11 Juli 2026
Bacaan Hari ini:
Galatia 6:9 "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah"
----------------
Jangan pernah menyerah terhadap impian yang telah Allah berikan kepada Anda.
Jika ada orang yang berhak merasa putus asa karena rencana Allah memerlukan waktu yang sangat lama, orang itu adalah Nuh. Dibutuhkan setidaknya 80 tahun untuk membangun bahtera. Alkitab memberi tahu kita bahwa Nuh masuk ke dalam bahtera dan menutup pintunya 120 tahun setelah Allah memerintahkannya untuk membangun bahtera itu.
Mampukah Anda mempertahankan semangat untuk sebuah pekerjaan yang membutuhkan waktu 120 tahun, sementara semua orang terus mengkritik dan mengejek Anda karenanya? Mampukah Anda menghadapi penentangan sebesar itu?
Alasan mengapa kebanyakan orang tidak berhasil dalam hidup adalah karena mereka hanya berpikir untuk jangka pendek. Mereka menyerah terlalu cepat. Mereka tidak mempertahankan impian mereka untuk jangka panjang. Sering kali, di tengah perjalanan hidup, Anda ingin menyerah. Dan keputusan itulah yang menentukan apakah Anda akan mengakhiri hidup dengan berhasil atau tidak.
Jangan menyerah!
Budaya dunia berkata, hiduplah hanya untuk hari ini. Sebaliknya, Alkitab berkata, pikirkanlah kekekalan. Segala sesuatu tentang impian Allah membutuhkan waktu lebih lama daripada yang Anda bayangkan—bukan karena Allah ingin mempersulit Anda, tetapi karena Dia memandang dari perspektif kekekalan. Dia bekerja dengan pola pikir yang berfokus pada kekekalan, dan Dia ingin Anda juga berpikir seperti itu.
Saya yakin Nuh mengalami kesepian dan kelelahan karena begitu lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuannya. Namun demikian, ia menjadi teladan dalam kesabaran dan ketekunan. Mengapa? Karena imannya kepada Allah. Ibrani 11:7 mengatakan bahwa Nuh melakukan semuanya itu oleh iman.
Selama 42.001 hari, Nuh hanya memiliki satu tujuan: menggenapi panggilannya. Saya yakin pada banyak dari 42.001 hari itu, Nuh tidak merasa ingin pergi bekerja.
Apa dalam hidup Anda yang telah Allah katakan akan terjadi, tetapi akhirnya belum terlihat—bahkan langkah berikutnya pun belum jelas? Apakah Anda akan menyerah? Ataukah Anda akan terus percaya?
Galatia 6:9 berkata, "Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah"
Maukah Anda menjadi salah seorang yang setia?
Renungkan :
- Apa saja cara praktis yang dapat Anda lakukan untuk terus memiliki pola pikir yang berfokus pada kekekalan? Perbedaan apa yang dihasilkannya?
- Mampukah Anda tetap bertekun jika mengetahui bahwa impian Allah bagi hidup Anda akan membutuhkan sisa hidup Anda untuk digenapi? Mengapa atau mengapa tidak?
- Bagaimana Anda dapat menunjukkan kepada Allah bahwa Anda mempercayai-Nya dan ingin melakukan segala sesuatu dengan cara-Nya?
Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 41-42; Kisah Para Rasul 16:19-40
____________
Di tengah budaya dunia yang telah rusak, Allah sedang mencari orang-orang yang mau memilih hidup benar, mempercayai-Nya, menaati-Nya, mengabaikan para pengkritik, berjalan berlawanan dengan arah budaya dunia dan bertekun sampai akhir.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Will You Persevere Until the End? - Daily Hope with Rick Warren - July 11, 2026
“Let’s not get tired of doing what is good. At just the right time we will reap a harvest of blessing if we don’t give up.” Galatians 6:9 (NLT)
-----------
Don’t ever give up on the dream God has given you.
If anybody had the right to be discouraged because God’s plan took so long, it was Noah. It took at least 80 years to build the ark. The Bible tells us that Noah got in the ark and closed the door 120 years after God told him to build it.
Would you be able to maintain enthusiasm for a project that took you 120 years, when everyone else criticized and made fun of you for it? Could you handle that kind of opposition?
The reason why most people don't succeed in life is short-term thinking. They give up too soon. They don't sustain their dream over the long haul. It's often in the middle of your life that you want to give up, and it determines whether you're going to end successfully or not.
Don’t give up!
Culture says live only for today. The Bible says instead to think about eternity. Everything about God’s dream takes longer than you think—not because God wants to make it harder on you but because he has eternity in mind. He is working with an eternal mindset, and he wants you to think that way too.
I'm sure Noah faced loneliness and fatigue over how long it was taking to reach his goal. And yet he is a model of patience and persistence. Why? Because of his faith in God. Hebrews 11:7 says that Noah did all this by faith.
For 42,001 days, Noah had one goal: fulfill his destiny. I bet on many of those 42,001 days, Noah didn't feel like going to work.
What is it in your life that God has told you is going to happen, but the end is not in sight—or even the next step? Are you going to give up? Are you going to keep trusting?
Galatians 6:9 says, “Let’s not get tired of doing what is good. At just the right time we will reap a harvest of blessing if we don’t give up” (NLT).
In our broken culture, God is looking for people who will choose righteousness, who will trust him, obey him, ignore the critics, go the opposite way culture is going, and persevere until the end.
Will you be one of the faithful ones?