Jumat, 21 Agustus 2020

Bagaimana Percaya pada Waktu Tuhan di tengah Rasa Sakit Anda

22 Agustus 2020

Bacaan Hari ini:
Yesaya 55: 8-9 "Sebab 
==> rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan 
==> jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah 
==> tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan 
==> rancangan-Ku dari rancanganmu."
---------------
πŸ’‘ Ketika Anda merasakan kepedihan dan  Anda berdoa tapi belum juga melihat jawabannya, 
==> haruskah Anda menyerah? 
πŸ‘‰ Jangan.

✒️ Yang harus Anda lakukan adalah 
==> tetap berdoa dan tetap percaya pada jawaban Tuhan, karena Anda tahu bahwa 
==> apa pun yang Dia lakukan dan apa pun yang Dia bolehkan terjadi dalam hidup Anda akan Dia gunakan untuk kebaikan.

πŸ‘‰  Terimalah jawaban 
πŸ“Œ "Tidak", 
πŸ“Œ "Pelan-Pelan", 
πŸ“Œ "Bertambahlah dewasa", atau 
πŸ“Œ"Ya," karena Anda tahu bahwa Allah adalah Bapa yang baik bahkan ketika Anda merasakan rasa sakit.

πŸͺ” Ketika dokter melakukan operasi pada Anda dan membedah Anda, itu tentu menimbulkan rasa sakit. 
πŸͺ” Tetapi bila operasi itu menyelamatkan hidup Anda, apakah Anda menganggap dia seorang dokter yang buruk? Tentu tidak, sebab dia baru saja menyelamatkan hidup Anda!

πŸͺ” Ketika Tuhan tidak segera mengakhiri rasa sakit Anda, sesungguhnya Dia hendak berkata pada Anda, 
πŸ“Œ "Kasih karunia-Ku cukup untukmu. 
πŸ“Œ Kau mampu mengatasi sedikit rasa sakit ini — bahkan banyak rasa sakit dalam hidupmu —sebab 
πŸ“Œ Aku menyertaimu dan Aku hendak menggunakan rasa sakitmu itu untuk kebaikanmu."

✒️ Saya telah mengalami banyak rasa sakit dalam hidup saya. Nyatanya, hampir semua yang saya pelajari dalam hidup, saya pelajari melalui luka dan kepedihan.
πŸ“Œ Saya tidak belajar apa pun dari kesenangan. 
πŸ“Œ Saya belajar sangat sedikit dari kesuksesan. Tapi 
πŸ‘‰ saya belajar banyak hal lewat rasa sakit. 
==> Tuhan lebih tertarik untuk menjadikan saya anak-Nya daripada membuat saya nyaman. Dan 
==> Tuhan lebih tertarik untuk menjadikan Anda anak-anak Tuhan daripada membuat Anda nyaman sesaat. 
Sebaliknya, 
==> Dia menguji Anda agar Anda merasakan kenyamanan yang kekal di surga.

Dalam Alkitab, kita membaca, "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu" 
(Yesaya 55: 8-9).

πŸ’‘ Saat Anda berdoa di level satu, Tuhan telah merancangkan 
πŸ“Œ hidup Anda di level yang jauh lebih tinggi dan 
πŸ“Œ dari sudut pandang yang jauh lebih luas.

Renungkan hal ini:
- Apa yang sudah Anda pelajari dari rasa sakit dalam hidup Anda?

- Sebagai pengikut Yesus, mengapa penting untuk terus bertumbuh dan menjadi semakin serupa dengan Dia?

- Bagaimana Anda dapat memotivasi orang lain yang tengah mengalami rasa sakit dalam hidupnya dalam menunggu jawaban Tuhan atas doa mereka?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 106-108; 1 Korintus 4
____________________
Tuhan menginginkan kebaikan untuk hidup Anda, lebih dari diri Anda sendiri.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==============
How to Trust God's Timing in Your Pain
By Rick Warren

"'My thoughts are nothing like your thoughts,' says the Lord. 'And my ways are far beyond anything you could imagine. For just as the heavens are higher than the earth, so my ways are higher than your ways and my thoughts higher than your thoughts'" (Isaiah 55:8-9 NLT).
----------------
When you're in pain and you pray and don't see the answers, should you give up? No. Your job is to keep praying and keep trusting God for the answer, because you know that everything he does and everything he allows in your life, he will use for good. You accept a "No," a "Slow," a "Grow," or a "Go" because you know that God is a good Father, even when you're in pain.

If a doctor performs surgery on you and cuts you open, that's going to cause some pain. But if that surgery saves your life, would you say she's a bad doctor? No, because she just saved your life!

When God doesn't immediately end your pain, he's saying to you in that moment, "My grace is sufficient for you, and you can handle a little pain—and even a lot of pain in your life—because I am with you and I am going to use this for your good."

I've had a lot of pain in my life. In fact, almost everything I've learned in life, I've learned through pain. I've learned nothing from pleasure. I've learned very little from success. But I've learned boatloads through pain. God is more interested in making me a man of God than he is in making me comfortable. And God is more interested in making you a man or woman of God than he is in making you comfortable in the short-term. You will be comfortable for all of eternity in heaven.

In Scripture, we read, "'My thoughts are nothing like your thoughts,' says the Lord. 'And my ways are far beyond anything you could imagine. For just as the heavens are higher than the earth, so my ways are higher than your ways and my thoughts higher than your thoughts'" (Isaiah 55:8-9 NLT).

While you're praying at one level, God is thinking about your life at a much higher level and from a much bigger perspective. He wants good for your life even more than you do.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar