Senin, 30 November 2020

Jangan Biarkan Kepahitan Menguras Emosi Anda

01 Desember 2020

Bacaan Hari ini:
Amsal 27: 3 
==> "Batu adalah berat dan 
==> pasir pun ada beratnya, tetapi 
👉 lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh."
---------------
✒️ Kepahitan 
==> bukan hanya mencekik kebahagiaan dan emosi sehat Anda, tetapi juga 
==> mencekik jiwa Anda.

✒️ Ketika Anda menyimpan kepahitan di hati Anda, maka Anda tak dapat bernafas secara spiritual.

✒️ Kepahitan hanya akan membebani Anda dan melemahkan jiwa Anda.

Amsal 27: 3 mengatakan, "Batu adalah berat dan pasir pun ada beratnya, tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh."

💥 Memilih untuk menjadi kepahitan 
📌 itu ibarat memilih untuk membawa sebuah beban besar ke mana pun Anda pergi, sepanjang waktu
📌 Itu beban yang tak ada gunanya tetapi Anda memilih untuk memikulnya.

💥 Kadang Anda mungkin berpikir bahwa Anda bisa menyakiti orang yang menyakiti Anda dengan mengingat-ingat apa yang telah terjadi — bahwa dengan 
==> tetap marahorang tersebut akan menjadi sengsara.

Akan tetapi, 
✒️ kepahitan ialah senjata yang sia-sia. 
~ Itu tidak menyakiti orang yang ingin Anda balas. 
~ Itu hanya akan membuat Anda sengsara.
~ Orang yang menyakiti Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda sedang memikirkan mereka sepanjang waktu.

✒️ Kepahitan itu bagaikan meminum racun dan berharap itu membunuh orang yang menyakiti Anda, tapi kenyataannya 
==> orang itu ada di luar sana sedang makan malam steak dan menikmati hidup mereka. Bahkan 
==> mereka tidak memikirkan Anda sekali pun! 
==> Mereka sudah melanjutkan hidup mereka. 
👉 Anda hanya membuang-buang waktu Anda jika terus mencoba menggunakan kepahitan Anda sebagai senjata. 
👉 Anda hanya akan melukai diri sendiri.

💥 Anda mungkin telah lama disakiti oleh seseorang, dan saya turut berempati karena Anda harus mengalami rasa sakit itu. Namun, 
👉 ini kabar baiknya
Mereka tidak dapat menyakiti Anda lagi! 
💥 Satu-satunya cara mereka bisa terus menyakiti Anda yaitu bila Anda memilih untuk menyimpan rasa sakit Anda dan mengingat-ingat itu terus menerus dalam pikiran Anda. 
Alkitab berkata dalam Ayub 18: 4, "Engkau yang menerkam dirimu sendiri dalam kemarahan, demi kepentinganmukah 
~ bumi harus menjadi sunyi, dan 
~ gunung batu bergeser dari tempatnya?"

💡 Anda tidak perlu terluka lagi. 
==> Lepaskan rasa sakit dan luka Anda. 
==> Serahkan itu pada Tuhan. 
👉 Ketika Anda melakukannya,Anda akan menghirup udara segar kebebasan dan *mampu bergerak maju dengan hidup yang bertujuan.

Renungkan hal ini:
- Selama masa pandemi ini, ada banyak beban yang tidak bisa Anda pilih, termasuk beban luka masa lalu. Anda bisa memilih untuk memikul beban yang seperti itu atau tidak. Luka apa yang harus Anda serahkan kepada Tuhan hari ini?

- Apakah selama ini kepahitan selalu berlanjut dalam keluarga Anda? Jika demikian, apa yang harus Anda lakukan untuk memutus siklus itu di generasi Anda?

- Mengapa Anda mengalami kebebasan ketika Anda menyerahkan luka Anda kepada Tuhan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mikha 6; Ibrani 12:18-29
_______________
Setiap kali Anda menghirup kepahitan, Anda sedang mencekik jiwa Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Don't Let Bitterness Wear You Down
By Rick Warren

"A stone is heavy and sand is weighty, but the resentment caused by a fool is even heavier." Proverbs 27:3 (NLT)
-----------------
Any time you breathe bitterness, you suffocate your spirit.

Bitterness doesn't just choke out your happiness and your healthy emotions. It also strangles your spirit. When you have bitterness in your heart, you can't breathe spiritually.

Bitterness will only weigh you down and depress your spirit. Proverbs 27:3 says, "A stone is heavy and sand is weighty, but the resentment caused by a fool is even heavier" (NLT).

Choosing bitterness is like choosing to carry around a huge weight with you everywhere you go, all the time. It's an unnecessary load, but you've made the choice to bear it.

Sometimes you may think you can hurt the person who hurt you by holding on to what happened—that by staying mad, the other person will become miserable.

But bitterness is a worthless weapon. It doesn't hurt the other person. It only makes you miserable.

The person that hurt you is probably not even aware that you're thinking about them all the time. Bitterness is like drinking poison and hoping it kills the person that hurt you. But that person is out there somewhere, eating a steak dinner and living their best life. They're not even thinking about you! They've already moved on with their life. It'll be a waste of your time to keep trying to use bitterness as a weapon. You're only going to hurt yourself.

You may have been hurt by someone a long time ago, and I'm sorry you had to experience that pain. But here's the good news: They can't hurt you anymore! The only way they can continue to hurt you is if you choose to hold on to the hurt and replay it over and over in your mind. The Bible says in Job 18:4, "You are only hurting yourself with your anger" (GNT).

You don't have to hurt anymore. Let go of your hurt. Surrender it to God. When you do, you'll breathe in the fresh, sweet air of freedom and be able to move forward with purpose.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar