30 Desember 2025
Bacaan Hari ini:
Lukas 1:38 "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu."
-------------------
Jika Anda ingin terbebas dari ketakutan yang menghalangi Anda menerima semua yang Allah sediakan bagi hidup Anda, Anda dapat belajar banyak dari orang-orang dalam kisah Natal. Pilihan-pilihan mereka menunjukkan kepada kita seperti apa hidup dalam kebebasan sejati.
Maria hanyalah seorang gadis biasa yang menjalani hidup yang sederhana. Ia bukan orang penting. Ia miskin. Keluarganya tidak memiliki pengaruh maupun kekuasaan. Ia bahkan belum menikah!
Karena itu, ketika malaikat memberitahunya bahwa ia akan menjadi ibu dari Anak Allah, tentu ia merasa sangat terkejut dan kewalahan. Namun, Maria memilih untuk menyerahkan hidupnya kepada Allah. Itulah langkah pertama menuju kebebasan, dan itulah cara Maria mengatasi perasaan tidak layak dalam dirinya.
Alkitab berkata respon Maria seperti ini: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." (Lukas 1:38).
Pernahkah Allah meminta Anda melakukan sesuatu yang menurut Anda mustahil? Rencana Allah bagi hidup kita selalu lebih besar daripada apa pun yang dapat kita rencanakan sendiri. Itulah sebabnya, ketika Allah berbicara kepada kita, kita bisa merasa kewalahan oleh rencana-Nya.
Namun, Allah tidak pernah menyuruh Anda melakukan sesuatu tanpa juga menyediakan sumber daya, waktu, jaringan, dana dan segala hal lain yang Anda perlukan untuk melakukannya. Anda tidak harus melakukannya dengan kekuatan sendiri. Melalui Roh Kudus, Allah bahkan memberikan kuasa yang Anda perlukan untuk melakukan kehendak-Nya.
Respon Maria mengingatkan kita bagaimana seharusnya kita berdoa ketika merasa kewalahan dan tidak tahu dari mana kita akan memperoleh kekuatan untuk menaati Allah.
Anda dapat berdoa seperti ini: "Engkaulah Penciptaku, dan apa pun rencana-Mu, aku mau bekerja sama dengan rencana itu. Engkau yang menciptakanku dan Engkau tahu apa yang terbaik bagiku. Aku adalah hamba-Mu. Aku bersedia melakukan apa pun yang Engkau kehendaki dalam hidupku."
Jika Anda tidak berdoa dengan sikap seperti ini, Anda akan hidup dalam ketegangan yang terus-menerus. Mengapa? Karena Anda tidak mungkin memiliki damai sejahtera ketika Allah berjalan ke satu arah, sementara Anda berjalan ke arah yang lain. Cara hidup seperti itu hanya akan menimbulkan banyak ketakutan dan ketidakpastian dalam hidup Anda.
Ketika kita memilih mengikuti rencana kita sendiri dan mengandalkan kekuatan kita sendiri, kita akan menemui jalan buntu. Namun, rencana Allah tidak pernah berakhir di jalan buntu.
Renungkan :
- Mengapa menurut Anda Allah sering memberi kita tugas yang terlalu besar untuk diselesaikan dengan kekuatan kita sendiri?
- Jalan buntu apa yang sedang Anda hadapi saat ini, yang mengingatkan Anda untuk menyerahkan diri kepada rencana Allah?
- Seberapa sering Anda seharusnya berdoa doa penyerahan diri seperti doa Maria? Mengapa?
Bacaan Alkitab Setahun :
Maleakhi 2; Wahyu 19
____________
Rencana-Nya selalu menuntun kepada kehidupan, ketika Anda berdoa dan menyerahkan kehendak Anda kepada-Nya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
When God's Plan Feels Overwhelming - Daily Hope with Rick Warren - December 30, 2025
"I am the Lord's servant, and I am willing to do whatever he wants." Luke 1:38 (TLB)
--------------------
If you want to break free from the fear that's keeping you from all God has for you, you can learn a lot from the people in the Christmas story. Their choices show us what it means to live in true freedom.
Mary was just an ordinary girl living an ordinary life. She wasn't anyone particularly important. She was poor. Her family didn't have any influence or power. She wasn't even married!
So when the angel told her she would be the mother of the Son of God, she must have been overwhelmed—yet she chose to surrender her life to God. That's the first step to freedom, and it's how Mary overcame her feelings of inadequacy.
The Living Bible paraphrase says this is how Mary responded: "I am the Lord's servant, and I am willing to do whatever he wants" (Luke 1:38).
Has God ever told you to do something that you thought was impossible? God's dream for our lives will always be bigger than anything we could ever dream up. That's why, when we hear from God, we might feel overwhelmed by his plan.
But God will never tell you to do something without giving you the resources, the time, the network, the money, and everything else you need to do it. You don't have to do anything on your own strength. He even gives you the power you need to do his will through the Holy Spirit.
Mary's response reminds us how to pray when we're overwhelmed and don't know where we'll find the strength to obey God.
You could say something like this to God: "You're my Creator, and whatever your plan is, I want to cooperate with it. You made me, and you know what's best for me. I am your servant. I'm willing to do whatever you want to do with my life."
If you're not praying this way, you'll live in constant tension. Why? Because you can't have peace when God's going one way and you're going another. Living that way will create a lot of fear and uncertainty in your life.
When we go in the direction of our own plans and trust in our own strength, we're going to hit dead ends—but God's plan doesn't have a dead end. It will always lead to life when we pray and surrender our will to him.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar