12 Desember 2025
Bacaan Hari ini:
Mazmur 13:5 "Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu"
-------------------
Jika Anda pengikut Yesus, maka sukacita seharusnya menjadi gaya hidup Anda. Mengapa? Karena Anda telah diampuni sepenuhnya. Tidak ada lagi alasan untuk merasa bersalah atau malu.
Itu sudah merupakan alasan yang sangat baik untuk bersukacita!
Alkitab berkata: "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus." (Roma 8:1)
Dalam bahasa Yunani asli, kata "tidak" di ayat itu adalah bentuk penyangkalan paling kuat. Seolah-olah Tuhan berkata:
"Tidak, tidak, tidak—tidak dalam seribu tahun, tidak dalam sejuta tahun, tidak akan terjadi selama hidupmu."
Ini penting karena salah satu alasan terbesar orang kehilangan sukacita adalah rasa bersalah.
Semua orang pernah gagal. Namun Tuhan tidak menginginkan Anda hidup dalam tuduhan diri—mengatakan, "Aku seharusnya lebih baik."
Jadi bagaimana Tuhan ingin Anda menangani rasa bersalah?
Dengan mengakuinya dan datang kepada-Nya: "Tuhan, aku menyesal. Ampunilah aku." Dan Dia akan menghapus semua dosamu.
Yesus mati di kayu salib agar dosa-dosamu diampuni. Bukan hanya dosa yang sudah Anda lakukan—bahkan dosa yang belum Anda lakukan pun sudah ditanggung oleh salib. Semuanya sudah dibayar lunas. Yesus mengambil penghukuman yang seharusnya jatuh atas Anda. Itulah sebabnya Anda tidak perlu membayarnya lagi.
Itulah keselamatan—dan itu adalah alasan paling penting bagi Anda untuk bersukacita: sukacita karena hati nurani yang bersih.
Anda bisa mengalami sukacita yang sama seperti Daud saat ia berkata: "hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu" (Mazmur 13:5)
Renungkan :
- Mengaku dosa membantu Anda hidup dengan hati nurani yang bersih. Langkah apa yang bisa Anda lakukan agar pengakuan dosa menjadi kebiasaan harian?
- Sudahkah Anda sungguh-sungguh menerima bahwa Tuhan telah mengampuni Anda secara penuh? Jika ya, bagaimana pengaruhnya pada hidup Anda? Jika belum, apa yang menghalangi Anda?
- Siapa yang akan Anda beri tahu minggu ini tentang pengampunan total yang Tuhan berikan?
Bacaan Alkitab Setahun :
Hagai 1; Wahyu 1
_____________
Salah satu alasan terbesar orang kehilangan sukacita adalah rasa bersalah.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Live in the Joy of a Clear Conscience - Daily Hope with Rick Warren - December 12, 2025
"My heart rejoices in your salvation." Psalm 13:5 (NIV)
---------------------
If you're a follower of Jesus, joy should be a way of life. Why? Because you've been completely forgiven. There's no longer a reason for guilt or shame.
Sounds like a pretty good reason for joy to me.
The Bible says, "Therefore, there is now no condemnation for those who are in Christ Jesus" (Romans 8:1 NIV).
Romans 8 was originally written in Greek. The word translated "no" is the strongest possible negative in Greek. It's as if God was saying, "No, no, no—not in a thousand years, not in a million years, not a chance in your lifetime."
That's important—because one of the biggest reasons people lose their joy is guilt. Guilt and shame have the power to steal your joy.
All of us make mistakes. But God doesn't want you to live in self-condemnation, constantly telling yourself, "I should be better."
So how does God want you to handle your guilt? By coming clean and confessing your wrong. Go to God and say, "I'm sorry. Please forgive me." And then he'll wipe away your sin.
Jesus Christ died on the cross so your sins would be forgiven and you'd no longer have to live with guilt! And he didn't just die for the sins you've already committed. He also died for the ones you haven't committed yet. They're all covered under the cross.
Jesus took your condemnation. That's why he died. Your sins have been paid for. You don't have to pay for them again.
That's salvation, and it's your most important reason for joy. It's the joy of a clear conscience.
You can experience the same joy as King David had when he wrote Psalm 13: "My heart rejoices in your salvation" (Psalm 13:5 NIV).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar