24 September 2026
Bacaan Hari ini:
Maleakhi 2:16 "Sebab Aku membenci perceraian .. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!"
---------------
Satu kata apa yang akan Anda gunakan untuk merangkum seluruh hubungan pernikahan? "Kasih" mungkin merupakan kata pertama yang muncul dalam pikiran. Tetapi saya pikir kata yang lebih tepat adalah "komitmen." Dengan keadaan yang tepat, hampir setiap dua orang dapat mengembangkan perasaan kasih satu sama lain. Tetapi komitmen adalah inti dari pernikahan.
Komitmen pernikahan adalah sesuatu yang Allah harapkan untuk kita pertahankan. Dia memiliki perkataan yang tegas tentang perceraian: "Sebab Aku membenci perceraian .. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!" (Maleakhi 2:16). Perceraian adalah kenyataan di dunia kita dan saya bersyukur atas kasih karunia dan pengampunan Allah. Tetapi perceraian bukanlah kehendak ideal Allah. Kehendak ideal-Nya adalah setiap pria dan wanita yang berjanji untuk tetap bersama seumur hidup menepati komitmen tersebut.
Jadi izinkan saya mendorong Anda: Jika Anda sudah menikah, buanglah kuncinya. Jangan menyediakan jalan keluar bagi diri Anda sendiri. Ketika Anda berkata, "Sampai maut memisahkan kita," itu adalah komitmen seumur hidup. Jangan menjadikan perceraian sebagai pilihan.
Komitmen mungkin berarti merasa tidak bahagia atau tidak puas selama beberapa masa tertentu, tetapi dalam kebanyakan kasus, komitmen akan membawa pada hubungan yang lebih memuaskan dan bermakna dalam jangka panjang.
Satu hal yang dapat membantu menjaga komitmen Anda satu sama lain tetap kuat adalah kontak atau kasih sayang secara fisik. Setiap orang, baik sudah menikah maupun belum, membutuhkan kontak fisik. Bayi yang menerima lebih banyak sentuhan fisik cenderung berkembang dengan baik dan sentuhan fisik telah terbukti dapat memperpanjang usia hidup orang dewasa.
Pada masa-masa awal suatu hubungan, pasangan terkadang kesulitan untuk tidak saling menyentuh. Tetapi seiring berjalannya tahun, terkadang kasih sayang itu memudar. Anda menjadi lelah. Anda menjadi sibuk. Anda membiarkan rasa kesal kecil menumpuk.
Saya ingin mendorong Anda untuk melakukan ini: Tunjukkan kasih sayang kepada pasangan Anda, bahkan jika Anda tidak merasa penuh kasih sayang. Tindakan kasih sering kali membawa pada perasaan kasih.
Tentu saja, dalam pernikahan, kasih sayang secara fisik mencakup hubungan seksual. Bahkan, Allah memberikan hubungan seksual kepada Anda untuk membantu mempererat pernikahan Anda. Alkitab berkata, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: "Keduanya akan menjadi satu daging." (1 Korintus 6:16)
Jika Anda mendapati diri Anda berada dalam masa yang sulit dalam pernikahan, lihatlah komitmen Anda satu sama lain dan seberapa sengaja Anda menunjukkan kasih sayang secara fisik. Dan jika Anda mengalami kesulitan dalam hal-hal tersebut, mintalah bantuan! Konselor yang baik dapat membantu Anda mengatasi masalah apa pun yang Anda alami dalam keintiman fisik dan memberikan cara-cara praktis untuk mempertahankan komitmen Anda satu sama lain.
Renungkan :
- Kapan Anda menemukan bahwa komitmen Anda terhadap sesuatu atau seseorang lebih penting daripada perasaan Anda?
- Kapan kasih sayang secara fisik memberikan perbedaan yang positif dalam hidup Anda?
- Apa satu cara yang dapat Anda lakukan untuk menunjukkan kasih sayang secara fisik kepada seseorang dalam hidup Anda minggu ini?
Bacaan Alkitab Setahun :
Pengkotbah 11-12; Galatia 4
____________
Tunjukkan kasih sayang kepada pasangan Anda, bahkan jika Anda tidak merasa penuh kasih sayang. Tindakan kasih sering kali membawa pada perasaan kasih.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
Marriage Is about Commitment
By Rick Warren
“Make sure that you do not break your promise to be faithful to your wife.” Malachi 2:16 (GNT)
-------------------
What one word would you use to summarize the whole marriage relationship? “Love” might be the first word to come to mind. But I think a better word is “commitment.” Given the right circumstances, just about any two people can develop loving feelings toward each other. But commitment is at the heart of marriage.
The marriage commitment is one that God expects us to keep. He has strong words about divorce: “‘I hate divorce,’ says the LORD God of Israel. ‘. . . Make sure that you do not break your promise to be faithful to your wife’” (Malachi 2:16 GNT). Divorce is a reality in our world, and I’m thankful for God’s grace and forgiveness. But divorce isn’t God’s ideal. His ideal is that each man and woman who vow to stay together for life keep that commitment.
So let me encourage you: If you’re married, throw away the key. Don’t offer yourself an escape hatch. When you said, “Till death do us part,” that was a lifelong commitment. Don’t leave divorce as an option.
Commitment may mean being unhappy or unsatisfied during some seasons, but in most cases, commitment will lead to a more rewarding, fulfilling relationship in the long-term.
One thing that can help keep your commitment to each other strong is contact, or physical affection. Everyone, whether you’re married or not, needs physical contact. Babies who receive more physical touch tend to thrive, and physical touch has been proven to extend the lifespan of adults.
In the early days of a relationship, couples sometimes have a hard time keeping their hands off each other. But as the years go on, sometimes that affection fades. You get tired. You get busy. You let little resentments build up.
I want to encourage you to do this: Act with affection toward your spouse, even if you don’t feel affectionate. Loving actions often lead to loving feelings.
Of course, in marriage, physical affection includes sex. In fact, God gave you sex to help cement your marriage together. The Message paraphrase says, “There’s more to sex than mere skin on skin. Sex is as much spiritual mystery as physical fact. As written in Scripture, ‘The two become one’” (1 Corinthians 6:16).
If you find yourself in a hard season of marriage, take a look at your commitment to each other and how intentional you’ve been about physical affection. And if you’re having trouble in those areas, get help! A good counselor can help you work through any trouble you’re having with physical intimacy and give you practical ways to keep your commitments to each other.