Rabu, 04 Mei 2016

Berada Di Ujung Harapan...? Andalkan Tuhan.

Berada Di Ujung Harapan...?
Andalkan Tuhan.

05 Mei 2016

Bacaan Hari ini:
Roma 4:18 "Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap,
>> namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa,
>> menurut yang telah difirmankan: 'Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.'"
----------------------------------------------
Bagaimana Anda tahu kapan harapan telah mati dalam hidup Anda?
>> Ketika Anda mulai menggunakan kata "tidak akan pernah."
~ Aku tidak akan pernah bisa menikah.
~ Aku tidak akan pernah bisa lulus.
~ Aku tidak akan pernah bisa sembuh.
~ Aku tidak akan pernah bisa bebas dari utang.
~ Aku tidak akan pernah bisa lepas dari masa lalu, melupakan semua rasa malu dan sakit hati ini.
~ Aku tidak akan pernah bisa berubah.
~ Aku tidak akan pernah bisa melihat situasi ini berubah.

☆Di saat itulah harapan telah mati.

Apa yang Anda lakukan ketika harapan Anda telah tiada?

Roma 4:18 mengatakan,
"Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap,
>> namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa,
>> menurut yang telah difirmankan: 'Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.'"

Ketika Anda mencapai jalan buntu,
>> Anda butuh Alkitab.
~ Baca.
~ Pelajari.
~ Hafalkan.
~ Renungkan.
~ Catat di buku kecil,
~ kemudian baca dan pelajari lagi.

Alkitab penuh dengan janji-janji.

Ketika Anda mengandalkan Firman Tuhan dan percaya pada janji-janji-Nya, >> Firman-Nya akan menghidupkan Anda kembali secara rohani.
>> Tidak ada yang bisa mendorong Anda sehebat Alkitab.

Ketika Anda bergantung pada Firman Tuhan,
>> janganlah panik,
~ ingatlah bahwa meski sesuatu berada di luar kuasa Anda,
~ tapi Allah tetap pegang kuasa.

Kebuntuan adalah ujian atas iman Anda.

Alkitab mengatakan dalam (Ibrani 11:17), >> "Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak.
>> Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,"

Allah meminta Abraham mengorbankan anaknya,
>> dan Abraham tidak ragu, sekali pun.
>> Dia tidak panik sebab ia ingat apa yang bisa dilakukan Allah,
>> dan ia mengandalkan apa yang telah Allah janjikan kepadanya.

>> Apa yang terjadi apabila Tuhan mengambil impian Anda yang paling diidamkan dan meminta Anda berhenti mengejarnya?
>> Bisakah Anda melakukannya di dalam iman?

Percayalah, meski Anda tengah ada di kebuntuan,
>> Tuhan akan membebaskan Anda bila Anda memberi jawaban yang tepat.

Saat ini, beberapa dari Anda mungkin tengah berada di jalan buntu, dimana sepertinya tak ada jalan keluar.
>> Tetapi permasalahan hidup sebenarnya tak sesuram yang Anda lihat.
>> Ini terjadi karena Anda melihatnya dari sudut pandang manusia, bukan dari sudut pandang Allah.

Roma 4:20 mengatakan,
>> "Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan,
>> malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,"

Sebuah janji akan jadi sama baiknya seperti karakter orang yang membuat janji tersebut.

Alkitab mengatakan Allah tidak pernah berbohong karena Dialah kebenaran yang sejati.
>> Jika Dia memberi janji pada Anda, maka Dia akan memenuhinya.
>> Ini akan terjadi persis seperti yang telah Dia ucapkan.
>> Ketika Anda berada di jalan buntu, percayalah pada kebenaran ini.

Renungkan hal ini:

>> Meski saat ini Anda tak sedang berada di kebuntuan, bagaimana Anda bisa menggunakan Firman Tuhan untuk mempersiapkan diri menghadapi situasi iman ini?

>> Janji-janji apa dari Allah yang dapat mendorong Anda ketika Anda berada di jalan buntu?

>> Menurut Anda, bagaimana Allah akan merespon seseorang yang kembali kepada Firman-Nya ketika ia menghadapi jalan buntu?
_________________________________
Andalkan Tuhan!
>> Jika Dia memberi janji pada Anda,
>> maka Dia akan memenuhinya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar