Kamis, 14 September 2023

Biarkan Iman, Bukan Roh Ketakutan, yang Mengatur Hati Anda

15 September 2023

Bacaan Hari ini:
πŸ“– Markus 10:48
πŸ”– "Banyak orang menegornya supaya ==> ia diam.
πŸ‘‰ Namun semakin keras ia berseru: ==> "Anak Daud, kasihanilah aku!"
-------------
πŸ”– Bila Anda ingin memulai hidup baru dengan keyakinan, ==> Anda harus menghadapi ketakutan Anda.
πŸ‘‰ Jangan biarkan ==> itu mengendalikan Anda!

✍️ Ketika kita memilih rasa takut dibanding percaya, ==> hal itu akan membuat kita menjadi
πŸ–‹️ skeptis
πŸ–‹️ takut mencoba sesuatu yang baru.
πŸ‘‰ Selain itu, rasa takut membuat
πŸ“kita egois
πŸ“kita takut untuk berkomitmen
==> kepada Tuhan serta orang lain.
πŸ‘‰ Hal itu membuat
πŸ–Š️ kita berpikir pendek
πŸ–Š️ kita fokus pada masa lalu dan bukan pada masa depan.

✍️ Seorang pria bernama Bartimeus  menghadapi suatu ketakutan yang tak asing bagi kebanyakan dari kita:
==> Ketakutan akan penolakan.
πŸ“ Dia mengalami kebutaan dan
==> ingin disembuhkan.
πŸ“ Dia tahu bahwa berseru kepada Yesus di tengah orang banyak ==> bukanlah hal yang tepat.
πŸ“ Dia tahu bahwa ==> orang-orang akan,
πŸ”– "Banyak orang menegornya supaya ==> ia diam.
πŸ‘‰ Namun semakin keras ia berseru: ==> "Anak Daud, kasihanilah aku!" (Markus 10:48).
πŸ’¬ Ketika dia berseru kepada Yesus, semua orang di sekelilingnya mengatakan kepadanya,
πŸ“ "Jangan lakukan itu.
πŸ“ Diam.
πŸ“ Jangan membuat keributan.
πŸ“ Tentu saja Yesus Kristus ==> ada tidak tertarik denganmu.*
πŸ“ Dia punya tugas yang
==> lebih penting untuk dikerjakan."

✍️ Iblis membisikkan hal-hal seperti itu  ==> kepada kebanyakan dari kita.
πŸ”– Ketika kesempatan untuk percaya muncul  dari dalam hati kita, berpikirlah bahwa  ==> pemikiran seperti
πŸ“"Tuhan pasti tidak akan tertarik padaku" atau
πŸ“"Jangan membuat keributan" atau
πŸ“"Apa pendapat orang tentang aku?"
πŸ‘‰ menghalangi kita untuk ==> beriman.
πŸ”– Ketika Anda melihat peluang untuk berubah, ada berbagai macam suara sumbang dari dalam dan sekitar Anda yang  ==> memberitahu Anda untuk tidak mengacaukannya.

πŸ’‘ Namun, Tuhan meminta Anda untuk melakukan sesuatu yang lebih besar ==> dari yang pernah Anda lakukan sebelumnya:
πŸ’‘ Dia meminta Anda untuk ==> bergantung sepenuhnya kepada-Nya.
πŸ”Ž Tidakkah menurut Anda itu akan terasa  ==> sedikit menakutkan?
πŸ‘‰ Tentu saja.

✍️ Ketika Tuhan meminta sesuatu dari Anda, ==> Anda punya pilihan,
πŸ”Ž Apakah Anda akan kembali pada ketakutan Anda dan ==> tetap menjadi diri Anda yang sekarang? Atau,
πŸ”Ž apakah Anda akan menjinakkan rasa takut tersebut layaknya ==> Anda melangkah maju di dalam iman?
✍️ Ketika Tuhan meminta sesuatu dari Anda, ==> Anda punya pilihan,
πŸ”Ž Apakah Anda akan kembali pada ketakutan Anda dan ==> tetap menjadi diri Anda yang sekarang?

Renungkan hal ini:
- Ketidaksetujuan siapa yang paling Anda takuti?
- Menurut Anda mengapa kadang kelihatannya lebih mudah untuk memilih rasa takut daripada iman?

- Amsal 29:25 mengatakan, "Takut kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi." Minta Tuhan untuk membantu Anda buat melindungi Anda dari apa yang orang lain pikirkan tentang Anda.

Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 19-21; II Korintus 8
_________
✍️ Rasa takut punya kemampuan yang dahsyat untuk
πŸ“ melumpuhkan ==> kekuatan kita
πŸ“ menghambat kita untuk ==> berani dan berjalan dalam iman.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Let Faith, Not Fear, Rule Your Heart
By Rick Warren

"Many of the people scolded him and told him to be quiet. But he shouted even more loudly, 'Son of David, have mercy on me!'" Mark 10:48 (GNT)
--------------------
If you're going to make a fresh start with faith in your life, you need to face your fears. Don't let them control you! Fear has an incredible ability to paralyze our potential—to keep us from launching out and having faith in our lives.

When we choose fear over faith, it makes us skeptical—we're afraid of trying anything new. It makes us selfish—we're afraid to commit to God and to others. It makes us short-sighted—we focus on the past and not on the future.

A man named Bartimaeus faced a fear that is familiar to many of us: the fear of rejection. He was blind and wanted to be healed. He knew that to shout out to Jesus over the crowd wasn't the right thing to do. He knew that people would look down on him for it, but he was desperate. And he knew that Jesus Christ was the only one who could help him.

So he got Jesus' attention. The Bible says, "Many of the people scolded him and told him to be quiet. But he shouted even more loudly, 'Son of David, have mercy on me!'" (Mark 10:48 GNT).

And look what happened: When he shouted out to Jesus, everyone around him told him, "Don't do that. Be quiet. Don't make a scene. Surely Jesus Christ isn't interested in you. He has more important things to do."

The devil whispers things like that to a lot of us. When an opportunity for faith comes into our hearts, thoughts like, "God surely wouldn't be interested in me" or "Don't make a scene" or "What would people think of me?" keep us from having faith. When you see an opportunity to change, there are all kinds of shouts from inside and around you that tell you not to rock the boat.

But God is asking you to do something greater than you've ever done before: He's asking you to depend on him completely. Don't you think that's going to feel a little bit scary? Of course it is.

When God asks something of you, you have a choice. Are you going to fall back on your fear and stay the way you are? Or are you going to tame your fear and step forward in faith?




Tidak ada komentar:

Posting Komentar