10 Agustus 2026
Bacaan Hari ini:
Mazmur 23:5 "Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku."
-----------------
Raja Daud mengetahui apa artinya diserang secara emosional, secara lisan dan secara fisik. Ketika masih muda, ia diurapi oleh nabi Samuel untuk menjadi raja Israel berikutnya, tetapi Saul masih menjadi raja dan memutuskan untuk membunuhnya. Daud harus bersembunyi dari Saul di gua-gua sementara dusta tentang dirinya disebarkan ke seluruh kerajaan. Namun Daud tidak pernah membalas, karena Allah sedang mempersiapkannya menjadi seorang raja yang hidup sesuai dengan hati Allah.
Daud berkata tentang Allah, "Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku." (Mazmur 23:5).
Apakah terdengar bahwa Daud sedang diliputi stres? Tidak! Ia tidak perlu menghabiskan seluruh tenaganya untuk membela diri, karena ia mempercayakan Allah sebagai Pembelanya.
Dibutuhkan iman dan kerendahan hati yang besar untuk mempercayai Allah dan tetap beristirahat ketika Anda sedang diserang, disalahpahami dan berbagai rumor tentang Anda sedang tersebar. Saat itu terjadi, segala sesuatu dalam diri Anda ingin bangkit dan melakukan sesuatu untuk membela diri. Bagaimana Anda menghadapi orang-orang yang menyerang Anda? Anda tidak perlu menanganinya sendiri. Biarkan Allah yang menanganinya.
Percayalah kepada Allah sebagai Pembela Anda.
Allah bukan hanya ingin membela Anda, tetapi Dia juga ingin bersekutu dengan Anda. Alkitab berkata Mazmur 5:11 seperti ini: "Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu"
Baik Mazmur 23 maupun Mazmur 5 menggambarkan sebuah perjamuan, atau pesta, pada waktu yang tidak biasa—bukan hanya ketika keadaan sedang baik, tetapi juga ketika Anda sedang diserang.
Jika saat ini Anda sedang berada di tengah panasnya peperangan, Allah mengetahuinya. Mungkin Anda sedang berjuang mempertahankan pekerjaan, kesehatan, kewarasan atau martabat Anda. Di tengah peperangan itu, Allah ingin mengadakan sebuah perjamuan bagi Anda untuk memberikan sedikit penguatan.
Allah ingin mengadakan perjamuan di medan peperangan. Penguatan seperti itu tersedia bagi Anda hari ini ketika Anda menyerahkan kekhawatiran, rasa sakit dan keinginan untuk mengendalikan segala sesuatu kepada Yesus, lalu beristirahat dalam janji-janji-Nya bagi Anda.
Jika Anda adalah anak Allah, Bapa surgawi Anda bangga kepada Anda. Para pengkritik mungkin membenci Anda, memfitnah Anda, mengabaikan Anda, mengejek Anda, atau menyebarkan tuduhan palsu terhadap Anda, tetapi mereka tidak dapat menghentikan berkat Allah atas hidup Anda.
Seperti yang dikatakan Alkitab, "Telah dibawanya aku ke rumah pesta, dan panjinya di atasku adalah cinta." (Kidung Agung 2:4).
Renungkan :
- Peperangan apa yang sedang Anda hadapi saat ini? Pertentangan apa yang sedang menghadang Anda?
- Apa yang perlu Anda lepaskan agar dapat menyerahkan pembelaan diri Anda kepada Allah?
- Bagaimana beristirahat di tengah peperangan menolong Anda menghadapi peperangan itu dengan lebih baik?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 77-78; Roma 10
____________
Dibutuhkan iman dan kerendahan hati yang besar untuk mempercayai Allah
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=======
Rest at God’s Table, Even in the Battle
By Rick Warren
“You prepare a table before me in the presence of my enemies.” Psalm 23:5 (NIV)
----------------
King David knew what it meant to be attacked emotionally, verbally, and physically. As a young man, he was anointed by the prophet Samuel to be the next king of Israel, but Saul was still king and decided to kill him. David had to hide from Saul in caves while lies were being told about him across the kingdom. Yet David never retaliated, because God was preparing him to be a king who followed God’s heart.
David said of God, “You prepare a table before me in the presence of my enemies” (Psalm 23:5 NIV).
Does it sound like David was stressed out? No! He didn’t have to use up all his energy defending himself, because he trusted God to be his defender.
It takes a lot of faith and humility to trust God and rest when you’re under attack, when you’re misunderstood, and when rumors are spreading about you. When that happens, everything in you wants to rise up and do something about it. How do you handle people who attack you? You don’t. You let God handle them.
Trust God to be your defender.
Not only does God want to defend you, but he also wants to fellowship with you. The Message paraphrases Psalm 5:11 this way: “You’ll welcome us with open arms when we run for cover to you. Let the party last all night! Stand guard over our celebration.”
Both Psalm 23 and Psalm 5 paint the picture of a banquet, or a party, at an unlikely time—not just when good times are happening but when you’re under attack.
If you’re in the heat of the battle right now, God knows about it. Maybe you’re fighting for your job, your health, your sanity, or your dignity. While the battle is going on, God wants to throw a banquet for you to offer just a little encouragement.
God wants to host a banquet on a battlefield. That kind of encouragement is available to you today when you surrender your worry, pain, and control to Jesus and rest in his promises to you.
If you’re a child of God, your heavenly Father is proud of you. Critics may spite you, slander you, ignore you, ridicule you, or libel you, but they can’t stop God’s blessing on your life.
As the Bible says, “He brought me to his banquet hall and raised the banner of love over me” (Song of Solomon 2:4 GNT).