23 Oktober 2026
Bacaan Hari ini:
Markus 3:14 "Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil"
-----------------------
Jika saya meminta Anda melengkapi kalimat ini, "Jika Anda ingin suatu pekerjaan dilakukan dengan benar..." Anda mungkin akan melanjutkannya dengan, "....kerjakan sendiri", Namun, itu adalah prinsip seorang perfeksionis yang sedang menuju pada kelelahan akut—karena Anda tidak bisa melakukan setiap pekerjaan seorang diri.
Yesus adalah manusia, sama seperti kita. Dan alih-alih mencoba melakukan semuanya seorang diri, Dia dengan sengaja membagikan kehidupan dan pelayanan-Nya kepada orang lain.
Tahukah Anda hal pertama yang Yesus lakukan ketika memulai pelayanan-Nya? Dia membentuk kelompok kecil. Markus 3:14 mengatakan, "Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil". Sebelum memulai pelayanan-Nya di hadapan umum, Yesus mengumpulkan sebuah kelompok kecil karena Dia tahu bahwa Bapa-Nya menghendaki agar Dia melakukan pelayanan dan melewati hari-hari-Nya yang paling berat bersama teman-teman di sisi-Nya.
Jika ada seseorang yang berhak berkata, "Jika Anda ingin suatu pekerjaan dilakukan dengan benar, kerjakan sendiri," orang itu adalah Yesus. Dia memiliki kuasa untuk melakukan apa saja, tetapi bahkan Dia pun mengetahui betapa besar kuasa dukungan dari sebuah kelompok kecil.
Ketika Dia pergi ke Taman Getsemani, tepat sebelum penyaliban-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya dalam Matius 26:38, "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku". Bahkan Yesus mengundang orang lain untuk berdoa bersama-Nya. Bahkan Yesus memilih untuk bersandar pada dukungan sebuah kelompok kecil ketika Dia menghadapi krisis.
Sebagian besar stres yang kita alami sebenarnya kita timbulkan sendiri. Kita menjadi gelisah ketika berpikir bahwa semuanya bergantung pada kita—padahal tidak demikian. Allah tidak memanggil Anda untuk menjadi pengelola umum alam semesta, apalagi mengharapkan Anda mampu mengelola hidup Anda sendiri tanpa bantuan orang lain. Anda membutuhkan arahan dan kekuatan dari-Nya, dan Anda membutuhkan orang-orang di sekitar Anda untuk menjalani hidup bersama-sama.
Kita sering kali tidak menerima bantuan dari orang lain karena rasa tidak aman dan kesombongan kita, sehingga kita terus mengalami stres. Namun, ada orang-orang beriman yang bersedia membantu dan mendukung Anda—dan ada pula orang-orang yang membutuhkan bantuan dan dukungan Anda.
Rendahkanlah hati Anda dan akuilah bahwa Anda tidak dapat melakukannya seorang diri. Dan Anda memang tidak harus melakukannya sendiri! Allah membentuk gereja agar berjalan bersama Anda pada masa-masa baik dan menolong Anda pada masa-masa penuh tekanan. Dia akan menuntun Anda kepada orang-orang yang Anda butuhkan jika Anda mau membuka diri dan memercayai-Nya untuk menyediakan apa yang Anda perlukan.
Renungkan :
- Mengapa keterbukaan untuk menunjukkan kelemahan dan kerendahan hati diperlukan dalam komunitas yang berdasarkan Alkitab
- Bagaimana Anda mengetahui bahwa Anda sedang menuju kelelahan? Apa saja tanda-tanda peringatannya?
- Dalam hal apa saja Anda membutuhkan dukungan dari kelompok kecil saat ini? Berdoalah dan mintalah kepada Allah untuk menyediakan dukungan bagi Anda dalam bidang-bidang khusus tersebut.
Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 34-37; I Tesalonika 5
_____________
Rendahkanlah hati Anda dan akuilah bahwa Anda tidak dapat melakukannya seorang diri. Dan Anda memang tidak harus melakukannya sendiri!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=======
You Need a Community
By Rick Warren
“Then he chose twelve of them to be his apostles, so they could be with him.” Mark 3:14 (CEV)
---------------------
If I were to ask you to complete this sentence, “If you want a job done right . . .” you would probably finish it with this: “. . . do it yourself.” But that’s the motto of a perfectionist headed for burnout—because you can’t do every job by yourself.
Jesus was human, just like us. And instead of trying to do everything alone, he intentionally shared his life and ministry with others.
Do you know the first thing Jesus did when he started his ministry? He formed a small group. Mark 3:14 says, “Then he chose twelve of them to be his apostles, so they could be with him” (CEV). Before he began his public ministry, Jesus gathered a small group because he knew his Father intended for him to do ministry and walk through his hardest days with friends by his side.
If anybody had a right to say, “If you want a job done right, do it yourself,” it was Jesus. He had the power to do anything, yet even he knew the power of having a small group for support.
When he went to the Garden of Gethsemane, just before the cross, Jesus said to his disciples in Matthew 26:38, “My soul is overwhelmed with sorrow to the point of death. Stay here and keep watch with me” (NIV). Even Jesus invited others to pray with him. Even Jesus chose to lean on the support of a small group when he was in a crisis.
So much of our stress is self-imposed. We get uptight when we think it all depends on us—but it doesn’t. God hasn’t called you to be the general manager of the universe, let alone expect you to be able to manage your own life by yourself. You need his direction and strength, and you need people around you to walk through life together.
We often don’t accept help from other people because of our insecurity and pride, and so we stay stressed out. But there are people of faith who are willing to help and support you—and people who need your help and support.
Humble yourself and admit that you can’t do it on your own. And you don’t have to! God made the church to walk with you in good times and help you in stressful times. And he will lead you to the people you need if you’ll just let your guard down and trust him to provide.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar