Jumat, 03 April 2026

Jika Terbangun Jam 3 Pagi, Ucapkan Doa Ini kepada ROH KUDUS

https://youtube.com/watch?v=EoNWZE7n_Xc&si=dIMcSgpwbcNjMRHA

Ono Surono "Nincak Ti Ono"

 
Lampiran foto: IMG-20260403-WA0087.jpg

BANTENG LAGI ====>> Ono Surono "Nincak Ti Ono" Oleh Pepih Nugraha II Karena saya lebih sering menetap di Jawa Barat, persisnya di Priangan Timur Tasikmalaya, maka mata dan pikiran kerap menyerempet persoalan kampung sendiri. Kali ini tentang sebuah nama: Ono Surono. Nama Ono Surono belakangan ini menghiasi tajuk berita bukan karena prestasi gemilang dalam menata Jawa Barat, melainkan karena namanya terseret dalam pusaran kasus korupsi yang melibatkan mantan Bupati Bekasi. Sebuah ironi yang ngeri-ngeri sedap, namun cukup untuk membuat dahi says berkerut. Saya mengenal sosok Ono Surono lewat baliho raksasa bergambar dirinya di berbagai pelosok Jabar sebelum tahun 2024 lalu. Rupanya dengan baliho gambar dirinya berambut panjang itu ia "ngarep" jadi calon gubernur Jabar mewakili partainya, PDIP, setidaknya calon wakil gubernur. Kemudian, saya melihat betapa "semangatnya" Ono dalam menata bidak catur Pilkada Jabar. Dengan langkah yang terkesan terburu-buru, ia seolah ingin "menyeret" Anies Baswedan ke tanah Pasundan. Sebuah manuver yang terlihat gagah di permukaan, namun terasa seperti teriakan di ruang hampa ketika Ibu Megawati di Teuku Umar justru memilih diam seribu bahasa. Hasilnya? Namanya terlipat rapi di saku sejarah, digantikan oleh pasangan lain yang dianggap lebih "direstui." Ambisi menjadi orang nomor dua di Jabar menguap bersama harapan-harapan yang dipaksakan. Paradoks Kebencian Ada pepatah tua yang mengatakan bahwa kebencian adalah racun yang kita minum sendiri, namun kita berharap orang lain yang mati. Publik Jawa Barat tentu ingat betapa tajamnya lisan Ono ketika mengomentari Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jabar. Ada semacam energi berlebih yang ia curahkan untuk membendung langkah Kang Dedi, seolah-olah seluruh eksistensi politiknya hanya berporos pada antitesis seorang KDM. Namun, semesta nampaknya punya selera humor yang gelap. Saat ia sibuk membangun benteng kebencian terhadap orang lain, ia justru lupa menutup pintu rumahnya sendiri dari "tamu tak diundang" bernama KPK. Saya melihat Ini bukan sekadar karma yang datang terlambat, melainkan cermin retak yang dipaksakan untuk melihat wajah sendiri. Seseorang bisa begitu fasih bicara tentang moralitas kepemimpinan sambil tangannya gemetar memegang berkas perkara. Ono Surono mungkin merasa dirinya adalah korban dari dinamika internal partai atau konspirasi politik yang rumit. Namun, ada satu kebenaran yang tak bisa ia bantah di hadapan hukum dan nurani. Bahwa, lawan politik yang paling berbahaya bukanlah Dedi Mulyadi, bukan pula sikap acuh Megawati, melainkan jejak langkahnya sendiri yang tertinggal di laci meja kerja Bupati Bekasi. Di Jabar beredar lirik kagu "Ono Surono nincak ti ono" (Ono Surono menginjak tahi ayam), sebagai sindiran atas sepak terjangnya panggung politik Jabar. Harusnya dia belajar satu hal. Di panggung politik, Anda boleh gagal mencalonkan diri, tapi jangan pernah gagal menjadi manusia. Sebab, saat kekuasaan menjauh dan partai membuang muka, hanya integritas yang bisa menemani Anda di ruang interogasi. Ah, jangan-jangan integritas pun Ono pun bokek. *** Pepih Nugraha II *rpst HariMerdeka Drecpecs nGondes ✊️🇮🇩

Uploaded Image

Anda Mampu di dalam Kristus

04 April 2026

Bacaan Hari ini:
Roma 15:13 "Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera alam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan."
-------------------
Apakah Anda ingin memiliki rasa aman dalam hidup? Apakah Anda ingin merasa mampu dan percaya diri? Tentu saja. Setiap orang ingin merasa aman.

Banyak orang mencari rasa aman dalam keuangan, pekerjaan, keluarga, penampilan, talenta, kesehatan dan hal lainnya. Namun semua hal itu bisa hilang kapan saja. Dan mereka menyadarinya—itulah sebabnya mereka terus merasa tidak aman.

Untuk memiliki rasa aman yang sejati, Anda harus menaruh kepercayaan pada sesuatu yang tidak dapat diambil dari Anda: hubungan Anda dengan Tuhan.

Rasul Paulus memahami hal ini. Banyak hal yang menjadi sumber rasa amannya di dunia telah diambil darinya, tetapi ia tetap berkata, "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." (Filipi 4:13).

Mungkin Anda merasa tidak aman karena selama ini Anda berusaha membangun rasa aman dari hal-hal yang tidak dapat diandalkan. Saatnya menggantinya dengan kebenaran firman Tuhan. Saatnya memenuhi pikiran Anda dengan apa yang Tuhan katakan tentang Anda: "kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan. " (1 Petrus 2:10).

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa nilai diri seseorang sering ditentukan oleh apa yang ia pikirkan tentang pendapat orang yang paling penting dalam hidupnya. Karena itu, untuk hidup dengan rasa aman dan percaya diri yang sejati, Anda perlu menjadikan Yesus Kristus sebagai Pribadi yang paling penting dalam hidup Anda. Ia mengatakan bahwa Anda diterima, berharga, layak dikasihi, diampuni dan mampu. Karena kasih karunia Tuhan, Anda mampu menjalankan rencana baik yang Tuhan sediakan bagi Anda.

Intinya adalah ini: siapa yang akan Anda percayai? Anda bisa mempercayai hal-hal yang tidak pasti dan pendapat orang lain. Atau Anda bisa mempercayai kebenaran yang Tuhan katakan. Ketika Anda melihat diri Anda sebagaimana Tuhan melihat Anda, Anda akan dibebaskan dari rasa tidak aman. Apa yang orang lain pikirkan tidak lagi menentukan, ketika Anda memahami bahwa "sekarang kamu adalah umat Allah."

Roma 15:13 berkata, "Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera alam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan."

Renungkan

- Di luar hubungan Anda dengan Tuhan, di mana Anda mencari rasa aman? Bagaimana hal-hal itu mengecewakan Anda?

- Apa perbedaan yang Anda rasakan ketika mengetahui bahwa kasih karunia Tuhan memampukan Anda menjalankan rencana-Nya?

- Hal apa yang sedang Anda hadapi hari ini yang membutuhkan kekuatan dari Tuhan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 18-21; Lukas 7:31-50
____________
Tuhan ingin hidup Anda dipenuhi dengan pengharapan yang penuh keyakinan. Di dalam Kristus, Anda mampu.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
You Are Capable in Christ - Daily Hope with Rick Warren - Apeil 04, 2026

“I pray that God, the source of hope, will fill you completely with joy and peace because you trust in him. Then you will overflow with confident hope through the power of the Holy Spirit.” Romans 15:13 (NLT)
--------------------
Do you want to have security in life? Do you want to feel capable and confident? Sure you do. Everyone likes to feel secure.

People look for security in their finances, their job, their family, their appearance, their talents, their health, and more. But every single one of those things can be taken away. And they know that—so they’re constantly feeling insecure.

For genuine security in life, you have to put your trust in something that can’t be taken away from you: your relationship with God.

The apostle Paul knew that was true. He had many earthly securities taken away from him and still he said, “Christ gives me the strength to face anything” (Philippians 4:13 CEV).

Maybe you feel insecure because you’ve spent your life trying to build security through things that aren’t reliable. It’s time to replace those efforts with the truth of God’s Word. It’s time to fill your mind with what God says about you in the Living Bible paraphrase: “Once you were less than nothing; now you are God’s own” (1 Peter 2:10).

Study after study has shown that your self-worth tends to be defined by what you think the most important person in your life thinks about you. So, to truly live with security and confidence, you need to make Jesus Christ the most important person in your life. He says that you are acceptable and valuable and lovable and forgivable and capable. Because of God’s grace, you are capable to carry out the good plans God has for you.

The bottom line is this: Who are you going to believe? You can believe the unreliable things that people say about you. Or you can believe the truth of what God says. When see yourself as God sees you, you will be liberated from the pain of insecurity. It doesn't matter what anybody else thinks when you’ve learned that “now you are God’s own.”

Romans 15:13 says, “I pray that God, the source of hope, will fill you completely with joy and peace because you trust in him. Then you will overflow with confident hope through the power of the Holy Spirit” (NLT). 

God wants your life to “overflow with confident hope.” In Christ, you are capable.


Akhirnya, F-22 Amerika Dikerahkan ke Iran—Teheran Kaget Lihat Kekuatan P...

https://youtube.com/watch?v=9mJMHRpyRZw&si=W9lquQxZLT4_UY7z

Kamis, 02 April 2026

Langkah Mengejutkan Ukraina Buka Selat Hormuz, Amerika Saja Tak Menyangka

https://youtube.com/watch?v=9is7AnQNWmI&si=XD3J9QwuV2N_PgV7

Bagaimana Menerima Manfaat Kasih Karunia

03 April 2026

Bacaan Hari ini:
Yohanes 1:17 "Sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus."
____________
Dalam renungan kemarin, kita melihat sepuluh manfaat besar dari kasih karunia Tuhan dalam hidup kita. Saat membaca manfaat tersebut, mungkin Anda bertanya-tanya bagaimana cara menerima kasih karunia itu dalam hidup Anda. Akan sangat disayangkan jika Anda mengetahui semua yang Tuhan ingin lakukan melalui kasih karunia-Nya, tetapi tidak pernah menerimanya.

Lalu, bagaimana Anda menerima kasih karunia Tuhan?
Jawabannya tidak rumit. Anda tidak perlu penjelasan panjang atau pendidikan khusus untuk memahaminya.

Alkitab memberikan jawaban sederhana dalam tiga kata, dengan : "Percaya kepada Kristus."
Alkitab berkata, "Sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus." (Yohanes 1:17).

Kasih karunia Tuhan sepenuhnya dinyatakan dalam satu Pribadi: Yesus. Anda tidak dapat menerima kasih karunia melalui agama atau ritual. Anda tidak dapat menerimanya dengan menaati aturan. Anda juga tidak dapat menerimanya melalui iman orang lain.
Kasih karunia hanya dapat diterima melalui Yesus.
Kasih karunia Tuhan adalah anugerah yang cuma-cuma. Anda hanya perlu menerimanya.

Namun perlu dipahami: kasih karunia tidaklah murah. Kasih karunia dibayar dengan harga yang sangat mahal, yaitu nyawa Yesus. Kasih karunia adalah anugerah yang sangat berharga, karena Yesus mati di kayu salib untuk menebusnya.

Kematian Yesus di kayu salib menghasilkan tiga hal dalam hidup kita:

- Ia membayar hukuman dosa. Seseorang harus menanggung hukuman atas dosa kita. Jika Anda memiliki hubungan dengan Yesus, Anda dapat hidup dengan keyakinan bahwa Ia telah membayar harga dosa Anda dan membuka jalan bagi Anda untuk mengenal dan mengasihi Tuhan.

- Ia mematahkan kuasa dosa. Melalui kematian-Nya, Yesus memberi kita kuasa untuk berubah dari kebiasaan, luka, dan kelemahan yang merusak hidup kita. Karena kasih karunia Tuhan, kita menerima Roh Kudus yang menolong kita untuk taat kepada-Nya.

- Kehadiran dosa akan dilenyapkan. Suatu hari, semua yang mengikuti Yesus akan hidup di surga, di mana tidak ada lagi dosa. Kita memiliki pengharapan akan hidup kekal bersama Tuhan, tanpa rasa sakit, penyakit, atau kesedihan.

Renungkan

- Bagaimana hidup Anda menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan atas kasih karunia-Nya?

- Jika kasih karunia Tuhan mudah dipahami dan manfaatnya begitu besar, mengapa banyak orang tidak menerimanya?

- Bagaimana Anda dapat membagikan kasih karunia Tuhan kepada teman atau keluarga minggu ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 14-17; Lukas 7:1-30
----------------
Kasih karunia yang mahal ini adalah hadiah terbesar yang akan pernah Anda terima. Kasih karunia itu akan mengubah seluruh hidup Anda. Anda hanya perlu menerimanya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
How to Receive the Benefits of Grace - Daily Hope with Rick Warren - April 03, 2026

“For the law was given through Moses, but God’s unfailing love and faithfulness came through Jesus Christ.” John 1:17 (NLT)
-----------------
In yesterday’s devotional we looked at 10 great benefits of God’s grace in our lives. As you read those benefits, you may have wondered how you can receive that grace in your life. It would be tragic to discover all God wants to do in you through his grace yet never accept it in your life.

So how do you receive the grace of God?

There isn’t a 23-part answer to the question. You don’t need to go to seminary to discover it.

The Bible gives an easy, three-word answer for how you receive the grace of God: by trusting Christ.

The Bible says in John 1:17, “For the law was given through Moses, but God’s unfailing love and faithfulness came through Jesus Christ” (NLT).

God’s grace is entirely wrapped up in a person: Jesus. You can’t get God’s grace through religion or ritual. You can’t get it by following the rules. You can’t get it through someone else’s faith.

You get it through Jesus.

God’s grace is free. You simply need to accept it.

But let me be very clear: God’s grace is not cheap. It cost Jesus his life. Grace is the most expensive commodity there is. Jesus died on the cross to pay for it.

Jesus’ death on the cross accomplished three things in our lives:

It paid the penalty for sin. Someone had to pay for the penalty for our sin. If you have a relationship with Jesus, you can rest in the knowledge that he has paid the price for your sin and made a way for you to know and love God.
It broke the power of sin. Jesus’ death on the cross gives us the power to change the habits, hurts, and hang-ups that derail our lives. Because of God’s grace, we now have the Holy Spirit to help us obey God.
The presence of sin will be obliterated. One day all who follow Jesus will go to heaven, where there won’t be any sin. We have the hope of eternal life with God and the assurance of eternity with him forever—without pain, sickness, or sorrow.

The costly grace God offers is the greatest gift you will ever receive. And it will change everything about your life.

You just have to accept it!


Rabu, 01 April 2026

Sepuluh Manfaat Kasih Karunia Tuhan

02 April 2026

Bacaan Hari ini:
Filipi 2:13 "Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya."
---------------
Sebagai orang Kristen, kita cenderung memikirkan kasih karunia hanya dalam kaitannya dengan keselamatan. Namun kasih karunia jauh lebih dari sekadar bagaimana kita datang kepada Kristus. Seluruh perjalanan hidup Kristen kita harus digerakkan oleh kasih karunia Tuhan.

Kita tidak dapat melakukan apa pun bagi Tuhan yang pada akhirnya tidak berasal dari kasih karunia-Nya. Alkitab berkata, "Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya." (Filipi 2:13).

Sesungguhnya, kasih karunia membawa sepuluh manfaat besar dalam hidup kita:

- Kita diselamatkan oleh kasih karunia. Satu-satunya jalan ke surga adalah melalui kasih karunia. Anda tidak dapat memperolehnya, mengusahakannya, atau membelinya (Efesus 2:8-9).

- Kita diampuni oleh kasih karunia. Meskipun kita tidak layak, Tuhan menghapus dosa kita oleh kasih karunia-Nya (Yesaya 43:25).

- Kita dikuatkan oleh kasih karunia. Tuhan tidak akan pernah meminta Anda melakukan sesuatu tanpa memberikan kemampuan dan kuasa untuk melakukannya. Itu semua berasal dari kasih karunia-Nya (Filipi 2:13).

- Kita disembuhkan oleh kasih karunia. Tuhan menyembuhkan hati yang hancur dan membalut luka-luka kita, meskipun kita tidak layak (Mazmur 147:3).

- Kita dibebaskan oleh kasih karunia. Hubungan kita dengan Yesus bukanlah kumpulan kewajiban, melainkan hidup dalam apa yang telah Tuhan lakukan. Jika hidup Kristen Anda bukan hidup yang beristirahat dalam Kristus, maka Anda sedang

masuk ke dalam legalisme (Matius 11:28-30).

- Kita diberi talenta oleh kasih karunia. Tuhan memberi setiap kita kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan baik dan kita harus menggunakannya bagi Dia (Roma 12:6).

- Kita dipakai oleh kasih karunia. Tuhan memakai kita untuk menggenapi tujuan-Nya di dunia ini, bukan karena apa yang telah kita lakukan, tetapi karena kasih karunia-Nya (Efesus 3:7).

- Kita dipelihara dalam keselamatan oleh kasih karunia. Kita tidak dapat kehilangan keselamatan karena itu adalah pemberian Tuhan. Jika keselamatan bisa diperoleh dengan usaha, maka bisa hilang ketika usaha itu berhenti (Yudas 1:24).

- Kita diubahkan oleh kasih karunia. Melalui kasih karunia-Nya, Tuhan menjadikan kita baru melalui pembaruan pikiran (Roma 12:2).

- Kita didewasakan oleh kasih karunia. Proses Tuhan menjadikan kita semakin serupa dengan Yesus terjadi bukan karena usaha kita, tetapi karena kasih karunia-Nya (2 Petrus 3:18).

Anda mungkin melihat semua manfaat ini dan bertanya,"Bagaimana saya menerima kasih karunia Tuhan?" Renungan besok akan membahas pertanyaan tersebut.

Renungkan :

- Dari sepuluh manfaat di atas, mana yang paling sulit Anda terima? Mengapa?

- Bagaimana Anda dapat memakai salah satu manfaat kasih karunia untuk menolong orang lain memahami dan menerapkannya dalam hidup mereka?

- Apa yang dapat Anda lakukan atau ubah dalam hidup Anda ketika Anda memahami manfaat kasih karunia ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 13; Lukas 6:27-49
_____________
Kasih karunia Tuhan nyata dan bekerja dengan kuasa dalam hidup kita.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Ten Benefits of God’s Grace - Daily Hope with Rick Warren - April 02, 2026

"For God is working in you, giving you the desire and the power to do what pleases him.” Philippians 2:13 (NLT)
----------------------
As Christians, we tend to think about grace when it’s connected to our salvation. But grace is about much more than just how we come to Christ. Our entire Christian walk must be fueled by the grace of God.

We can do nothing for God that doesn’t ultimately come from his grace. The Bible says, “For God is working in you, giving you the desire and the power to do what pleases him” (Philippians 2:13 NLT).

In fact, grace brings 10 great benefits to our lives:

We’re saved by grace. The only way to heaven is through the doorway of grace. You can’t earn it, work for it, or buy it (Ephesians 2:8-9).

We’re forgiven by grace. Though we don’t deserve it, God wipes our slate clean by his grace (Isaiah 43:25).

We’re sustained by grace. God will never tell you to do anything he doesn’t give you the ability and the power to do. That power and ability is because of his grace (Philippians 2:13).

We’re healed by grace. God heals our broken hearts and binds up our wounds, even though we don’t deserve it (Psalm 147:3).

We’re liberated by grace. Our relationship with Jesus isn’t made up of a bunch of chores to do. Instead, it’s about resting in what the Lord has already done. If your Christian life is not a life of resting in Christ, you’re moving into legalism (Matthew 11:28-30).

We’re given talents by grace. God has given each of us the ability to do something well, and we’re to use those abilities for him (Romans 12:6).

We’re used by grace. God uses us to fulfill his purposes in this world, not because of anything we’ve done but simply through his grace (Ephesians 3:7).

We’re kept saved by grace. We cannot lose our salvation because it’s a gift of God. If you could earn it, then you could lose it the moment you stopped earning it (Jude 1:24).

We’re transformed by grace. Through his grace, God makes us new through the renewing of our mind (Romans 12:2).

We’re matured by grace. God’s work of making us more like Jesus happens not because we’ve earned it or by our own effort but by the grace of God (2 Peter 3:18).

God’s grace is real and powerful in our lives. You might look at all these benefits and wonder, “How do I receive God’s grace?” Tomorrow’s devotional will focus on that question.