Selasa, 19 Juli 2016

Bagaimana Menghadapi Orang-Orang Yang Mengecewakan Anda?

Bagaimana Menghadapi Orang-Orang Yang Mengecewakan Anda?

20 Juli 2016

Bacaan Hari ini:
Galatia 6:1
"Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus,
~ memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut,
~ sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan."
-----------------------------------------------
Suatu hari, semua orang dalam hidup Anda akan mengecewakan Anda.

Mengapa?

Karena tidak ada seorang pun yang sempurna!

~Jadi bagaimana seharusnya Anda memperlakukan orang yang mengecewakan Anda?

~ Bagaimana kasih merespon ketika orang mengecewakan Anda?

Alkitab mengatakan dalam Galatia 6:1, "Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus
~ memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut,
~ sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan."

Respon yang penuh kasih terhadap orang-orang yang mengecewakan yaitu dengan menanggapinya
~ secara lembut,
~ tidak menghakimi.

Tapi,

~ bagaimana melakukan pembicaraan yang sulit dengan orang lain secara lemah lembut?
~ Bagaimana Anda menghadapi orang-orang yang Anda kasihi ketika Anda melihat mereka melakukan hal yang seharusnya tak mereka buat?

Alkitab mengatakan kepada kita untuk melakukannya
~ dengan lemah lembut
~ dan dengan rasa hormat,
~ tidak kasar atau dengan cara yang tidak sopan atau jahat.

Berikut ini sedikit rumus untuk diingat: Benar + Kasar = Salah.

Tak ada masalah jika Anda benar.

Tapi jika Anda bersikap kasar dengan kebenaran yang Anda pegang itu,
~ tak akan ada yang peduli dengan apa yang akan Anda ucapkan.
~ Orang lain pasti akan bersikap defensif atau sangsi!

Sebab itu, Anda harus merespon dengan cara yang
~ lemah lembut
~ dan penuh kasih

apabila Anda ingin mengungkapkan pikiran Anda dengan jujur kepada orang yang mengecewakan Anda.

Amsal 15:4 mengatakan,
~ "Lidah lembut adalah pohon kehidupan,
~ tetapi lidah curang melukai hati."

Kita selalu memiliki pilihan bagaimana kita berbicara dengan seseorang -
~ terutama kepada anak-anak kita.

Pernahkah Anda mendapati betapa dalam sakitnya kata-kata dapat melukai seorang anak?

Luka itu bisa meninggalkan bekas luka selama bertahun-tahun.

Namun Alkitab mengatakan bahwa kata-kata baik adalah kata-kata yang akan
~ menyembuhkan
~ dan menolong.

Karenanya, ketika anak-anak Anda nakal,
~ jangan ungkit-ungkit kesalahan mereka,
~ tapi beritahu mereka apa pun yang Anda rasakan tentang perbuatan mereka pada saat itu.
~ Beri mereka satu visi tentang bagaimana sesuatu hal bisa menguatkan atau malah merugikan mereka!

Ucapkan kata-kata yang mendatangkan
~ kehidupan yang lebih baik,
~ kesehatan,
~ harapan, bukan kata-kata kasar atau bahkan menghakimi.

Jadilah lemah lembut.

Ini sama saja dengan pernikahan.

Berapa banyak masalah pernikahan bisa dihindari jika seandainya kita menunggu sesaat dan mengucapkan kata-kata yang
~ lembut dan baik
~ tidak kasar atau penuh dendam?

Kita perlu belajar untuk memberi toleransi terhadap satu sama lain dan bersikap lebih baik dan lemah lembut dalam ucapan dan respon kita.

Renungkan hal ini:

Taktik-taktik apa yang perlu Anda gunakan untuk membiasakan diri Anda untuk berbicara dengan kasih, bukannya dengan penghakiman?

Bagaimana Anda bisa menumbuhkan roh lemah lembut?

Apa yang dimaksud dengan memberikan anak-anak Anda sebuah visi tentang bagaimana hal-hal dalam hidup ini akan berubah menjadi lebih baik atau lebih buruk?

Bagaimana Anda sendiri akan mempraktekkannya dalam hidup Anda?
__________________________________
Berikut ini sedikit rumus untuk diingat: Benar + Kasar = Salah.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar