Senin, 01 Februari 2016

Rindu Surga

Rindu Surga

02 Februari 2016

Bacaan Hari ini:
Filipi 1:22-23
Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus--itu memang jauh lebih baik;
---------------------------------------------
Pernahkah Anda tinggal di suatu tempat yang amat indah begitu lama, sebelum akhirnya pulang ke rumah?

Mungkin Anda menyimpan fotonya dan menjadikannya sebagai screensaver handphone Anda, sambil duduk dan memandanginya.
Anda cinta tempat itu.

Begitulah yang dirasakan Paulus tentang Surga.

Dia merindukannya.

Itulah mengapa ia bisa berkata,
"Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus--itu memang jauh lebih baik; (Filipi 1:23).

Saat ini, Paulus ada di Surga.

Di satu masa dalam hidupnya
- kita tidak tahu kapan tepatnya-ia dibunuh dan diangkat ke Surga tingkat yang ke tiga.

Ia menulis dalam 2 Korintus 12
bahwa "ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia (ayat 4).

Setelah merasakan pengalaman mendengar dan melihat pemandangan Surga, ketika kembali ke bumi, Paulus merasa rindu dengan Rumah (Surga).

Bukan berarti Paulus ingin mati, yang ia tahu ialah jika dia mati, itu artinya sebuah promosi buatnya.

Ketika Paulus mengatakan bahwa ia ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus--itu memang jauh lebih baik;

kata pergi yang ia pakai di sini cukup menarik.

Jika diterjemahkan dari bahasa Yunani, itu artinya

"merapihkan kemah. Artinya, sudah waktunya pulang.

Di banyak kesempatan,

Alkitab mengibaratkan tubuh manusia dengan sebuah kemah.

Dan satu hal yang kita tahu tentang kemah atau tenda adalah benda ini tidak dibuat untuk bertahan lama, tidak dipakai untuk jangka waktu yang panjang.

Jadi mengapa Paulus mengatakan jika kematian itu jauh lebih baik?

Itu karena ia sudah merasakan pindah dari sebuah tenda ke sebuah rumah mewah.

Ketika orang Kristen mati, mereka langsung pergi ke Surga, sebab meninggalkan tubuh berarti bersatu dengan Allah.

Pada saat mereka mengambil napas terakhir mereka di bumi, mereka mengambil napas pertama mereka di Surga.
______________________________
Meninggalkan tubuh berarti bersatu dengan Allah di Surga

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar