Senin, 27 April 2020

Cabin Fever

*Cabin Fever "Menghantui" Masyarakat yang Terlalu Lama Tinggal di Rumah*

KOMPAS.com -  *Cabin fever* adalah _emosi atau perasaan sedih yang muncul akibat terlalu lama "terisolasi" di dalam rumah ataupun tempat tertentu._ Selain itu, merasa terputus dari "dunia luar" juga bisa menyebabkan munculnya cabin fever.

Di masa pandemi virus corona atau Covid-19, masyarakat harus lebih waspada dengan  cabin fever. Sebab, banyak dari kita yang harus tinggal di rumah sampai waktu yang belum ditentukan, guna mengurangi risiko penyebaran virus corona.

*Gejala cabin fever*

Di tengah masa pandemi virus corona, para ahli percaya bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap cabin fever. Sebab, tanpa penanganan yang tepat, gejala cabin fever akan sulit dikontrol.

Gejala cabin fever tidak hanya sekadar merasa bosan saja. Tapi jauh lebih serius dari itu. Berikut ini adalah gejala cabin fever yang harus diwaspadai selama masa darurat virus corona:

• Kegelisahan
• Turunnya motivasi
• Mudah tersinggung
• Mudah putus asa
• Sulit berkonsentrasi
• Pola tidur tidak teratur
• Sulit bangun dari tidur
• Lemah lesu
• Sulit percaya pada orang di sekitar
• Tidak sabaran
• Merasa sedih dan depresi untuk waktu yang lama

Beberapa orang yang bisa menemukan "distraksi" tepat di dalam rumah, mungkin dapat menghindari berbagai gejala cabin fever di atas.

Meski begitu, sebagian dari kita mungkin akan merasa kesulitan menjalani hidup di dalam rumah, selama gejala cabin fever masih menghantui.

*Tips untuk mencegah cabin fever selama masa pandemi*

Sebenarnya, bepergian ke luar rumah adalah cara ampuh untuk mencegah cabin fever. Tapi, mengingat masa darurat virus corona belum usai, bepergian ke luar rumah bukanlah opsi yang bijak.

Jika bepergian ke luar rumah bukanlah pilihan yang bisa diambil, beberapa tips mencegah cabin fever di bawah ini bisa dicoba:

*1. Membawa "dunia luar" ke dalam rumah*

Kalaupun kamu tidak bisa bepergian ke luar rumah, terdapat beberapa cara untuk membawa "dunia luar" ke dalam rumah, seperti:

- Membuka jendela untuk menghirup udara luar
- Memberi makan hewan di luar rumah, seperti burung, kucing, atau anjing liar yang suka "mampir" ke halaman rumah
- Menanam bunga yang bisa membawa wangi "dunia luar" ke dalam rumah
- Bercocok tanam di dalam rumah

Jangan remehkan berbagai kegiatan di atas. Sebab, mereka bisa mengobati perasaan rindu dunia luar akibat virus corona.

*2. Buatlah rutinitas*

Jangan jadikan work from home atau bekerja dari rumah sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Buatlah rutinitas yang bisa menjaga jadwal sehari-hari.

Misalnya, tetaplah bangun atau mandi di pagi hari, supaya tubuh dan pikiran tetap terjaga. Kemudian, bekerjalah di depan laptop, layaknya sedang berada di kantor. Tapi ingatlah jam istirahat. Jangan malah bekerja dari rumah membuat lupa dengan jam istirahat.

*3. Menjaga komunikasi*

Badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) menegaskan pentingnya komunikasi di tengah masa pandemi virus corona.

Dengan adanya internet dan teknologi, kita tetap bisa bertatap muka dan ngobrol dengan kekasih, sahabat, ataupun keluarga di luar kota.

Jangan remehkan kekuatan komunikasi di tengah masa darurat virus corona ini. Sebab, tetap menjaga silaturahmi di tengah kecemasan ini, bisa membuat kita merasa tidak sendirian.

Berbicara dengan teman juga dianggap sebagai cara ampuh untuk mencari solusi dari segala masalah yang dihadapi.

*4. Ekspresikan sisi kreatif*

Ekspresikan segala sisi kreatif yang kamu punya, entah itu membuat lagu, melukis, ataupun hanya memasak resep terbaru yang selama ini kamu idam-idamkan.

_Menjaga otak tetap "sibuk"_, bisa melawan rasa bosan dan kegelisahan akibat cabin fever yang mungkin dirasakan selama berdiam diri di rumah.

*5. Berkeringatlah*

Berolahraga adalah salah satu cara paling ampuh dalam mencegah cabin fever. Tidak heran, _berolahraga memang bisa membantu tubuh melepas hormon endorfin yang bisa meningkatkan suasana hati._

Ada banyak jenis olahraga yang bisa dilakukan di rumah selama masa pandemi virus corona, seperti push up, plank, hingga squat jump.

Sampai saat ini, para peneliti dari seluruh dunia belum tahu kapan masa pandemi virus corona akan berakhir. Maka dari itu, kita yang kini sedang berjuang dari dalam rumah, diharapkan terus semangat dan optimis dalam menghadapi virus corona.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar