Sabtu, 07 Januari 2023

Menolak untuk Beristirahat adalah Sebuah Ketidakdewasaan


08 Januari 2023

Bacaan Hari ini:  Mazmur 127:2
πŸ‘‰ "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk ==> sampai jauh malam,
🫡 dan makan roti yang ==> diperoleh dengan susah payah
✍️ sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada ==> waktu tidur."
--------------
πŸ”– Ketika kami memulai Gereja Saddleback, saya bekerja ==> 18 jam sehari.
πŸ”– Kami menjamu tamu-tamu gereja ke rumah kami ==> dua kali seminggu, setiap minggu.
πŸ‘‰ Di hari Minggu terakhir pada tahun pertama kami,
🫡 waktu saya bersiap untuk berkhotbah,  ==> saya pingsan.
πŸ“ Saya kelelahan
✏️ fisik,
✏️ spiritual, dan
✏️ relasional.

πŸ”– Di tahun berikutnya,
πŸ“ Tuhan mengajari saya beberapa hal  tentang ==> keseimbangan
✏️ yang semenjak saat itu terus saya pelajari lagi ==> dan lagi.
πŸ”– Ini yang saya pelajari:
✍️ Menolak untuk beristirahat ialah  ==> sebuah ketidakdewasaan.
πŸ”– Ingat,
πŸ“ kota Roma tidak dibangun dalam  ==> sehari,
✏️ begitu pula dengan gereja atau segala sesuatu ==> yang berharga.

πŸ’‘ Alkitab mengatakan dalam
==> Mazmur 127:2:
πŸ‘‰ "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk ==> sampai jauh malam,
🫡 dan makan roti yang
==> diperoleh dengan susah payah
✍️ sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada ==> waktu tidur."

✍️ Tuhan tidak ingin Anda ==> mengerjakan semuanya sekaligus.
πŸ‘‰ Saat Tuhan ==> menumbuhkan bisnis Anda,
🫡 Dia juga ==> menumbuhkan Anda.
πŸ‘‰ Saat Tuhan ==> mendewasakan anak-anak Anda,
🫡 Dia juga ==> mendewasakan Anda.
πŸ‘‰ Saat Tuhan ==> menumbuhkan karier Anda,
🫡 Dia juga ==> menumbuhkan Anda.
✍️ Supaya bertumbuh, Anda harus belajar  untuk ==> beristirahat di dalam kebaikan Tuhan.

πŸ”– Beberapa orang berpikir
==> Tuhan hanya tersenyum pada mereka  saat mereka
πŸ“Œ bekerja,
πŸ“Œ berdoa, atau
πŸ“Œ melakukan hal-hal "spiritual."
✍️ Sesungguhnya Tuhan juga tersenyum pada Anda ==> ketika Anda beristirahat.

πŸ”– Jika Anda pernah masuk ke kamar anak-anak Anda dan memeriksa mereka ==> di malam hari,
πŸ‘‰ Anda tentu tahu betapa bahagianya Anda hanya dengan ==> melihat mereka terlelap.
🫡 Begitu pula dengan ==> Bapa surgawi Anda,
✍️ Dia senang melihat Anda
==> tidur dan beristirahat.
✏️ Dia menciptakan Anda untuk
==> membutuhkan istirahat.
πŸ“ Bahkan Tuhan sendiri
==> beristirahat!
⁉️ Apakah Anda lebih sibuk dari
==> Tuhan?

πŸ“– Keluaran 31:17 mengatakan,
πŸ”– "Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk ==> selama-lamanya,
✏️ sebab enam hari lamanya
==> TUHAN menjadikan langit dan bumi,
πŸ“ dan pada hari yang ketujuh ==> Ia berhenti bekerja untuk beristirahat."

πŸ€” Mengapa Tuhan beristirahat pada ==> hari ketujuh?
Bukan karena ==> Dia lelah,
πŸ‘‰ sebab Tuhan tidak pernah ==> lelah.
✍️ Dia mencontohkan apa yang
==> Dia ingin Anda lakukan:
πŸ–Š️ Meninggalkan pekerjaan Anda dan  ==> bersantai,
πŸ–Š️ menghormati ==> hari Sabat,
πŸ–Š️ dan beristirahat di dalam
==> kebaikan Tuhan.

Renungkan hal ini:
- Apa saja alasan Anda untuk bekerja lembur di rumah, sekolah, atau tempat kerja?

- Mengapa dengan membuat batasan dalam hidup Anda membentuk sebuah disiplin rohani?

- Apakah jadwal kegiatan harian Anda menggambarkan bahwa Anda memprioritaskan diri untuk menyelesaikan tugas-tugas, atau untuk bertumbuh secara rohani? Dalam hal apa saja?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 18-19; Matius 6:1-18
___________
✍️ Tuhan ingin Anda belajar untuk mengatur kecepatan diri Anda sendiri selama proses  ==> Dia menggunakan keadaan Anda untuk membantu Anda menjadi dewasa sedikit demi sedikit.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Refusing to rest is immaturity

January 08, 2023

Today's Reading:
Psalm 127:2 "In vain do you rise early and sit up late, and eat the bread of your hard-earned bread--for he gives it to his beloved ones at bedtime."
--------------
When we started Saddleback Church, I was working 18 hour days. We host church guests to our home twice a week, every other week. On the last Sunday of our junior year, as I was getting ready to preach, I fainted. I am physically, spiritually, and relationally exhausted.

The following year, God taught me a few things about balance—which I've been learning again and again ever since. This is what I learned: Refusing to rest is immaturity. Remember, the city of Rome wasn't built in a day, and neither were churches or anything else of value.

The Bible says in Psalm 127:2: "In vain do you rise early and sit up late, and eat the bread that you have earned with difficulty--for he gives it to those he loves at bedtime."

God doesn't want you to do everything at once. when God grows your business, He grows you too. As God matures your children, He also matures you. When God grows your career, He also grows you. In order to grow, you must learn to rest in God's goodness.

some people think God only smiles at them when they work, pray, or do "spiritual" things. Truly God also smiles on you when you rest.

If you've ever walked into your kids' room and checked on them at night, you know how happy you can be just by watching them sleep. Likewise with your heavenly Father, He loves to watch you sleep and rest. He created you to need rest. even God Himself rested! Are you busier than God?Exodus 31:17 says, "Between me and the children of Israel, this is an everlasting warning, for in six days the LORD made the heavens and the earth, and on the seventh day he stopped working to rest."

Why did God rest on the seventh day? not because He is tired, because God is never tired. He modeled what He wants you to do: Leave your job and relax, honor the Sabbath day, and rest in God's goodness.

Reflect on this:
- What are your reasons for working overtime at home, school or work?

- Why does setting limits in your life form a spiritual discipline?

- Does your daily activity schedule suggest that you are prioritizing yourself to complete tasks, or to grow spiritually? In what cases?

Bible Reading for a Year:
Genesis 18-19; Matthew 6:1-18
___________
God wants you to learn to pace yourself during the process. He uses your circumstances to help you mature little by little.

(Translated from Daily Devotional by Rick Warren)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar