Senin, 11 Oktober 2021

Cerita seorang biksu

Ini adalah sebuah kisah nyata. Diiceritakan sendiri oleh seorang Biksu.  Dia bercerita :  
" Sebelum aku menjadi Biksu aku adalah seorang pemburu anjing laut.

 Suatu kali,  saat menangkap seekor anjing laut yang besar, setelah mengupas kulitnya yang berharga,  anjing laut yang masih belum putus nafasnya itu disembunyikannya dirumput-rumput.

Malamnya, pemburu itu kembali ketempat semula tapi tidak menemukan anjing laut ini. Ia  lalu melihat lagi dengan lebih teliti, dan  melihat  samar-samar  noda darah diatas rumput menetes   hingga ke sebuah gua kecil disekitar sana.

Pemburu ini mencoba melihat kedalam lubang. Ia sangat kaget karena ternyata anjing laut ini menahan sakit dari kulitnya yang terkelupas, bersusah payah kembali kesarangnya, 

Mengapa anjing laut ini melakukannya ? Ketika si pemburu ini menarik keluar anjing laut yang sudah tidak bernafas ini, ia menemukan  dua ekor anak anjing laut kecil yang masih belum terbuka matanya, sedang berusaha mengisap puting susu mamanya yang sudah meninggal, 

Disaat pemburu ini melihat kejadian ini, tubuh dan hatinya mendapatkan goncangan yang sangat besar, dia tidak pernah berpikir bahwa  hewan juga bisa memiliki hubungan kasih sayang ibu dan anak yang bahkan kadang manusia juga tidak memilikinya. Saat diujung kematian masih terpikir untuk menyusui anaknya, takut anaknya akan kelaparan. Memikirkan ini pemburu ini merasakan kesedihan  yang mendalam, menangis dengan rasa   bersalah dan tidak bisa memaafkan dirinya sendiri.

Lalu, dia pun bertobat, tidak menjadi pemburu lagi, ia pergi menjadi Biksu melatih diri. Setiap kali Biksu ini mengenang kembali peristiwa masa lalunya ini, dimatanya masih terlihat  air mata.
 
Harap semua teman-teman yang menemukan cerita ini, bisa tersentuh dengan kisah ini.  semoga kisah ini bisa  membuat banyak orang tergugah menghargai kehidupan serta tidak ingin  menyiksa dan membunuh makhluk hidup lainnya. Yang juga memiliki hak hidup bersama dgn manusia dipermukaan Bumi ini.

(Ditulis oleh :Ibu Henna Doktor Ilmu Lingkungan Undip, thanks much Ibu)

🙏🙏🙏🤗🤗

Tidak ada komentar:

Posting Komentar