18 Oktober 2026
Bacaan Hari ini:
Matius 11:29 "Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati, dan jiwamu akan mendapat ketenangan."
---------------------
Semua orang ingin mengetahui penawar untuk kecemasan karena kita semua mengalaminya. Kita hidup di masa yang penuh tekanan, dan ketenangan bagi tubuh serta jiwa kita terasa sulit diperoleh.
Namun, ini bukanlah rahasia: Yesus ingin Anda mengurangi kekhawatiran dan lebih mempercayai-Nya. Dia berkata dalam Matius 11:29, "Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati, dan jiwamu akan mendapat ketenangan."
Setelah Anda datang kepada Yesus dan membiarkan Dia ikut memikul beban Anda, Dia ingin Anda belajar dari-Nya. Mengapa? Karena Yesus tidak pernah terburu-buru. Dia menetapkan ritme kehidupan yang berasal dari hati yang lemah lembut dan rendah hati, yang bertujuan membawa kehidupan, bukan keletihan. Yesus memberikan teladan kepada kita tentang bagaimana menjalani hidup dengan damai sejahtera dan tujuan yang jelas dan mengikuti teladan-Nya adalah cara kita mengisi kembali tangki rohani dan emosional kita. Perhatikan bagaimana Dia menjalani hidup, lalu lakukanlah seperti yang Dia lakukan.
Belajar menjalani hidup seperti Yesus adalah sebuah proses. Anda tidak akan mempelajarinya dalam semalam karena gaya hidup Anda yang penuh beban juga tidak terbentuk dalam semalam. Namun, tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan, Anda dapat belajar untuk mempercayai-Nya.
Anda dapat belajar dari Yesus bagaimana menjadi lemah lembut dan rendah hati. Namun, bagaimana hal itu akan membantu Anda? Kelemahlembutan dan kerendahan hati sepertinya bukan solusi alami untuk mengatasi stres dan kelelahan. Mungkin Anda berharap Dia berkata, "Belajarlah dari-Ku dan Aku akan mengajarkan Anda cara memiliki daya tahan dan stamina."
Yesus ingin Anda belajar menjadi lemah lembut dan rendah hati karena sikap agresif dan kesombongan merupakan dua penyebab terbesar stres dan kekosongan dalam hidup.
Sikap agresif muncul ketika kita tidak mau menunggu apa pun dan mengambil terlalu banyak tanggung jawab. Sikap ini merupakan kebalikan dari kelemahlembutan.
Kesombongan muncul ketika kita berusaha mengendalikan segala sesuatu. Ego kita menjadi penyebab lebih banyak stres dan kesombongan dalam hidup daripada yang kita sadari.
Penawar bagi dua penyebab stres terbesar dalam hidup Anda adalah kelemahlembutan dan kerendahan hati. Anda mempelajarinya dengan mengingatkan diri sendiri setiap hari bahwa Anda bukan Allah dan Anda bukan penyelamat siapa pun.
Renungkan :
- Menurut Anda, apakah Anda pernah dituntut untuk selalu terburu-buru? Mengapa ya atau mengapa tidak?
- Apa yang selama ini berusaha Anda kendalikan hingga membuat Anda kelelahan?
- Dalam hal apa saja Anda pernah bertindak seolah-olah menjadi penyelamat seseorang? Bagaimana hal itu memengaruhi diri Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 13-16; I Tesalonika 1
____________
Luangkan waktu bersama Yesus, dan Anda akan melihat bagaimana kelemahlembutan dan kerendahan hati membawa ketenangan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
The Antidote to Anxiety
By Rick Warren
“Take my yoke upon you. Let me teach you, because I am humble and gentle at heart, and you will find rest for your souls.” Matthew 11:29 (NLT)
----------------
Everyone wants to know the antidote to anxiety because we all experience it. We live in stressful times and rest for our bodies and souls seems elusive.
But it’s not a secret: Jesus wants you to worry less and trust him more. He says in Matthew 11:29, “Take my yoke upon you. Let me teach you, because I am humble and gentle at heart, and you will find rest for your souls” (NLT).
After you come to Jesus and let him share your load, he wants you to learn from him. Why? Because Jesus is never in a hurry. He sets a pace that comes from a gentle and humble heart that is meant to bring life and not weariness. Jesus modeled for us how to live with peace and purpose, and following his example is how we refill our spiritual and emotional tanks. Watch how he lived, and do it the way he did.
Learning to live like Jesus is a process. You won't learn it overnight because you didn't develop your overloaded lifestyle overnight. But no matter how long it takes, you can learn to trust him.
You can learn from Jesus how to be gentle and humble. But how is that going to help you? Gentleness and humility don’t seem like the natural cure for being stressed out and tired. Maybe you would expect him to say, "Learn from me, and I'll teach you how to have endurance and stamina."
Jesus wants you to learn to be gentle and humble because aggression and arrogance are two of the biggest causes of stress and emptiness in life.
Aggression is when we don't want to wait for anything, and we over-commit ourselves. It's the opposite of gentleness.
Arrogance is when we try to control everything. Our ego is responsible for more stress and arrogance in our lives than we realize.
The antidote to the two biggest causes of stress in your life is gentleness and humility. You learn them by reminding yourself every day that you’re not God and you’re not anybody's savior.
Spend time with Jesus, and you’ll see how gentleness and humility lead to rest.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar