Rabu, 02 November 2022

Kemerdekaan untuk Memilih Apa yang Benar


03 November 2022

Bacaan Hari ini:  Roma 6:6-7
πŸ‘‰ "Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah ==> turut disalibkan,
🫡 supaya tubuh dosa kita ==> hilang kuasanya,
agar jangan kita menghambakan diri lagi  kepada ==> dosa.
✍️ Sebab siapa yang telah mati, ia telah  ==> bebas dari dosa."
--------------------
✍️ Allah memberikan empat kemerdekaan  kepada setiap orang yang ==> percaya kepada-Nya.
πŸ”– Kita sudah mempelajari ==> dua yang pertama:
1️⃣ hati nurani yang bersih dan
2️⃣ akses langsung kepada Allah.
πŸ”– Hari ini kita akan mempelajari yang  ==> ketiga, yaitu
3️⃣ kekuatan untuk melakukan ==> apa yang benar.

πŸ”– Kebanyakan orang beranggapan kemerdekaan berarti
πŸ“Œ tidak ada aturan,
πŸ“Œ tidak ada batasan, atau
πŸ“Œ tidak ada hukum—
πŸ”– malah ini adalah suatu cara pandang yang  ==> sempit.
πŸ“ Justru kemerdekaan merupakan kekuatan dari berkat kemurahan hati Allah  diberikan kepada Anda ==> untuk berkata
✏️ "ya"     ==> untuk hal-hal yang baik dan
✏️ "tidak" ==> untuk hal-hal yang membahayakan.

πŸ“ Jika Anda tak memiliki kekuatan untuk mengatakan ==> "tidak,"
✏️ ada satu kata untuk hal itu: ==> kecanduan.
πŸ‘‰ Dan kecanduan membentuk
🫡 obsesi (ide atau perasaan yang sangat merasuki pikiran) dan
🫡 kompulsi (dorongan/paksaan/kebutuhan yang tanpa sadar yang bertentangan dengan keinginan secara sadar) ==> dalam hidup Anda.
πŸ’‘ Alkitab mengajarkan,
πŸ‘‰ "Mereka menjanjikan kemerdekaan kepada  ==> orang lain,
🫡 padahal mereka sendiri adalah ==> hamba-hamba kebinasaan,
πŸ‘‰ karena siapa yang dikalahkan orang, ia adalah ==> hamba orang itu"
πŸ“– (2 Petrus 2:19).

πŸ”– Saya pernah membaca sebuah cerita  tentang saudara laki-laki dan perempuan yang didorong oleh orang tua mereka untuk  ==> "menemukan kebahagiaan Anda sendiri."
πŸ“Œ Rumah mereka tidak ada batasan, dan
πŸ“Œ mereka diizinkan untuk bereksperimen  dengan
πŸ“ seks dan
πŸ“ narkoba.
⁉️ Apa akibatnya?
‼️ Pada saat mereka berusia 20-an,
==> hidup mereka di luar kendali.

πŸ”– Si kakak laki-laki ini segera ==> menyadari,
πŸ’­ "Kebebasan saya ini sama sekali   ==> bukan kebebasan.
πŸ“ Di luar, saya tampak ==> menikmati hidup. Tetapi
πŸ“ di dalam hati saya diperbudak oleh
✏️ ketakutan,
✏️ ketidakamanan, dan
✏️ kecanduan saya.
πŸ’­ Saya membutuhkan seseorang untuk membebaskan saya dari ==> diri saya sendiri."

πŸ‘‰ Itulah ==> yang kita semua butuhkan:
✍️ seseorang yang bersedia membebaskan kita dari : ==> diri kita sendiri.

πŸ”– Pernahkah Anda berpikir,
⁉️ "Mengapa saya mengabaikan orang yang paling saya cintai?
⁉️ Mengapa saya selalu cemas dan takut?
⁉️ Bagaimana cara menghentikannya?"
πŸ”– Inilah hal-hal yang mungkin ==> telah Anda coba ubah tentang diri Anda,
πŸ”– tetapi Anda tak punya kekuatan untuk  ==> mengubahnya.

✍️ Kekuatan seperti itu hanya berasal dari  ==> Allah.

πŸ’‘ Paulus menyuarakan ini dalam ==> Roma 7:24-25:
πŸ’¬ "Aku, ==> manusia celaka!
⁉️ Siapakah yang akan melepaskan aku dari  ==> tubuh maut ini?
πŸ’¬ Syukur kepada Allah!
‼️ oleh Yesus Kristus, ==> Tuhan kita.
πŸ‘‰ Jadi dengan akal budiku aku melayani  ==> hukum Allah,
🫡 tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani  ==> hukum dosa."

πŸ€” Mengapa Yesus Kristus adalah  ==> jawabannya?
πŸ’‘ Sebab Dia berjanji,
✍️ "Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, ==> kamupun benar-benar merdeka"
πŸ“– (Yohanes 8:36).

πŸ‘‰ Kemerdekaan bukan hanya
==> tidak memiliki batasan.
🫡 Kemerdekaan yang sepenuh merupakan kemerdekaan untuk berkata
πŸ’¬ "ya" ==> buat hal-hal yang
πŸ‘ meningkatkan kesehatan Anda,
πŸ‘ meningkatkan kebahagiaan Anda, dan
πŸ‘ mengisi hidup Anda dengan
==> hal-hal yang penting.

Renungkan hal ini:
- Ketika Anda merenungkan 2 Petrus 2:19, " Mereka menjanjikan kemerdekaan kepada orang lain, padahal mereka sendiri adalah hamba-hamba kebinasaan, karena siapa yang dikalahkan orang, ia adalah hamba orang itu," menurut Anda mengapa Allah sangat membenci dosa?

- Jelaskan satu saat di mana Anda perah mencoba mengubah tingkah laku Anda dengan kekuatan Anda sendiri. Bagaimana hasilnya?

- Berdasarkan renungan ini, bagaimana Anda akan menasihati seseorang yang sangat ingin menghentikan pola hidup mereka yang destruktif tetapi tidak berhasil?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yehezkiel 19 - 22; II Timotius 2:1-13
___________
πŸ—️ Kemerdekaan yang sepenuh ialah   ==> kekuatan untuk melakukan apa yang benar.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
The Freedom to Choose What Is Right
By Rick Warren

"We know that our old sinful selves were crucified with Christ so that sin might lose its power in our lives. We are no longer slaves to sin. For when we died with Christ we were set free from the power of sin." Romans 6:6-7 (NLT)
---------------------
God gives four great freedoms to everyone who puts their trust in him. We already looked at the first two: a clear conscience and personal access to God. The third freedom is the power to do what is right.

Most people think freedom means no rules, no limits, and no regulations—but that's a very limited view of freedom. Instead, freedom is the power God graciously gives you to say "yes" to the things that are good for you and "no" to the things that are harmful. 

If you don't have the power to say "no," there's a word for that: addiction. And with it comes obsessions and compulsions in your life. The Bible teaches, "For you are a slave to whatever controls you" (2 Peter 2:19 NLT).

I once read a story about a brother and sister who were encouraged by their parents to "find your bliss." Their home had no boundaries, and they were allowed to experiment with sex and drugs. By the time they were in their mid-20s, their lives were out of control.

The brother soon realized, "My freedom was no freedom at all. On the outside, I appeared to be enjoying life. But inside I was enslaved to my own fears, insecurities, and compulsions. I needed someone to free me from myself." 

That's exactly what we all need: someone to free us from ourselves.

Have you ever thought, "Why do I fly off the handle at people I love the most? Why am I anxious and fearful all the time? How do I stop?" These are things you may have tried to change about yourself but didn't have the power to change. That kind of power comes only from God.

Paul voiced this tension in Romans 7:24-25: "Oh, what a miserable person I am! Who will free me from this life that is dominated by sin and death? Thank God! The answer is in Jesus Christ our Lord" (NLT).

Why is Jesus Christ the answer? Jesus promises, "If the Son sets you free, you will be free indeed" (John 8:36 NIV).

Freedom is not simply having no limits. Radical freedom is the freedom to say "yes" to the things that improve your health, increase your happiness, and fill your life with significance. Radical freedom is the power to do what is right.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar