Selasa, 17 Mei 2022

Agenda Di Balik Anies Capres 2024

Anies Baswedan adalah salah satu alumni dari program AFS yaitu pertukaran pelajar antar bangsa dan tinggal selama setahun di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat. 
Setamat dari UGM, dia mendapat beasiswa Fulbright dari AMINEF untuk melanjutkan kuliah masternya dalam bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi di University of Maryland, College Park (USA).
Kemudian mendapat beasiswa Gerald S. Maryanov Fellow untuk meraih gelar doktoralnya. 

Artinya sejak SMA dia memang sudah qualified dalam program binaan antar bangsa AS dan menempatkan dia sebagai orang istimewa bagi Elite Politik AS. 
Itu sebabnya bukan rahasia umum bila elite politk AS memasukan Anies dalam 100 tokoh berpengaruh untuk memimpin Indonesia di masa depan.

Makanya tidak berlebihan bila SP sampai tergiur dari awal mulai mengelus ngelus Anies sebagai Capres 2024. 
Semua proxy yang terhubung dengan AS ada dibelakang Anies, termasuk ormas Islam.
Tetapi bukan AS sebagai pemerintah yang berambisi itu.
Tetapi ada Group di AS yang punya pengaruh besar dalam Politik AS untuk ikut mempengaruhi perubahan kepemimpinan di suatu negara, khususnya yang berhubungan dengan geostrategis AS. 

Rencana untuk mengubah UU MIGAS adalah momok menakutkan oleh AS.

Mengapa? 
Hampir 2/3 blok Minyak itu dikuasai oleh TNC asal Amerika.

Dengan adanya UU Mineral saja AS sudah kehilangan mayoritas saham di Freeport, apalagi kalau saja sampai ada Revisi UU MIGAS.  

UU Migas tahun 2001 itu dibuat yang ketika itu ketua MPR adalah Amin Rais, yang tak pernah menyadari implikasi politik akan begitu luas terhadap penguasaan SDA Indonesia.

Zaman SBY, ada upaya untuk merevisi UU MIGAS namun gagal.
Sepertinya  sudah berlangsung lebih 10 tahun  untuk mengubah UU MIGAS agar pro rakyat tetapi selalu gagal. 
Kekuatan lobi sangat besar sekali menekan pemerintah sehingga tak pernah tuntas dibahas oleh DPR.

Di belakang Surya Paloh (SP) ada Sam Pa. 
Siapa itu Sam Pa? 
Ia adalah pemilk pemilik Sociedade Nacional de Combustiveis de Angola EP (Sonangol EP), yang sebelum tahun 2014 sangat dekat dengan elite Politik China.  
Dia billioner di bisnis minyak. 
Sangking dekatnya dengan Elite Politik China, Sinopec (Pertamina-nya CHINA) BUMN China bidang Minyak dan Gas, praktis dikelola oleh Sam Pa dibelakang layar. 
Dia berhak menentukan siapa Chairman dan Direksi yang pantas di Sinopec. 
Dukungan Sanangol via SP sangat besar kepada Jokowi waktu Pemilu tahun 2014.
Tapi berujung kecewa karena Jokowi engga mau alihkan Petral ke Group Sanangol. Jokowi justru membentuk ISC (Integrated supply chain).

Tahun 8 Oktober 2015, Sam Pa di tangkap oleh KPK China. 
Kasus ini terbongkar ketika KPK China melakukan penyelidikan terhadap Gubernur Provinsi Fujian, Su Shulin dan mantan ketua Sinopec dengan dugaan pelanggaran disiplin serius. 
Hasil penyelidikan itu mengarah kepada Sam Pa, sang Godfather. 
Dia tangkap ketika dalam perjalanan ke Pyong Yang. 
Konon katanya Sam Pa di hukum mati di Beijing. 
Walau Sam Pa udah tidak ada namun Sonangol masih exist.

Kini kiblat bisnisnya di negara yang punya kepentingan strategis dengan AS. 
Group di AS , ikut menjadikan Sonangol jadi proxy ya mutual simbiosis.  
Dan perjalanan panjang Sonangol akan di mulai dari tahun ini untuk menggolkan Anies sebagai presiden RI, yang pasti disambut HTI bersama pendukung lainnya. Semua karena bisnis.
EJB

Dir AFS adalah Mien Uno ibunya Sandiaga Uno

Tidak ada komentar:

Posting Komentar