartest or the wealthiest. They were those with the deepest convictions.

Our society says every value is up for grabs. It says you can do whatever you want, with no moral absolutes.

But the truth is that if you don't stand for something, you'll fall for anything. Today we need people with conviction who know what they believe.

But is it even possible to know right and wrong in this day and age of relativism? Is it possible to know good from evil?

Of course it is. Some things are absolutely right. Some things are absolutely wrong.

How do you know right from wrong? Use the Bible, God's owner's manual for life.

Hebrews 5:14 says, "Solid food is for the mature, who by constant use have trained themselves to distinguish good from evil" (NIV).

People who know truth are the ones who feast on the solid food of God's Word. The Bible helps them know right from wrong.

When U.S. Treasury agents are learning to distinguish real bills from counterfeit ones, they don't study counterfeits. They spend their time studying real bills. Then, when counterfeits come along, the agents recognize that those counterfeits aren't the real thing.

It's the same way with the truth of God's Word. You don't have to know everything that's false. You just have to know the truth of the Bible. Then, when falsehoods come along, you'll see that they don't square up.

As you get to know truth, you'll develop conviction. You'll share God's values.

The Bible says, "Oh, that they would always have such a heart for me, wanting to obey my commandments" (Deuteronomy 5:29 TLB).

You get a heart for God by developing convictions. And you develop convictions by getting to know God's Word.



Penyembahan secara Kristen

Penyembahan secara Kristen.pdf

Senin, 27 April 2020

MOI Mei2020

MOI Mei2020.pdf

PA Hari ke - 39

https://60dayswithjesus.weebly.com/day-39.html

Tuhan ingin Menunjukkan Perspektif-Nya kepada Anda — Melalui Alkitab

 28 April 2020

Bacaan Hari ini:

Yesaya 55: 8 "Sebab 

==> rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan 

==> jalanmu bukanlah jalan-Ku, 

demikianlah firman TUHAN."

-----------------
Bayangkan Anda mengendarai mobil ke Puncak. 
~ Jalanan berputar-putar dan berkelok-kelok, dan 
~ Anda terjebak di belakang sebuah mobil yang sangat lambat. 
~ Anda berpikir, "Seandainya saya bisa melihat di balik tikungan ini, saya bisa melewati mobil ini." Lalu 
~ ada satu helikopter terbang melintasi Anda dan suara radio pilot itu berbunyi, 
==> "Saya bisa melihat 3 km ke depan. 
==> Tidak apa-apa menyalip mobil itu."

🌻 Apa bedanya 
==> antara Anda yang ada di dalam mobil itu 
==> dengan pilot yang ada di helikopter itu? 
👉 Perspektif mereka.

🌿 Si pilot memiliki perspektif yang jauh lebih besar daripada Anda. Jadi, dia bisa membantu Anda mengetahui langkah selanjutnya yang harus Anda ambil.

🌿 Begitu pun dengan Tuhan. Dia memiliki perspektif yang jauh lebih besar dalam hidup Anda dibanding Anda.

🌿 Perspektif Allah membantu Anda untuk memahami gambaran besar itu— alasan di balik 
==> apa yang Ia lakukan dan 
==> apa yang terjadi di dunia.

Tanpa sudut pandang Allah dalam hidup Anda, hidup hanya diisi oleh rasa frustrasi yang tak ada habisnya.
Anda menghabiskan hari-hari Anda mengajukan pertanyaan yang tidak dapat Anda jawab: Mengapa ini terjadi pada saya? Mengapa itu terjadi pada orang lain? 
Apa tujuannya? 
Apa arti kehidupan?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut ditemukan lewat sudut pandang Allah.

Pernahkah Anda mencoba melakukan sesuatu, berpikir itu akan berhasil, tetapi ternyata tidak?

Itu karena Anda kekurangan perspektif.

Amsal 14:12 mengatakan, "Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut."

Dengan memiliki perspektif, Anda keluar dari cara pikir Anda sendiri dan belajar berpikir seperti Tuhan.

Mazmur 103: 7 mengatakan, "Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-kepada orang Israel."

Orang-orang Israel melihat apa yang telah dilakukan Allah —Laut Merah terbelah, manna, mujizat menggunakan air, dan banyak lagi.

Tetapi Allah membiarkan Musa memahami "kenapa" di balik apa yang Dia lakukan. Dia memberi Musa perspektif-Nya.

Bagaimana Anda mendapatkan perspektif itu? Dengan mempelajari Firman Tuhan.

Renungkan hal ini:
- Untuk dapat mempelajari Firman Tuhan, Anda perlu melakukan lebih dari sekadar membacanya. Anda perlu mengajukan pertanyaan dan menggunakan pena dan kertas, atau catatan di ponsel Anda, untuk merekam dan mencatat apa yang dikatakan-Nya. Pilih satu pasal Alkitab dari renungan kita hari ini dan pelajarilah. Tuliskan apa yang Anda pelajari mengenai perspektif Allah.

- Masalah apa yang baru saja Anda lihat dari sudut pandang Anda sendiri? Pelajarilah Firman Tuhan hari ini untuk mendapatkan sudut pandang Allah mengenai itu.

- Pikirkan satu masa di mana Tuhan membantu Anda untuk memperoleh perspektif-Nya dalam sebuah situasi. Luangkan waktu untuk berdoa, mengucap syukur pada-Nya karena telah berbagi sudut pandang-Nya kepada Anda.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 1-2; Lukas 19:28-48
_______________
Tuhan ingin berbagi perspektif-Nya dengan Anda dan Dia melakukannya lewat  ==> Alkitab.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===============
God Wants to Show You His Perspective— _Through the Bible_
By Rick Warren

"This plan of mine is not what you would work out, neither are my thoughts the same as yours!"* (Isaiah 55:8 TLB).
-------------------------
Imagine that you're driving up a mountain. The road is twisting and turning, and you're stuck behind an incredibly slow car. You think, "If I could just see around the corner, I could pass this car." Then a helicopter flies by and the pilot radios down, "I can see two miles ahead. It's okay for you to pass."

What's the difference between you in the car and the pilot in the helicopter? Perspective.

The pilot had a much bigger perspective than you. So he could help you know the next move to make.

Your relationship with God is the same. He has a much bigger perspective on your life than you do.

God wants to share his perspective with you, and he does that through the Bible.

God's perspective helps you understand the big picture—the reasons behind what he does and what happens in the world.

Without God's perspective in your life, life can be full of constant frustration. You spend your days asking questions you can't answer: Why is this happening to me? Why is that happening to other people? What is the purpose of this? What is the meaning of life?

The answers to those questions are found in God's perspective.

Have you ever tried to do something, thinking it would work out, but found that it didn't? You lacked perspective.

Proverbs 14:12 says, "There is a way that seems right to a person, but eventually it ends in death" (GW).

By gaining perspective, you get outside your own way of thinking and learn to think like God does.

Psalm 103:7 says, "He made known his ways to Moses, his deeds to the people of Israel" (NIV). The people of Israel saw what God did—the opening of the Red Sea, the manna, the miracles with water, and more.

But God let Moses understand the "why" behind what he did. He gave Moses his perspective.

How can you get perspective? By studying God's Word.


Gaya Hidup Pendeta, Uang, dan Bisnis di Gereja Raksasa - Tirto.ID

https://tirto.id/gaya-hidup-pendeta-uang-dan-bisnis-di-gereja-raksasa-ee4s

Cabin Fever

*Cabin Fever "Menghantui" Masyarakat yang Terlalu Lama Tinggal di Rumah*

KOMPAS.com -  *Cabin fever* adalah _emosi atau perasaan sedih yang muncul akibat terlalu lama "terisolasi" di dalam rumah ataupun tempat tertentu._ Selain itu, merasa terputus dari "dunia luar" juga bisa menyebabkan munculnya cabin fever.

Di masa pandemi virus corona atau Covid-19, masyarakat harus lebih waspada dengan  cabin fever. Sebab, banyak dari kita yang harus tinggal di rumah sampai waktu yang belum ditentukan, guna mengurangi risiko penyebaran virus corona.

*Gejala cabin fever*

Di tengah masa pandemi virus corona, para ahli percaya bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap cabin fever. Sebab, tanpa penanganan yang tepat, gejala cabin fever akan sulit dikontrol.

Gejala cabin fever tidak hanya sekadar merasa bosan saja. Tapi jauh lebih serius dari itu. Berikut ini adalah gejala cabin fever yang harus diwaspadai selama masa darurat virus corona:

• Kegelisahan
• Turunnya motivasi
• Mudah tersinggung
• Mudah putus asa
• Sulit berkonsentrasi
• Pola tidur tidak teratur
• Sulit bangun dari tidur
• Lemah lesu
• Sulit percaya pada orang di sekitar
• Tidak sabaran
• Merasa sedih dan depresi untuk waktu yang lama

Beberapa orang yang bisa menemukan "distraksi" tepat di dalam rumah, mungkin dapat menghindari berbagai gejala cabin fever di atas.

Meski begitu, sebagian dari kita mungkin akan merasa kesulitan menjalani hidup di dalam rumah, selama gejala cabin fever masih menghantui.

*Tips untuk mencegah cabin fever selama masa pandemi*

Sebenarnya, bepergian ke luar rumah adalah cara ampuh untuk mencegah cabin fever. Tapi, mengingat masa darurat virus corona belum usai, bepergian ke luar rumah bukanlah opsi yang bijak.

Jika bepergian ke luar rumah bukanlah pilihan yang bisa diambil, beberapa tips mencegah cabin fever di bawah ini bisa dicoba:

*1. Membawa "dunia luar" ke dalam rumah*

Kalaupun kamu tidak bisa bepergian ke luar rumah, terdapat beberapa cara untuk membawa "dunia luar" ke dalam rumah, seperti:

- Membuka jendela untuk menghirup udara luar
- Memberi makan hewan di luar rumah, seperti burung, kucing, atau anjing liar yang suka "mampir" ke halaman rumah
- Menanam bunga yang bisa membawa wangi "dunia luar" ke dalam rumah
- Bercocok tanam di dalam rumah

Jangan remehkan berbagai kegiatan di atas. Sebab, mereka bisa mengobati perasaan rindu dunia luar akibat virus corona.

*2. Buatlah rutinitas*

Jangan jadikan work from home atau bekerja dari rumah sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Buatlah rutinitas yang bisa menjaga jadwal sehari-hari.

Misalnya, tetaplah bangun atau mandi di pagi hari, supaya tubuh dan pikiran tetap terjaga. Kemudian, bekerjalah di depan laptop, layaknya sedang berada di kantor. Tapi ingatlah jam istirahat. Jangan malah bekerja dari rumah membuat lupa dengan jam istirahat.

*3. Menjaga komunikasi*

Badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) menegaskan pentingnya komunikasi di tengah masa pandemi virus corona.

Dengan adanya internet dan teknologi, kita tetap bisa bertatap muka dan ngobrol dengan kekasih, sahabat, ataupun keluarga di luar kota.

Jangan remehkan kekuatan komunikasi di tengah masa darurat virus corona ini. Sebab, tetap menjaga silaturahmi di tengah kecemasan ini, bisa membuat kita merasa tidak sendirian.

Berbicara dengan teman juga dianggap sebagai cara ampuh untuk mencari solusi dari segala masalah yang dihadapi.

*4. Ekspresikan sisi kreatif*

Ekspresikan segala sisi kreatif yang kamu punya, entah itu membuat lagu, melukis, ataupun hanya memasak resep terbaru yang selama ini kamu idam-idamkan.

_Menjaga otak tetap "sibuk"_, bisa melawan rasa bosan dan kegelisahan akibat cabin fever yang mungkin dirasakan selama berdiam diri di rumah.

*5. Berkeringatlah*

Berolahraga adalah salah satu cara paling ampuh dalam mencegah cabin fever. Tidak heran, _berolahraga memang bisa membantu tubuh melepas hormon endorfin yang bisa meningkatkan suasana hati._

Ada banyak jenis olahraga yang bisa dilakukan di rumah selama masa pandemi virus corona, seperti push up, plank, hingga squat jump.

Sampai saat ini, para peneliti dari seluruh dunia belum tahu kapan masa pandemi virus corona akan berakhir. Maka dari itu, kita yang kini sedang berjuang dari dalam rumah, diharapkan terus semangat dan optimis dalam menghadapi virus corona.

Minggu, 26 April 2020

HACKING YOUR MIND

RENUNGAN PAGI :

APRESIASI
Source : Hacking Your Mind Book
By Galatia Chandra

Di sebuah kota kecil di Finlandia, ada seorang penjual daging yang mempunyai cerita luar biasa. 

*Pagi itu dia dikejutkan oleh seekor anjing yang menghampirinya dengan catatan dimulutnya.* 

Dicatatan tersebut berbunyi : *"Tolong sediakan 12 sosis, uangnya ada di gantung di kantong kalung lehernya."*

Sipenjual memasukkan sosis ke kantung plastik lalu diletakkan di mulut si anjing itu.

*Si penjual sangat takjub dengan kepintaran si anjing.* 

Kebetulan ia juga mau menutup toko. Ia segera menutup tokonya & mengikuti anjing tersebut. 

Anjing tersebut berjalan hingga ke tempat zebra cross. Si anjing meletakkan plastiknya, melompat & menekan tombol penyeberangan. Ketika lampu menyeberang hijau, ia pun melangkah menyeberangi jalanan tsb.

*Anjing tersebut tiba di halte bus & memperhatikan papan informasi kemudian duduk.*

Sebuah bus datang, si anjing memperhatikan nomor bus, ia pun duduk kembali. Bus kedua datang, yakin bahwa itu bus benar, si anjing naik ! Si penjual pun kagum terus mengikuti anjing itu naik bus.

Akhirnya si anjing berjalan ke depan, ia berdiri dengan 2 kakinya serta menekan tombol berhenti. Mulutnya mengambil koin di kantong kalung lehernya, lalu memasukkan ke tempat pembayaran bus. Setelah itu ia mengambil kantung plastiknya dan berjalan keluar bus.

Tidak berapa lama anjing tersebut tiba di depan sebuah rumah, kemudian *ia membenturkan dirinya ke pintu rumah tersebut beberapa kali.* 

Seorang pria membuka pintu & langsung *MEMUKULI, MENENDANG* serta *MENYUMPAHI* anjing tersebut ! Si penjual *BERLARI* untuk menghentikan pria tersebut. *"Apa yang kamu lakukan ? Anjing ini sangat jenius & sudah membantu kamu demikian rupa !"* Si pria itu menjawab : "Kau bilang anjing ini *PINTAR ?* Dalam minggu ini saja anjing ini sudah 2 kali *LUPA* membawa *KUNCI !!*"

Mungkin *hal serupa* juga sering terjadi pada kehidupan kita. 

*Kita seringkali berfokus pada kesalahan-kesalahan kecil orang lain.* 

Tanpa menyadari berapa besar *PERANAN* mereka dalam kehidupan kita. 

Kita menganggap segala sesuatunya wajar-wajar saja *(taken for granted)*, tidak ada *APRESIASI* terhadap apa yang mereka telah kerjakan bagi kita *yang sudah berkontribusi banyak pada kesuksesan, kebahagiaan & atau kesejahteraan hidup kita.* 

Demikian juga anugerah-anugerah yang Tuhan limpahkan pada kita, kehidupan itu sendiri misalnya.

*Mengapa tidak kita syukuri mengapa kita tidak apresiasi ?  Mengapa kita hanya fokus pada hal-hal kecil yang mengecewakan hidup kita & lupa sebagian besar Anugerah Tuhan yang begitu indah di dalam hidup kita.*

Percayakah jika saya berkata bahwa jika kita mau mulai memberikan apresiasi terhadap orang lain, mulailah dulu dengan mengapresiasi diri kita. 

*Sebab banyak orang yang suka menjelek-jelekan dirinya sendiri.*

Seperti misalnya : Bodoh amat sih aku. Atau Aku ini orang penakut, so what ? Perkataan-perkataan seperti ini pada diri kita sesungguhnya melemahkan mentalitas kita. 

*Kapan kita mau apresiasi diri kita ?* Misalnya : Akhirnya aku hari ini *menyelesaikan tugas-tugasku.* 

Aku tahu bahwa *aku selalu bisa mengandalkan diriku.* 

Aku punya kekuatan ….. dan …. *yang selalu bisa aku andalkan*. 

Ini disebut *insepsi positif* ke dalam pikiran kita. 

Ini penting *untuk membangun mentalitas positif* di dalam diri kita. 

Ini adalah bentuk *apresiasi buat diri kita*. 

Coba perhatikan logo Google hari ini, Agak berbeda bukan ? Google sejak 6 April yang lalu membuat doodle spesial untuk dokter, perawat dan semua pejuang yang berkontribusi dalam perang melawan Covid-19. 

Hari ini Google mengapresiasi semua pekerja yang mengirim paket dalam suasana lockdown / PSBB – Pembatasan Sosial Berskala Besar.  
*Ini adalah bentuk apresiasi yang luar biasa.* 

Dalam situasi cheotic Covid-19 ini, banyak pasien yang datang ke rumah sakit untuk berobat, akibatnya pelayanan jelas menjadi buruk. 

Ada pasien yang mengeluh di facebook, whatsapp dan berbagai sosial media. 
*Rumah Sakit ini pelayanannya buruk, tidak melakukan tindakan yang tepat dll.* 

Memang paling mudah untuk berkata negatif jika ada kesalahan yang terjadi *(menurut kita).* 
Sebab menurut pihak Rumah Sakit dan jika kita mau melihat perspektif yang lain, terkadang kita mungkin akan berpikir 2 – 3 kali untuk menulis hal-hal buruk tentang pelayanan mereka. 

*Dan tahukah teman-teman, menulis hal negatif apakah akan menghasilkan hal yang positif ?* Tentu saja tidak bukan ? *Mengapa ya tidak ada yang menulis hal-hal positif yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit atau dokter yang merawat, atau suster yang penuh kasih dan membahayakan dirinya merawat pasien2 yang terkena infeksi Covid ?* 

Apakah itu adalah karena *"sudah seharusnya begitu ?"* sehingga kita tidak perlu mengapresiasinya ?  

*Juga ketika pasien sudah sembuh, apakah ada yang kembali ke Rumah Sakit lagi membawakan sesuatu yang bisa memotivasi para Pekerja Kesehatan itu serta berkata, terima kasih atas perawatannya.* 

Yuk mari kita tulis dan sharing hal-hal yang positif dan apresiasi itu adalah bentuk hal positif yang perlu kita berikan pada orang-orang yang *selama ini kita taken for granted dan melupakan jasa – jasa mereka.* 

Bersama ini saya juga ingin mengapresiasi teman-teman yang sudah rajin membaca artikel inspirasi saya, membagikan ke teman-teman lainnya, memberi komentar positif, koreksi atas tulisan-tulisan saya. Juga yang sudah membeli buku saya di Gramedia *"HACKING YOUR MIND".* 
Terima kasih dan terima kasih juga atas pertemanan yang indah selama ini. 

Apresiasi saya untuk teman-teman semuanya.

*_"Appreciation is a wonderful thing : It makes what is excellent in others belong to us as well."_* - Voltaire

Have a GREAT Day ! GC

SELAMAT PAGI...GBU.😀😀😀

Watch "SEMINAR : Sejarah Gereja Para Rasul (Sesi 2)" on YouTube

https://youtu.be/P2RPITUP0gw

Diduga Korsleting, Gedung Gereja Christ Cathedral Serpong Terbakar

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/04/27/10522301/diduga-korsleting-gedung-gereja-christ-cathedral-serpong-terbakar

PA Hari ke - 38

https://60dayswithjesus.weebly.com/day-38.html

Alkitab Buku Pedoman Tuhan tentang Kehidupan

27 April 2020

Bacaan Hari ini:
2 Timotius 3:17 "Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik."
------------------
🌻 Seringkalimemiliki perlengkapan yang tepat membedakan antara keberhasilan dengan kegagalan.
🌿 Untuk memasukkan sekrupseorang tukang kayu tidak menggunakan pisau
🌿 Ketika Anda dalam pengaruh anestesiAnda tidak ingin ahli bedah menggunakan gergaji mesin, bukan? 
🌿 Seorang pendaki di Gunung Everest tidak akan menggunakan peralatan seadanya.

🌻 Para profesional pilih-pilih dalam menggunakan peralatan yang tepat, karena mereka tahu akan berbahaya jika tidak.

🌿 Hidup ini juga bisa berbahaya, jadi penting buat Anda untuk menggunakan perlengkapan yang tepat.

🌿 Salah satu perlengkapan itu adalah ==> Alkitab. 
🍄 Itu seperti buku pedoman Tuhan untuk hidup Anda. 
🍄 Seperti halnya pemilik yang baik, Alkitab memberi Anda petunjuk-petunjuk di mana Anda dapat selalu mengacu padanya ketika Anda butuh bantuan.

Dua Timotius 3:17 mengatakan, "Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik."

🌻 Ada empat alasan sederhana mengapa Anda membutuhkan 
==> Alkitab:

🌿 1. Untuk membantu Anda mengenal Tuhan.
Alam menunjukkan kepada kita bagaimana Allah itu 
~ berkuasa, 
~ kreatif, 
~ teratur, dan betapa Ia 
~ menyukai variasi. 
Tapi Tuhan menyatakan banyak hal lain tentang diri-Nya melalui Alkitab. Untuk mengetahui seperti apa Tuhan itu, kita butuh Alkitab.

🌿 2. Untuk mengajari Anda tentang kebenaran Firman.
Di zaman yang penuh kebusukan iman ini, siapa yang akan Anda percaya? Politisi? Twitter? Media? Yesus berkata, "Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu" 
(Yohanes 8:32).

Ketika Allah berbicara melalui Alkitab, Ia menawarkan kebenaran yang kekal yang dapat selalu Anda andalkan.

🌿 3. Untuk menunjukkan pada Anda tentang cara hidup. 
Alkitab merupakan buku instruksi besar Tuhan. Itu meliputi panduan yang Anda butuhkan untuk membuat kehidupan ini berjalan.

🌿 4. Untuk memberi Anda kekuatan rohani.
Tuhan akan selalu memberi Anda kekuatan untuk melakukan apa yang Dia minta. Anda akan menemukan kekuatan itu di dalam kebenaran rohani Firman-Nya.

Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi hari ini dan nanti. Tetapi apa pun itu, pastikan Anda diperlengkapi dengan Alkitab, buku pedoman Tuhan akan kehidupan.

Renungkan hal ini:
- Buatlah daftar cara-cara yang berbeda untuk mengenal Tuhan. Apa yang Anda pelajari tentang Allah di dalam Alkitab yang tidak dapat Anda pelajari di tempat lain?

- Alkitab ditulis ribuan tahun lalu. Meski begitu, bagaimana itu menjadi buku pedoman yang lebih bisa diandalkan untuk kehidupan dibanding sumber-sumber yang ada saat ini, seperti media berita atau media sosial Anda?

- Alkitab memberi Anda petunjuk-petunjuk, dan Anda dapat selalu membacanya ketika memerlukan bantuan. Pikirkan satu masalah atau pertanyaan yang sedang Anda hadapi. Sediakan waktu untuk membaca Alkitab. Lihatlah apa yang Tuhan ajarkan di sana.

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 23-24; Lukas 19:1-27
_______________
Jadikan Firman Tuhan menjadi pelita yang menerangi langkah hidup Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
The BibleGod's Owner's Manual for Life
By Rick Warren

"The scriptures are the comprehensive equipment of the man of God and fit him fully for all branches of his work" (2 Timothy 3:17 PHILLIPS).
----------------------
Having the right equipment is often the difference between success and failure. To insert a screw, a carpenter doesn't use a knife. When you're under anesthesia, you don't want your surgeon using a chainsaw. A climber on Mount Everest won't use dollar store equipment.

Professionals are picky about using the right equipment as they know it can be dangerous if they aren't.

Life can be dangerous, too, so it's essential that you use the right equipment.

One of those pieces of equipment is the Bible. It's like God's owner's manual for your life. Like any good owner's manual, the Bible gives you instructions and you can consult it when you need help.

Second Timothy 3:17 says, "The scriptures are the comprehensive equipment of the man of God and fit him fully for all branches of his work" (PHILLIPS).

There are four simple reasons you need the Bible:

1. To help you know God. Nature shows us how God is powerful, creative, and organized, and how he likes variety. But God reveals many other things about himself through the Bible. To know what God is like, we need the Bible.

2. To teach you the truth. In this age of truth decay, who are you going to trust? Politicians? Twitter? The media? Jesus says, "You will know the truth, and the truth will set you free" (John 8:32 TLB). When God speaks through the Bible, he offers eternal truth that you can count on.

3. To show you how to live. The Bible is God's big instruction book. It includes the guidance you need to make life work.

4. To give you spiritual strength. God will always give you the power to do what he asks. You'll find that power in the spiritual truth of his Word.

You never know what the day will bring you. But whatever it is, make sure you're equipped with the Bible, God's owner's manual for life.



KEHIDUPAN RASUL PAULUS - SarapanPagi Biblika Ministry

http://www.sarapanpagi.org/kehidupan-rasul-paulus-vt1663.html

SEJARAH GEREJA MULA-MULA - SarapanPagi Biblika Ministry

http://www.sarapanpagi.org/sejarah-gereja-mula-mula-vt1684.html

SEPTUAGINTA - SarapanPagi Biblika Ministry

http://www.sarapanpagi.org/septuaginta-vt116.html

Sabtu, 25 April 2020

Shelly, Tempatmu di Surga



Shelly, Tempatmu di Surga    DKI berkabung. Innalillahi wa innailaihi rajiun. Almarhumah Shelly Zeindia Putri, pejuang melawan Covid-19, bertugas di garis depan  sebagai   AGD (Ambulance Gawat Darurat) Dinkes DKI, telah gugur sebagai  kusuma dalam amuk Covid-19.     Sejak  hadirnya covid di Jakarta, Maret lalu, Shelly  langsung diterjunkan  di garda terdepan. Berjuang menjemput orang positif dari rumah hingga membawa ke rumah sakit rujukan, ke RS Persahabatan, RSPI Sulianti serta Wisma Atlet.. silih berganti tanpa kenal lelah. Sembari dengan senyum memberi semangat!     Tapi, sejak pertengahan April ini, ia lelah. Namun terus berjuang. Hingga 16 April terpaksa harus dirawat di RS Tarakan. Ia terus bejuang melawan sakitnya, hingga tak kuat dan menghembuskan nafas terakhir  tgl 19 April 2020 di RS itu juga.    Derai air mata menetes dari kawan kawan para perawat. Mengiringi kepergianmu, tapi, mereka tidak lemah tetap tegar. Percayalah Shelly, kawan kawan dan semua masyarakat Jakarta mendoakan kepergianmu sebagai pahlawan bersama para  dokter dan perawat lainnya yang telah mendahului kita semua.    Shelly, takkala jenazahmu diangkut perlahan, memasuki ambulan, kawan kawanmu yang tetap memakai pelindung warna biru mereka tegar, begitu juga tunanganmu tetap tegar menganggapmu sebagai kekasih hingga di surga.    Percayalah Shelly, walau kepergianmu tanpa iringan keluarga  dan kawan kawanmu hanya mampu berbaris di sisi jalan melepas ambulan mengantarmu  Keperistirahan terakhir, tapi do'a dari seluruh rakyat Jakarta dan Indonesia ini mengiringi kepergianmu, istitahat di surga dengan damai..angin selalu membawa doa untukmu..    Selamat jalan Shelly, engkau adalah pahlawan. Pejuang. kematianmu husnul khatimah. Kami percaya  engkau mati syahid dan AllahSwt menempatkamu di Surga-Nya... Aamiin yra..

Pandemi covid akan berlangsung 1-2 th ke dpn.

Ini bahan bacaan yang bisa dijadikan referensi 

Pandemi covid akan berlangsung 1-2 th ke dpn. Kalau cuma 3 bln bs balik spt sblmnya. Tapi ini akan jadi 1 th atau LBH menurut pak Yuswohady.com

Business yg booming : 
1. E-commerce 
2. Remote working
3. Logistic 
4. Online schooling
5. Webinar / online training 
6. Netflix, indihome
7. Telco
8. Telemedicine
9. Cleaning services

Business yg terpuruk: 
1. Hotel 
2. Travel
3. Bioskop 
4. Mall 
5. Retail 
6. Electronik 
7. Property
8. MICE 
9. Persewaan kantor 
10. Restoran ( tdk ada Dine in )

Benefit 
1. Work life balance - productivity meningkat
2. LBH cost efisien & produktif
3. Karyawan bersedia dibyr LBH murah

Website hrs jadi ecommerce.

Hotel akan food delivery juga.

Martha Tilaar dari kosmetik berubah jadi hand sanitizer - survival modenya.

Es teler 77 skrg masuk ke Frozen food.

Lippo mall / hotel difungsikan ke rumah sakit Krn punya RS Siloam / punya kompetensi nya.

Dlm rangka omzet ke Business yg lagi trending

Ruang guru & zoom jadi booming, cloud juga.

Makin byk perush jadi survival mode agar dpt cash. Ini akan lama.

Sejauh vaksin tdk ditemukan kita akan ragu. Nanti pesawat akan adaptasi ksh jarak 0.5 mtr, bioskop juga akan jadi separuh kursinya.

Perush yg blm masuk digital hrs bgmn:
1. Arahnya ke cloud, IT as services. Masalah capability
2. Jual lewat socmed
3. Model Business direct to konsumen trend nya, misal Kalbe bikin Marketplace sendiri. Karena mengalami deepening & widening / wajib. Produsen hrs mengembangkan channelnya sendiri. Modal nyawa perush di data nya. Mrk hrs punya big data sendiri.
4. Marketplace spt tokopedia

Dlm waktu 1 bln dipaksa beli online.

Strategi marketing di era covid & building branding utk Business yg lagi bgs, mrk hrs empatik. CSR hrs kuat, giving, ksh solusi. Jgn hard sell. Spiritnya membantu.

Bagi yg businessnya kurang bgs masuk ke survival mode atau pivot spt Martha Tilaar. Lippo mall/hotel.

Semakin besar, semakin sulit berubah. Contoh Garuda : cargo. Food online delivery.

Toyota / Astra utk survive tdk mudah, ada yg mati, ada yg survive.

Pak Kus inti pesan bangun Business online food delivery dlm wkt 3 hari. Ini extrim dari training ke makanan. Agility kemampuan utk cepat berubah extrim menjadi penting.

UKM gampang pivot ke jualan nasi goreng dll.

Konsumen akan hold spending utk jaga2 kebutuhan yg essential spt grocery, kesehatan & higienitas.

Segmentasi pemenuhan kebutuhan pasar. Walaupun big discount konsumen msh tahan spending. Termasuk perusahaan menunda bayar supplier. Kelangsungan hidup menjadi yg utama.

Bank mandiri syariah mulai lakukan training online / webinar utk isi WFH.

Sekolah sdh mulai online course termasuk konsumen.

Pak James Gwee, Yuswohady & Deddy Budiman sdh banting setir bikin webinar via zoom.

Tips :
1. Jangan berpikir pandemi ini sementara, ini mirip katak yg di kuali dengan airnya dipanaskan. Karena ini bisa 1 -2 th menurut Bill Gates, bro Yuswohady dll.
2. Business yg terpuruk harus survival mode atau pivot usahabya.
3. Business yg booming harus branding & soft selling, jangan hard selling.
4. Makhluk yang bisa survive bukan yg paling besar / kuat / kaya tapi yg paling bisa beradaptasi. Belajarlah dari kecoa & bunglon.
5. Hadapi & terima kenyataan.
6. Fokus pada hal yg mungkin dilakukan
7. Upgrade diri utk bisa beralih dari offline selling ke online selling.
8. Dalam situasi spt ini jgn berharap pada pilihan yg ideal, karena sebagai pemimpin kita hrs mengambil keputusan. Hope for the best but prepare for the worst.
9. Kalau harus potong gaji karyawan Krn Business nya terpuruk hanya 10-20% utk yg gajinya Rp 3-5jt. Sedangkan untuk yg gajinya di atas Rp 5jt tapi di bawah Rp 15jt bs 30-50%. Tergantung sikon cashflow perush.

Taman safari skrg sdh lakukan IG live dengan tour ke dalam safari & talkshow dgn pelatih satwa disana.

Artis spt Raisa pun turun income nya, skrg bantu aktivitas donasi lawan Corona. Lunamaya sdh jumpa fans dengan IG live & kasih semangat untuk fansnya. Begitu juga Gading Martin, Indy barends, Indra Bekti dll.


https://www.instagram.com/p/B_HSpkdlley/?igshid=1gnbnswi5qcqo