Rabu, 19 Juli 2017

Tuhan Membangun Kita Perlahan-Lahan

20 Juli 2017

Bacaan Hari ini:
Efesus 4: 22-24 "Yaitu bahwa kamu, *berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu,*
~ harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, 
~ supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya."
------------------
*Meskipun Tuhan bisa dengan segera mengubah kita,*
~ Dia telah memilih untuk membangun kita secara perlahan-lahan. 

Yesus tidak tergesa-gesa, sama seperti bagaimana Tuhan membiarkan orang Israel memasuki Tanah Perjanjian "sedikit demi sedikit" *agar mereka tahan uji*(Ulangan 7:22). 

*Dia lebih suka bekerja dalam hidup kita secara bertahap.*

Mengapa butuh waktu lama bagi kita untuk berubah dan bertumbuh dewasa? 

Ada beberapa alasan:

Pertama, 
*Kita adalah murid yang lamban.*
~ Seringkali kita harus memelajari kembali sebuah pelajaran kehidupan 40 atau 50 kali untuk kita sampai benar-benar mengerti. 

*Problematika yang sama terus berulang,* dan kita berpikir,
~"Tidak lagi, Tuhan! Saya sudah jera!" 

Tapi Tuhan lebih tahu. 
Sejarah bangsa Israel menggambarkan 
~ betapa cepatnya kita melupakan pelajaran hidup yang Tuhan telah ajarkan kepada kita dan 
~ seberapa cepat kita kembali ke pola perilaku lama kita. oleh karena itu 
~ kita harus mengalami permasalahan berulang-ulang kali.

Kedua, 
*Ada banyak yang harus berhenti kita pelajari.*
Karena sebagian besar dari masalah kita - dan semua kebiasaan buruk kita - 
~ tidak bisa diperbaiki dalam waktu semalam, 
~ tidak realistis jika kita berharap itu semua lenyap seketika. 
~ Tidak ada pil, doa, atau prinsip yang akan dengan segera memperbaiki kerusakan bertahun-tahun. 
~ Butuh kerja keras untuk bisa menghilangkan dan menggantikan itu semua dengan yang baru. 

Alkitab menyebutnya 
~ *"menanggalkan manusia lama"* 
dan 
~ *"mengenakan manusia baru"* 
(Roma 13:12; Efesus 4: 22-24; 
Kolose 3: 7-10, 14).

Ketiga, 
*Pertumbuhan seringkali menyakitkan dan menyeramkan.*
~ Tidak ada pertumbuhan yang tanpa perubahan;
~ Tidak ada perubahan yang tanpa rasa takut atau kehilangan; 
~ Dan tidak ada kerugian yang tanpa rasa sakit. 

*Setiap perubahan pasti ada kehilangan.*
~ Kita takut akan kehilangan dan kerugian. 
*Kekalahan bisa diakibatkan oleh zona nyaman kita,*
~ ibarat sepasang sepatu usang yang terasa nyaman dan familiar dengan kita.

Keempat, 
*Kebiasaan baik membutuhkan waktu untuk berkembang.*
~ Ingatlah bahwa karakter Anda adalah jumlah total kebiasaan Anda. 
~ Anda tidak bisa mengklaim diri Anda baik kecuali jika Anda selalu berkelakuan baik. 

*Kebiasaan Anda mendefinisikan karakter Anda.*
Hanya ada satu cara untuk mengembangkan kebiasaan yang menujukkan karakter Kristus: 
~ Anda harus mempraktikkannya - dan
~ itu membutuhkan waktu! 
~ Tidak ada kebiasaan instan. 

Paulus mendesak Timotius, 
*"Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang"* (1 Timotius 4:15).

Renungkan hal ini: 
~ Menurut Anda mengapa Tuhan membiarkan kita mengalami rasa sakit dan kehilangan saat kita tumbuh secara rohani?
~ Apa kebiasaan buruk yang kesulitan Anda ubah dalam hidup?
~ Apa satu hal yang perlu Anda praktikkan setiap hari sehingga Anda mengembangkan karakter seperti Kristus?
_____________________
*Sesuatu yang berharga tidak dibentuk sekejap dengan proses instant, tapi melalui tempaan dengan ketekunan dalam waktu lama.*

~ Demikian Tuhan membentuk kita yang sangat berharga di mata-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar