Minggu, 31 Mei 2026

Apakah Anda Akan Bosan di Surga?

01 Juni 2026

Bacaan Hari ini:
Lukas 16:10-11 "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?"
--------------------
Jika Anda berpikir bahwa Anda akan bosan di surga, pikirkan lagi.

Anda tidak akan duduk di atas awan tanpa melakukan apa pun di surga. Allah menciptakan Anda dan mengetahui apa yang menjadi minat Anda. Semua hobi, keterampilan, dan talenta Anda berasal dari-Nya. Ia membentuk Anda dengan karunia rohani, hati, kemampuan, kepribadian dan pengalaman Anda. Allah tidak menjadikan Anda begitu unik hanya untuk kehidupan di bumi. Ia akan memakai "bentukan" diri Anda itu dalam kekekalan.

Anda akan bekerja di surga. Tetapi inilah perbedaan antara pekerjaan di surga dan pekerjaan di bumi: Di surga, Anda pasti menikmati pekerjaan Anda. Anda tidak akan mengalami kepedihan atau tekanan karena pekerjaan Anda. Pekerjaan itu akan selalu bermakna, menyenangkan dan memuaskan. Anda akan memiliki pekerjaan impian Anda untuk selamanya!

Saya tidak tahu secara spesifik apa peran atau tanggung jawab Anda di surga nanti. Tetapi saya tahu bahwa semuanya akan didasarkan pada seberapa setia Anda menjalankan peran dan tanggung jawab yang Allah berikan kepada Anda di bumi.

Allah memperhatikan Anda dan Ia sedang menguji Anda. Hidup adalah penugasan sementara dan Allah ingin melihat seberapa bertanggung jawab, setia dan dapat dipercayanya Anda terhadap tanggung jawab yang Anda miliki sekarang.

Apa yang Anda lakukan dengan apa yang telah diberikan kepada Anda? Jika Anda memaksimalkan apa yang telah diberikan kepada Anda, maka Allah akan memberikan lebih banyak lagi di surga. Anda masuk surga karena kasih karunia Allah, tetapi upah dan tanggung jawab Anda setelah tiba di sana akan didasarkan pada seberapa setia Anda melayani Allah di bumi.

Alkitab menjelaskan: "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?" (Lukas 16:10-11).

Allah memperhatikan bagaimana Anda mengelola keuangan, waktu, hubungan, kesehatan dan kesempatan-kesempatan yang Anda miliki.

Cara Anda mengelola uang adalah ujian kesetiaan Anda dan hal itu akan membantu menentukan apa yang akan Anda lakukan di surga. Jika Allah tidak dapat mempercayakan kekayaan duniawi kepada Anda—Anda selalu berutang, tidak mampu memberi persepuluhan dan tidak murah hati—lalu menurut Anda apa yang akan Ia percayakan kepada Anda dalam kekekalan?

Allah juga memperhatikan bagaimana Anda menjalankan tanggung jawab Anda—bukan karena Ia ingin membuat Anda merasa bersalah, tetapi karena Ia ingin Anda menikmati semua hal luar biasa yang ditawarkan surga.

Renungkan:

- Apa bedanya ketika Anda memandang pekerjaan Anda sebagai ujian kesetiaan?

- Menurut Anda, apa yang Allah ingin Anda lakukan ketika pekerjaan Anda terasa tidak memuaskan atau tidak bermakna?

- Bagaimana Anda dapat memilih untuk setia dalam pekerjaan Anda hari ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 13-14; Yohanes 12:1-26
_____________
Ketika Anda memilih untuk setia dalam segala sesuatu yang Allah percayakan kepada Anda di bumi, maka Anda akan dipercayakan lebih banyak lagi di surga.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Will You Be Bored in Heaven? - Daily Hope with Rick Warren - June 01, 2026

“If you are faithful in little things, you will be faithful in large ones. But if you are dishonest in little things, you won’t be honest with greater responsibilities. And if you are untrustworthy about worldly wealth, who will trust you with the true riches of heaven?” Luke 16:10-11 (NLT)
-----------------------
If you think you’re going to be bored in heaven, think again.

You’re not going to sit around on a cloud doing nothing in heaven. God wired you and knows what you’re interested in. All your hobbies, skills, and talents come from him. He shaped you with your spiritual gifts, heart, abilities, personality, and experiences. God didn’t make you extraordinarily unique just for earth. He’s going to use your shape in eternity.

You will have work in heaven. But here’s the difference between work in heaven and work on earth: In heaven, you’re guaranteed to enjoy your work. You won’t experience any heartache or stress over your work. It will be meaningful, enjoyable, and fulfilling all the time. You’ll have your dream job forever!

I don’t know what your specific roles or responsibilities will be in heaven. But I do know that they will be based on how faithful you are with the roles and responsibilities God has given you on earth.

God is watching you, and he’s testing you. Life is a temporary assignment, and God wants to see how responsible, faithful, and trustworthy you are with the responsibilities you have now.

What are you doing with what you’ve been given? If you make the most of what you’ve been given, then God is going to give you more in heaven. You’ll make it into heaven because of God’s grace, but your rewards and responsibilities once you get there will be based on how faithfully you served God on earth.

The Bible explains: “If you are faithful in little things, you will be faithful in large ones. But if you are dishonest in little things, you won’t be honest with greater responsibilities. And if you are untrustworthy about worldly wealth, who will trust you with the true riches of heaven?” (Luke 16:10-11 NLT).

God is watching to see how you manage your finances, your time, your relationships, your health, and your opportunities.

The way you manage your money is a test of your faithfulness, and it’s going to help determine what you do in heaven. If God can’t trust you with worldly wealth—you’re always in debt, you can’t afford to tithe, and you’re not generous—then what do you think he’s going to trust you with in eternity?

God is watching how you handle your responsibilities too—not because he wants to make you feel guilty but because he wants you to enjoy all the wonderful things heaven has to offer.

When you choose faithfulness in everything God has entrusted to you on earth, then you will be entrusted with much more in heaven.


Sabtu, 30 Mei 2026

Lima Hal yang Tidak Akan Ada di Surga

31 Mei 2026

Bacaan Hari ini:
Ayub 11:7-9 "Dapatkah engkau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa? Tingginya seperti langit--apa yang dapat kaulakukan? Dalamnya melebihi dunia orang mati--apa yang dapat kauketahui? Lebih panjang dari pada bumi ukurannya, dan lebih luas dari pada samudera."
--------------------
Ketika saya masih kecil, kami pergi ke Disneyland untuk liburan keluarga. Dalam perjalanan ke sana, ayah saya menjelaskan kepada saya seperti apa tempat itu nantinya. Tetapi sekeras apa pun ia mencoba menjelaskannya, tidak mungkin saya benar-benar memahami betapa luar biasanya tempat itu sampai saya masuk ke taman tersebut untuk pertama kalinya. Tempat itu jauh melampaui apa pun yang pernah saya bayangkan!

Alkitab berkata, "Dapatkah engkau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa? Tingginya seperti langit--apa yang dapat kaulakukan? Dalamnya melebihi dunia orang mati--apa yang dapat kauketahui? Lebih panjang dari pada bumi ukurannya, dan lebih luas dari pada samudera." (Ayub 11:7-9).

Surga adalah sebuah misteri yang tidak akan sepenuhnya Anda pahami sampai Anda tiba di sana. Tetapi Alkitab memberikan informasi penting tentang kekekalan, termasuk lima hal yang tidak akan ada di surga.

Di surga, tidak akan ada penyakit. Alkitab berkata,"Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan. Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan." (1 Korintus 15:42-43). Tidak akan ada penyakit karena Anda akan menerima tubuh yang baru dan sempurna.

Di surga, tidak akan ada kesedihan. Allah "Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka" (Wahyu 21:4). Allah mencatat setiap air mata dan rasa sakit Anda karena Ia peduli kepada Anda. Tetapi ketika Anda tiba di surga, tidak akan ada lagi patah hati, penolakan, kesepian, dukacita, atau kepedihan.

Di surga, tidak akan ada penderitaan. Alkitab berkata, "Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi." (Wahyu 7:16). Setiap kebutuhan Anda akan dipenuhi di surga.

Di surga, tidak akan ada dosa. "Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya" (Yudas 1:24). Yesus Kristus mati di kayu salib dan menanggung seluruh dosa Anda sehingga ketika Anda melihat-Nya muka dengan muka, karakter Anda akan langsung diubahkan menjadi seperti Dia.

Di surga, tidak akan ada kematian. "dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita " (Wahyu 21:4). Surga mulia dalam banyak hal, tetapi hal terbaiknya adalah Anda dapat berada dalam hadirat Allah—selamanya.

Alkitab berkata, "Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna...Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." (1 Korintus 13:9, 12).

Renungkan:

- Apakah janji Allah untuk menghapus semua penderitaan, penyakit, dan kesedihan di surga sudah cukup bagi Anda, meskipun sekarang Anda masih harus mengalaminya? Mengapa atau mengapa tidak?

- Apa yang paling Anda nantikan tentang surga?

- Dalam hal apa saja Anda dapat menjadi semakin serupa dengan Kristus selama masih hidup di bumi? Mengapa hal itu penting?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 10-12; Yohanes 11: 30-57
____________
Suatu hari nanti semuanya akan menjadi jelas. Semuanya akan masuk akal. Anda akan dapat berkata, “Jadi itulah sebabnya Allah mengizinkan hal itu terjadi dalam hidup saya!” Sampai saat itu tiba, Allah ingin Anda percaya kepada-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
*Five Things That Won’t Be in Heaven* - Daily Hope with Rick Warren - May 31, 2026

“Can you understand the mysteries surrounding God All-Powerful? They are higher than the heavens and deeper than the grave. So what can you do when you know so little, and these mysteries outreach the earth and the ocean?” Job 11:7-9 (CEV)
------------------
When I was a little boy, we traveled to Disneyland for a family vacation. On the way there, my dad explained to me what it was going to be like. But no matter how he tried, there was no way for me to understand just how amazing that place was until I walked into the park for the first time. It far surpassed anything I had imagined it to be!

The Bible says, “Can you understand the mysteries surrounding God All-Powerful? They are higher than the heavens and deeper than the grave. So what can you do when you know so little, and these mysteries outreach the earth and the ocean?” (Job 11:7-9 CEV).

Heaven is a mystery that you will not fully understand until you arrive there. But the Bible does give important information about eternity, including five things that will not be in heaven.

In heaven, there will be no sickness. The Bible says, “This is how it will be when the dead are raised to life. When the body is buried . . . it is ugly and weak; when raised, it will be beautiful and strong” (1 Corinthians 15:42-43 GNT). There won’t be any sickness because you’re going to get a new, perfect body.

In heaven, there will be no sadness. God “will wipe every tear from their eyes” (Revelation 21:4 NIV). God has kept a record of your tears and pain because he cares about you. But when you get to heaven, there will be no more broken hearts, rejection, loneliness, grief, or heartache.

In heaven, there will be no suffering. The Bible says, “‘Never again will they hunger; never again will they thirst. The sun will not beat down on them,’ nor any scorching heat” (Revelation 7:16 NIV). Every one of your needs will be satisfied in heaven.

In heaven, there will be no sin. “God . . . will bring you with great joy into his glorious presence without a single fault” (Jude 1:24 NLT). Jesus Christ died on the cross and paid for all your sin so that when you see him face to face, your character will be instantly changed to be like him.

In heaven, there will be no death. “There will be no more death or sorrow or crying or pain. All these things are gone forever” (Revelation 21:4 NLT). Heaven is glorious in a lot of ways, but the best thing is that you get to be in God’s presence—forever.

The Bible says, “We don’t know everything, and our prophecies are not complete. . . . Now all we can see of God is like a cloudy picture in a mirror. Later we will see him face to face. We don’t know everything, but then we will, just as God completely understands us” (1 Corinthians 13:9, 12 CEV).

One day it’s all going to be clear. It’s all going to make sense. You’re going to be able to say, “So that’s why God allowed that in my life!” Until then, God wants you to trust him.


Heboh Gerai Alfamart-Indomaret Tutup di Lombok, DPR: Ini Membunuh Pasar ...

https://youtube.com/watch?v=h8jZ39QWv_k&si=WlgytMBhOUUUsY9_

Jumat, 29 Mei 2026

Surat Terbuka Kadin Tiongkok Kepada Presiden. Pertanda Gawat Darurat? | ...

https://youtube.com/watch?v=kjrPh7AvZgM&si=8sHYd3WKoSoQ_Wct

Islah Bahrawi Bungkam Egy Sudjana #shorts

https://youtube.com/shorts/w8ydkBoqfjU?si=cfkXIqI4aSx7Q3N8

Di Mana Anda Ingin Menerima Upah Anda?

30 Mei 2026

Bacaan Hari ini:
Lukas 6:35 "Kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi"
----------------------
Surga mungkin sudah terdengar sangat indah bagi Anda. Tetapi tahukah Anda bahwa akan ada upah di surga?

Anda akan menerima upah untuk setiap hal yang Anda lakukan dalam ketaatan kepada Yesus selama hidup di dunia ini.

Allah memperhatikan segala sesuatu dalam hidup Anda. Anda akan menerima upah di surga atas tindakan, perkataan, dan pikiran Anda yang baik; atas karakter dan keputusan-keputusan baik Anda; serta atas kemurahan hati dan pengorbanan Anda. Anda juga akan menerima upah karena mengasihi musuh-musuh Anda dan karena tidak menyerah ketika sulit melakukan hal yang benar.

Anda akan menerima upah karena membawa orang lain kepada Yesus Kristus. (Apakah ada seseorang yang akan berada di surga karena Anda?)

Anda juga akan menerima upah karena menanggung kritik akibat menjadi orang Kristen dan karena mengalami penganiayaan sebagai orang percaya. Itulah sebabnya Yesus berkata, "Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." (Matius 5:11-12).

Allah memperhatikan semuanya dan akan memberikan upah untuk semuanya.

Upah-upah ini tidak ada hubungannya dengan keselamatan Anda. Satu-satunya jalan masuk ke surga adalah melalui iman kepada apa yang telah Yesus Kristus lakukan bagi Anda. Anda tidak dapat masuk surga melalui perbuatan baik Anda. Tetapi Alkitab mengatakan bahwa ketika Anda tiba di surga, Anda akan menerima upah sesuai dengan perbuatan baik Anda.

Ada banyak ayat tentang hal ini. Matius 10:42 berkata, "Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya." Memberi secangkir air atau berbagi makanan tampaknya adalah hal yang sederhana. Tetapi setiap kali Anda melakukannya, seolah-olah Allah berkata, "Aku mencatat itu. Semuanya tercatat."

Anda dapat memilih di mana Anda ingin menerima upah Anda. Apakah Anda ingin menerimanya dalam hidup ini, atau dalam kehidupan yang akan datang?

Yesus berkata, "Kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi" (Lukas 6:35).

Jika Anda memilih upah dunia ini—seperti popularitas, kekayaan, ketenaran, kesuksesan dan kenyamanan—maka Anda hanya akan menikmatinya sekitar 80 tahun atau lebih. Tetapi jika Anda mengumpulkan upah di surga, Anda akan menikmatinya untuk selama-lamanya.

Renungkan:

- Ungkapan "Apa yang akan Yesus lakukan?" mungkin terdengar terlalu sering digunakan dalam budaya Kristen, tetapi bagaimana pertanyaan itu membantu Anda membuat pilihan yang akan mendapat upah di surga?

- Mengapa menurut Anda Allah ingin memberi upah atas ketaatan Anda?

- Dalam hal apa saja Anda sedang bekerja untuk memperoleh upah di bumi? Dalam hal apa saja Anda sedang bekerja untuk memperoleh upah di surga?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Tawarikh 7-9; Yohanes 11:1-29
______________
Jangan puas dengan upah yang ditawarkan dunia ini. Sebagai anak Allah, ada jauh lebih banyak hal indah yang menanti Anda!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
Where Do You Want Your Rewards? - Daily Hope with Rick Warren - May 30, 2026

“Love your enemies! Do good to them. Lend to them without expecting to be repaid. Then your reward from heaven will be very great.” Luke 6:35 (NLT)
---------------------
Heaven probably already sounds pretty good to you. But did you know there are going to be rewards in heaven?

You will be rewarded for everything you did in obedience to Jesus while on this earth.

God is watching everything in your life. You will be rewarded in heaven for your good actions, speech, and thoughts; for your character and good decisions; and for your generosity and sacrifices. You’ll be rewarded for loving your enemies and for not giving up when it was difficult to do the right thing.

You will be rewarded for bringing other people to Jesus Christ. (Is anybody going to be in heaven because of you?)

You will be rewarded for putting up with criticism for being a Christian and for being persecuted as a believer. That’s why Jesus said, “Blessed are you when people insult you, persecute you and falsely say all kinds of evil against you because of me. Rejoice and be glad, because great is your reward in heaven, for in the same way they persecuted the prophets who were before you” (Matthew 5:11-12 NIV).

God is watching it all and is going to reward it all.

These rewards have nothing to do with your salvation. The only way you get into heaven is by faith in what Jesus Christ has already done for you. You can’t get into heaven by your good works. But the Bible says that when you get to heaven, you will be rewarded according to your good works.

There are all kinds of verses about this. Matthew 10:42 says, “If you give even a cup of cold water to one of the least of my followers, you will surely be rewarded” (NLT). It seems like such a simple thing to give a cup of water to someone or to share a meal. But every time you do that, it’s like God says, “I’m writing that one down. I’ve got them all recorded.”

You get to decide where you want your rewards. Do you want them in this life, or do you want them in the next life?

Jesus said, “Love your enemies! Do good to them. Lend to them without expecting to be repaid. Then your reward from heaven will be very great” (Luke 6:35 NLT).

If you choose this life’s rewards—like popularity, wealth, fame, success, and comfort—then you will enjoy them for only 80 years or so. But if you build up rewards in heaven, you’ll get to enjoy those rewards forever.

Don’t settle for the rewards this world has to offer. As a child of God, you have so much more to look forward to!


Jangan Salah Pilih

Jika tidak *MELIHAT* dengan mata kepala sendiri, maka tidak perlu _menggunakan_ *MULUT* untuk _membuktikannya_.

Untuk hal yang tidak *DIKETAHUI*, langsung katakan _tidak tahu_, itu adalah hal yang paling *MUDAH*.

Jika orang lain *MELEMPARI* kita dengan _batu_, jangan _melemparkan_ *balik*, sebaiknya
_Simpan_ dan _kumpulkan_ batu itu  untuk _membangun_ *PONDASI* _Kerajaan_ kita kemudian hari.

Yang bisa *DITAHAN*, _tahanlah_
Yang tidak bisa *DITAHAN*, _berubahlah_ !!!
Jika tidak bisa *BERUBAH*, maka _mengakulah_.

Hadapilah *MASALAH* secara perlahan.
Jangan *LUPA* utk _berhenti_ sejenak saat kita *berbicara*, maka segala hal akan menjadi lebih *JELAS*.

Setiap orang pasti punya *RAHASIA* yang tidak mau *DIBUKA*.
Jangan pernah *MEMAKSA* utk _membukanya_.

Banyak orang *mengerjakan* hal yang sama disaat kita tidak _melakukannya_
Itu tidak berarti kita *SALAH*, _kerjakanlah_ hal yg menurut kita lebih *BERGUNA* n *COCOK*.

Jika kita *menyadari* bahwa kita *SALAH*, maka sebenarnya kita sudah _bertindak_ *BENAR*.

Jangan _menganggap_ diri kita selalu *SALAH*, jangan juga _menganggap_ diri kita selalu *BENAR*.

Kita tidak bisa _menentukan_ *baik buruknya* seseorang
Namun kita pasti bisa _menjadi_ orang yang *BAIK*.

Jangan pernah *MEMBOHONGI* orang, karena orang yang bisa kita *bohongi* sesungguhnya adalah orang yang *PERCAYA* pada kita.

Hati orang yang *dipenuhi* dengan _pemikiran_ dan _pendapat_ diri sendiri, selamanya tidak pernah mau mendengar *NASEHAT* orang lain.

Orang yang *MENGERTI* kita, belum tentu adalah orang yang *perhatian* pada kita
Mungkin dia hanyalah orang yang *PINTAR* mengambil *hati* kita.

Mereka yang *menyakiti* kita, jika bukan lebih *KUAT* dari kita, maka dia lebih *LEMAH* dari kita.

- untuk orang yang lebih *lemah* dari kita, _maafkanlah_ mereka.

- untuk orang yang lebih *kuat* dari kita, _maafkanlah_ diri kita sendiri.

Jadi orang harus *percaya diri*, namun jangan _berlebihan_ sehingga menjadi *AROGAN*.
Jadi orang harus *rendah hati*, namun jangan _berlebihan_ hingga _kehilangan_ *KEPERCAYAAN* diri.

Hidup di dunia ini sangat _melelahkan_, karena banyak orang yang ingin *memamerkan* hal yang sebenarnya tidak dia *MILIKI*.

Hal yang *sederhana* tidak perlu _diributkan_, hal yang *RUMIT* tidak usah _dikhawatirkan_, saat *EMOSI* janganlah _berbicara_, saat *MARAH* janganlah membuat _keputusan_.

Jika *SALAH* _pilih_ *barang*, akan *RUGI* sesaat.
Jika *SALAH* _pilih_ *teman* /*sahabat*, akan _menyesal_ selamanya

*Selamat pagi*