Jumat, 09 April 2021

Iman yang Lebih Gigih Dibanding Perasaan


10 April 2021

Bacaan Hari ini:
Ibrani 11:27 "Karena iman maka 
==> ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. 
==> Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan."
---------------
🔖 Suka tidak sukaada sebuah kepercayaan yang kuat dalam budaya kita yang memengaruhi setiap kita: 
👉 "Jika terasa baik-baik saja, maka lakukanlah."

🔖 Namun pemikiran semacam ini menyebabkan Anda mudah dimanipulasi oleh suasana hati Anda 
👉 sehingga membuat Anda hidup mengikuti perasaan Anda. 
✒️ Tuhan ingin Anda menjalani kehidupan yang berbeda. 
==> Dia ingin Anda menjalani kehidupan yang mengikuti iman, 
==> bukan kehidupan yang mengikuti perasaan.

🔖 Kita tidak selalu ingin melakukan yang benar
👉 Saya tak tahu dengan Anda, tetapi 
==> saya tidak selalu ingin bersikap baik terhadap orang lain. 
==> Saya tidak selalu ingin menghentikan apa yang sedang saya lakukan untuk membantu seseorang. 
==> Saya tidak selalu ingin memegang janji-janji Tuhan atas hidup saya.

✒️ Akan tetapi, 
🔑 tujuan kita sebagai orang percaya yaitu untuk 
==> membangun jenis iman yang lebih teguh ketimbang perasaan.

🔖 Anda dapat memperdalam hubungan Anda dengan Tuhan 
==> ketika Anda menghabiskan waktu Anda bersama-Nya
==> bahkan di hari-hari ketika Anda merasa enggan untuk melakukannya.

💥 Itu ibaratnya atlet Olimpiade yang tetap berlatih walaupun sedang tidak ingin melakukannya, atau 
💥 seperti musisi hebat yang mengasah keahliannya, bahkan saat dia lelah
👉 Seperti itulah seharusnya hubungan Anda dengan Tuhan.

✒️ Orang-orang yang melakukan saat teduh secara 
📍 teratur dan 
📍 konsisten 
==> dengan Tuhan 
👉 gemar menghabiskan waktu dengan Tuhan setiap pagi. 
==> Mereka memiliki iman yang lebih gigih dibanding suasana hati mereka, 
==> karena mereka bangun pagi dan memutuskan untuk 
membaca Alkitab dan 
berdoa 
👉 bahkan ketika mereka enggan melakukannya.

🔑 Iman adalah keteguhan
👉 Iman menolak untuk menyerah walau 
📍 seberapa lelahnya Anda atau 
📍 berapa banyak hal lain yang harap bisa Anda lakukan.

🔖 Melalui teladan Musa, 
✒️ Alkitab menunjukkan kepada kita 
👉 cara untuk mengembangkan keteguhan iman. 
📖 Ibrani 11:27 mengatakan, "Karena iman maka 
==> ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. 
==> Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan."

✒️ Begitulah caranya mengalahkan suasana hati
✒️ Begitulah caranya tetap berdiri di atas iman. 
👉 Anda perlu mulai melihat yang tidak terlihat
🔑 Hanya mereka yang melihat Tuhan sebagai Tuhanlah yang mampu bertahan di saat-saat paling sulit dalam hidup Anda. 
🔑 Hanya mereka yang melihat yang tidak terlihat yang mampu melakukan yang mustahil.

Renungkan hal ini:
- Apa bahayanya menjalani hidup dengan menuruti perasaan Anda?

- Perubahan praktis apa dalam hidup Anda yang bisa membantu Anda untuk bisa tetap gigih melakukan saat teduh yang teratur bersama Tuhan?

- Siapakah seseorang yang Anda kenal yang teguh dalam iman? Apa yang telah Anda pelajari dari teladan orang itu?

- Kapan Anda menempatkan iman Anda di atas perasaan Anda? Apa yang Anda pelajari melalui pengalaman itu?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 13-14; Lukas 10:1-24
____________
Percayalah dengan iman apa yang Tuhan dapat lakukan dalam hidup Anda dan sebelum itu terjadi, 
👉 bersyukurlah atas pekerjaan Tuhan yang akan terjadi dalam hidup Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
Faith That Persists Above Feelings
By Rick Warren

"It was by faith that Moses left the land of Egypt, not fearing the king's anger. He kept right on going because he kept his eyes on the one who is invisible." Hebrews 11:27 (NLT)
------------------------
There is a strong belief in our culture that influences every one of us, whether we want it to or not: If it feels good, do it.

But this kind of thinking allows you to be manipulated by your moods—making you live according to your feelings. God wants you to live a different kind of life. He wants you to live a life of faith, not a life of feelings.

We don't always feel like doing the right thing. I don't know about you, but I don't always feel like being nice to people. I don't always feel like stopping what I'm doing to help someone. I don't always feel like believing God's promises for my life.

But our goal as believers is to develop the kind of faith that persists above feelings. You deepen your relationship with God when you spend time with him, even on days when you don't feel like it.

It's like an Olympic athlete exercising when she doesn't feel like it or a great musician practicing his craft, even when he's tired. It's the same with your relationship with God.

People who have a regular, consistent quiet time with God didn't get there because they felt like spending time with God every single morning. They got there because they woke up and decided to read the Bible and pray, even when they didn't feel like it.

Faith is being persistent. Faith is refusing to give up no matter how tired you are or how many other things you wish you could be doing.

Through the example of Moses, the Bible shows us how to begin to develop persistence. Hebrews 11:27 says, "It was by faith that Moses left the land of Egypt, not fearing the king's anger. He kept right on going because he kept his eyes on the one who is invisible" (NLT).

That's how you get there. That's how you persist. You begin to see the invisible. Only those who see God for who he really is can persist in the most difficult times of life. Only those who see the invisible can do the impossible.

Believe in faith what God can do in your life, and thank him in advance for how he is going to work.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar