Selasa, 23 Agustus 2016

Bersiap-Siap Menghadapi Pertentangan

Bersiap-Siap Menghadapi Pertentangan

24 Agustus 2016

Bacaan Hari ini:
Keluaran 5:22-23 "Lalu Musa kembali menghadap TUHAN, katanya:
~ "Tuhan, mengapakah Kau perlakukan umat ini begitu bengis?
~ Mengapa pula aku yang Kauutus?
~ Sebab sejak aku pergi menghadap Firaun untuk berbicara atas nama-Mu, dengan jahat diperlakukannya umat ini,
~ dan Engkau tidak melepaskan umat-Mu sama sekali."
-------------------------------------------------
Kadang kita berpikir bahwa ketika kita mengikuti kehendak Tuhan, segalanya akan berjalan mulus.

Tapi sekarang saya mengerti bahwa yang terjadi biasanya malah yang sebaliknya.

Maka, ketika saya ada dalam kehendak Allah, itu artinya
~ saya harus bersiap-siap menghadapi pertentangan.

Saya melihat
~ pertentangan sebagai satu konfirmasi bahwa saya tengah melaksanakan kehendak Allah.
~ Malah, jika tidak ada penolakan, saya jadi bertanya-tanya apakah yang saya buat ini benar atau salah.

Ketika Allah mengutus Musa untuk kembali ke tanah Mesir setelah 40 tahun bersembunyi di Midian, Musa mungkin berharap bahwa ia bisa masuk istana, menyampaikan apa yang harus ia katakan kepada Firaun, dan mendengar sang raja menjawab, "Tidak masalah. Ayo, mari kita lakukan itu. Segalanya akan baik-baik saja."

Tapi bukan itu yang terjadi. Sebaliknya, Firaun menjawab, "Siapakah TUHAN itu yang harus kudengarkan firman-Nya untuk membiarkan orang Israel pergi? Tidak kenal aku TUHAN itu dan tidak juga aku akan membiarkan orang Israel pergi"(Keluaran 5:2).

Kemudian Firaun ikut memperparah keadaan. Dia mengatakan kepada mandor-mandor Israel (yang mengawasi kerja paksa bangsa Israel) bahwa pantas saja mereka bermalas-malasan, sebab mereka punya Musa yang kembali ke istana dan meminta mereka semua dibebaskan. Firaun kemudian memerintahkan agar bangsa Israel tidak lagi diberikan jerami untuk membuat batu bata. Itu artinya, mereka harus mencari jerami mereka sendiri tetapi tetap harus menyetor jumlah batu bata yang sama tanpa pengecualian.

Ketika para pemimpin Israel mengetahui perkara ini, mereka berkata kepada Musa, "Kiranya TUHAN memperhatikan perbuatanmu dan menghukumkan kamu, karena kamu telah membusukkan nama kami kepada Firaun dan hamba-hambanya dan dengan demikian kamu telah memberikan pisau kepada mereka untuk membunuh kami" (Ayat 21). Itu sungguh bencana besar buat Musa.

Jangan berkecil hati apabila Anda sudah berusaha melayani Allah atau melakukan sesuatu untuk kemuliaan-Nya tapi
~ masih mendapati bahwa orang-orang tidak mendukung Anda, atau bahkan melecehkan Anda. Sebab itu juga yang terjadi pada Musa.
___________________________________
Tetap setia dalam melayani Tuhan, segala jerih lelah Anda tidak akan pernah sia-sia

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar