Selasa, 09 Desember 2025

Iman yang Bertahan Teguh

10 Desember 2025

Bacaan Hari ini:
Ibrani 11:27 "Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan."
-----------------
Budaya kita sering mengajarkan: "Kalau rasanya enak, lakukanlah."
Tanpa disadari, pemikiran itu memengaruhi kita semua. Ketika Anda membiarkan diri dikendalikan oleh suasana hati, Anda hidup berdasarkan perasaan.

Namun Allah menginginkan Anda menjalani hidup yang berbeda—hidup oleh iman, bukan hanya perasaan. Kebenarannya adalah, kita tidak selalu merasa ingin melakukan hal yang benar. Anda pasti mengalaminya. Saya juga. Tetapi Allah dapat memberi Anda iman yang mampu bertahan di atas perasaan.

Jika Anda melihat orang-orang yang berhasil, mereka adalah orang-orang yang melakukan hal-hal yang tidak selalu mereka suka. Mereka bersedia melakukan apa yang tidak dilakukan orang lain.

Anda tidak bisa menjadi atlet Olimpiade tanpa berlatih berjam-jam.
Anda tidak bisa menjadi musisi hebat tanpa melalui proses latihan panjang.

Prinsip ini juga berlaku bagi kedewasaan rohani. Jika Anda ingin memperdalam hubungan Anda dengan Allah, Anda harus menyediakan waktu untuk-Nya—bahkan ketika Anda tidak merasa ingin melakukannya. Orang-orang yang benar-benar menikmati waktu bersama Tuhan adalah mereka yang terus melakukannya meskipun awalnya tidak selalu terasa mudah.

Iman dan ketekunan selalu berjalan bersama.
Iman berarti tidak menyerah meski lelah.
Iman berarti tidak berhenti.
Hidup dalam iman berarti hidup dengan ketekunan.

Musa memberikan teladan yang kuat tentang kehidupan yang penuh ketekunan dalam iman. Ibrani 11:27 mengatakan:
"Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan."

Musa menyadari satu kebenaran penting:
Anda hanya dapat melakukan hal yang tampaknya mustahil jika Anda memandang kepada Allah yang tidak kelihatan.

Allah akan memberi Anda kekuatan untuk bertahan.
Ia akan memberi Anda kemampuan untuk mengusahakan pernikahan yang tampak tanpa harapan.
Ia akan memberi Anda kemampuan untuk bangkit ketika Anda jatuh.
Ia akan memberi Anda kemampuan untuk terus berjalan saat Anda hampir menyerah karena tekanan finansial.
Ia akan memberi Anda kekuatan untuk tetap teguh ketika Anda merasa tergoda untuk menyerah.

Kekuatan Allah untuk membuat Anda tetap berjalan selalu tersedia.
Tetaplah memandang kepada Allah—bukan kepada masalah Anda.

Renungkan :

- Adakah area dalam hidup Anda di mana Anda merasa ingin menyerah? Ceritakan kepada orang yang mendukung Anda.

- Hambatan apa yang paling sering melemahkan tekad Anda—kelelahan fisik, frustrasi, atau luka masa lalu?

- Kebiasaan baru apa yang dapat membantu Anda melewati hambatan tersebut?

Bacaan Alkitab Setahun :
Zefanya 2; II Yohanes
_____________
Kuncinya adalah iman yang bertahan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
A Faith That Perseveres - Daily Hope with Rick Warren - December 10, 2025

"It was by faith that Moses left Egypt and was not afraid of the king's anger. Moses continued strong as if he could see the God that no one can see." Hebrews 11:27 (NCV)
---------------------
There is a strong belief in our culture that if it feels good, do it. It influences every one of us, whether we want it to or not.But when you allow yourself to be manipulated by your moods, you live life according to your feelings.

But God wants you to live a different kind of life—a life of faith, not just a life of feeling. The truth is, I don't always feel like doing the right thing. I'm sure you don't either. But God can give you the kind of faith that persists above feelings.

If you look around, you'll see that successful people do things they don't always feel like doing. They do things that other people aren't willing to do.

You can't be an Olympic athlete unless you spend the extra hours training. You can't be a master musician unless you spend many hours practicing.

The same principle is true for being a mature, godly Christian. If you want to deepen your relationship with God, you have to spend time with him, even when you don't feel like it. Do you know people who really enjoy their time with God? That's because they persisted in spending time with him, even when they didn't feel like it.

Faith and persistence go hand in hand. Faith means you don't give up even when you're tired. Faith means you just won't quit. When you live in faith, you're being persistent.

Moses was a great example of a life lived in faithful persistence. Hebrews 11:27 says, "It was by faith that Moses left Egypt and was not afraid of the king's anger. Moses continued strong as if he could see the God that no one can see" (NCV).

Moses realized this important truth: You can only accomplish the impossible when you see the invisible.

God will give you the strength to persevere. He'll give you the power to keep working on the marriage that seems hopeless. He'll give you the power to pick yourself up when you've fallen. He'll give you the power to keep going when you're on the edge of bankruptcy. He'll give you the power to keep your convictions when the pressure to give in is building.

The key to faith being persistent. God's power to keep going is always there for you. Just keep your eyes on God, not on your problem.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar