Jumat, 13 November 2015

Jangan bergantung pada Perasaan. tetapi bergantunglah pada iman akan Tuhan Yesus

[5:20 14/11/2015] Babeh XL: Bacaan Hari ini:
Roma 8:6,8 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
----------------------------------------------------

Belajar mengelola emosi Anda adalah kunci dari ketenangan jiwa. Saya ingin berbagi empat alasan penting dalam Firman Tuhan yang menjelaskan mengapa Anda perlu belajar untuk mengendalikan apa yang Anda rasakan.

1. Anda perlu belajar mengelola emosi Anda karena emosi Anda jarang bisa dipercaya.Insting Anda seringkali salah. Intuisi Anda seringkali lemah. Emosi Anda sering menuntun Anda kepada jalan buntu. Anda tidak dapat bergantung pada semua yang Anda rasakan! Amsal 14:12 mengatakan, Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut. Anda tak harus menerima segala yang Anda rasakan, sebab tidak semua yang Anda rasakan adalah benar atau autentik atau akan menuntun Anda ke arah yang benar.

2. Anda perlu belajar mengelola emosi Anda karena Anda pastinya tak mau dimanipulasi oleh perasaan Anda. Apabila Anda tidak mengendalikannya, maka emosi Anda akan mengendalikan Anda, dan Anda akan dimanipulasi oleh mood Anda. Dan, jika Anda selalu dikendalikan oleh perasaan Anda, maka orang lain akan mengambil keuntungan dari Anda. Yang paling jahat adalah perasaan yang negatif, ini alat favorit Setan. Setan akan memakai rasa takut, kebencian, dan kekhawatiran Anda untuk melampiaskan malapetaka dalam kehidupan Anda. Alkitab mengatakan dalam 1 Petrus 5:8, "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

3. Anda perlu belajar mengelola emosi Anda, karena Anda ingin menyenangkan hati Tuhan. Dia tidak dapat mengatur hidup Anda apabila emosi yang mengatur hidup Anda. Jika keputusan yang Anda buat bergantung pada perasaan Anda, maka Anda telah menjadikan perasaan Anda sebagai tuhan di hidup Anda, dan akibatnya, Allah tak bisa menjadi Tuhan dalam hidup Anda. Roma 8:6 dan 8 mengatakan, Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

4. Anda perlu belajar mengelola emosi Anda karena pastinya Anda ingin sukses dalam hidup. Penelitian demi penelitian telah menunjukkan bahwa kecerdasan emosional Anda jauh lebih penting daripada IQ Anda, jika menyangkut soal kesuksesan. Berapa banyak orang yang Anda kenal yang merusak reputasi mereka karena sesuatu yang diucapkan saat sedang marah? Atau hilang kesempatan kerja karena kurangnya pengendalian diri?

Alkitab mengatakan dalam Amsal 5:23, "Ia mati, karena tidak menerima didikan dan karena kebodohannya yang besar ia tersesat. Ketika Anda memberikan hati Anda kepada Yesus, maka itu juga termasuk emosi Anda. Saat Anda berkata, "Saya memberikan hati saya kepada Yesus," itu artinya Anda juga memberikan perasaan Anda kepada-Nya untuk Ia kelola. Yesus ingin menjadi Tuhan atas perasaan Anda, bukan hanya atas pikiran dan tingkah laku Anda.

"Supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah (1 Petrus 4:2).

Renungkan hal ini:

Apakah Anda mendasarkan keputusan pada perasaan Anda? Bagaimana Anda tahu jika "perasaan" Anda itu benar atau salah?

Menurut Anda mengapa belajar mendengarkan Roh Kudus itu penting? Bagaimana cara Anda melakukannya?

Bagaimana dengan perasaan Anda? Apakah Anda perlu menyerahkannya kepada Allah hari ini?
______________________________

Dia tidak dapat mengatur hidup Anda apabila emosi yang mengatur hidup Anda (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

[6:44 14/11/2015] Babeh XL: Bacaan pagi ini sangat pas buat gw, thank you P Djien๐Ÿ˜‡

[6:44 14/11/2015] Babeh XL: Pas juga utk semua Mul. ๐Ÿ˜Š

[6:44 14/11/2015] Babeh XL: Hidup ikutin emosi dan perasaan kita jadi bodoh dan  jadi jahat penuh kebencian dan kemarahan pada akhirnya yg menjadi korban diri kita sendiri.

[6:45 14/11/2015] Babeh XL: Jadi lebih baik pikiran kita focus kepada manis drpada batu yg menyakitkan ya๐Ÿ˜„

[6:45 14/11/2015] Babeh XL: Betul Mul klo kita hrs cerdik sprti ular spy jangan jena tipu muslihat iblis. Memang klo kita mengikuti emosi dan perasaan kita saat itu seakan2  kita puas, tp puasnya sesaat dan dibelakang kita terbentang lubang yg akan mengubur diri kita sendiri.
O.k.i kita hrs membentengi diri kita.
Dgn apa?
Dgn penyangkalan diri, pikul salib dan mengikut teladan Yesus.

[6:45 14/11/2015] Babeh XL: Ini semua bisa kita lakukan jika dlm diri kita ada "KASIH"
Jika dlm diri kita ada "KASIH" mk kita akan menjadi segambar dgn DIA.
Inilah benteng kita yg paling kokoh.

[6:45 14/11/2015] Babeh XL: Klo sebaliknya mk kita akan segambar dgn dunia ini dan kita akan menghumbar hawa nafsu.

[6:45 14/11/2015] Babeh XL: Kasih yg tulus ikhlas, unconditional love

[6:45 14/11/2015] Babeh XL: Betul sekali dan ini memang mudah diucap tp sulit utk dilaksanakan. Krn kita hrs bisa menerima orang mempermalukan kita dan kita tetap hrs tersenyum

[6:45 14/11/2015] Babeh XL: Ooo God please help me๐Ÿ™

[6:47 14/11/2015] Babeh XL: Hasil dialog pagi ini dgn teman SMP mengenai renungan diatas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar