Minggu, 04 Oktober 2026

Kasih yang Bertahan Selalu Memberikan Kasih Karunia

05 Oktober 2026

Bacaan Hari ini:
1 Korintus 13:7 "Kasih menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu."
------------------
Jika Anda ingin pernikahan Anda bertahan dalam jangka panjang, Anda perlu membuat pilihan-pilihan sulit untuk tetap mengasihi—dan terus membuat pilihan-pilihan itu berulang kali. Salah satu pilihan tersebut adalah memberikan kasih karunia, bahkan ketika hidup terasa sulit.

Semakin lama Anda menikah, semakin mudah bagi Anda untuk menjadi kurang berbelas kasih. Tidak ada pernikahan yang dapat bertahan tanpa kasih karunia, pengampunan, penerimaan dan banyak kesabaran. Anda harus memilih untuk memberikan kelonggaran kepada pasangan Anda.

Mudah untuk menunjukkan kasih karunia satu kali. Itu bukan masalah besar. Yang sulit adalah ketika seseorang berulang kali menyakiti atau mengganggu Anda. 1 Korintus 13:7 berkata, "Kasih menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu." Alkitab mengatakannya seperti ini: "Kasih...sabar menanggung segala sesuatu.."

Berikut tiga situasi yang akan terus-menerus membutuhkan kasih karunia dalam pernikahan Anda:

Anda perlu memberikan kasih karunia ketika kekurangan dan kesalahan mereka mengganggu Anda.

Semakin lama Anda mengasihi seseorang, semakin Anda mengetahui kekurangan mereka. Anda dapat memilih untuk menjadi kritis atau penuh kasih karunia, suka mencari-cari kesalahan atau baik hati, perfeksionis atau penuh belas kasihan. Alkitab berkata dalam Amsal 17:9, "Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih"

Suatu kali dua orang wanita sedang berbicara setelah kebaktian di gereja dan salah satu dari mereka berkata kepada yang lain, "Apakah Anda ingat ketika suami Anda melakukan hal itu?" Dia sedang berbicara tentang sesuatu yang buruk yang pernah terjadi. Saya menyukai jawaban wanita yang lain: "Saya ingat dengan jelas bahwa saya sudah melupakannya."

Sahabat, itu adalah sebuah pilihan. Sungguh tidak bijaksana untuk berpikir bahwa dua orang yang tidak sempurna dapat memiliki hubungan yang sempurna. Anda harus memberikan kasih karunia. Kasih mengabaikan kesalahan orang lain. Kasih melupakan kesalahan. Efesus 4:2 berkata, "Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu"

Anda perlu memberikan kasih karunia ketika perkataan atau tindakan mereka menyakiti Anda.

Kenyataannya adalah kita manusia dan kita saling menyakiti, terkadang dengan sengaja tetapi sering kali tanpa sengaja. Kita mengatakan hal-hal yang sebenarnya tidak kita maksudkan. Kita tidak mempertimbangkan perasaan orang lain dan kita egois. Kita ceroboh dalam perkataan dan tindakan kita.

Suatu hari saya sedang berbicara dengan seorang pria. Dia berkata, "Saya melakukan sesuatu yang salah, dan istri saya menjadi historical."
Saya berkata, "Maksud Anda hysterical!" Kemudian dia berkata, "Tidak, historical. Dia menceritakan kepada saya semua kesalahan yang pernah saya lakukan."

Alkitab berkata bahwa kasih "tidak menyimpan kesalahan" (1 Korintus 13:5). Anda harus melepaskannya jika Anda menginginkan kasih yang bertahan.

Anda perlu memberikan kasih karunia ketika mereka berdosa.

Pasangan Anda akan berdosa, terkadang terhadap Anda, terkadang terhadap Allah, dan terkadang terhadap orang lain. Kolose 3:13 berkata, "Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian." Kasih mengampuni.

Besok kita akan belajar dua pilihan lagi untuk menumbuhkan kasih yang bertahan.

Renungkan :

- Apakah Anda mudah memberikan kasih karunia ketika kesalahan pasangan Anda mengganggu Anda? Bagaimana Anda dapat "dengan jelas melupakan" hal-hal yang mungkin dilakukan pasangan Anda yang menyakiti atau mengganggu Anda?


- Apakah Anda cenderung menjadi "historical" ketika pasangan Anda menyakiti Anda? Bagaimana Anda dapat mulai melepaskan kesalahan daripada menyimpannya seperti amunisi?


- Bagaimana Anda dapat menjadikan pernikahan Anda sebagai penyatuan dua orang yang hebat dalam mengampuni ketika Anda dan pasangan jatuh dalam dosa dan melakukan kesalahan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 25-28; Filipi 1 : 12-30
____________
Pernikahan yang hebat pada dasarnya adalah penyatuan dua orang yang hebat dalam mengampuni.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
*Lasting Love Extends Grace*
By Rick Warren

*“Love never stops being patient . . .”* 1 Corinthians 13:7 (GW)
------------------
If you want your marriage to last for the long haul, you’re going to need to make tough choices to stay in love—and keep making those choices again and again. One of those choices is to extend grace, even when life is hard.

The longer you’re married, the easier it is to become ungracious. No marriage will last without grace, forgiveness, acceptance, and a lot of patience. You have to choose to cut your spouse slack.  

It’s easy to show grace one time. That’s no big deal. What’s hard is when someone repeatedly hurts or irritates you. First Corinthians 13:7 says, “Love never stops being patient . . .” (GW). The Message paraphrase says it like this: “Love . . . puts up with anything.”

Here are three situations that will continually call for grace in your marriage:

You need to extend grace when their flaws and faults irritate you. 

The longer you love somebody, the more you know their flaws. You can choose to be either critical or gracious, picky or kind, perfectionistic or merciful. The Living Bible paraphrase says in Proverb 17:9, “Love forgets mistakes.”

One time two women were talking after church and one said to the other, “Do you remember when your husband did that?” She was talking about a bad thing that had happened. I love what the other woman said: “I distinctly remember forgetting that.” 

Friend, it’s a choice. It’s foolish to think that two imperfect people could have a perfect relationship. You must extend grace. Love disregards another person’s faults. Love forgets mistakes. Ephesians 4:2 says, “Always be humble and gentle. Be patient with each other, making allowance for each other’s faults because of your love” (NLT).

You need to extend grace when their words or actions hurt you.

The truth is, we’re human and we hurt each other, sometimes intentionally but many times unintentionally. We say things we don’t mean. We’re inconsiderate and selfish. We’re careless with our words and actions.

I was talking to a man one day. He said, “I did something wrong, and my wife got historical.” 

I said, “You mean hysterical!” He then said, “No, historical. She told me everything I’d ever done wrong.” 

The Bible says that love “keeps no record of wrongs” (1 Corinthians 13:5 NIV). You’ve got to let it go if you want a love that lasts.

You need to extend grace when they sin.

Your spouse is going to sin, sometimes against you, sometimes against God, and sometimes against others. Colossians 3:13 says, “Put up with each other, and forgive each other. . . . Forgive as the Lord forgave you” (GW). Love forgives. 

A great marriage is simply the union of two great forgivers. 

Tomorrow we’ll learn two more choices for growing a love that lasts.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar