Minggu, 30 April 2023

Tetap Percaya kepada Tuhan di Musim Penantian


01 Mei 2023

Bacaan Hari ini:  Mikha 7:7
✍️ "Tetapi aku ini
πŸ‘‰ akan menunggu-nunggu TUHAN,
πŸ‘‰ akan mengharapkan Allah yang  ==> menyelamatkan aku;
πŸ‘† Allahku akan ==> mendengarkan aku!"
------------------
πŸ’‘ Alkitab begitu jelas mengatakan bahwa  ==> Anda akan menjalani musim-musim yang berbeda dalam kehidupan.
✍️ Salah satu musim yang Tuhan katakan berulang kali ialah ==> musim penantian.

πŸ”– Namun percayalah bahwa
πŸ“ saat Anda menunggu, ==> Tuhan sedang bekerja.
✏️ Masa penantian ==> bukan berarti Tuhan berhenti bekerja.
πŸ”– Justru sebaliknya,
✍️ Dia membawa Anda menjalani musim itu karena Dia sedang menggunakan waktu itu untuk ==> bekerja di dalam situasi Anda demi kebaikan Anda.

πŸ”– Nyatanya, Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda  ==> menunggu.
πŸ“ Bila Anda tidak mencari tahu cara untuk tetap percaya kepada Tuhan ==> selama musim penantian Anda,
✏️ maka Anda akan melewati sebagian besar hidup Anda dengan ==> tidak percaya pada Tuhan.

πŸ‘‰ Saat Dia bekerja di dalam hidup Anda,
🫡 Dia ingin Anda belajar untuk
==> tetap berpegang kepada-Nya
✒️ selama ==> masa penantian Anda.

πŸ”– Anda mungkin bertanya,
"Kapan, Tuhan?
❔  Kapan waktu itu akan tiba?"
πŸ”– Tuhan akan ==> memberi jawaban
"Tetaplah percaya kepada-Ku."

☑️ Sudah jadi sifat dasar manusia untuk berkata,
✔️ "Jangan tunggu lagi!
==> Selesaikan secepat-cepatnya."
πŸ”– Budaya kita mengajarkan kita
==> untuk tergesa-gesa.
πŸ‘‰ Akan tetapi, itu bertentangan dengan  ==> berkat Tuhan dalam hidup Anda
🫡 karena berkat Tuhan datang
==> lewat masa penantian.
πŸ“– Pengkhotbah 3:11 mengatakan,
πŸ‘‰ "Ia membuat segala sesuatu
==> indah pada waktunya,
🫡 bahkan Ia memberikan kekekalan  ==> dalam hati mereka.
✍️ Tetapi manusia tidak dapat menyelami  ==> pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."

⁉️ Apakah Anda ==> sedang dalam masa tunggu?
πŸ”– Mungkin Anda ==> sedang menunggu kelulusan Anda.
πŸ”– Mungkin Anda ==> sedang menunggu "seseorang yang tepat" datang ke dalam hidup Anda.
πŸ”– Mungkin Anda ==> sedang menantikan
πŸ“Œ pernikahan seseorang,
πŸ“Œ bayi yang akan lahir,
πŸ“Œ atau kesempatan kerja baru yang akan datang.
πŸ‘‰πŸΎ Dan Anda frustrasi dengan
==> betapa lambatnya hal-hal itu terjadi.
🫡🏾 Kita semua ==> pasti pernah mengalaminya.

πŸ“ Ada sebuah janji dalam Alkitab yang bukan hanya memberi tahu Anda bahwa ==> Tuhan sedang bekerja,
✏️ tapi juga ==> bagaimana Tuhan bekerja.
✍️ Anda perlu berpegang pada janji itu  ==> selama menunggu:
πŸ—️ "Aku, ==> TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya"
πŸ“– (Yesaya 60:22).

πŸ’‘ Begitulah cara Allah bekerja
==> saat Dia mengutus Yesus ke dunia ini.
πŸ‘‰ Dunia ini menantikan ribuan tahun ==> buat Yesus datang untuk pertama kalinya.
🫡 Dan Dia pun datang ==> pada saat yang tepat.

✍️ Saat ini kita tengah menunggu  ==> kedatangan-Nya kembali untuk yang kedua kalinya.
⁉️ Kapan itu akan terjadi?
‼️ Pada waktu yang tepat diwaktu Allah.
πŸ—️ Saat itulah Dia akan kembali.

πŸ“ Terapkanlah kebenaran ini ==>dalam waktu penantian Anda.
✏️ Ingatlah bahwa ==> penundaan bukanlah penolakan.
πŸ‘‰πŸ» Saat Anda berpikir Tuhan berkata,  ==> "Tidak,"
🫡🏻 mungkin Dia berkata, ==> "Belum".
Apakah engkau akan tetap percaya kepada-Ku ==> dalam menjalani ini?"

πŸ“– Mikha 7:7 mengatakan,
✍️ "Tetapi aku ini
πŸ‘‰ akan menunggu-nunggu TUHAN,
πŸ‘‰ akan mengharapkan Allah ==> yang menyelamatkan aku;
πŸ‘† Allahku ==> akan mendengarkan aku!"

✍️ Iman seperti itulah ==> yang diberkati Tuhan.

Renungkan hal ini:
- Apa yang selama ini Anda nantikan untuk Tuhan lakukan dalam hidup Anda? Bagaimana respons Anda selama ini terhadap musim penantian?

- Bagaimana Anda telah melihat pekerjaan Tuhan dalam hidup Anda ketika Anda percaya pada waktu-Nya, bukan pada waktu Anda sendiri?

- Apa yang dapat Anda lakukan untuk memperlambat segalanya dalam hidup Anda sehingga Anda belajar tentang kesabaran dan kepercayaan?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 8-9; Lukas 21:1-19
___________
✍️ Tuhan ==> tidak pernah tergesa-gesa;
πŸ—️ Dia ==> kekal selamanya!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
How to Trust God in a Season of Waiting
By Rick Warren

"I trust the Lord God to save me, and I will wait for him to answer my prayer." Micah 7:7 (CEV)
-----------------
The Bible is clear that you'll go through different seasons in life. One season that God talks about over and over is the season of waiting.

But you can trust that while you're waiting, God is working. A season of waiting doesn't mean that God has stopped working. In fact, he's taking you through that season because he's using the time to work in your circumstances for your good.

The truth is, you're going to spend much of your life waiting. And so, if you don't figure out how to trust God while you're waiting, you'll spend a lot of your life not trusting God.

God is never in a hurry; he's eternal! And as he's working, he wants you to learn how to trust in him as you're waiting.

You might be asking, "When, Lord? When is it going to happen?" And God's saying something like, "You can trust me with this."

It's human nature to say, "Don't wait! Get things as quickly as you can." It's how many cultures are wired. But it goes against God's blessing in your life—because God's blessing comes through times of waiting. Ecclesiastes 3:11 says, "[God] has set the right time for everything" (GNT).

Are you in a time of waiting? Maybe it's for school to end. Maybe it's for the "right person" to come into your life. Maybe it's for a marriage to happen, a baby to come, or a new job opportunity to arrive. And you're frustrated with how slowly things are happening. We've all been there.

There's a promise in the Bible that not only tells you God is working but also how God is working. You need to claim it while you're in your time of waiting: "I am the Lord, and when it is time, I will make these things happen quickly" (Isaiah 60:22 NCV).

That's how God worked when he sent Jesus into this world. The world waited thousands of years for him to come the first time. And then he came at just the right moment.

We've been waiting 2,000 years now for Jesus to come again. When will that happen? At just the right time—God's time. That's when he's going to return.

You can apply this same truth to your time of waiting. Remember that a delay is not a denial. When you think God is saying, "No," he may just be saying, "Not yet. Will you keep trusting me through this?"

Micah 7:7 says, "I trust the Lord God to save me, and I will wait for him to answer my prayer" (CEV).

That is the kind of faith that God blesses.

Sabtu, 29 April 2023

Kelemahan Bisa Jadi Hal yang Baik


30 April 2023

Bacaan Hari ini:  Mazmur 84:5
πŸ“ "Berbahagialah manusia
πŸ“ yang kekuatannya ==> di dalam Engkau,
πŸ“ yang berhasrat ==> mengadakan ziarah!"
-------------
πŸ™„ Apakah Anda lelah?
Mungkin saat ini ==> Anda sedang berlari,
dan di penghujung hari,
==> Anda sudah kehabisan energi.
☑️ Alasannya sangat sederhana:
==> Anda adalah manusia.

☑️ Kekuatan Anda ==> terbatas,
tetapi kekuatan Tuhan ==> tidak terbatas.
✏️ Kekuatan Anda ==> bisa habis
πŸ‘‰ itu sebabnya ==> Anda bisa merasa lelah!
πŸ“ Akan tetapi, kekuatan Tuhan
==> tidak ada habisnya.
πŸ—️ Tuhan ==> tidak pernah kehabisan energi.
πŸ—️ Tuhan ==> tidak pernah lelah.

πŸ“– Mazmur 84:5 mengatakan,
πŸ“ "Berbahagialah manusia
πŸ“ yang kekuatannya ==> di dalam Engkau,
πŸ“ yang berhasrat ==> mengadakan ziarah!"
⁉️ Apakah Anda ingin berkat Tuhan ==> dalam hidup Anda?
‼️ Anda perlu menggantungkan kekuatan Anda  ==> kepada Tuhan.

πŸ”– Hudson Taylor adalah seorang misionaris  berpengaruh di Tiongkok ==> pada abad ke-19.
πŸ‘‰ Dia seorang raksasa spiritual dan
🫡 seorang pria yang brilian.
πŸ”– Di usia tuanya,
🧷 kesehatannya memburuk dan
🧷 menjadi sangat lemah.
πŸ”– Dia menulis secarik surat kepada seorang temannya ==> yang berbunyi,
✏️ "Saya sangat lemah sehingga
==> saya tidak bisa lagi bekerja.
✏️ Saya sangat lemah sehingga
==> saya tidak bisa lagi belajar.
✏️ Saya sangat lemah sehingga
==> saya tidak bisa lagi membaca Alkitab.
✏️ Saya bahkan ==> tak bisa berdoa.
πŸ“ Saya hanya bisa diam ==> berbaring di pelukan Tuhan layaknya seorang anak kecil."

πŸ‘‰πŸ½ Di titik tertentu ==> dalam hidup Anda,
🫡🏽 Anda mungkin akan menjadi sangat lemah ==> hingga Anda tak dapat
πŸ‘ŒπŸ½ berdoa,
πŸ‘ŒπŸ½ membaca Alkitab,
πŸ‘ŒπŸ½ pergi ke pendalaman Alkitab,
πŸ‘ŒπŸ½ bekerja,
πŸ‘ŒπŸ½ atau benar-benar melakukan apa pun.
πŸ€” Apa yang harus Anda lakukan
==> di saat-saat itu?
✍️ Bersandarlah pada Tuhan
πŸ“ di dalam pelukan-Nya layaknya seorang anak kecil
πŸ“dan percaya.

✍️ Kelemahan bisa sungguh-sungguh menjadi sesuatu hal yang baik dalam hidup Anda  apabila itu membuat Anda ==> mengandalkan Dia.
πŸ’‘ Dalam 2 Korintus 12:8-10, ==> Paulus berkata,
πŸ‘‰πŸ» "Tentang hal itu aku sudah tiga kali  ==> berseru kepada Tuhan,
🫡🏻 supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku.
✍🏻 Tetapi jawab Tuhan kepadaku:
πŸ’¬ "Cukuplah kasih karunia-Ku ==> bagimu,
πŸ’¬ sebab justru dalam kelemahanlah  ==> kuasa-Ku menjadi sempurna."
πŸ‘‰πŸ» Sebab itu terlebih suka ==> aku bermegah atas kelemahanku,
🫡🏻 supaya kuasa Kristus ==> turun menaungi aku.
✍🏻 Karena itu aku
πŸ‘ŒπŸ» senang dan
πŸ‘ŒπŸ» rela
di dalam kelemahan,
di dalam siksaan,
di dalam kesukaran,
di dalam
▫️ penganiayaan dan
▫️ kesesakan
🀍 oleh karena ==> Kristus.
πŸ” Sebab jika aku lemah, maka ==> aku kuat."

Renungkan hal ini:
- Mengapa untuk mengakui atau menunjukkan kelemahan adalah sesuatu yang sulit?

- Bagaimana budaya Anda mengagung-agungkan gagasan bahwa Anda harus selalu kuat?

- Apa artinya bergantung pada kekuatan Tuhan? Seperti apakah itu dalam hidup Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 6-7; Lukas 20:27-47
_____________
✍️ Inilah paradoks dari ==> mengandalkan Tuhan:
✔️ Semakin lemah Anda,
==> semakin Anda bergantung pada-Nya.
☑️ Dan semakin Anda bergantung pada-Nya,
==> semakin kuat Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Weakness Can Be a Good Thing
By Rick Warren

"You bless all who depend on you for their strength." Psalm 84:5 (CEV)
---------------
Are you tired? Maybe you're running on steam, and at the end of each day, you've run out of energy. The reason why is really simple: You're a human being.

Your strength is limited. But God's strength is unlimited. Your strength is finite. But God's strength is infinite. Your strength is exhaustible—that's why you get exhausted! But God's strength is inexhaustible. God never runs out of energy. God never gets tired.

Psalm 84:5 says, "You bless all who depend on you for their strength" (CEV). Do you want God's blessing on your life? Then you need to depend on God for your strength.
Hudson Taylor was an influential missionary to China in the 19th century. He was a spiritual giant and a brilliant man. In his old age, he lost his health and became quite weak. He wrote a letter to a friend that said, "I am so weak I can no longer work. I am so weak I can no longer study. I am so weak I can no longer read my Bible. I cannot even pray. I can only lie still in the arms of God like a little child in trust."

At some point in your life, you may be so weak that you can't even pray, read the Bible, go to a Bible study, work, or really do anything. What do you do in those moments? You rest in the strength of the Lord—in his arms like a little child—and you trust.

Weakness can actually be a good thing in your life if it causes you to depend on God. In 2 Corinthians 12:8-10, Paul says, "Three different times I begged the Lord to take it away. Each time he said, 'My grace is all you need. My power works best in weakness.' So now I am glad to boast about my weaknesses, so that the power of Christ can work through me. That's why I take pleasure in my weaknesses, and in the insults, hardships, persecutions, and troubles that suffer for Christ. For when I am weak, then I am strong" (NLT).

That's the paradox of depending on God: The weaker you are, the more you depend on him. And the more you depend on him, the stronger you get.


Jumat, 28 April 2023

Percaya kepada Hikmat Tuhan, Bukan Perasaan Anda


29 April 2023

Bacaan Hari ini:  Amsal 3:5-7
πŸ“ "Percayalah kepada TUHAN dengan  ==> segenap hatimu,
✏️ dan janganlah bersandar kepada  ==> pengertianmu sendiri.
πŸ‘‰ Akuilah Dia ==> dalam segala lakumu,
🫡 maka Ia ==> akan meluruskan jalanmu.
✍️ Janganlah engkau ==> menganggap dirimu sendiri bijak,
☝️ takutlah akan TUHAN dan
✌️ jauhilah ==> kejahatan"
-----------------
⁉️ Pernahkah Anda punya perasaan bahwa sesuatu sudah sangat, ==> sangat tepat,
‼️ tetapi setelah Anda melakukannya, ternyata itu sangat, ==> sangat salah!

‼️ Perasaan ==> bisa berdusta.
Perasaan Anda ==> membohongi Anda sepanjang waktu!
πŸ”– Ada satu lagu country lama yang berbunyi,
⁉️ "Bagaimana bisa salah kalau
==> rasanya begitu benar?"
‼️ Ketahuilah, ada begitu banyak hal yang salah  yang ==> terasa begitu benar.

πŸ”– Setelah enam bulan menjalin sebuah hubungan, ==> Anda bertanya-tanya,
πŸ’¬ "Apa yang dulu ==> saya pikirkan?"
πŸ”– Hanya beberapa minggu setelah bekerja,  ==> Anda berpikir,
πŸ’­ "Bagaimana bisa saya ==> terjebak di sini?"
πŸ“ Keputusan cepat yang kelihatannya  ==> tidak berbahaya pada saat itu,
✏️ justru membuat Anda hancur dan terluka ==> bertahun-tahun kemudian.

πŸ”– Jika Anda ingin mengalami ==> lebih sedikit
πŸ“Œ jalan buntu dan
πŸ“Œ  kegagalan
==> dalam hidup Anda,
πŸ’‘ maka Anda perlu mendengar apa yang dikatakan ==> Amsal 3:5-7:
Percayalah kepada TUHAN dengan  ==> segenap hatimu,
✏️ dan janganlah bersandar kepada  ==> pengertianmu sendiri.
πŸ‘‰ Akuilah Dia ==> dalam segala lakumu,
🫡 maka Ia ==> akan meluruskan jalanmu.
✍️ Janganlah engkau ==> menganggap dirimu sendiri bijak,
☝️ takutlah akan TUHAN dan
✌️ jauhilah ==> kejahatan"

πŸ‘‰ Bila Anda sungguh-sungguh menginginkan  ==> berkat Tuhan atas hidup Anda,
✍️ andalkanlah ==> hikmat Tuhan,
🫡 ketimbang mengikuti
☝️ perasaan atau
✌️ insting ==> Anda.

πŸ€” Jadi, bagaimana Anda
==> mendapatkan hikmat Tuhan?

πŸ‘‰ Berdoa.
🫡 Bicaralah kepada Tuhan,
πŸ—️ dan biarkan Dia berbicara kepada Anda saat Anda ==> membaca Alkitab.
✍️ Begitulah caranya mendapatkan  ==> hikmat-Nya.

πŸ’‘Alkitab mengatakan dalam ==> Yakobus 1: 5,
πŸ‘‰ "Tetapi apabila di antara kamu
==> ada yang kekurangan hikmat,
✍️ hendaklah ia memintakannya kepada Allah  ==> yang memberikan kepada semua orang
πŸ“ dengan murah hati dan
πŸ“ dengan tidak membangkit-bangkit,
✍️ maka hal itu ==> akan diberikan kepadanya."

✍️ Tuhan tak ingin Anda
==> melakukan kesalahan bodoh.
πŸ‘‰ Dia ingin ==> Anda berhasil.
🫡 Dia ingin ==> Anda membuat keputusan yang bijak dengan
πŸ‘Œ waktu,
πŸ‘Œ uang, dan
πŸ‘Œ hubungan Anda.

✏️ Sebenarnya, bukan Anda
==> yang sedang menunggu bantuan Tuhan;
πŸ“ Dia ==> yang sedang menunggu Anda!
πŸ”– Dia seakan ==> berkata,
πŸ’¬ "Hei! ==> Aku ada di sini.
πŸ’¬ Aku akan ==> memberikanmu hikmat,
πŸ’¬ dan Aku akan ==> memberikannya dengan murah hati.
Aku ingin ==> menjadikanmu berhikmat.
Engkau hanya perlu
==> memintanya kepada-Ku."

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 3-5; Lukas 20:1-26
___________
✏️ Bila Anda ==> ingin diberkati,
πŸ“ Anda harus memiliki ==> hikmat Tuhan.
✏️ Dan bila Anda ==> menginginkan hikmat Tuhan,
πŸ“ Anda harus ==> memintanya
✍️ kemudian, ==> sambut dan terimalah.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Trust God's Wisdom, Not Your Feelings
By Rick Warren

"Trust in the Lord with all your heart; do not depend on your own understanding. Seek his will in all you do, and he will show you which path to take. Don't be impressed with your own wisdom. Instead, fear the Lord and turn away from evil." Proverbs 3:5-7 (NLT)
----------------
Have you ever had the feeling that something was so very, very right, but then when you did it, it ended up being so very, very wrong?

Feelings lie. They lie to you all the time! There's an old country song that says, "How can it be wrong when it feels so right?" Are you kidding me? There are a lot of things that are wrong that feel so right in the moment.

After six months in a relationship, you wonder, "What was I thinking?" Just a few weeks into a job, you think, "How in the world did I get caught up in this?" A quick decision that seemed harmless at the time leaves you broken and scarred years later.

If you want to experience fewer dead ends and failures in your life, you need to hear what Proverbs 3:5-7 says: "Trust in the Lord with all your heart; do not depend on your own understanding. Seek his will in all you do, and he will show you which path to take. Don't be impressed with your own wisdom. Instead, fear the Lord and turn away from evil" (NLT).

If you really want God's blessing on your life, you have to depend on God's wisdom and not on what your feelings say or what your gut says. In other words, trust in the Lord and not on your own understanding.

So how do you get God's wisdom?

You pray. You talk to God, and you let him talk to you as you read the Bible. That's how you get his wisdom.

The Bible says in James 1:5, "If any of you lacks wisdom, you should ask God, who gives generously to all without finding fault, and it will be given to you" (NIV).

God doesn't want you to make foolish mistakes. He wants you to succeed. He wants you to make wise decisions with your time, money, and relationships.

The truth is, you're not waiting on God for his help; he's waiting on you! It's like he's saying, "Hey! I'm here. I'll give you wisdom, and I'll give it generously. I want to make you wise. You've just got to ask."

If you want to be blessed, you've got to get God's wisdom. And if you want God's wisdom, you need to ask for it—and then be open to receive it.


CHINA DIJADIKAN MUSUH BESAR NEKOLIM

Rahayu sagung dumadi,
Salam info dari tokoh Mesir :

*CHINA DIJADIKAN MUSUH BESAR NEKOLIM*

==================

[ _Copas dari sebuah tulisan hasil terjemahan. Di-edit kembali agar lebih mudah dipahami oleh para pembaca Indonesia_ ]. 

Maaf, tulisan agak panjang πŸ™
*#DulurGanjarPranowo*
----------------------------------
πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

*Republik Rakyat Tiongkok•RRT•δΈ­θ―δΊΊζ°‘ε…±ε’Œεœ‹•Tiongkok•* *CHINA*

_Penulis : Ismail Bashmori, seorang Kanada keturunan Mesir, dan seorang pengamat China._

     Sebagai orang yang berdarah Mesir, saya telah mempelajari China secara intensif selama beberapa tahun terakhir: pemerintahannya, masyarakatnya, sejarahnya, dan transformasinya.

Saya telah berbicara dengan ratusan pembenci China dan mendengar semua yang mereka katakan.  Sekarang, saya telah belajar kira-kira sebanyak yang bisa dipelajari siapa pun tentang China tanpa mengetahui bahasa atau tinggal di negara itu, dan saya telah mencapai kesimpulan saya.

China mengakibatkan lahirnya banyak manusia pembenci, tidak tahu apa-apa, dan hanya sebatas ahli omong kosong doang..

Yang benar adalah bahwa China
adalah negara besar di muka bumi ini. Itu membuat semua negara lain terlihat kurang penting.

Saat ini China adalah negara yang paling cemerlang, paling rajin, paling ambisius, paling terdidik, paling jujur, meritokratis dan teknokratis, paling modern, canggih, dan beradab, dan sejauh ini mudah diatur dengan baik.

_*" China adalah negara non-kulit putih pertama yang mencapai status ini sejak tahun 1600-an.  Keteguhan negeri ini memang tak terlukiskan. Sungguh Gaib !!..."*_

    Tidak ada satu-pun kekuatan dunia yang dapat menghentikan kemajuan peradaban China.

πŸ’’ *China Empat Puluh Tahun Lalu Dan Saat Ini*

Empat puluh tahun yang lalu, toilet _flush_ di China adalah sebuah kemewahan.  Tapi hari ini China sudah memiliki Stasiun Luar Angkasa sendiri.  Ini adalah salah satu contoh saja dari kemampuan China saat ini.

Tidak peduli siapa diri kita. Kita sebagai Orang Mesir, Suriah, Pakistan, India, Afrika, bahkan orang Amerika, jika berada di sebelah orang China saat ini, diri kita terasa menyedihkan.  Karena kita merasa tidak akan bisa melakukan apa yang orang China mampu lakukan. 

Kita bisa memiliki rencana setinggi gunung Everest tentang perubahan yang harus dibuat, dan kita akan tetap merengek dan bertengkar lantas gagal pada setiap aksi kita untuk mewujudkan rencana tsb.

_*" Namun kisah China sejak 1980-an telah menjadi salah satu metamorfosis yang hampir bersifat ilahi. "*_

Selain China, seluruh dunia Barat, dari Alaska hingga Selandia Baru mengalami stagnasi... Yaitu dimulainya proses kemunduran peradaban bangsa dan negara Barat.

Selain China, seluruh negara berkembang mulai dari Brazil hingga Madagaskar hanya mengalami kemajuan dengan merangkak seperti siput.

China adalah ibu dari semua kereta peluru raksasa.  Setiap hari, ia berhasil menciptakan sesuatu yang baru dan menakjubkan.

_*" Dan tidak seperti Amerika Serikat, tidak seperti Kerajaan Inggris, tidak seperti Prancis, Belanda, Jerman, Spanyol, Portugis, atau negara Barat lainnya yang menjadi negara adidaya dalam empat abad terakhir, China tidak perlu menabrak atau mengancam ataupun menindas dan menjajah  siapapun.*_

China tak perlu merampok, mencuri, menipu mengambil sesuatu dari bangsa dan negara lain, untuk bangkit dengan anggun. China juga berdiri sendiri di belahan dunia Timur.

Barat, yaitu Amerika, Inggris, Jerman, Perancis dan negara-negara Sekutu lainnya tidak percaya bahwa supremasi global mereka yang telah berusia beberapa ratus tahun, kini sedang ditantang dengan begitu anggun-nya oleh China.

Mereka berharap bahwa semakin China berkembang, semakin tunduk pada pengaruh, kepentingan, dan kepemimpinan Amerika dan sekutunya.  Namun ternyata hal itu tidak terjadi.

_*" Jadi sekarang, Barat akan melakukan apapun yang mungkin, halalkan segala cara kecuali perang nuklir, untuk menghentikan, bahkan mengakhiri China. Tujuan mereka adalah untuk menghancurkan negara China ini..."*_

     Itulah sebabnya, meskipun Amerika Serikat telah membunuh jutaan orang dan mengubah beberapa wilayah di bumi menjadi pemandangan neraka, China adalah ketakutan terburuk dari penguasa Barat atas planet kita.

Mereka ingin Anda membenci dan takut pada negara China yang tidak melakukan apa pun kepada Anda, yang tidak menginvasi siapa pun, menge-bom atau menjatuhkan sanksi kepada siapa pun, yang tidak menggulingkan pemerintah asing mana pun, atau menggunakan militernya untuk apa pun sejak 1979.

China adalah satu-satunya negara besar di dunia non-kulit putih yang sedang berkembang, yang menentang Barat. Berani menatap matanya saat ditantang atau diancam oleh Barat.

Tapi Global South -negara di Selatan khatulistiwa- hanyalah boneka Barat yang telah dikuasai sejak lama. Bahkan yang paling kuat seperti negara Arab Saudi, Brazil, ataupun India.

Era 1500an-1000an SM adalah waktunya kejayaan peradaban Mesir.  Setelah itu adalah milik orang Yunani dan Romawi.
Lantas tahun 1700-an milik Prancis, dan 1800-an milik Inggris Raya.

πŸ’’ *Amerika Boss Besar Negara-Negara Nekolim*

Mulai tahun 1945 hingga sekarang, dunia berada di bawah kekuasaan Amerika, sebagai pemenang Perang Dunia Ke-2, baik di Eropa mau pun di Pasifik.

Dan mereka menyebutnya Pax Americana -American Peace-  tetapi tidak banyak Pax / Peace di dalamnya.

Ada banyak Pax / Peace jika Anda berada di Eropa atau Australia. Tapi di Timur Tengah? 
Di Afghanistan, Irak, Libya, Suriah, Iran dan Yaman dalam 20 tahun terakhir?

Di Amerika Latin? 
Amerika telah meng-hancurkan bagian dunia itu tanpa memberikan harapan untuk pulih kembali. 

Di Afrika?  Mereka hanya sebatas  diselamatkan karena ketidak-tertarikan terhadap mereka. Amerika melihat Afrika sebagai tidak ada apa-apanya untuk dijajah & dijarah.

Pokoknya bukan hanya Amerika Boss Besar negara-negara Penjajah & Penjarah Dunia, tapi juga dilakukan oleh seluruh negara-negara Barat. Jadi sama saja mereka semua, mereka adalah negara Penjajah & Penjarah Dunia dan umat manusia, atau oleh Bung Karno disebut sebagai #Nekolim, _neo-kolonialisme & imperialisme_

πŸ’’ *Bangkitnya Bangsa Tiongkok Dan China*

Namun di abad ke 21, kita sedang menyaksikan kebangkitan China.  Kami melihat beberapa dekade lagi China menjadi kekuatan terbesar di bumi ini.  Ini akan menjadi waktunya bagi China, dan tidak akan ada yang bisa dilakukan oleh siapapun untuk menghadangnya.

     Silahkan saja serang China semau Anda, kutuk dia, dan penyebar desas-desus dan histeria,----

_*tetapi kenyataannya adalah bahwa tidak ada tuduhan anda yang didukung oleh bukti yang otentik.  Pers Barat berada di bawah kendali pemerintah Barat yang ingin tetap berada di puncak dunia untuk selamanya*_.

Dan kenyataannya adalah bahwa China tidak terpengaruh oleh segala kebisingan dan aksi manuver musuh-musuhnya.

Selama 30 tahun pertamanya, dari tahun 1949 hingga 1979, Tiongkok atau negara Komunis China pada dasarnya diblokade dan di-isolasi habis secara ekonomi dan politik oleh Barat.

Bahkan China tidak memiliki kursi di Majelis Umum PBB.  Dan negara itu sangat miskin pada masa itu, hampir tidak ada setitik-pun China memperoleh manfaat dari pertumbuhan ekonomi global, manfaat dari sebagian kecil PDB Jepang atau Jerman,---- _bahkan China tidak mampu mencegah bencana kelaparan parah yang pernah melanda China._

πŸ’’ *China Menolak Tunduk*

Namun meskipun begitu China tetap tidak pernah mau tunduk pada tekanan atau menerima perintah dari negara mana pun. Lalu mengapa pula hal itu diharapkan oleh Amerika dan negara-negara sekutunya akan terjadi pada masa-masa sekarang? Kenapa pula China yang sudah sedemikian kuat dan maju-nya, kini harus tunduk pada Amerika dan negara-negara sekutu-nya ???

_*" Tiongkok akan menjadi kekuatan global berikutnya. Tidak ada yang bisa dilakukan untuk menghalangi-nya..."*_

πŸ’’ *Beda China Dan Amerika Saat Ini*

Tahap pertama, ekonomi China hanya butuh tumbuh 4,7% per tahun untuk menjadi yang terbesar di dunia pada tahun 2035. Itu berarti kondisi standar, tapi fakta sudah membuktikan bahwa dengan ekonomi China tumbuh dengan minimal 6% pertahun sudah sering terjadi.

AS dapat membangun pangkalan militer sebanyak yang di-inginkannya, menjatuhkan sanksi sebanyak yang di-inginkannya, melontarkan berita genosida palsu apapun yang di-inginkannya.  Itulah yang dilakukan selama ini oleh Amerika.

Apakah lantas terjadi perbedaan di dunia ini atas semua yang sudah dilakukan tsb? 
China dapat ber-adaptasi dengan situasi apapun yang sedang terjadi.

Hanya butuh sepuluh tahun bagi China untuk beralih dari dilarang oleh Kongres AS untuk berpartisipasi dalam "Stasiun Luar Angkasa Internasional", menjadi membangun Stasiun Luar Angkasa sendiri mulai dari nol.

Lihatlah, AS memiliki anggaran perang $800 miliar, atau Rp. 12 ribuan Triliun pertahun, membiayai 800 pangkalan militer, 13.000 pesawat, 500 kapal perang, 6.000 nuklir,--- 

_*" tetapi bangsa dan negara Amerika tidak memiliki apa yang dimiliki oleh bangsa Tiongkok dan negara China; yaitu tekad nasional yang tak terkalahkan...*__

_*" Amerika membutuhkan waktu sekitar 1 tahun untuk merenovasi sebuah jembatan, dan China  membutuhkan waktu 43 jam.  Persaingan yang sama sekali tidak imbang antara China dan Amerika !!!..."*_

China tidak perlu menjadi negara adidaya militer atau kerajaan militer.  Itu tidak pernah menjadi bagian dari rencana mereka.

    Sementara itu Pasukan AS, dengan jargonnya Tuhan memberkati jiwa mereka -God Saves Our Soul-, akan terus duduk di pangkalan militer mereka, sembari menggaruk-garuk kepala mereka sendiri yang tidak gatal, sembari juga merugikan pemerintah mereka $800 miliar pertahun untuk tidak melakukan kegiatan yang bermanfaat. Sementara itu China akan terus benar-benar berkembang dengan anggaran-nya.

_*" Itulah bagian dari yang benar-benar terlewatkan oleh Amerika, karena Amerika hampir tidak berkembang sejak jaman Presiden Amerika Ronald Reagan "*_.

China adalah tempat yang lebih baik untuk hidup pada hari ini dibanding dengan catatan sejarah kehidupan manusia di dunia selama era 5.000 tahunan belakangan ini.

    Orang Amerika selalu melihat standar hidup tertinggi mereka di tahun 1960-an dulu, dan percayalah bahwa hari-hari itu tidak akan pernah kembali lagi.

πŸ’’ *Kata Amerika, China Is Bad ! China itu Jahat*

     Jadi begini ya, China akan menjadi kekuatan global berikutnya, dan China jauh lebih unggul dari kita dalam segala hal.  Ini adalah fakta bahwa setiap orang dapat menyerang China, tetapi tidak ada yang dapat mengubah-nya, seperti teori evolusi.

_*" Lihatlah kalian para pengacau yang bodoh, bebal dan konyol, berbicara tentang China seolah-olah China akan menjadi Nazi Jerman berikutnya.  Bahkan banyak orang Timur Tengah yang saya kenal termasuk dalam kategori bodoh ini... "*_

      Apakah Anda memperhatikan ketika Amerika meng-invasi atau menggulingkan pemerintah 20 negara hanya dalam waktu 32 tahun terakhir (seumur hidup saya)?  Apakah anda tahu itu ? 

Apakah Anda berpikir Anda akan mudah untuk melupakan semua kejahatan Amerika itu, hanya karena Anda suka sekali kepada BeyoncΓ© dan Game of Thrones dan Snapchat dan ekspor budaya AS lainnya. Yang pada akhirnya anda betul-betul berpikir  bahwa semua kejahatan Amerika itu tidak pernah terjadi.

      Amerika telah memberi saya _terror bytes_ tentang Hong Kong, Taiwan, Tibet, Kasus Lapangan Tiananmen, Lompatan Jauh ke Depan! 

Saya tidak melihat mayat, saya tidak dapat menunjukkan kepada Anda sebuah invasi atau satu contoh saja yang otentik dan objektif perbuatan rezim pemerintahan negara Komunis China yang jahat dan keji. Saya bahkan tidak dapat menemukan Hong Kong di peta atau memberi tahu anda satu detail kejadian faktual tentang peristiwa di Lapangan Tiananmen dulu. Tetapi Negara Bagian Amerika, Departemen dan semua medianya memberi tahu saya bahwa China is Bad ! Bahwa China itu Jahat !!

πŸ’’ *China Sebagai Harapan Baru Bagi Masa Depan Dunia*

Tidakkah Anda setidaknya penasaran untuk melihat seperti apa dunia dengan pemimpin non-kulit putih dan non-Barat, setelah era 400 tahunan penjajahan dan penjarahan oleh Barat ?

Bukan Brasil atau Afrika, atau Timur Tengah atau India atau Indonesia atau Nigeria atau Pakistan.  Kami semua berantakan. Ya, China juga berantakan pada awalnya. 

Tapi kami tetap berantakan beberapa dekade setelah kami mencapai kemerdekaan. Sementara itu orang-orang China melakukannya dengan cara mereka sendiri, menguraikan kekacauan mereka dan menciptakan takdir mereka sendiri. 

Kami memang manusia non-Barat yang tidak terbuat dari apa yang orang China terbuat. Tapi Saya melihat bahwa China sebagai sebuah harapan baru bagi dunia yang akan menjadi  jauh lebih baik, nantinya.

πŸ’’ *China Menolak Lemah Kembali*

     Fakta yang sangat fenomenal bahwa dari sebuah negara yang setengah terjajah, brutal, primitif dan terhina, dapat bangkit dari masa lalunya,---- _*China menolak untuk menjadi lemah lagi.*_

China telah membangun kembali dirinya dari ketiadaan, dengan tekad baja, dan menjadi terlalu kuat untuk dikuasai lagi oleh Barat!
Berharap bahwa negara non-kulit putih, non-Barat dapat melihat jauh ke dalam dirinya sendiri dan menemukan solusi sendiri untuk masalahnya.

_*"  membuktikan bahwa selama ini betapa bodohnya masih banyak diantara kita bangsa non-Barat yang mempercayai Bangsa dan negara-negara Barat.*_

Padahal jika saja kita bisa melakukan apa yang telah dilakukan oleh bangsa Tiongkok dan negara China, tentu tidak akan ada batasan bagi kita untuk meraih tingkat kesejahteraan dan kemajuan yang dicita-citakan...

πŸ’’ *Bayangkanlah Sebuah Dunia Yang Baru*

Bayangkan sebuah dunia di mana AS, Prancis, Inggris, Australia, tidak lebih penting daripada Uzbekistan atau Paraguay, atau Indonesia, atau banyak negara lainnya.

Sebuah dunia di mana Pengadilan Dunia mungkin bermarkas di Kuala Lumpur, Bank Dunia di New Delhi, PBB di Jakarta, IMF di Kairo.

Dunia yang dibebaskan dari sistem perbankan AS dan dolar sebagai mata uang cadangannya, sehingga Washington tidak dapat lagi memberi tahu 200 negara lain dengan siapa mereka dapat dan tidak dapat berdagang.

Sebuah dunia di mana seorang Amerika dapat diadili atas kejahatan perangnya di Den Haag, bukan hanya seorang Irak atau Liberia atau Serbia yang diadili.

Dunia di mana kita tidak mendengar lagi tentang vaksin non-Barat dan mendengus pada diri kita sendiri: "Oh, itu pasti racun." 

Sebuah dunia di mana kita tidak lagi harus ber-imigrasi ke negara yang sama, negara-negara Barat yang telah mengubah negara kita sendiri menjadi seolah hidup di neraka.

Untuk kemudian kita bekerja sebagai pramuniaga atau sopir taksi, atau bahkan jika kita bekerja dengan cemerlang,----

_*untuk menguras tenaga dan otak kita dari tanah air kita, dan menggunakannya untuk memperkuat kekayaan dan supremasi Barat dengan sekedar imbalan gaji yang besar, alih-alih menggunakannya untuk membuat negaranya sendiri menjadi lebih layak huni.*_

       Ketika Saya mendengar bahwa China telah membangun Stasiun Luar Angkasa sendiri, mendaratkan mesin penjelajah di Mars, mengakhiri kemiskinan ekstrem, membangun kota terbesar di bumi, bendungan, teleskop, jaringan 5G, jalan raya, pembersih udara, atau apa pun yang akan datang besok,----

_*Saya merasakan kebanggaan yang sama seolah-olah saya adalah orang China*._

Tapi kebanggaan itu tidak terjadi pada diri kita semua sebagai manusia non-Barat.  Tetapi rasa bangga itu hanya terjadi pada segelintir dari kita semua.

      Pasti memang ada yang namanya nasionalisme negara berkembang,---- _*nasionalisme bagi semua negara yang bekas dijajah dan dijarah oleh Barat, namun tetap dikuasai secara ekonomi dan politik oleh Barat, mantan penguasa dan penjajah mereka*_.

Yaitu sebuah nasionalisme, yang umumnya bagi Global Selatan ( _yaitu negara-negara di Selatan khatulistiwa_). 

πŸ’’ *Menjadi Manusia Budak Barat*

      Kita terlalu terpecah, terlalu dicuci otak, terlalu dibodohi dan terlalu bermental lemah,---- _kebanyakan dari kita masih menyembah negara-negara yang menghancurkan kita, manusia non-Barat, tapi bangga tampil Sok ke-Barat2an. Kita sesungguhnya manusia yang  bermental Budak Barat._

Kita menjadi manusia pembenci dan penakut, serta kita semua percaya pada semua kebohongan yang diproduksi secara sistematis dan masif oleh Barat.

Misalnya, tentang cerita seorang yang  meninggalkan negara kita merantau ke Barat. Lalu kemudian dia bercerita betapa luar biasanya Barat.  Padahal orang ini hanyalah sedang menceritakan kehidupan yang lebih baik untuk diri-nya sendiri di Barat. Ini modus menjelek-jelekkan bangsa dan negaranya sendiri, memuja-muji Barat untuk membikin dirinya sendiri seolah orang yang hebat karena hidup di negara Barat sana.

_*" Apakah Anda ingin hidup di bumi yang didominasi oleh Barat selama 400 tahun lagi?  Jika Anda melakukannya, lakukan apa yang Anda mau. Tapi saya tidak akan mau! "*_

πŸ’’ *Bila Amerika Berhasil Runtuhkan China*

Apakah Anda tahu apa yang akan terjadi pada kita semua jika keinginan sakit Amerika ini menjadi kenyataan dan premanisme globalnya membuat Tiongkok runtuh?  Tidak ada untungnya sama sekali bagi kita semua. Malah banyak bangsa dan negara yang malahan jadi rugi...

  Akan lebih banyak perbudakan, pembajakan dan perjarahan atas sumber daya alam kita dengan  pemerintahan korup yang lemah, _neo-kolonialisme_, invasi, perubahan rezim secara paksa, sanksi ekonomi, kesengsaraan yang sengaja diciptakan oleh Amerika.

πŸ’’  *Bukankah kita sudah melihat ini semua?*

Contohnya, Libya, Kuba, Venezuela, Yugoslavia, Belarusia, Irak, Iran, Vietnam, Uni Soviet. Pokoknya, semuanya harus dihancurkan,   _" Beristirahat Dalam Damai "_.  Bahkan Perancis dan Jepang. 

      Apa yang dilakukan oleh Amerika Serikat ketika negara lain mengatakan TIDAK, atau menjadi terlalu kuat, terlalu pandai dalam persaingan yang jujur?

    Contohnya, Jepang adalah negara penganut demokrasi gaya Barat yang dipenuhi oleh pasukan AS, dengan Konstitusi Pasifis yang ditulis oleh AS dan hampir tidak ada militer dan pemerintah serta rakyat yang sangat pro-AS.  Dan Jepang masih dihancurkan oleh Amerika ketika tampaknya akan menjadi negara ekonomi #1 di  tahun 80-an dulu.

πŸ’’ *China, dari Mitra Penting Amerika, Dijadikan Ancaman Nomor Satu Bagi Dunia*

      Saya ingat 10-15 tahun yang lalu, ketika Tiongkok masih relatif miskin dan impoten, dan Bush dan Obama akan berbicara tentang China semanis madu. 

     Obama dengan senang-hati makan malam dengan Xi Jinping pada akhir 2015, dan menyebut bahwa China sebagai mitra penting bagi Amerika Serikat, dan mengatakan AS menyambut kebangkitan China.  Tapi terbukti itu semua hanyalah  omong kosong Amerika !!!  

Di suatu saat, Biden yang sedang  bersama Obama pada akhir 2015 sebagai Wakil Presiden, dengan marah menegur seorang reporter yang hanya mengatakan bahwa Biden dan Xi adalah teman lama.

   Amerika telah melepas atau membongkar sendiri topengnya. China telah berhasil, tapi bagi Amerika dan semua negara sekutu-nya, China tidak seharusnya berhasil, jadi sekarang China harus diakhiri. Kok hanya dalam waktu tempo 5 tahun saja, Amerika bikin China diubah dari "mitra penting" menjadi "ancaman nomor satu bagi dunia ?". Sungguh hal ini sangat menghina akal sehat seluruh umat manusia dan segala bangsa se-dunia !!

πŸ’’  *Bantulah China Demi Masa Depan Dunia Kita*

    Kita harus membantu dan mendukung China untuk terus mendaki ke puncak, dan memberinya solidaritas yang serius saat dia bertahan dalam Perang Dingin yang baru saat ini, yaitu gempuran halalkan segala cara dari negara-negara  #Nekolim, _neo-kolonialisme & imperialisme Barat_.

Dan semuanya ini berlansung sudah sangat lama, yaitu total 400 ratusan tahun lebih. Dan kini, China adalah negara non-Barat pertama yang bahkan hampir mencapai status kepentingan global yang tertinggi.

   China mirip dengan anggota pertama dari keluarga miskin yang pergi ke universitas.  Inilah keluarga bangsa kita untuk meraih masa depan dunia yang jauh lebih baik.

      Dan ketika China mencapai puncak, percayalah, itu tidak akan menjadi pengulangan dari penjajahan dan penjarahan Kekaisaran Prancis, Inggris, ataupun Amerika.

_*" Tidak akan ada satupun negara berkembang di dunia ini yang akan menjadi lebih buruk karena China menjadi #1.  Akan ada sesuatu yang baik dalam hal ini untuk kita semua, Jadi marilah kita semua bangun. Wake up, Friends! "*_

_Oleh : Ismail Bashmori adalah pengamat China, warga Kanada keturunan Mesir._

=================

_Copas dari hasil terjemahan, kemudian diedit kembali oleh DGP agar lebih mudah dipahami._ ✒️

[22-02-2023]


Kamis, 27 April 2023

Yesus Mengubah Akhir yang Tiada Harap Menjadi Harapan yang Tiada Akhir


Yesus Mengubah Akhir yang Tiada Harap Menjadi Harapan yang Tiada Akhir

28 April 2023

Bacaan Hari ini:  2 Korintus 1:9-10
πŸ”– "Bahkan kami merasa, seolah-olah ==> kami telah dijatuhi hukuman mati.
πŸ‘‰ Tetapi hal itu terjadi, ==> supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri,
πŸ—️ tetapi hanya kepada Allah yang  ==> membangkitkan orang-orang mati.
🫡 Dari kematian yang begitu ngeri ==> Ia telah dan akan menyelamatkan kami:
✍️ kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa ==> Ia akan menyelamatkan kami lagi."
--------------
✍️ Tuhan bekerja dalam hidup Anda seturut dengan ==> ekspektasi Anda.
πŸ’‘ Rasul Paulus ==> tahu benar hal ini.
Dia berkata dalam ==> 2 Korintus 1:9-10,
πŸ”– "Bahkan kami merasa, seolah-olah ==> kami telah dijatuhi hukuman mati.
πŸ‘‰ Tetapi hal itu terjadi, ==> supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri,
πŸ—️ tetapi hanya kepada Allah yang  ==  membangkitkan orang-orang mati.
🫡 Dari kematian yang begitu ngeri ==> Ia telah dan akan menyelamatkan kami:
✍️ kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa ==> Ia akan menyelamatkan kami lagi."

πŸ‘‰πŸ½ Pada satu titik tertentu ==> dalam kehidupan,
🫡🏽 Anda akan menemui ==> jalan buntu
✍🏽 ketika Anda tak lagi dapat melihat  ==> harapan dari perspektif manusia.
✏️ Akan tetapi, ==> ada tujuan di balik itu:
πŸ“ untuk mengajarkan Anda agar
==> tetap percaya kepada Tuhan.
πŸ”– Kadang hidup ini ==> tampak sangat
πŸ’₯ kejam dan
πŸ’₯ gila.
πŸ€” Mengapa Tuhan membiarkan ==> itu terjadi?
✍️ Supaya Anda dapat belajar untuk tetap berpegang kepada-Nya, ==> ketimbang mengandalkan
πŸ‘‰ kekuatan dan
🫡 kepintaran Anda sendiri.

πŸ—️ Ada tiga macam keselamatan
==> yang Dia beri:

1️⃣ Tuhan memberikan keselamatan langsung.
✍️ Adakalanya, Tuhan mengubah keadaan  ==> secara ajaib,
πŸ”– contohnya, Laut Merah terbelah. Itu akan terjadi berkali-kali dalam hidup Anda, tetapi ==> tidak setiap saat.

2️⃣ Tuhan memberikan keselamatan secara personal.
πŸ‘‰πŸ» Alih-alih mengubah keadaan,
🫡🏻 Tuhan mengubah Anda ==> dari dalam.
✍🏻 Anda mendapatkan
πŸ–Š️ impian baru,
πŸ–Š️ visi baru,
πŸ–Š️ sikap baru,
πŸ–Š️ dan sudut pandang baru.

3️⃣ Tuhan memberikan keselamatan yang terakhir, ==> surga.
✋🏼 Allah tidak pernah berjanji akan
πŸ‘‰πŸΌ menghilangkan semua rasa sakit Anda atau
🫡🏼 menyelesaikan setiap masalah Anda di dunia ini.
πŸ”– Di Bumi, ==> ada
🧷 rasa sakit,
🧷 kesedihan,
🧷 dan penderitaan.
πŸ“ Keselamatan yang terakhir yang Dia janjikan ialah ==> suatu saat tidak akan ada lagi yang namanya
✏️ rasa sakit,
✏️ kesedihan,
✏️ penderitaan,
✏️ dan sakit hati.

✍️ Hanya ada satu cara untuk
==> kita sampai ke Surga.
πŸ’‘ Yesus berkata, "Akulah jalan dan kebenaran  dan hidup. ==> Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku"
πŸ“– (Yohanes 14: 6).
πŸ”– Ketika Anda berada di jalan buntu,
πŸ‘‰ Yesus dapat mengambil ==> akhir yang tiada harap,
🫡 dan mengubahnya ==> menjadi harapan yang tiada akhir.

⁉️ Apakah saat ini Anda berada di jalan buntu?
‼️ Saya mengundang Anda untuk menyerahkan  sepenuhnya situasi buntu itu dan hidup Anda  ==> kepada Yesus Kristus.
πŸ—️ Dia akan ==> menolong Anda.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana Anda pernah mengalami keselamatan dari Tuhan di masa lampau?

- Apa pun fase iman Anda saat ini, apa yang Anda harap Tuhan lakukan dalam hidup Anda?

- Bagaimana dengan memercayakan hidup Anda kepada Yesus Kristus mengubah cara Anda dalam menghadapi kesulitan atau jalan buntu dalam perjalanan iman Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 1-2; Lukas 19:28-48
____________
πŸ—️ Inilah kebenaran:
✍️ Tuhan telah memberikan Anda  ==> keselamatan
✍️ maka Dia juga akan
==> menyelamatkan Anda dari
πŸ‘‰ keadaan Anda saat ini, ini
🫡 begitu pula di masa depan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Jesus Turns Your 'Hopeless End' Into 'Endless Hope'
By Rick Warren

"This happened that we might not rely on ourselves but on God, who raises the dead. He has delivered us . . . and he will deliver us again. On him we have set our hope that he will continue to deliver us." 2 Corinthians 1:9-10 (NIV)
--------------------
God works in your life according to your expectation. The apostle Paul knew this. He said in 2 Corinthians 1:9-10, "This happened that we might not rely on ourselves but on God, who raises the dead. He has delivered us . . . and he will deliver us again. On him we have set our hope that he will continue to deliver us" (NIV).

At some point in life, you'll reach a dead end—when you see no hope from a human perspective. But your dead end has a purpose: to teach you to trust in God. Sometimes life seems so bad and out of control. Why does God let that happen? So you can learn to trust in him instead of trusting in your own ingenuity and cleverness.

Here's what's true: God has delivered you in the past, he's likely delivering you from circumstances now, and he will deliver you in the future. God uses three different kinds of deliverance:

1. God uses circumstantial deliverance. Sometimes God miraculously alters the circumstance, and the Red Sea splits. That will happen many times in your life, but it's not going to happen all the time.

2. God uses personal deliverance. Instead of changing the circumstance, God changes you from the inside. You get a new dream, a new vision, a new attitude, and a new perspective.

3. God's ultimate deliverance is heaven. God has not promised to remove all your pain in this world or solve every one of your problems. On Earth, there is pain, sorrow, and suffering. The ultimate deliverance will be one day in heaven, where there will be no pain, no sorrow, no suffering, and no heartache.

There is only one way to get to Heaven. Jesus said, "I am the way and the truth and the life. No one comes to the Father except through me" (John 14:6 NIV). When you're at a dead end, Jesus can take that hopeless end and turn it into an endless hope.

Are you at a dead end? I invite you to take that dead-end situation and your own life and give them to Jesus Christ. Jesus always looks out for your best interests.


Rabu, 26 April 2023

Hadapi Kenyataan dengan Iman


27 April 2023

Bacaan Hari ini:  2 Korintus 4:18
✏️ "Sebab kami tidak memperhatikan  ==> yang kelihatan,
πŸ“ melainkan ==> yang tak kelihatan,
πŸ‘‰ karena yang kelihatan adalah  ==> sementara,
🫡 sedangkan yang tak kelihatan adalah  ==> kekal."
----------------
πŸ”– Ketika Anda mengejar impian
==> yang diberikan oleh Tuhan atas Anda,
πŸ“ tak dapat dihindari Anda akan berada di satu titik di mana ada hal-hal yang ==> di luar kendali Anda dan
✏️ Anda merasa ==> tidak ada jalan keluar.
✍️ Di tengah keadaan yang sepertinya sudah hilang harapan ini, ==> Anda membutuhkan mujizat Tuhan.

πŸ”– Ketika berada di fase buntu ini,
πŸ“ sesungguhnya Allah sedang
==> mendewasakan iman Anda.
✏️ Jadi, hadapilah kenyataan dengan  ==> iman.

✍️ Hal paling buruk yang tidak boleh Anda lakukan saat menemui jalan buntu ialah  ==> berpura-pura tidak ada masalah.
✍️ Beriman ==> bukan berarti Anda menyangkal kenyataan.
πŸ”– Iman ==> tidak berkata,
πŸ’¬ "Saya baik-baik saja"
πŸ’­ padahal ==> Anda sedang terluka.
πŸ”– Iman ==> tidak berkata,
πŸ’¬ "Saya tidak terluka"
πŸ’­ padahal ==> Anda sedang menderita.
πŸ”– Iman ==> tidak berkata,
πŸ’¬ "Saya bahagia"
πŸ’­ padahal ==> Anda sedang bersedih.
πŸ‘‰πŸ½ Itu bukan iman.
🫡🏽 Itu kepalsuan!

✏️ Ada satu kesalahpahaman dalam Kekristenan yang pada dasarnya mengajarkan  ==> untuk menyangkal semua masalah Anda.
πŸ“ Namun, pemikiran yang seperti itu  ==> tidak berasal dari Yesus.

πŸ”– Itu lebih tepatnya seperti
==> pemikiran Pollyanna,
πŸ“ sebuah karakter fiksi yang mempunyai pandangan hidup yang ==> tidak realistis,
✏️ yang hanya melihat ==> hal-hal positif dan
✏️ mengabaikan sepenuhnya apa pun  ==> yang negatif.

πŸ‘‰ Ketika Anda beriman pada ==> Allah,
🫡 Anda tidak boleh ==> menyangkal kenyataan.
✍️ Iman adalah menghadapi kenyataan  ==> tanpa berputus asa karenanya.
πŸ‘‰ Ketika Anda memiliki iman,
🫡 Anda yakin dan percaya bahwa ==> Allah dapat mengubah kedaaan.

Anda tak dapat membangun keluarga  ==> diatas fantasi Pollyanna
tetapi Anda dapat membangun keluarga  Anda ==> di atas iman.
Anda tak dapat membangun bisnis ==> di atas khayalan
tetapi Anda dapat membangun bisnis Anda  ==> di atas iman.
Anda tidak dapat membangun kehidupan  ==> di atas angan-angan
tetapi Anda dapat membangun kehidupan  Anda ==> di atas iman.

πŸ€” Bagaimana caranya?
✍️ Lihatlah ==> jauh melebihi persoalan Anda:
✏️ "Sebab kami tidak memperhatikan  ==> yang kelihatan,
πŸ“ melainkan ==> yang tak kelihatan,
πŸ‘‰ karena yang kelihatan  adalah   ==> sementara,
🫡 sedangkan yang tak kelihatan adalah ==> kekal"
πŸ“– (2 Korintus 4: 18).

☑️ Jika Anda melihat dunia,
✔️ Anda akan tertekan;
πŸ‘‰ ada masalah di mana-mana!
☑️ Jika Anda melihat ke dalam,
✔️ Anda akan mengalami depresi,
🫡 karena ada banyak hal ==> yang perlu diubah dalam hidup Anda.
πŸ‘‰ Tetapi jika Anda melihat ==> Yesus Kristus,
🫡 Anda akan menemukan ==> kelegaan.
✍️ Apa yang Anda fokuskan
==> akan membentuk realita Anda.

πŸ”– Ketika Anda mulai melihat masalah Anda, ==> Anda akan tenggelam.
✏️ Tetapi jika Anda ==> melihat Yesus
πŸ“ jika Anda melihat ke arah Pembebas Anda daripada ==> kesukaran Anda
✍️ maka Anda akan berhasil ==> melewatinya.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana selama ini Anda membangun hidup Anda di atas angan-angan sebab Anda takut menghadapi kenyataan?

- Setelah Anda menerima kenyataan hidup Anda, menurut Anda apa yang Tuhan ingin Anda lakukan?

- Apa artinya berfokus pada Pembebas Anda daripada kesukaran Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 23-24; Lukas 19:1-27
_____________
✍️ Beriman berarti menghadapi kenyataan tanpa berkecil hati,
πŸ—️ sebab Anda tahu ==> Tuhan lebih besar dari masalah apa pun

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Face the Facts With Faith
By Rick Warren

"We fix our eyes not on what is seen, but on what is unseen, since what is seen is temporary, but what is unseen is eternal." 2 Corinthians 4:18 (NIV)
------------------
When you're chasing a dream God has given you, you'll inevitably hit a place where it seems things are out of your control and there's no way out. Short of a miracle from God, it's a hopeless situation. You're in the dead-end phase of God growing your faith.

When you hit a dead end, you need to face the facts with faith.

The worst thing you can do at a dead end is pretend there isn't a problem. Having faith doesn't mean you deny reality. Faith isn't saying, "I'm not in pain" when, in fact, you are. It's not saying, "I don't hurt" when you really do. It's not saying, "I'm happy" when you're grieving. That's not faith. That's phoniness!

Faith is facing the facts without being disheartened by them, because you know God is greater than the problem.

There is a brand of Christianity that basically says to deny all of your problems. Just have a positive confession. Name it and claim it. But that kind of thinking doesn't come from Jesus. It's more reflective of Pollyanna, a fictional character whose unrealistic view of life only sees the positive while completely ignoring anything negative. Pollyanna is not exactly a good theologian.

When you have faith, you don't have to deny reality. Faith is facing reality without being discouraged by it. When you have faith, you know that God can change a situation.

You can't build a family on a Pollyanna fantasy—but you can build your family on faith. You can't build a business on fantasy—but you can build a business on faith. You can't build a life on fantasy—but you can build your life on faith.

How do you do that? You look beyond your circumstances: "We fix our eyes not on what is seen, but on what is unseen, since what is seen [the problem] is temporary, but what is unseen [God's power] is eternal" (2 Corinthians 4:18 NIV).

If you look at the world, you're going to be distressed; there are problems everywhere! If you look within, you're going to be depressed, because there are a lot of things that need changing in your life. But if you look at Jesus Christ, you'll be at rest. What you focus on shapes what your reality looks like.

When you start looking at your problem, you're sunk. But if you look at Jesus—if you look toward your Deliverer rather than the difficulty—then you'll make it.


Selasa, 25 April 2023

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Harapan Anda Mati


26 April 2023

Bacaan Hari ini:  Roma 4:18
πŸ”– "Sebab sekalipun tidak ada dasar ==> untuk berharap,
✏️ namun Abraham ==> berharap juga dan percaya
πŸ“ bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, ==> menurut yang telah difirmankan:
‼️ "Demikianlah banyaknya ==> nanti keturunanmu."
-------------------
⁉️ Bagaimana Anda tahu ==> kapan pengharapan Anda telah mati dalam hidup Anda?
‼️ Ketika Anda menggunakan kata ==> "tidak akan pernah."
Saya tidak akan pernah ==> menikah.
Saya tidak akan pernah ==> lulus.
Saya tidak akan pernah ==> sembuh.
Saya tidak akan pernah ==> keluar dari jerat utang.
Saya tidak akan pernah bisa
πŸ“ melepaskan masa lalu saya dan
πŸ“ melupakan semua
▫️ rasa malu dan
▫️ rasa sakit ini.
Saya tidak akan pernah bisa ==> berubah.
Saya tidak akan pernah melihat ==> situasi ini membaik.
‼️ Saat itulah ==>  harapan Anda telah mati
☑️ saat Anda
✔️ menemui jalan buntu dan
✔️ tidak melihat jalan keluar.

πŸ€” Apa yang Anda lakukan ==> ketika harapan Anda telah pupus?
πŸ“– Roma 4:18 mengatakan,
πŸ”– "Sebab sekalipun tidak ada dasar ==> untuk berharap,
✏️ namun Abraham ==> berharap juga dan percaya
πŸ“ bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, ==> menurut yang telah difirmankan:
‼️ "Demikianlah banyaknya
==> nanti keturunanmu."

πŸ‘‰πŸ½ Ketika Anda ==> menemui jalan buntu
🫡🏽 ketika berharap saja sulit
✍️ Anda membutuhkan ==> Alkitab.
πŸ• Bacalah.
πŸ•‘ Pelajarilah.
πŸ•’ Hafalkanlah.
πŸ•“ Renungkanlah.
πŸ•” Tulislah di buku catatan kecil,
✍️ dan bawalah itu ==> ke mana pun Anda pergi.

πŸ’‘ Alkitab berisikan ==> janji-janji Allah,
✍️ tidak ada hal lain ==> yang bisa menguatkan Anda seperti itu.
πŸ‘‰ Ketika Anda == mengandalkan Firman-Nya dan
🫡 berpegang pada ==> janji-janji-Nya,
πŸ‘‰ itu akan menyegarkan kembali ==> jiwa Anda.
Anda tidak akan panik
🫡 sebab Anda ==> akan diingatkan bahwa,
✍️ meski ada sesuatu yang di luar kuasa Anda, ==> Allah pegang kendali.

✍️ Jalan buntu merupakan
==> ujian atas iman Anda.
πŸ’‘ Alkitab berkata dalam ==> Ibrani 11:17,
✍️ "Karena iman,
πŸ‘‰ maka Nuh dengan petunjuk Allah  ==> tentang sesuatu yang belum kelihatan-
🫡 dengan taat mempersiapkan bahtera  ==> untuk menyelamatkan keluarganya;
πŸ“ dan karena iman itu ==> ia menghukum dunia,
✏️ dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, ==> sesuai dengan imannya."
πŸ‘‰ Ketika Allah memerintahkan Abraham  untuk ==> mengorbankan putranya,
🫡 Abraham tidak sekali pun ==> terkejut.
Dia tidak panik
✏️ sebab ia ingat ==> apa yang dapat dilakukan oleh Allah.
πŸ“ Dia mengandalkan ==> apa yang telah Allah janjikan padanya.

πŸ”– Terkadang, ==> seperti yang terjadi pada Abraham,
✏️ Tuhan kelihatannya ingin Anda  ==> melepaskan impian Anda yang paling berharga.
πŸ“ Bisakah Anda menyerahkan itu sepenuhnya kepada-Nya ==> di dalam iman,
percaya pada pembebasan
==> yang akan Dia beri?

πŸ‘‰πŸΎ Mungkin Anda berada di jalan buntu  ==> sekarang,
🫡🏾 dan sepertinya ==> tidak ada jalan keluar.
πŸ”– Dengarkan ini:
✍️ Itu tidak sesuram ==> kelihatannya.
πŸ”– Apabila saat ini ==> Anda tidak melihat jalan keluar,
✏️ itu karena Anda melihat ==> dari sudut pandang manusia,
πŸ“ bukan ==> dari sudut pandang Allah.

πŸ“– Roma 4:20 mengatakan,
πŸ‘‰ "Tetapi terhadap ==> janji Allah
ia tidak bimbang ==> karena ketidakpercayaan,
🫡 malah ia diperkuat dalam ==> imannya dan
πŸ‘ ia memuliakan Allah."

✍️ Sebuah janji adalah ==> sebaik karakter orang yang membuatnya.
πŸ’‘ Alkitab mengatakan bahwa Allah tidak berbohong sebab ==> Dia adalah kebenaran.
✍️ Jika Dia telah berjanji kepada Anda,
==> maka Dia akan memenuhinya.
πŸ‘‰ Itu akan terjadi persis dengan
==> apa yang Dia katakan.
🫡 Ketika Anda ==> berada di jalan buntu,
✍️ percayalah pada ==> kebenaran-Nya.

*Renungan hal ini*:
- Bahkan jika saat ini Anda tidak menemui jalan buntu sekali pun, bagaimana cara Anda untuk menggunakan Firman Tuhan dalam mempersiapkan diri Anda pada fase iman itu?

- Apa janji-janji Allah yang menguatkan Anda ketika Anda berada di jalan buntu?

- Menurut Anda bagaimana Allah akan merespons seseorang yang datang kepada Firman-Nya saat ia menghadapi jalan buntu?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 21-22; Lukas 18:24-43
___________
πŸ—️ Percayalah,
πŸ”– sesulit apapun hidup Anda ==> saat ini,
✍️ Allah sedang memegang kendali ==> atas hidup Anda.
πŸ‘‰ Anda berada ==> ditangan yang tepat,
🫡 jika Anda menyerahkan ==> kendali sepenuhnya di tangan Allah.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
What to Do When Your Hope Dies
By Rick Warren

"Abraham, when hope was dead within him, went on hoping in faith . . . He relied on the word of God." Romans 4:18 (PHILLIPS)
------------------------
How do you know when hope has died in your life? You start using the word "never." I'm never going to get married. I'm never going to graduate. I'm never going to get well. I'm never going to get out of debt. I'm never going to be able to let go of my past and forget all of that shame and heartache. I'm never going to be able to change. I'm never going to see this situation turn around. That's when hope has died—when you have reached a dead end and don't see a way out.

What do you do when your hope dies? Romans 4:18 says, "Abraham, when hope was dead within him, went on hoping in faith . . . He relied on the word of God" (PHILLIPS).

When you are at a dead end—when it's hard to hold on to hope—you need the Bible. Read it. Study it. Memorize it. Think about it. Write it down on little notecards and take them wherever you go.

The Bible is full of promises, and nothing else can encourage you like it can. When you rely on the Word and trust in its promises, it will revive you emotionally. You won't panic because you'll be reminded that, even though something is out of your control, it's not out of God's control.

A dead end is a test of your faith. The Bible says in Hebrews 11:17, "While God was testing him, Abraham still trusted in God and his promises, and so he offered up his son Isaac" (TLB). When God said he wanted Abraham to sacrifice his son, Abraham didn't blink an eye. He didn't panic—because he remembered what God could do. He relied on what God had promised him.

Sometimes, like it did for Abraham, it looks like God wants you to give up your most precious dream. Can you offer that to him in faith, trusting in God's deliverance?

Maybe you're at a dead end now, and it seems there is no way out. Hear this: Things are never as bleak as they seem. If you see no way out, it's because you're looking from a human viewpoint, not God's.

Romans 4:20 says, "Abraham never doubted. He believed God, for his faith and trust grew ever stronger, and he praised God for this blessing even before it happened" (TLB).

A promise is only as good as the character of the person who makes the promise. The Bible says God cannot lie because he is complete truth. If he makes a promise to you, he's going to fulfill it. It will happen exactly as he has said. When you're at your dead end, trust in God's truth.


Senin, 24 April 2023

Ketika Berada di Jalan Buntu, Tuhan dapat Memerdekakan Anda


25 April 2023

Bacaan Hari ini:  Roma 4:17
πŸ”– "Seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan ==> menjadi bapa banyak bangsa"
✏️ di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, ==> yaitu Allah
πŸ“ yang menghidupkan orang mati dan
πŸ“ yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada ==> menjadi ada."
---------------
πŸ”– Fase kelima yang Tuhan gunakan untuk  ==> meningkatkan iman Anda ialah
πŸ“Œ ketika Anda menemui jalan buntu dan
πŸ“Œ ketika impian Anda kelihatannya ==> sudah berubah jadi debu.
πŸ”– Mungkin Anda merasa impian Anda telah berakhir, ==> tetapi itu tidak!
✍️ Sesungguhnya Anda baru saja pindah ke fase berikutnya yang Tuhan gunakan untuk  ==> meningkatkan iman Anda.

πŸ”– Selama fase buntu ini, ==> semuanya akan terlihat tak masuk akal.
πŸ“Œ Akan ada banyak hal yang ==> di luar kuasa Anda,
πŸ“Œ dan Anda tak dapat berbuat apa-apa.
πŸ”– Pada fase ini, ==> Anda
πŸ“ mungkin akan mendengar
πŸ“ dan mungkin mengalami
πŸ’¬ kata-kata buntu seperti
πŸ—―️ "kanker,"
πŸ—―️ "cerai,"
πŸ—―️ "bangkrut,"
πŸ—―️ "mandul,"
πŸ—―️ atau "pengangguran."

πŸ”– Anda akan mendapati diri Anda bertanya,
"Mengapa ini terjadi padaku?
Tuhan, apakah ada kehendak-Mu ==> yang aku lewatkan?
Apakah impian ini adalah kehendakku saja, ==> bukan kehendak-Mu?"
πŸ‘‰ Bila Anda mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan itu,
🫡 artinya Anda sedang berada
==> di jalan buntu,
✍️ dan Anda membutuhkan
==> kemerdekaan dari Tuhan.

✏️ Ketika Anda terjebak dan sedang menunggu Tuhan untuk ==> membebaskan Anda,
πŸ“ ingatlah ==> apa yang bisa Tuhan lakukan.
πŸ‘‰ Mungkin ada keadaan yang ==> di luar kendali Anda,
🫡 tetapi ingatlah ==> tidak ada yang tidak bisa Tuhan kendalikan.
πŸ‘‰πŸ½ Ketika Anda dihadapkan ==> pada jalan buntu,
✋🏽 janganlah fokus pada ==> apa yang tidak mampu Anda lakukan.
🫡 Sebaliknya, fokuslah pada ==> apa yang mampu Tuhan lakukan.

πŸ“– Roma 4:17 mengatakan,
πŸ”– "Seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan ==> menjadi bapa banyak bangsa"
✏️ di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, ==> yaitu Allah
πŸ“ yang menghidupkan orang mati dan
πŸ“ yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada ==> menjadi ada."

πŸ’‘ Berikut ini dua dari banyak hal yang dapat dilakukan Allah ==> yang tidak dapat Anda lakukan:
☝️ Dia dapat ==> menghidupkan orang mati.
✌️ Kedua, Dia dapat ==> menciptakan sesuatu dari ketiadaan.
πŸ‘‰ Jika Allah dapat menghidupkan orang mati, ==> tentunya
πŸ‘Œ Dia dapat ==> menghidupkan karir yang mati.
πŸ‘Œ Dia dapat ==> menghidupkan pernikahan Anda yang telah mati.
πŸ‘Œ Dia dapat ==> menciptakan sesuatu dari impian Anda yang telah terkubur.
🫡 Dia juga dapat ==> mendatangkan peluang baru dari kebuntuan finansial Anda.

πŸ‘‰ Abraham ==> percaya kepada Allah.
🫡 Itu lebih dari ==> berpikiran positif;
✍️ itu ==> iman.
πŸ“ Berpikir positif ==> bekerja dengan baik dalam situasi yang bisa Anda kendalikan.
✏️ Akan tetapi, berpikir positif
==> berbeda dengan beriman,
πŸ”– dan itu tidak cukup berkuasa
==> saat Anda menemui jalan buntu.

πŸ”– Dalam situasi-situasi yang berada ==> di luar kuasa Anda,
✏️ berpikir positif ==> tidak akan menolong.
πŸ“ Itu tidak akan mengubah keadaan
πŸ‘‰ Oleh sebab itulah, saat menghadapi  ==> hal-hal yang di luar kuasa Anda,
🫡 Anda memerlukan sesuatu yang lebih dari  ==> sekadar sikap mental yang positif.
✍️ Anda membutuhkan iman kepada Tuhan  karena ==> Dia dapat mengendalikan apa yang tidak dapat Anda kendalikan.

πŸ’‘ Yesus berkata dalam ==> Lukas 18:27,
✍️ "Apa yang tidak mungkin bagi manusia,  ==> mungkin bagi Allah."
πŸ“ Allah sangat ahli ==> dalam hal-hal yang mustahil.
✏️ Dia melakukan mujizat ==> setiap saat
✍️ dan Dia dapat melakukannya juga  ==> dalam hidup Anda!

Renungkan hal ini:
- Kapan Anda pernah melihat Tuhan menghidupkan kembali jalan yang buntu? Bagaimana hal itu telah mengubah Anda?

- Mengapa terkadang sulit untuk mengakui bahwa ada sesuatu yang di luar kuasa Anda? Apa bedanya ketika Anda mengakuinya?

- Apa jalan buntu yang sedang Anda hadapi hari ini? Seperti apakah merespons dengan iman, bukan dengan pikiran yang positif?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 19-20; Lukas 18:1-23
__________
⁉️ Apa jalan buntu yang sedang Anda hadapi==> hari ini?
‼️ Tuhan siap mengubah jalan buntu itu  ==> menjadi kemerdekaan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
When You're at a Dead End, God Can Deliver You
By Rick Warren

"Abraham believed in the God who brings the dead back to life and who creates new things out of nothing." Romans 4:17 (NLT)
----------------
In this series, we're learning how God takes us through the Six Phases of Faith—a dream, decision, delay, difficulty, dead end, and deliverance—over and over again throughout our lives to grow our faith and develop our character.

The fifth phase God uses to grow your faith happens when you hit a dead end and it seems like your dream has turned to dust. It may feel like the dream is over, but it's not. You've just moved into the next phase God uses to grow your faith.

During the dead-end phase, nothing makes sense. Things are out of your control, and you can't do anything about it. In this phase you may hear—and experience—dead-end words like "cancer," "divorce," "bankruptcy," "infertility," or "unemployment."

You'll find yourself asking, "Why is this happening to me? God, did I miss your will? Was this dream just something I thought up myself and not from you?" When you start asking those questions, you're at a dead end, and you need God's deliverance.

While you're stuck and waiting for deliverance, you need to remember what God can do. The situation may be out of your control, but it's not out of God's control. When you face a dead end, don't focus on what you can't do. Focus instead on what God can do.

Romans 4:17 says, "Abraham believed in the God who brings the dead back to life and who creates new things out of nothing" (NLT).

Here are two of the many things God can do that you can't do: First, he can give life to the dead. Second, he can create something out of nothing. If God can give life to a dead man, he can give life to a dead career. He can bring life to your dead marriage. He can create something out of your dead dream. He can bring something new out of a financial dead end.

Abraham believed in God. That wasn't just positive thinking; it was faith. Positive thinking works fine in situations you can control. But positive thinking is not faith, and it's not enough when you find yourself at a dead end.

In situations that are out of your control, positive thinking is worthless. It doesn't change the situation! When you face things that are out of your control, you need something more than a positive mental attitude. You need faith in God, because he can control what you can't.

Jesus says in Luke 18:27, "What is impossible with man is possible with God" (NIV). God specializes in the impossible. He works miracles all the time—and he can work them in your life too!

What dead end are you facing today? God is ready to turn your dead end into deliverance.