Kamis, 06 Agustus 2020

KAYA & MISKIN

Sumber: "Bersahabat Dengan Kehidupan" - B. Sri Pannavaro

Uang dan materi tidaklah kotor, tidak jelek dan tidak beracun. Ia bersifat netral, sama seperti pisau yang tidak bersifat jahat ataupun baik. 

Uang atau materi sama seperti pisau yang bisa digunakan untuk hal yang baik dan juga bisa digunakan untuk hal yang jahat.

Uang dan materi sebaiknya dipandang dan digunakan hanya sebagai alat dan sarana. Sarana untuk melakukan kebaikan.

Mempunyai uang yang lebih banyak akan membuka kesempatan untuk melakukan kebaikan lebih banyak lagi.
Mempunyai kendaraan akan membuat melakukan kebaikan lebih banyak daripada tidak mempunyai kendaraan.

Orang kaya yang bisa menggunakan kekayaan yang dimilikinya sebagai alat untuk melakukan kebajikan, itulah orang kaya yang sungguh kaya: kaya materi dan kaya kebajikan.

Orang kaya yang sebenarnya miskin akan memandang harta hanya sebagai milikku saja, ia selalu merasa kurang, tidak pernah merasa cukup, dan tidak mau menggunakan hartanya sebagai alat untuk berbuat kebajikan.

Orang miskin yang berusaha menjadi orang kaya dengan cara2 jahat, itulah orang miskin yang benar2 miskin.

Orang yang miskin materi tetapi tetap berusaha memberikan kebaikan bagi masyarakat sesuai dengan kemampuannya, maka dialah orang miskin yang kaya. Miskin materi tetapi kaya dengan kebajikan.

Kalau seseorang miskin materi, dia sendiri yang miskin. Berbahaya sekali bila ada orang tega mengorbankan orang lain hingga orang lain itu menjadi miskin, dan kalau tidak dicegah, ia akan membuat korban yang lebih banyak lagi

Sesungguhnya kemiskinan moral jauh lebih berbahaya dari pada kemiskinan materi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar