Senin, 28 Februari 2022

Jangan Takut Mengambil Risiko


01 Maret 2022

Bacaan Hari ini:  Efesus 3:20
✍️ "Bagi Dialahyang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita
☝️ doakan atau
✌️ pikirkan,
πŸ‘‰ seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita."
----------------
πŸ”­ Apa artinya memiliki iman yang berani?
✍️ Itu artinya mengambil risiko.

πŸ’‘ *Alkitab* berkata,
πŸ‘‰ "Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah"
πŸ“– (lihat Ibrani 11:6).

πŸ”– Contoh mengambil resiko ada dalam perumpamaan  tentang ==> talenta.
πŸ”– Dalam Matius 25, Yesus menceritakan sebuah kisah tentang ==> seorang pria yang pergi buat sementara waktu dan
πŸ‘‰ memberi hamba-hambanya beberapa "talenta" ==> uang dalam jumlah besar.
✍️ Dia memberi
πŸ’΄ satu orang ==> satu talenta,
πŸ’΅ yang lainnya ==> dua talenta, dan_
πŸ’Ά yang selanjutnya ==> lima talenta.

πŸ”– Orang dengan ==> lima talenta
πŸ“ menginvestasikan uangnya dan
πŸ“ melipatgandakannya.
πŸ”– Orang dengan ==> dua talenta
πŸ“ menginvestasikannya dan
πŸ“ mendapatkan dua talenta lagi.
πŸ‘‰ Ketika tuannya kembali dan melihat apa yang sudah mereka kerjakan,
✍️ ia berkata kepada mereka,
πŸ‘ "Baik sekali perbuatanmu ituhai hambaku yang baik dan setia"
πŸ“– (lihat Matius 25:23).

πŸ”– Namun orang yang diberikan ==> satu talenta mulai menjadi takut, maka,
==> ia menyembunyikan talentanya di dalam tanah.
πŸ‘‰ Ketika tuannya melihat itu, ==> dia berseru,
πŸ‘Ž "Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, …....
✍️ Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang,
πŸ‘‰ supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya"
πŸ“– (Matius 25:26-27).

πŸ”– Pelajaran yang Yesus ingin kita petik dari ==>  perumpamaan itu adalah:
✍️ Tuhan ingin Anda mengambil risiko di dalam iman.
πŸ”– Jika Anda menggunakan sebaik-baiknya apa yang telah Dia beri kepada Anda,
==> maka Anda akan diberi lebih banyak lagi.
πŸ”– Tetapi sebaliknyajika Anda takut dan tidak berani ==> mengambil risiko,
πŸ‘‰ itu menandakan sebenarnya Anda ==> tidak setia
✍️ Anda tidak bertindak dengan iman
πŸ‘‰ dalam menggunakan apa yang telah Tuhan berikan kepada Anda.

πŸ”– Saya ingat ketika Gereja Saddleback   hendak membeli sebuah kampus seluas      ==> 120 hektar di  Orange County, California.
πŸ”– Orang-orang di lingkungan kami mulai mempertanyakan==> "Mereka kira mereka siapa, membeli tanah seluas itu di Orange County?"

πŸ”– Ketika saya mendengarnya, saya berpikir, ==> "Itu pertanyaan yang salah."
πŸ”– Pertanyaan yang tepat adalah: "Menurut kami siapakah Tuhan kami?"
✍️ Tuhan kami
☝️ besar dan
✌️ berkuasa,
πŸ‘‰ karena itulah kami tidak takut bermimpi besar.

πŸ“– Efesus 3:20 mengatakan,
✍️ "Bagi Dialahyang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita
☝️ doakan atau
✌️ pikirkan,
πŸ‘‰ seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita."

Renungkan hal ini:
- Apa saja penghalang yang biasanya muncul ketika Anda mempraktekkan iman yang berani?

- Pikirkan satu situasi sulit atau hubungan yang sulit dalam hidup Anda. Apa bedanya sekarang seandainya Anda mulai mengandalkan kekuatan Tuhan yang perkasa daripada dengan kekuatan sendiri?

- Siapa dalam hidup Anda yang menjadi panutan dalam menjalankan iman yang berani? Aspek apa dari iman mereka yang paling menonjol?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 20-22; Markus 7:1-13
____________________
πŸ”– Ayo,
πŸ“ jangan takut mengambil risiko besar dan
πŸ“ milikilah iman yang berani.
πŸ‘‰ Karena Tuhan berkata kepada Anda,
πŸ’¬ "Aku dapat mengambil impian terbesarmu — dan melebihi itu semua!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Don't Be Afraid to Take Risks
By Rick Warren

"Glory be to God, who by his mighty power at work within us is able to do far more than we would ever dare to ask or even dream of—infinitely beyond our highest prayers, desires, thoughts, or hopes" Ephesians 3:20 (TLB)
----------------
What does it mean to have bold faith? It means taking risks.

The Bible says, "Without faith it is impossible to please God" (Hebrews 11:6 NIV).

You see an example of taking risks in the parable of the talents. In Matthew 25, Jesus tells the story of a man who went away for a while and gave his servants some "talents"—a large amount of money. He gave one person one talent, another person two talents, and another person five talents.

The five-talent person invested his money and doubled it. The two-talent person invested it and got two more talents. When the master came back and saw what they had done, he said to them, "Well done, good and faithful servant" (Matthew 25:23 NIV).

But the person who was given one talent became afraid, so he hid his talent in the ground. When the master saw this, he said, "You wicked, lazy servant . . . you should have put my money on deposit with the bankers, so that when I returned I would have received it back with interest" (Matthew 25:26-27 NIV).

The lesson Jesus wants us to learn is this: God wants you to take risks in faith. If you make the most of what he's given you, then you're going to be given even more. But if you're scared and take no risks, then you're actually being unfaithful—you're not acting in faith—with what God's given you.

I remember when Saddleback Church was buying our 120-acre campus in Orange County, California. People in the community began to ask, "Who do those people think they are, buying that much land in Orange County?"

When I heard them, I thought, "Wrong question." The right question is: "Who do we think God is?" Then we let the size of our God determine the size of our goal.

Ephesians 3:20 says, "Glory be to God, who by his mighty power at work within us is able to do far more than we would ever dare to ask or even dream of—infinitely beyond our highest prayers, desires, thoughts, or hopes" (TLB).

So, go ahead, take big risks and have bold faith. Because God says to you, "I can take your biggest dream—and top it!"

Tuhan Ingin Anda Berbuat, Bukan Hanya Mendengar


28 Februari 2022

Bacaan Hari ini: Yakobus 1:22
✅ "Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan
❎ bukan hanya pendengar saja;
πŸ‘‰ sebab jika tidak demikian kamu *menipu diri sendiri."
-----------------
✍️ Tuhan ingin Anda fokus melakukan apa yang Dia perintahkan,
πŸ‘‰ bukan hanya ==> mendengar apa yang Dia perintahkan.
✍️ Dia memanggil Anda untuk menjadi murid Yesus yang aktif,
πŸ‘‰ bukan hanya pendengar yang pasif.

πŸ’‘ Alkitab mengatakan,
✅ "Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan
❎ bukan hanya pendengar saja;
πŸ‘‰ sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri."
πŸ“– (Yakobus 1:22).

πŸ‘‰ Anda bisa
☝️ mendengarkan khotbah dan
✌️ belajar Alkitab berpuluh-puluh tahun,
πŸ‘‰ tetapi jika Anda tidak pernah melaksanakan apa pun yang telah Anda
☝️ dengar dan
✌️ pelajari,
✍️ Anda hanya menipu diri sendiri dan
πŸ‘‰ tidak benar-benar semakin bertumbuh seperti Kristus.

πŸ”– D.L. Moody,
==> seorang penginjil sekaligus
==> seorang pendidik Kristen pada akhir abad ke-19, pernah berkata,
πŸ‘‰ "Alkitab tidak diberikan
πŸ“ untuk menambah pengetahuan kita, tetapi
πŸ“ untuk mengubah hidup kita."
πŸ—️ Alkitab adalah ==> pedoman kehidupan.

πŸ’‘ Alkitab berkata,
πŸ‘‰ "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat
✍️ untuk mengajar,
✍️ untuk menyatakan kesalahan,
✍️ untuk memperbaiki kelakuan dan
✍️ untuk mendidik orang dalam kebenaran.
πŸ‘‰ Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah
πŸ—️ diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik"
πŸ“– (2 Timotius 3:16-17).

πŸ’‘ Ayat ini menggarisbawahi empat hal tentang ==> Firman Tuhan.
1️⃣ Alkitab menunjukkan Anda jalan yang harus dilalui; ==> mengajar.
2️⃣ Alkitab menunjukkan ketika Anda keluar jalur; ==> menyatakan kesalahan.
3️⃣ Alkitab menunjukkan kepada Anda bagaimana kembali ke jalur yang tepat;
==> memperbaiki kelakuan. Dan
4️⃣ Alkitab menunjukkan kepada Anda bagaimana agar tetap berada di jalur yang tepat;
==> mendidik dalam kebenaran.
πŸ—️ Firman Tuhan adalah kebenaran yang nyata dan dapat dilaksanakan.

πŸ”– Masalahnya adalah, kebanyakan dari kita jauh lebih banyak tahu tentang Firman Tuhan ==> dibanding pelaksanaannya.
☝️ Anda bilang Anda percaya pada pengampunan,
πŸ”Ž tetapi apakah Anda memaafkan orang-orang yang telah menyakiti Anda?
✌️ Anda bilang Anda percaya pada waktu Tuhan,
πŸ”Ž tetapi apakah Anda sabar?

πŸ’‘ Yesus berkata dalam Matius 28:20,
✍️ "Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu."
πŸ‘‰ Dia tidak mengajarkan,
❎ "Ajarlah  mereka mengetahui segala sesuatu yang telah Ku-perintahkan kepadamu" atau
❎ "Ajarlah mereka merenungkan segala sesuatu yang telah Ku-perintahkan kepadamu."

✅ Namun, Dia berkata, "Ajarlah mereka untuk melakukan."

πŸ‘‰ Jangan membodohi diri sendiri dengan menganggap bahwa mendengarkan Firman Tuhan berarti Anda sedang melakukan Firman Tuhan.
πŸ‘‰ Buatlah rencana untuk melaksanakan Firman yang Anda dengar agar dapat tumbuh menjadi orang yang seturut dengan yang Dia rancangkan.

Renungkan hal ini:
- Apa satu hal yang belum Anda lakukan yang Anda tahu Tuhan mau Anda lakukan?

- Menurut Anda bagaimana respons dunia apabila gereja benar-benar mengerjakan apa yang Yesus perintahkan?

- Jelaskan satu masa di mana mungkin Anda bingung belajar tentang Tuhan ketika Anda lebih dekat dengan Tuhan.

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 17-19; Markus 6:30-56
__________
✍️ Tuhan tidak mau Anda ==> hanya
πŸ“ mencatat dan
πŸ“ menyatakan percaya pada segala hal dalam Firman-Nya.
πŸ‘‰ Sebaliknya,
πŸ—️ Dia ingin Anda menjadi ==> pelaku Firman.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
God Wants You to Do, Not Just to Hear
By Rick Warren

"Be doers of the word, and not hearers only, deceiving yourselves." James 1:22 (ESV)
---------------------
God wants you to focus on doing what he tells you to do, not on just hearing what he tells you to do. He calls you to be an active follower of Jesus, not just a passive listener.

The Bible says, "Be doers of the word, and not hearers only, deceiving yourselves" (James 1:22 ESV).

The truth is, you can listen to sermons and study the Bible for decades. But if you never do anything about what you've heard and learned, you're deceiving yourself and not really growing more like Christ.

D.L. Moody, an influential evangelist and Christian educator of the late 19th century, once said, "The Bible was not given to increase our knowledge, but to change our lives." It's a manual for living.

The Bible says, "All Scripture is given by inspiration of God, and is profitable for doctrine, for reproof, for correction, for instruction in righteousness, that the man of God may be complete" (2 Timothy 3:16-17 NKJV).

That verse points to four things about God's Word. It shows you the path to walk on; that's doctrine. It shows you where you got off the path; that's reproof. It shows you how to get back on the path; that's correction. And it shows you how to stay on the path; that's instruction in righteousness. God's Word is practical, real-world truth.

The problem is, most of us know a lot more than we actually put into practice. You say you believe in forgiveness, but do you forgive the people who've hurt you? You say you believe in waiting on God, but are you patient? God doesn't want you to just take notes and say you believe things about his Word. He wants you to be a doer of his Word.

Jesus said in Matthew 28:20: "Teach them to do everything I have commanded you" (GW). He didn't say, "Teach them to know everything I commanded you" or "Teach them to think about everything I commanded you." He said, "Teach them to do."

Don't fool yourself into thinking that hearing God's Word also means you're applying God's Word. Make plans to do something about what you hear so that you can grow into the person God created you to be.


Sabtu, 26 Februari 2022

Manfaat Menjadi Anggota Keluarga Gereja, Bagian 2


27 Februari 2022

Bacaan Hari ini:  Mazmur 100:3
✍️ "Ketahuilah, bahwa Tuhanlah ==> Allah;
πŸ‘‰ Dialah yang menjadikan kita dan
πŸ‘‰ punya Dialah ==> kita,
πŸ’Ÿ umat-Nya dan
πŸ’Ÿ kawanan domba gembalaan-Nya."
-------------------
✍️ Menjadi anggota keluarga gereja   memberikan banyak manfaat.
πŸ”– Kemarin kita melihat ==> dua manfaat:
πŸ‘‰ Melalui gereja,
1️⃣ Anda mempelajari identitas asli Anda dan
2️⃣ Anda ditopang oleh orang percaya lainnya.

πŸ”– Hari ini kita akan melihat tiga manfaat berikutnya.

3️⃣ Anda menemukan keunikan* Anda.
✍️ Setiap orang ==> unik.
πŸ‘‰ Tak ada orang yang seperti Anda di Bumi ini.
✍️ Itulah mengapa gereja membutuhkan Anda
πŸ‘‰ untuk melengkapi tubuh Kristus.
πŸ“– Roma 12:4-5 mengatakan,
πŸ‘‰ "Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi       ==> tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama,
πŸ‘‰ demikian juga kita, walaupun banyak,  adalah satu tubuh di dalam ==> Kristus;
πŸ‘‰ tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain."

4️⃣ Anda mendapatkan perlindungan.
πŸ“– Mazmur 100:3 mengatakan,
✍️ "Ketahuilah, bahwa Tuhanlah ==> Allah;
πŸ‘‰ Dialah yang menjadikan kita dan
πŸ‘‰ punya Dialah kita,
πŸ’Ÿ umat-Nya dan
πŸ’Ÿ kawanan domba gembalaan-Nya."

πŸ”Ž Apa manfaatnya menjadi bagian dari kawanan domba Allah?
🌹 Anda
☝️ dibela dan
✌️ dipedulikan.
🌹 Ada orang-orang *yang memperhatikan* Anda.
🌹 Anda *dapat menikmati*
☝️ keselamatan dan
✌️ keamanan
πŸ‘‰ yang berasal dari keluarga yang percaya   kepada Yesus, ==> Gembala yang Baik.

πŸ’₯ Terhubung dengan gereja Allah
❤️  menjadi kawanan domba Allah
❤️ juga menjadikan Anda
☝️ lebih percaya diri dan
✌️ tidak terlalu cemas.
πŸ”– Ketika menghadapi kesulitan di dunia bisnis,
πŸ’¬ katakan, "Saya tidak sendiri."
πŸ”– Ketika ada ketegangan dalam hubungan Anda dengan orang lain,
πŸ’¬ katakan, "Saya tidak sendiri." Atau
πŸ”– ketika Anda menghadapi krisis kesehatan,
πŸ’¬ katakan, "Saya tidak sendiri."
πŸ”Ž Mengapa?
✍️ Sebab Anda memiliki keluarga gereja yang  ==> mengasihi Anda. 

5️⃣ Anda menjadi produktif.

✍️ Kebanyakan orang ingin hidup mereka   .==> memberi arti.
✍️  Mereka ingin membuat suatu perbedaan.
πŸ”­ Bagaimana cara yang paling tepat untuk melakukannya?
πŸ‘‰ Dengan tetap terhubung dengan             ==> keluarga gereja.
πŸ—️ Itulah kuncinya— Anda harus tetap          ==> terhubung.

πŸ’‘ Yesus berkata,
✍️ “Akulah pokok anggur yang benar dan
✍️ Bapa-Kulah pengusahanya.
☝️ Akulah pokok anggur dan
✌️ kamulah ranting-rantingnya.
πŸ‘‰ Barangsiapa tinggal di dalam Aku  dan Aku di dalam dia, ==> ia berbuah banyak,
πŸ”– sebab di luar Aku  kamu tidak dapat  berbuat apa-apa”
πŸ“– (Yohanes 15:1, 5).

πŸ”– Intinya adalah:
✍️ Anda tak akan pernah menjadi seproduktif yang Tuhan inginkan
πŸ‘‰ apabila Anda tidak terhubung dengan    ==> keluarga gereja.
πŸ”– Gereja Anda mengajarkan Anda
☝️ pertanyaan-pertanyaan tepat untuk ditanyakan dan
✌️ prioritas-prioritas yang tepat untuk diterapkan.
✍️ Sebuah ranting yang dipotong tidak dapat berbuah.
πŸ‘‰ Tetapi ketika Anda menghubungkan diri dengan pokok anggur yang benar,           ==> Yesus,
πŸ—️ Anda menyalurkan energi yang Anda dapat dari-Nya kepada orang lain.

πŸ‘‰ Tidak ada apa pun di dunia ini yang dapat memberi Anda ==> apa yang gereja berikan.
✍️ Hanya gereja"  yang dapat memenuhi kebutuhan Anda akan
πŸ’Ÿ signifikansi,
πŸ’Ÿ stabilitas,
πŸ’Ÿ perlindungan,
πŸ’Ÿ produktivitas, dan
πŸ’Ÿ dihargai.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana saat ini Tuhan menggunakan talenta dan karunia orang lain untuk memberi manfaat bagi kehidupan Anda?

- Dengan segala sesuatu yang terjadi di dunia kita saat ini, mengapa begitu penting untuk mencari perlindungan dari keluarga gereja?

- Pikirkan seseorang yang sedang membuat perbedaan besar di dunia lewat gereja mereka. Bagaimana semangat mereka itu mendorong Anda untuk melakukan hal yang sama?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 15-16; Markus 6:1-29
__________
✍️ Anda membutuhkan ==> orang lain, dan
πŸ‘‰ mereka membutuhkan ==>  Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
The Benefits of Belonging to a Church Family, Part 2
By Rick Warren

“[God] made us, and we belong to him; we are his people, we are his flock.” Psalm 100:3 (GNT)
-----------------
Belonging to a church family has many benefits. Yesterday we looked at two of those benefits: Through the church, you learn your true identity and you are supported by others. Today we’ll look at three more benefits.

You discover your unique value. Everyone is unique. Nowhere else on Earth is there anyone like you. That’s why the church needs you—to make the body complete. Romans 12:4-5 says, “Just as there are many parts to our bodies, so it is with Christ’s body. We are all parts of it, and it takes every one of us to make it complete, for we each have different work to do. So we belong to each other, and each needs all the others” (TLB). You need other people, and they need you.

You receive protection. Psalm 100:3 says, “[God] made us, and we belong to him; we are his people, we are his flock” (GNT). What’s the benefit of being part of God’s flock? You are defended and cared for. You have other people looking out for you. And you can enjoy the safety and security that come from belonging to a family who trusts in Jesus, the Good Shepherd.

Being connected to God’s church—God’s flock—also makes you more confident and less anxious. When you’re struggling in the business world, you can say, “I’m not on my own.” When your relationships are strained, you can say, “I’m not on my own.” Or when you’re facing a health crisis, you can say, “I’m not on my own.” Why? Because you belong to a church family that loves you.

You become productive. Most people want their life to count. They want to make a difference. How can you best do that? By staying connected to a church family. And that’s the key—you have to stay connected.

Jesus said, “I am the true vine, and my Father is the gardener . . . you are the branches. If you remain in me and I in you, you will bear much fruit; apart from me you can do nothing” (John 15:1, 5 NIV).

The point is this: You'll never be as productive as God intended for you to be if you're not connected to a church family. Your church teaches you the right questions to ask and the right priorities to set. A cut-off branch cannot bear fruit. But when you're connected to the true vine, Jesus, life-giving energy flows through you to others.

Nothing in the world can give you what the church gives you. Only the church can meet your need for significance, stability, protection, productivity, and being valued.


Jumat, 25 Februari 2022

Manfaat Menjadi Anggota Keluarga Gereja, Bagian 1


26 Februari 2022

Bacaan Hari ini:  Roma 1:12
✍️ "Yaitu, supaya aku
πŸ“ ada di antara kamu dan
πŸ“ turut terhibur oleh iman kita bersama,
➡️ baik oleh imanmu
⬅️ maupun oleh imanku."
----------------
πŸ‘‰ Semakin baik Anda terhubung dengan     ==> keluarga gereja,
✍️ semakin Anda akan merasakan manfaat yang ditawarkannya.

πŸ”Ž Apa yang ditawarkan gereja?
πŸ‘‰ Ada lima manfaat ketika Anda menjadi anggota ==> keluarga gereja.
πŸ”– Hari ini kita akan melihat ==> dua manfaat yang pertama.

1️⃣ Anda mempelajari identitas asli Anda.
πŸ”– Banyak orang sering kali mencari jati diri  mereka pada ==> hal-hal yang dangkal;
πŸ‘‰ seperti di dalam
πŸ”Ό  karir,
▶️  harta kekayaan, atau
πŸ”½  tim olahraga favorit mereka.
◀️  Bahkan mereka mencoba mencari identitas mereka pada ==> merek pakaian yang mereka kenakan.
πŸ‘‰ Tetapi ketika Anda menjadi milik Yesus,
✍️ maka Allah memberi Anda sebuah identitas yang ==> benar-benar baru.

πŸ’‘ Alkitab berkata,
πŸ‘‰ "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus,
⏩  ia adalah ciptaan baru:
⏪  yang lama sudah berlalu,
✍️ sesungguhnya yang baru sudah datang"
πŸ“– (2 Korintus 5:17).

πŸ‘‰ Ketika Anda menjadi milik Yesus, maka Allah menjadikan Anda anggota keluarga-Nya, ==> gereja

πŸ”– Tidak seperti keluarga jasmani
==> Anda meninggal,
πŸ“Œ hubungan menjadi jauh,
πŸ“Œ tinggal terpisah, atau
πŸ“Œ bercerai

πŸ”– keluarga rohani
==> Anda sifatnya permanen dan
πŸ‘‰ akan ada selama-lamanya ==> di surga.
πŸ“– Efesus 2:19 mengatakan,
✍️ "Demikianlah kamu bukan lagi
πŸ“ orang asing dan
πŸ“ pendatang,
πŸ‘‰ melainkan
πŸ’Ÿ kawan sewarga dari orang-orang kudus dan
πŸ’Ÿ anggota-anggota keluarga Allah."

2️⃣ Anda ditopang oleh tubuh Kristus.
πŸ”– Seperti layaknya struktur bangunan yang kuat, ==> kita pun harus saling menopang.
πŸ‘‰ Tanpa adanya sistem pendukung gereja yang stabil,
πŸ”– di satu titik dalam kehidupan Anda,
πŸ‘‰ kemungkinan besar Anda ==> akan tumbang.

πŸ’‘ Alkitab berkata,
✍️ "Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan,
πŸ“ rapih tersusun,
πŸ“ menjadi bait Allah yang kudus,
==> di dalam Tuhan.
✍️ Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan  menjadi  tempat kediaman Allah,
==> di dalam Roh"
πŸ“– (Efesus 2:21-22).

πŸ”– Bertahun-tahun yang lalu, ketika saya menyusun set LEGO bersama cucu-cucu saya,
πŸ”Ž Anda tahu apa yang saya temukan?
πŸ‘‰ Setiap keping LEGO tidak ada fungsinya jika berdiri sendiri,
==> kecuali jika itu saling disambungkan  dengan kepingan lainnya.
πŸ‘‰ Jika satu persatu dicopot,
==> mereka hanyalah sebuah tumpukan benda plastik.
✍️ Tetapi ketika Anda menghubungkannya,
πŸ‘‰ Anda bisa membangun apa saja yang Anda mau.

πŸ“– Roma 1:12 mengatakan,
✍️ "Yaitu, supaya aku
πŸ“ ada di antara kamu dan
πŸ“ turut terhibur oleh iman kita bersama,
➡️ baik oleh imanmu
⬅️ maupun oleh imanku."
✍️ Itulah alasan mengapa kita harus menjadi anggota gereja
πŸ”– agar umat Allah dapat bersama-sama mengatakan ini,
πŸ’¬ "Imanmu akan membantuku, dan
πŸ’¬  imanku akan membantumu."

Renungkan hal ini:
- Selain di dalam Yesus, di dalam apa terkadang Anda tergoda untuk menempatkan identitas diri Anda?

- Bagaimana keluarga rohani Anda mendorong Anda untuk merangkul identitas diri Anda yang sejati di dalam Kristus?

- Jelaskan satu waktu di mana Anda terputus dari gereja dan tidak memiliki siapa pun yang menopang Anda. Keadaan apa yang yang membawa Anda kembali pada keluarga gereja? Jika Anda tak pernah terputus dari anggota keluarga Allah, bagaimana selama ini keluarga gereja Anda menopang Anda melewati masa-masa sulit?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 12-14; Markus 5:21-43
___________
πŸ‘‰ Anda tidak dirancang oleh Allah untuk melakukan segalanya ==> sendiri.
✍️ Anda memerlukan dukungan
🌹 jasmani,
🌹 rohani,
🌹 emosional, dan
🌹 mental.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
The Benefits of Belonging to a Church Family, Part 1
By Rick Warren

"When we get together, I want to encourage you in your faith, but I also want to be encouraged by yours." Romans 1:12 (NLT)
------------------
The better connected you are to a church family, the more you will experience everything the church has to offer.

What does the church have to offer? You get five benefits when you belong to a church family. Today we'll be looking at the first two.

You learn your true identity. People often look for their identity in superficial things, such as their career, wealth, or favorite sports team. They may even try to find their identity in the brands of clothing they wear. But when you belong to Jesus, he gives you a whole new identity.

The Bible says, "Therefore if any man be in Christ, he is a new creature: old things are passed away; behold, all things are become new" (2 Corinthians 5:17 KJV).

When you belong to Jesus, God adopts you into his family, the church. Unlike your physical family—in which people die, grow apart, move away, or divorce—your spiritual family is permanent and will last for all eternity in heaven. Ephesians 2:19 says, "You are citizens with everyone else who belongs to the family of God" (CEV).

You are supported by others. Like the strong structure of a building, we hold each other up. Without the stable support system of a church, you may find yourself collapsing at some point in your life. You weren't meant to do it all on your own. You need physical, spiritual, emotional, and mental support.

The Bible says, "In [Christ] the whole building is joined together and rises to become a holy temple in the Lord. And in him you too are being built together to become a dwelling in which God lives by his Spirit" (Ephesians 2:21-22 NIV).

Years ago, I began putting LEGO sets together with my grandkids. You know what I discovered? Each LEGO brick has no purpose on its own unless it's connected to others. Disconnected, they're just a pile of plastic. But when you connect them, you can build just about anything you can imagine.

Romans 1:12 says, "When we get together, I want to encourage you in your faith, but I also want to be encouraged by yours" (NLT). That's why we belong to the church—so God's people can say together, "Your faith will help me, and my faith will help you."

BALIK BADAN DEMI 2024



Thomy S Odrus BALIK BADAN DEMI 2024 Saya nggak heran dgn fenomena "balik badan" dari orang-2 di lingkar dekat Presiden Jokowi Dari yg sekedar relawan lantas dapat kursi komisaris BUMN, sampai level Birokrat senior di Ring-1 Jokowi. Banyak yg mulai cenderung balik badan. Saya gak heran kalau fenomena beginian semakin hari semakin banyak, dan semakin terang-terangan tanpa malu-malu lagi Pilpres 2024 adalah pemicunya... Mereka ini berpikir dgn sangat pragmatis: ✅ Era kepemimpinan Jokowi sudah tinggal 2 tahun lagi ✅ Jatah pembagian "kue" dari Jokowi sudah maksimal, sudah nggak bisa berharap lebih dalam sisa waktu 2 tahun ke depan ✅ Artinya, mereka kini sudah mulai ancang-ancang merapat ke salah satu pihak, yg kira-2 bakal jadi penguasa rejim baru kelak. Tujuannya ya supaya nanti bakal dapat "kue" lagi Buat kita hal seperti ini malah bagus Kita jadi bisa memilah-milah: - Mana yg 100% Nasionalis - Mana yg sekedar pragmatis alias sekedar cari peluang

Kamis, 24 Februari 2022

Berkomitmen kepada Yesus dan Keluarga-Nya


25 Februari 2022

Bacaan Hari ini:  1 Korintus 12:12
✍️ "Karena sama seperti tubuh itu
πŸ“ satu dan
πŸ“ anggota-anggotanya banyak, dan  segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan    ==> satu tubuh,
πŸ‘‰ demikian pula ==> Kristus."
-----------------
✍️ Tuhan tidak menciptakan Anda untuk menjalani hidup seorang diri.
πŸ‘‰ Dia ingin Anda menjadi bagian dari keluarga-Nya ==> gereja.
✍️ Bahkan, gereja telah ada dalam rancangan-Nya sedari awal.

πŸ‘‰ Beberapa orang menganggap gereja sebagai sebuah
✳️ bangunan,
✳️ institusi, atau
✳️ acara yang harus dihadiri.
πŸ‘‰ Itu semua ==> salah.
✍️ Gereja adalah ==> keluarga Anda.

πŸ’‘ Alkitab berkata,
❤️ "Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh ==> Yesus Kristus
πŸ‘‰ untuk menjadi anak-anak-Nya,
✍️ sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya"
πŸ“– (Efesus 1:5)

πŸ”– Ketika Anda menjadi bagian dari ==> gereja,
πŸ‘‰ ada dua hal tentang Anda:
πŸ“Anda berkomitmen kepada Yesus, dan
πŸ“Anda berkomitmen kepada orang-orang di keluarga gereja Anda.
πŸ’‘ Alkitab berkata dalam 2 Korintus 8:5,
πŸ”– "Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan.
πŸ‘‰ Mereka memberikan diri mereka,
πŸ“ pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah
πŸ“ juga kepada kami."

 πŸŒΉ Anda memberikan diri Anda kepada        ==> Allah, dan kemudian

🌹 Anda memberikan diri Anda kepada orang-orang yang berada ==> dalam keluarga-Nya

1️⃣ Keputusan pertama menjadikan diri Anda orang Kristen.
2️⃣ Keputusan kedua menghubungkan Anda dengan orang percaya lainnya.
❎ Saya bukan gereja.
❎ Anda bukan gereja.
✅ Namun bersama-sama, kita adalah gereja ==> tubuh Kristus.

πŸ”­ Apa artinya menjadi bagian dari ==> tubuh Kristus?
πŸ’‘ Alkitab berkata,
✍️ "Karena sama seperti tubuh itu
πŸ“   satu dan
πŸ“ anggota-anggotanya banyak, dan  segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan    ==> satu tubuh,
πŸ‘‰ demikian pula ==> Kristus."
πŸ“– (1 Korintus 12:12).

πŸ”– Untuk memahami bagaimana ==> cara kerja gereja,
πŸ‘‰ lihatlah cara Tuhan merancang tubuh Anda.
πŸ’ͺ Tangan,
πŸ‘ƒ hidung,
🫁  paru-paru, dan
πŸ«€ jantung Anda adalah bagian dari tubuh Anda.
πŸ‘‰ Mereka semua punya fungsi tersendiri,  tetapi bersama-sama mereka membentuk satu tubuh fisik
πŸ‘‰ sama seperti gereja yang membentuk     ==> satu tubuh rohani.

πŸ”– Itulah mengapa Anda merupakan bagian penting dari ==> keluarga gereja Anda.
❎ Jangan pernah berkata,
πŸ“ "Bagian saya
πŸ“   bakat saya dan
πŸ“   kemampuan saya
==> tidak diperlukan.
✅ Tidak ada bagian yang ==> tidak berguna.
πŸ‘‰ Kita semua saling bergantung terhadap satu sama lain, dan
✍️ masing-masing dari kita memiliki peran yang berbeda.

Renungkan hal ini:
- Dalam hal apa Anda menganggap gereja sebagai suatu tempat yang Anda datangi, alih-alih, sebagai suatu tempat di mana Anda tinggal di dalamnya?

- Bagaimana cara Anda untuk dapat menggunakan talenta dan kemampuan Anda untuk mengasihi dan peduli dengan orang percaya lainnya?

- Apa dampak negatifnya apabila Anda tidak menggunakan talenta dan kemampuan unik Anda kepada orang percaya lainnya?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 9-11; Markus 5:1-20
______________
πŸ‘‰ Tujuan Allah semenjak awal penciptaan  ialah
✍️ supaya kita menjalani hidup ini bersama  ==> di dalam keluarga-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Commit to Jesus and His Family
By Rick Warren

"The human body has many parts, but the many parts make up one whole body. So it is with the body of Christ." 1 Corinthians 12:12 (NLT)
----------------
God never meant for you to go through life on your own. He wants you to be part of his family—the church. In fact, the church has been God's plan from the very beginning.

Some people think of the church as a building, an institution, or an event you attend. The church isn't any of those things. It's a family you belong to.

The Bible says, "His unchanging plan has always been to adopt us into his own family by sending Jesus Christ to die for us. And he did this because he wanted to!" (Ephesians 1:5 TLB)

When you're part of the church, two things are true of you: You're committed to Jesus, and you're committed to the people in your church family. The Bible says in 2 Corinthians 8:5, "First they gave themselves to the Lord; and then, by God's will they gave themselves to us as well" (GNT).

You give yourself to the Lord, and then you give yourself to a group of people in God's family. The first choice makes you a Christian. The second choice connects you with other believers. I'm not the church. You're not the church. But together, we are the church—the body of Christ.

What does it mean to be part of the body of Christ? The Bible says, "The human body has many parts, but the many parts make up one whole body. So it is with the body of Christ" (1 Corinthians 12:12 NLT).

To understand how the church operates, look at the way God designed your body. Your hand, nose, spleen, and liver are all parts of your body. They all have separate functions, but together they make up one physical body—just like God's church makes up one spiritual body.

That's why you are such a necessary part of your church family. You can't say, "My part—my talents and abilities—isn't needed." There are no unnecessary parts. We are all dependent on each other, and each of us has a different role to play.

God's intention "from the very beginning of time" is that we live our lives together in his family.


Rabu, 23 Februari 2022

Mendekat kepada Allah


24 Februari 2022

Bacaan Hari ini:  Lukas 15:18-19
πŸ’¬ "Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya:
πŸ‘‰ Bapa,
πŸ“ aku telah berdosa
==> terhadap sorga dan
==> terhadap bapa,
πŸ“ aku tidak layak lagi disebutkan ==> anak bapa;
πŸ“ jadikanlah aku sebagai ==> salah seorang upahan bapa."
--------------
✍️ Semakin dekat Anda dengan ==> Tuhan,
πŸ‘‰ semakin Dia akan mengubah hidup Anda.

πŸ’‘ Di sepanjang Alkitabkita melihat banyak transformasi kehidupan._
πŸ”– Ketika Yesaya semakin dekat dengan Allah, ==> ia berubah dariseseorang yang berkecil hati==> menjadi  seorang nabi yang berdiri dengan berani.

πŸ”– Ketika Paulus akhirnya bertatap muka dengan Yesus Kristus, ==> ia secara radikal berubah dari
πŸ‘‰ seorang penganiaya orang Kristen menjadi ==> seorang pewarta Kekristenan di era kekaisaran Romawi.
πŸ”– Dan karena Musa semakin dekat dengan Allah, ==> ia berubah dari
πŸ‘‰ seorang putra Firaun yang diistimewakan  menjadi ==> seorang pria rendah hati yang memimpin umat Allah keluar dari Mesir.

πŸ’‘ Yesus menceritakan satu kisah                 ==> transformasi
πŸ”– kisah tentang anak yang hilang.
✍️ Ini adalah kisah transformasi spiritual,
πŸ‘‰ tentang semakin dekat dengan Tuhan     ==> setelah pergi meninggalkannya.

πŸ”– Ini versi singkat ceritanya.
πŸ“Œ Ada seorang pemuda yang membawa harta warisan yang diberikan oleh ayahnya dan ==> menghabiskannya untuk berfoya-foya. Kemudian,
πŸ“Œ ketika bencana kelaparan melanda,
πŸ“Œ ketika segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk,
πŸ“Œ ia akhirnya berkata,
πŸ’¬ "Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya:
πŸ‘‰ Bapa,
πŸ“ aku telah berdosa
==> terhadap sorga dan
==> terhadap bapa,
πŸ“ aku tidak layak lagi disebutkan ==> anak bapa;
πŸ“ jadikanlah aku sebagai ==> salah seorang upahan bapa."
πŸ“– (Lukas 15:18-19).

πŸ”– Anak yang hilang ini mengingatkan kita akan kecenderungan kita untuk
==> menyimpang jauh dari Bapa yang
πŸ’Ÿ menciptakan dan
πŸ’Ÿ mengasihi kita.
πŸ”– Namun lebih dari itu,  perumpamaan ini mengingatkan kita akan
❤️ kesetiaan,
❤️ pengampunan, dan
❤️ kemurahan hati Allah.
πŸ‘‰ Ketika putra bungsunya kembali ke rumah,
πŸ‘‰  ayahnya
➡️ melihatnya dari kejauhan dan
➡️ "berlari mendapatkan dia lalu
⬅️ merangkul dan
⬅️ mencium dia"
πŸ“– (Lukas 15:20).

✍️ Beginilah awal transformasi spiritual.
πŸ‘‰ Ketika Anda berkata,
πŸ’¬ "Tuhanaku lelah dengan cara hidupku selama ini"
πŸ‘‰ kemudian
✍️ Dia berlari memeluk Anda.
✍️ Dia mengambil inisiatif.
✍️ Dia bahkan merayakan,
πŸ‘‰ seperti halnya sang ayah yang menyambut ==> putranya yang hilang itu:
πŸ”– "Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya:
πŸ“Œ Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, ==> pakaikanlah itu kepadanya dan
πŸ“Œ kenakanlah cincin pada ==> jarinya dan
πŸ“Œ sepatu pada ==> kakinya.

πŸ‘‰ Dan ambillah anak lembu tambun itu,       ==> sembelihlah dia dan
πŸ‘‰ marilah kita makan dan bersukacita.
➡️ Sebab anakku ini telah mati dan
⬅️ menjadi hidup kembali,
➡️ ia telah hilang dan
⬅️ didapat kembali.
✍️ Maka mulailah mereka bersukaria"
πŸ“– (Lukas 15:22-24).

πŸ”– Mungkin saat ini Anda menjadi lebih dekat dengan Tuhan dibanding sebelumnya.
πŸ”– Atau mungkin
πŸ“Anda merasa bagaikan anak yang hilang itu
πŸ“ Anda tersesat dan perlu memperbarui hubungan Anda dengan-Nya.
πŸ‘‰ Di mana pun Anda berada
πŸ“ dekat atau
πŸ“ jauh
✍️ dekatkanlah diri Anda kepada
==> Tuhan dan alami transformasi dalam hidup Anda.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana sambutan ayah dari anak yang hilang itu membantu Anda untuk memahami bagaimana perasaan Tuhan tentang Anda?

- Kapan Anda telah mengalami transformasi spiritual? Keadaan apa yang membuat transformasi itu terjadi?

- Dalam tahap apa Anda secara rohani hari ini? Transformasi spiritual seperti apa yang Anda butuhkan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 7-8; Markus 4:21-41
______________
✍️ Bapa Surgawi Anda ==> selalu
πŸ‘‰ siap untuk memperdalam hubunganNya dengan Anda,
πŸ‘‰ siap untuk menyambut Anda dengan tangan terbuka, dan
πŸ‘‰ siap untuk mendatangkan transformasi ke dalam hidup Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
How to Get Closer to God
By Rick Warren

"I will go home to my father and say, 'Father, I have sinned against both heaven and you, and I am no longer worthy of being called your son. Please take me on as a hired servant.'" Luke 15:18-19 (NLT)
-----------------
The closer you get to God, the more he will transform your life.

Throughout Scripture, we see transformed lives. When Isaiah got close to God, he was transformed from being depressed to standing courageously. When Paul finally met Jesus Christ face to face, he was radically transformed from a persecutor of Christians to spreading Christianity throughout the Roman world. And as Moses grew closer to God, he transformed from a privileged son of Pharaoh to a humble man leading God's people out of Egypt.

Jesus told a story about transformation—the story of the prodigal son. It's a story of spiritual transformation, about getting close to God after wandering away.

Here's the short version of the story. A young man takes his inheritance and wastes it on careless living. Then, when things go from bad to worse, he finally says, "I will go home to my father and say, 'Father, I have sinned against both heaven and you, and I am no longer worthy of being called your son. Please take me on as a hired servant'" (Luke 15:18-19 NLT).

The prodigal son reminds us of our tendency to wander away from our Father who made us and loves us. But more than that, his story reminds us of God's faithfulness, forgiveness, and compassion. When the son returned home, his father saw him from a distance and "ran to his son, embraced him, and kissed him" (Luke 15:20 NLT).

This is how spiritual transformation begins. The moment you say, "God, I'm tired of living the way I've been living," he runs out to meet you. He takes the initiative. He even celebrates, like the father did with his prodigal son: "Quick! Bring the finest robe in the house and put it on him . . . We must celebrate with a feast, for this son of mine was dead and has now returned to life" (Luke 15:22-24 NLT).

You may be closer to God than you've ever been before. Or maybe you're feeling like the prodigal—you've wandered away and need to renew your relationship with God. No matter where you are—near or far—you can get even closer to God and experience transformation in your life.

Your Heavenly Father is always ready to deepen his relationship with you, ready to greet you with open arms, and ready to bring transformation into your life.

Selasa, 22 Februari 2022

Watch "AGUM GUMELAR Peringatkan Jenderal Dudung Abdurachman: Hati-hati. . ❗" on YouTube

https://youtu.be/3rJlDLHjpIk

Ketika Hati Anda Berubah, Perkataan Anda Berubah


23 Februari 2022

Bacaan Hari ini:  Yakobus 3:5-6
✍️ "Demikian juga ==> lidah,
πŸ‘‰ walaupun suatu anggota kecil dari            ==> tubuh,
πŸ‘‰ namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar.
✍️ Lihatlah, betapapun kecilnya api,
πŸ‘‰ ia dapat membakar hutan yang besar.
✍️ Lidahpun adalah ==> api;
πŸ‘‰ ia
πŸ“ merupakan suatu dunia kejahatan dan
πŸ“ mengambil tempat di antara anggota- anggota tubuh kita ==> sebagai sesuatu yang dapat
πŸ“ menodai seluruh tubuh dan
πŸ“ menyalakan roda kehidupan kita,
πŸ‘‰ sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka"
----------------
πŸ”– Ketika Tuhan mengubah hati Anda,
πŸ‘‰ cara Anda berbicara dengan orang lain akan mulai berubah.
✍️ Kata-kata Anda akan mendatangkan lebih banyak kerukunan dalam hubungan Anda.
πŸ”­ Mengapa?
πŸ”– Sebab dalam hubungan apa pun,
πŸ‘‰ sebagian besar konflik disebabkan oleh
πŸ“ kata-kata yang Anda ucapkan dan
πŸ“ cara Anda mengucapkannya.

✍️ "Demikian juga ==> lidah,
πŸ‘‰ walaupun suatu anggota kecil dari            ==> tubuh,
πŸ‘‰ namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar.
✍️ Lihatlah, betapapun kecilnya api,
πŸ‘‰ ia dapat membakar hutan yang besar.
✍️ Lidahpun adalah ==> api;
πŸ‘‰ ia
πŸ“ merupakan suatu dunia kejahatan dan
πŸ“ mengambil tempat di antara anggota- anggota tubuh kita ==> sebagai sesuatu yang dapat
πŸ“ menodai seluruh tubuh dan
πŸ“ menyalakan roda kehidupan kita,
πŸ‘‰ sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka"
πŸ“– (Yakobus 3:5-6).

πŸ”– Respons orang terhadap stres dan   tekanan ==> berbeda-beda.
πŸ‘‰ Ketika berada di bawah tekanan, apa yang keluar dari mulut seseorang
==> mengungkapkan apa yang sebenarnya ada di dalam hati mereka.

πŸ‘‰ Ketika di bawah tekanan,
🌹 orang baik menjadi ==> lebih baik dan
🌹 orang sabar menjadi ==> lebih sabar.
πŸ‘‰ Ketika di bawah tekanan,
πŸ’₯ orang jahat menjadi ==> lebih jahat dan
πŸ’₯ perundung menjadi ==> lebih menyebalkan,
πŸ’₯ pemarah menjadi ==> lebih pemarah, dan
πŸ’₯ orang yang berpendirian menjadi
==> lebih berpendirian.

πŸ‘‰ Apa pun yang ada di hati Anda akan keluar saat Anda berada di bawah  ==> tekanan.
πŸ”­ Apa yang sungguh-sungguh Anda rasakan tentang orang-orang yang
==> berinteraksi dengan Anda setiap harinya?
πŸ”­ Apakah kedudukan
πŸ”Ž sosial,
πŸ”Ž ekonomi, atau
πŸ”Ž politik
==> memengaruhi cara Anda melihat mereka?
πŸ”­ Apakah Anda memberikan rasa hormat yang sama kepada siapa pun yang Anda jumpai?

✍️ Kerendahan hati berarti
πŸ‘‰ lebih sedikit memikirkan diri sendiri dan
πŸ‘‰ lebih banyak memikirkan kepentingan orang lain.
πŸ”– Artinya
✅ Anda menghargai segala keunikan mereka;
✅ Anda tidak bertingkah seolah tahu segalanya.
✍️ Ketika Anda mempraktikkan kerendahan hati,
πŸ‘‰ Anda akan mulai memandang orang-orang sebagaimana Tuhan menciptakan mereka:
✍️ yang seturut dengan
πŸ“gambar dan
πŸ“rupa-Nya dan
πŸ‘‰ sebagai ciptaan yang berharga.

πŸ“– Efesus 4:29 mengatakan,
✍️ "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi
πŸ‘‰ pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu,
πŸ‘‰ supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia."

πŸ”– Bayangkan apa yang akan terjadi
πŸ‘‰ seandainya setiap orang di gereja secara konsisten melihat orang lain seperti ==> Tuhan melihat mereka.
✍️ Kita akan dikenal sebagai para pendengar yang
πŸ“rendah hati dan
πŸ“baik hati.
πŸ‘‰ Hubungan-hubungan kita akan lebih harmonis.
πŸ”– Dan dengan itulah,
πŸ‘‰ kita dapat menunjukkan lebih banyak  kepada dunia seperti apa ==> Yesus itu!

Renungkan hal ini:
- Apakah Anda biasanya memandang orang lain sebagai ciptaan Tuhan yang terkasih? Mengapa atau mengapa tidak?

- Bagaimana Anda dapat mengubah apa yang Anda masukkan ke dalam hati Anda agar apa yang keluar dari sana mencerminkan hati Tuhan?

- Menurut Anda mengapa kerendahan hati perlu dipraktikkan? Apa saja cara agar Anda dapat mempraktikkan kerendahan hati hari ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 4-6; Markus 4:1-20
___________
πŸ‘‰ Satu-satunya cara untuk mengontrol   apa yang Anda katakan ialah
✍️ dengan mengelola apa yang sedang berkecamuk ==> di dalam hati Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
When Your Heart Changes, Your Talk Changes
By Rick Warren

*"It only takes a spark, remember, to set off a forest fire. A careless or wrongly placed word out of your mouth can do that. By our speech we can ruin the world, turn harmony to chaos, throw mud on a reputation, send the whole world up in smoke and go up in smoke with it, smoke right from the pit of hell."* James 3:5-6 (The Message)
-------------------
As God transforms your heart, the way you talk to others will begin to change. And that will bring more harmony to your relationships. Why? Because, in any relationship, most conflict is caused by the words you say and how you say them.

"It only takes a spark, remember, to set off a forest fire. A careless or wrongly placed word out of your mouth can do that. By our speech we can ruin the world, turn harmony to chaos, throw mud on a reputation, send the whole world up in smoke and go up in smoke with it, smoke right from the pit of hell" (James 3:5-6 The Message).

People respond differently to stress and pressure. When the pressure is on, what comes out in someone's speech reveals what's really going on in their heart.

Under stress, kind people become kinder and patient people become more patient. Under stress, mean people become meaner, bullies become bigger bullies, angry people become angrier, and opinionated people become more opinionated.

Whatever is in your heart is going to spill out when you're under pressure. So the only way you can control what you say is to manage what's going on in your heart. How do you really feel about the people you interact with each day? Does social, economic, or political standing have any effect on how you see them? Do you give equal respect to everyone you meet?

Humility means thinking of yourself less and thinking more about the needs of others. It means you meet people on their own terms; you don't think you know it all. When you practice humility, you start seeing people as God created them: in his image, with great worth.

Ephesians 4:29 says, "Do not let any unwholesome talk come out of your mouths, but only what is helpful for building others up according to their needs, that it may benefit those who listen" (NIV).

Imagine what would happen if everyone in the church consistently saw people as God sees them. We would become known for being humble and kind and great listeners. We would have a lot more harmony in our relationships. And we also would show the world more of what Jesus is like!


Senin, 21 Februari 2022

Kerukunan dan Empati Berjalan Beriringan


22 Februari 2022

Bacaan Hari ini:  1 Petrus 3:8
πŸ‘‰ "Dan akhirnya, hendaklah kamu semua
πŸ’Ÿ seia sekata,
πŸ’Ÿ seperasaan,
πŸ’Ÿ mengasihi saudara-saudara,
πŸ’Ÿ penyayang dan
πŸ’Ÿ rendah hati."
-------------
πŸ”­ Apakah Anda ingin menjaga keharmonisan di rumah Anda dan ==> mengurangi konflik dalam hubungan Anda?
πŸ‘‰ Maka,
==> pekalah dan
==> berempatilah
πŸ‘‰ terhadap
==> kata-kata dan
==> tindakan Anda,
✍️ sebab itu dapat membawa dampak yang besar kepada ==> orang lain.

πŸ’‘ Alkitab berkata,
✍️ "Janganlah kamu menimbulkan syak       ==> dalam hati orang,
πŸ‘‰ baik
πŸ“ orang Yahudi atau
πŸ“ orang Yunani,
πŸ‘‰ maupun Jemaat Allah"
πŸ“– (1 Korintus 10:32).

πŸ”– Menjadi peka ketika orang lain merasa tersinggung lebih dibutuhkan ==> di masa-masa sulit ini,
πŸ”– karena semua orang tampaknya sedang memiliki beban berat akibat ==> pandemi ini.
⬅️ Kini kita semua semakin mudah tersinggung,
➡️ dan juga sebaliknya, mudah menyinggung orang lain.

πŸ—️ Solusinya adalah dengan                      ==> mencurahkan
πŸ“kasih dan
πŸ“ pengampunan
πŸ‘‰ dalam situasi apa pun sehingga Anda
πŸ“ tidak mudah tersinggung—dan kemudian
πŸ“ menjadi lebih peka akan hal-hal yang
==> menyakiti atau mengecilkan hati orang lain.
πŸ”– Bayangkan bagaimana hubungan Anda bisa diubahkan hanya dengan melakukan ==> dua hal itu!

πŸ”– Namun, sebelum itu, Anda harus mengakui bahwa Anda sering ==> tidak peka akan dampak dari
πŸ“perkataan dan
πŸ“tindakan Anda.
πŸ”­ Mampukah Anda ==> mengakui
πŸ”Ž bahwa kadang Anda tidak peka terhadap pasangan Anda atau
πŸ”Ž bahwa Anda tidak berempati terhadap rekan kerja Anda atau
πŸ”Ž bahwa Anda tidak secerdas yang Anda kira?

πŸ”– Sangat mudah untuk dengan cepat menyebutkan lima hal yang pernah dilakukan ==> orang lain yang menyinggung hati Anda.
πŸ”– Tapi bisakah Anda menyebutkan lima hal yang Anda lakukan yang ==> telah menyinggung
πŸ“ pasangan,
πŸ“ teman, atau
πŸ“ rekan kerja Anda?
πŸ”– Jika Anda tak bisa memikirkannya,
πŸ‘‰ tanyakanlah kepada mereka.
==> Mereka akan dengan senang hati memberi tahu Anda!

✍️ Menjadi peka akan membantu Anda menaati Alkitab dalam ==> area lain hidup Anda.
πŸ’‘ Yesus berkata dalam Matius 5:25,
✍️ "Segeralah berdamai dengan ==> lawanmu
πŸ‘‰ selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan,
 πŸ“supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada ==> hakim dan
πŸ“ hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau
==> dilemparkan ke dalam penjara."
πŸ’₯ Inilah prinsip yang Anda butuhkan dalam  ==> setiap relasi dalam hidup Anda.

✍️ Untuk dapat menyelesaikan konflik dengan ==> lebih mudah dan cepat,
πŸ‘‰ Anda perlu melakukan ==> dua hal.
πŸ“Pertama, berpikirlah sebelum                    ==> berbicara.
πŸ“Kedua, lebih fokuslah untuk mendengarkan  daripada ==> menyampaikan maksud Anda.

πŸ”– Sudah jadi sifat manusia untuk lebih dahulu memikirkan
⬅️ bagaimana Anda tersinggung oleh orang lain daripada memikirkan
➡️ bagaimana kata-kata dan tindakan Anda telah ==> menyinggung orang lain.
πŸ‘‰ Akan tetapi, menjaga kerukunan  mewajibkan Anda
✅ untuk berempati,
❎ bukan malah menjadi defensif ketika       ==> menyakiti orang lain.

πŸ‘‰ "Dan akhirnya, hendaklah kamu semua
πŸ’Ÿ seia sekata,
πŸ’Ÿ seperasaan,
πŸ’Ÿ mengasihi saudara-saudara,
πŸ’Ÿ penyayang dan
πŸ’Ÿ rendah hati."
πŸ“– (1 Petrus 3:8).

Renungkan hal ini:
- Apa yang lebih penting buat Anda—dipahami atau memahami? Mengapa?

- Bagaimana berpikir sebelum berbicara membantu Anda untuk menghindari atau menyelesaikan konflik?

- Apakah Anda menganggap diri Anda orang yang berempati? Bagaimana caranya agar Anda bisa belajar untuk lebih berempati?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 1-3; Markus 3
___________
✍️ Kerukunan dan empati akan
==> selalu berjalan beriringan.
πŸ‘‰ Keduanya harus selaras.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Harmony and Empathy Go Together
By Rick Warren

"Be sympathetic, love one another, be compassionate and humble." 1 Peter 3:8 (NIV)
--------------
Do you want to maintain harmony in your home and reduce the number of conflicts in your relationships? Then be sensitive and empathetic to how your words and actions affect others.

The Bible says, "Never do anything that might hurt others—Jews, Greeks, or God's church" (1 Corinthians 10:32 NCV).

This principle of being sensitive to when people get offended is more important than ever, because it seems like everybody's got a chip on their shoulder these days. We all get offended easily, and we all offend others easily.

The solution to that in relationships is to pour grace into any situation so that you aren't so easily offended—and then to become sensitive about the things that hurt or discourage others. Imagine how your relationships could change by simply doing those two things!

But it requires that you admit you're often insensitive to the impact of your words and your actions. Can you admit that you've sometimes been insensitive to your spouse or that you've not been empathetic to your colleague or that you're just not as thoughtful as you think you are?

It's easy to quickly think of five things that other people do to offend you. But can you name five things you do that offend your spouse, friend, or co-worker? If not, then you can always ask them. They'll be glad to tell you!

Being more sensitive will also help you obey the Bible in another area. Jesus said in Matthew 5:25, "Settle matters quickly with your adversary" (NIV). This is a principle you need in every relationship in your life.

To resolve conflict more easily and quickly, you need to do two things. First, think before you speak. Second, focus more on listening than on getting your point across.

It's human nature to first think of how you are offended rather than of how your words and actions affect others. But maintaining harmony requires you to be empathetic instead of defensive when you hurt someone else.

"Be sympathetic, love one another, be compassionate and humble" (1 Peter 3:8 NIV).

Harmony and empathy will always go together. If you want one, you have to have the other!


Minggu, 20 Februari 2022

Bijaklah dan Tunggu Cerita Lengkapnya


21 Februari 2022

Bacaan Hari ini:  Amsal 18:13
πŸ‘‰ "Jikalau seseorang memberi jawab sebelum ==> mendengar, itulah
☝️ kebodohan dan
✌️ kecelaannya."
---------------
πŸ”– Untuk menjadi bijak dalam masyarakat yang ==> jenuh akan informasi yang ada saat ini,
πŸ‘‰ Anda memerlukan ==> dua kualitas penting:
☝️ penilaian yang baik dan
✌️ berhikmat.
πŸ‘‰ Itu artinya
πŸ—️ Anda mempelajari hikmat Tuhan dari       ==> Firman Tuhan dan
πŸ—️ kemudian menerapkannya dalam segala hal.
✍️ Anda
πŸ“ menyaring informasi dan
πŸ“ membuat keputusan menggunakan          ==> firman-Nya dalam Alkitab.

πŸ”– Terlalu banyak orang Kristen
πŸ‘‰ yang mudah tertipu
πŸ‘‰ yang percaya dengan apa yang mereka
πŸ“ dengar atau
πŸ“ baca ==>  di media sosial—baik itu
πŸ“ berita, atau
πŸ“ gosip tentang seorang teman.
πŸ‘‰ Mereka tidak berhenti sejenak dan           ==> bertanya;
πŸ‘‰ mereka secara otomatis menelan mentah-mentah apa pun yang ==>  sepemikiran dengan mereka.

✍️ Jangan buang akal sehat Anda.
πŸ‘‰ Jangan mudah
πŸ“ tertipu dan
πŸ“ percaya ==> dengan semua yang Anda dengar.
πŸ‘‰ Sebab itu semua hanya akan menimbulkan konflik.

πŸ“– Amsal 3:21 mengatakan,
πŸ—️ "Hai anakku, janganlah
☝️ pertimbangan dan
✌️ kebijaksanaan itu
πŸ‘‰ menjauh dari matamu,
==> peliharalah itu."

πŸ”– Sama seperti pentingnya mendapatkan gambaran yang akurat akan hal-hal yang Anda
☝️ lihat atau
✌️ dengar ==> secara online,
πŸ”– Anda juga perlu mendapatkan gambaran yang akurat dalam hubungan Anda ==> dengan orang lain.
πŸ‘‰ Tanpa informasi yang benar, langsung mengambil ==> kesimpulan
πŸ‘Ž hanya akan membuat Anda
πŸ’₯ mudah marah dan
πŸ’₯ memicu konflik.
✍️ Untuk meredam amarah dan menjalin kerukunan dengan ==> orang lain,
πŸ‘‰ Anda harus belajar menyingkirkan prasangka Anda sampai Anda
✅ mendapatkan semua fakta yang akurat dan
✅ memahami keseluruhan cerita.

πŸ‘‰ Sebaliknya,  pilihlah untuk
πŸ“berhikmat,
πŸ“menjadi bijak.
==> Pegang itu
✍️ Jangan cepat-cepat
❎ membuang atau
❎ menyingkirkan
☝️ hikmat dan
✌️ pemikiran yang baik.
πŸ—️ Peganglah itu erat sebab
πŸ‘‰ hubungan yang sehat memang
==> bergantung padanya!

πŸ’‘ Alkitab berkata,
πŸ‘‰ "Jikalau seseorang memberi jawab sebelum ==> mendengar, itulah
☝️ kebodohan dan
✌️ kecelaannya"
πŸ“– (Amsal 18:13).

πŸ‘‰ Jangan mudah
❎ mencela atau
❎ mengkritik.
πŸ‘‰ Jangan berasumsi bahwa Anda tahu apa motif orang berbuat sesuatu karena ==> Anda bisa salah.

✍️ Jangan mengambil kesimpulan sebelum mengetahui ==> semua fakta.

Renungkan hal ini:
- Apa yang harus Anda lakukan dengan konsisten untuk mempelajari lebih banyak hikmat dari Firman Tuhan?

- Bagaimana dengan memahami motif seseorang membantu Anda untuk menentukan bagaimana Anda akan merespons mereka?

- Agar dapat menghindari konflik dalam hubungan, mengapa penting untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara?

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 26-27; Markus 2
___________
πŸ‘‰ Ketika Anda menunggu keseluruhan cerita,
✍️ bangunlah kasih Anda sehingga Anda dapat
☝️ mengasihi dengan lebih baik dan
✌️ menjadi semakin seperti Yesus.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Be Wise and Wait for the Whole Story
By Rick Warren

"What a shame—yes, how stupid!—to decide before knowing the facts!" Proverbs 18:13 (TLB)
------------------
To be wise in today's information-saturated society, you need two vital qualities: sound judgment and discernment. That means you learn God's wisdom from God's Word and then apply it to everything. You filter information and make decisions through what God has told you to do in Scripture.

Too many gullible Christians are willing to believe anything they hear or read on social media—whether that's a news story or gossip about a friend. They don't stop and question; they just automatically accept anything that fits within their bias.

Don't throw away your common sense. Don't be gullible and believe everything you hear. That causes conflict.

Proverbs 3:21 says, " Do not let wisdom and understanding out of your sight, preserve sound judgment and discretion" (NIV).

Just like it's important to get an accurate picture of things you see or hear online, you also need to get an accurate picture in your relationships. Without all the information you need, jumping to conclusions leads to quick tempers and arguments. To lower the anger factor and have harmony with other people, you must learn to reserve judgment until you know all the facts and understand the whole story.

Instead, choose to "preserve sound judgment." Hold onto it. Don't quickly throw it out or get rid of it. Keep a firm grip on it, as if the health of your relationships depends on it—because it does!

The Bible says, "What a shame—yes, how stupid!—to decide before knowing the facts!" (Proverbs 18:13 TLB)
Don't be quick to condemn or criticize. Don't assume you know people's motivation, because you probably don't. Don't decide before knowing all the facts.

When you wait for the whole story, you develop the compassion to love well and become more like Jesus.