Kamis, 29 Juli 2021

Doa Memulihkan Kesehatan Emosional


30 Juli 2021

Bacaan Hari ini:
1 Raja-raja 13:6 "Lalu berbicaralah raja dan berkata kepada abdi Allah itu: 
πŸ‘‰ "Mohonkanlah belas kasihan TUHAN, Allahmu, dan 
πŸ“ berdoalah untukku, 
πŸ“ supaya tanganku dapat kembali." 
πŸ‘‰ Dan abdi Allah itu memohonkan belas kasihan TUHAN, maka tangan raja itu 
πŸ“ dapat kembali dan 
πŸ“menjadi seperti semula."
-----------------
πŸ”­ Pernahkah Anda dilumpuhkan oleh 
πŸ“Œ perasaan atau 
πŸ“Œ emosi Anda, 
πŸ‘‰ seperti 
πŸ“ kesedihan, 
πŸ“ ketakutan, 
πŸ“ rasa bersalah, atau 
πŸ“ rasa malu? 
✍️ Saya pernah. 
πŸ‘‰ Saat itu Anda mungkin berpikir tidak bisa berbuat apa-apa dengan perasaan Anda itu
✍️ itu tidak benar. 
πŸ‘‰ Ketika Anda dilumpuhkan oleh perasaan itu, 
✍️ doa dapat menyembuhkan Anda.

πŸ”– Ada seorang pria dalam Perjanjian Lama bernama ==> Raja Yerobeam yang mengalami pergolakan emosional di satu situasi
πŸ”– TUHAN mengutus satu abdi Allah 
πŸ“ untuk menemui sang raja 
πŸ“untuk mengabarkan apa yang akan terjadi pada dirinya, 
πŸ‘‰ tetapi sebaliknya
==> sang raja tidak suka dengan apa yang dia dengar
==> Dia menjadi begitu 
πŸ“ marah dan 
πŸ“ murka
πŸ‘‰ penyebabnya ialah karena dia tidak ingin mendengar 
πŸ“ kebenaran tentang dirinya dan 
πŸ“ apa yang hendak terjadi pada dirinya.

πŸ”Ž Apakah Anda punya pengalaman yang sama? 
πŸ‘‰ Mungkin 
πŸ“ Anda tidak suka diberi tahu satu kabar buruk. Atau 
πŸ“ Anda tidak suka diberi tahu bahwa Anda adalah biang masalah 
==> sehingga Anda merespons dengan emosional. 
✍️ Itulah yang terjadi pada ==> Raja Yerobeam.

πŸ”– Kemudian dalam 1 Raja-raja 13:4 dikatakan, "Demi raja Yerobeam mendengar perkataan abdi Allah yang diserukannya terhadap mezbah di Betel itu, ia mengulurkan tangannya dari atas mezbah dan berkata: ==> "Tangkaplah dia!" 
πŸ‘‰ Tetapi tangan yang diulurkannya terhadap orang itu menjadi kejang, sehingga 
==> tidak dapat ditariknya kembali." 
πŸ”– Terusik dengan kebenaran Firman itu*, 
==> dirinya dipenuhi oleh amarah, dan 
==> tangannya pun menjadi lumpuh.

πŸ‘‰ Apa yang terjadi selanjutnya 
==> begitu mencengangkan
✍️ Raja Yerobeam berseru kepada ==> utusan Allah itu
πŸ‘‰ "Mohonkanlah belas kasihan TUHAN, Allahmu, dan 
πŸ“ berdoalah untukku, 
πŸ“ supaya tanganku dapat kembali." 
πŸ‘‰ Dan abdi Allah itu memohonkan belas kasihan TUHAN, maka tangan raja itu 
πŸ“ dapat kembali dan 
πŸ“menjadi seperti semula." 
πŸ“– (1 Raja-raja 13:6). 
✍️ Raja Yerobeam tahu bahwa tangannya tidak akan sembuh jika ==> tanpa doa.

πŸ”Ž Apa yang melumpuhkan Anda hari ini? 
πŸ‘‰ Mungkin itu adalah emosi Anda
✍️ Kembalilah kepada Tuhan ==> di dalam doa dan 
✍️ mintalah bantuan orang lain untuk 
==> berdoa buat Anda
πŸ‘‰ Melalui doa, 
==> Raja Yerobeam mengalami kesembuhan atas tangannya yang seketika lumpuh
πŸ‘‰ Begitu pula dengan Anda, 
==> Tuhan juga akan membantu memulihkan perasaan Anda agar bisa digunakan dengan sehat.

✍️ Doa adalah bagian penting dari seluruh rencana Anda untuk memulihkan kesehatan emosional Anda.

Renungkan hal ini:
- Percakapan seperti apa yang membuat Anda bereaksi secara emosional?

- Apa saja contoh respons emosional yang sehat?

- Bagaimana Tuhan menggunakan segala bentuk perasaan Anda untuk menarik Anda lebih dekat kepada-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 49-50; Roma 1
____________
Tidak ada pemulihan yang kekal jika ==> tanpa doa.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Prayer Recovers Emotional Health
By Rick Warren

"The king cried out . . . 'Please ask the LORD your God to restore my hand again!' So the man of God prayed to the LORD, and the king's hand was restored and he could move it again". 1 Kings 13:6 (NLT)
-------------------
Have you ever been paralyzed by emotions, such as grief, fear, guilt, or shame? I have. You may think you can't do anything about your emotions—but that just isn't true. When you're paralyzed by your emotions, prayer helps you recover.

There's a man in the Old Testament named King Jeroboam who got emotionally involved in a situation. God sent another man to the king to tell him news about the future, and the king didn't like what he heard. In fact, King Jeroboam got so mad he flew into a rage—all because he didn't want to hear the truth about himself and what was to come.

Has that ever been true of you? Maybe you didn't like being told some bad news. Or you didn't like being told that you were causing problems, so you responded emotionally. That's what happened to King Jeroboam.

Then 1 Kings 13:4 says, "When King Jeroboam heard this, he pointed at him and ordered, 'Seize that man!' At once the king's arm became paralyzed so that he couldn't pull it back" (GNT). He had become emotionally bound up, and his hand became paralyzed.

What happened next was astonishing. The king cried out, "'Please ask the LORD your God to restore my hand again!' So the man of God prayed to the LORD, and the king's hand was restored and he could move it again" (1 Kings 13:6 NLT). King Jeroboam knew he wouldn't recover without prayer.

What has you paralyzed today? Maybe it's your emotions. Turn to God in prayer and ask other people to pray for you. In the same way King Jeroboam recovered the normal use of his hand through prayer, God can help you recover the healthy use of your emotions.

Prayer is an essential part of your overall plan to recover your emotional health. There is no lasting recovery without it!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar