Rabu, 13 Januari 2021

MENJAGA JARAK (KEEP THE DISTANCE)

Alkitab menggambarkan dua macam manusia, yaitu manusia Rohani dan manusia duniawi. Manusia Rohani mampu menilai manusia duniawi, tetapi manusia duniawi tidak bisa menilai orang rohani. Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.
Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. 1 Kor 2:14-15. 

Orang duniawi semakin hari semakin jauh dari Tuhan, bahkan tidak mengakui keberadaan Allah. Mereka adalah manusia bebal, Orang bebal berkata dalam hatinya: "Tidak ada Allah." Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik. Mazmur 14:1. Manusia semakin rusak dan semakin rusak, itu sebuah nubuatan Alkitab dan itu tegenapi, itulah yang membuktikan Alkitab adalah firman Allah, dan itu keunikan Alkitab, bahkan kasih manusia terhadap sesamanya semakin dingin. Bayangkan kalau manusia sudah dapat pertolongan dari orang lain, tetapi yang menerima pertolongan tidak tahu berterima kasih, bahkan memusuhi orang yang menolongnya maka kasih itu akan menjadi dingin hanya oleh karena satu orang yang bersalah dan yang lain akan kena getahnya. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Matius 24:12.

Orang rohani harus memisahkan diri dari ideologi orang duniawi, tidak mungkin memiliki pemikiran yang sama dalam berideologi yang sama, harus memiliki perbedaan sudut pandang dan tujuan hidup yang berbeda, bahkan harus menjaga jarak, kita tidak boleh mendengar nasihat orang fasik,  dan tidak bergaul dengan mereka, jaga jarak demi kemurnian imanmu pada Tuhan yang hidup. Menjaga jarak adalah sebuah solusi tetapi seorang kristen yang baik selalu mendoakan mereka yang belum diselamatkan dan memaafkan orang yang bersalah kepada kita,  tetapi sekali-kali kita tidak mungkin hidup dalam keduniawian mereka,  sebagaimana Tuhan ajarkan kepada kita untuk mengasihi orang yang bersalah kepada kita, tetapi bukan berarti harus hidup bersama.  Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh. Mazmur 1:1

TUHAN YESUS MEMBERKATI. 

Surabaya, 11 Januari 2021
By. Aris Lase || Hp/Wa. 0852 1099 0280

Tidak ada komentar:

Posting Komentar