Jumat, 26 Agustus 2016

Tempat Yang Paling Mudah Membuat Kita Berkeras Hati

Tempat Yang Paling Mudah Membuat Kita Berkeras Hati

27 Agustus 2016

Bacaan Hari ini:
Ibrani 3:12-13 "Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup. Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa."
------------------------------------------------
Di mana salah satu tempat yang paling mudah membuat kita berkeras hati? Di tempat mana pun dimana umat Tuhan berkumpul, bukan di bar atau di sekitar orang-orang yang melakukan hal-hal jahat. Tidak, tempat yang paling mudah membuat kita berkeras hati ialah di mana Anda mendengar pengajaran Firman Tuhan. Pengetahuan mendatangkan tanggung jawab. Matahari yang melelehkan lilin adalah matahari sama yang mengeringkan tanah liat. Pesan sama yang mengubahkan kehidupan seseorang bisa membuat yang lain berkata, "Saya tidak percaya."

Bila Anda datang ke gereja atau mengikuti studi Alkitab minggu demi minggu, Anda mendengar Firman Tuhan tetapi menolak untuk percaya, kian hari hati Anda akan benar-benar mengeras hingga tak bisa diperbaiki lagi. Saya bukan bermaksud menganjurkan Anda untuk tidak pergi ke gereja, tapi maksud saya adalah Anda harus pergi ke gereja dengan hati yang benar, dengan hati yang terbuka. Jika tidak, Anda malah jadi berkeras hati. Ambillah pesan Firman yang bisa memerdekakan Anda dari jerat pemikiran yang jahat.

Itulah sebabnya kebanyakan anak-anak pendeta dan mereka yang dibesarkan di lingkungan gereja seringkali adalah para pendosa yang parah. Mereka menyepelekan Firman Tuhan dan mengeraskan hati mereka dan kemudian menentangnya. Terjemahan J.B Phillips untuk Ibrani 3:12-14 mengatakan, "Oleh karena itu saudara-saudaraku, waspadalah, jangan boleh ada di antara siapa pun dari kamu yang memiliki hati yang jahat, yang menolak untuk percaya dan meninggalkan Allah yang hidup. Setiap hari, bantulah satu sama lain untuk berdiri teguh di dalam iman, selagi 'hari ini' masih disebut hari ini, dan waspadalah agar tak satu pun dari kamu yang menjadi tuli dan buta kepada Allah. Sebab, kita harus terus berbagi segala yang telah Kristus siapkan untuk kita sembari kita berpegang teguh sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula."
______________________________
Kiranya Allah membantu kita menjaga agar hati kita tetap lembut

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar