Selasa, 10 Maret 2026

Menggunakan Ponsel Anda untuk Menjangkau Bangsa-Bangsa

11 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
2 Korintus 5:18 "Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. "
---------------
Anda mungkin dapat menemukan saya di media sosial. Namun Anda mungkin tidak akan melihat saya mengunggah tentang minuman kopi yang saya pesan atau pendapat saya tentang acara televisi terbaru.

Ketika saya mulai menggunakan Twitter, Facebook, dan Instagram beberapa tahun yang lalu, saya memutuskan untuk memakainya sebagai sarana untuk menguatkan orang lain dan mengajarkan mereka bagaimana mengikuti Yesus. Itu jauh lebih bermanfaat daripada sekadar membagikan hal-hal kecil tentang kehidupan sehari-hari.

Alkitab berkata: "Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. " (2 Korintus 5:18)

Tidak ada yang salah dengan menggunakan media sosial untuk membagikan foto keluarga atau pengalaman menyenangkan yang Anda alami. Namun jika Anda tidak pernah menggunakan media sosial untuk memberitakan tentang damai sejahtera yang dapat dimiliki seseorang melalui Tuhan, Anda sebenarnya melewatkan kesempatan yang sangat besar untuk menjalankan tujuan hidup Anda.

Tuhan telah memberikan kepada kita tugas yang sangat penting, yaitu memberitakan keselamatan melalui Yesus Kristus kepada orang lain. Ketika Yesus memerintahkan untuk menjadikan semua bangsa murid-Nya, perintah itu juga ditujukan kepada Anda.

Selama hampir dua ribu tahun, menjangkau seluruh dunia berarti seseorang harus berlayar dengan kapal atau terbang dengan pesawat untuk pergi ke berbagai tempat. Namun sekarang, Anda dapat menjangkau orang di seluruh dunia tanpa meninggalkan rumah.

Anda bahkan dapat duduk di kamar Anda dan membagikan pesan tentang Tuhan, dan dalam hitungan detik pesan itu dapat dibaca oleh orang-orang dari berbagai negara. Ini adalah kesempatan yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh generasi sebelumnya. Namun kesempatan ini juga membawa tanggung jawab yang besar, yaitu menggunakan teknologi ini untuk memberitakan Injil kepada dunia.

Alkitab berkata: "Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa"(1 Tawarikh 16:24)

Renungkan :

- Apa ketakutan yang Anda rasakan ketika memikirkan untuk berbicara tentang Yesus di media sosial?

- Bagaimana media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk memberitakan Injil?

- Selain media sosial, kesempatan apa lagi yang Tuhan berikan kepada Anda untuk menceritakan keselamatan melalui Yesus kepada orang lain?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 11-13; Markus 12:1-27
____________
Hari ini Anda memiliki kesempatan untuk memberitakan kepada orang-orang dari berbagai bangsa tentang hal-hal luar biasa yang Tuhan telah lakukan dalam hidup Anda. Kesempatan itu ada tepat di tangan Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
How to Use Your Phone to Reach the Nations - Daily Hope with Rick Warren - March 11, 2026

"Through Christ, God made peace between us and himself, and God gave us the work of telling everyone about the peace we can have with him." 2 Corinthians 5:18 (NCV)
------------------
You can find me on social media. But you probably won't see me posting about what flavor latte I had or what I thought of the most recent episode of The Voice.

When I signed up for Twitter and Facebook and Instagram years ago, I decided I was going to use them as a tool to encourage people and teach them how to follow Jesus. That's a much better use of social media then posting about my favorite coffee.

"Through Christ, God made peace between us and himself, and God gave us the work of telling everyone about the peace we can have with him" (2 Corinthians 5:18 NCV).

There's nothing wrong with using Instagram to share photos of your kids or the amazing meal you had at your favorite restaurant. But if you're not using social media to also tell people about the peace they can have with God, then you're missing a huge opportunity to fulfill your purpose.

God has given us the most important work on the planet: telling others about salvation through Jesus Christ. When Jesus said to go and make disciples of every nation, he was talking to you! For almost 2,000 years, going to the whole world meant getting on a ship or, more recently, a plane to get to the ends of the earth.

Today you don't have to leave your home to reach the other side of the globe. You can sit in your bedroom in your pajamas and share a good word about the Lord—and in seconds it can reach people around the world. That's an incredible blessing that no other generation of Christians has ever had. And with that opportunity comes a great responsibility: to use this tool to take the gospel to the nations.

The Bible says in 1 Chronicles 16:24, "Publish his glorious deeds among the nations. Tell everyone about the amazing things he does" (NLT).

You have the opportunity today to tell people from all over the world the amazing things God has done for you. It's right at your fingertips.


Senin, 09 Maret 2026

Hanya Ada Satu Persetujuan yang Benar-Benar Anda Perlukan

10 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 7:21 "Juga janganlah memperhatikan segala perkataan yang diucapkan orang"
-----------------
Pernahkah Anda mengunggah sesuatu di media sosial lalu meninggalkannya begitu saja tanpa memikirkan bagaimana orang lain akan bereaksi? Bagi kebanyakan orang, hal itu sulit dibayangkan.

Apa yang membuat media sosial begitu membuat ketagihan? Mengapa setelah mengunggah sebuah foto Anda ingin memeriksanya berulang kali? Mengapa Anda terus mengecek ponsel Anda?

Setiap orang pada dasarnya ingin diterima dan disukai. Ketika Anda mendengar bunyi notifikasi, otak melepaskan dopamin yang memberi rasa senang. Setiap notifikasi seolah-olah memuaskan kebutuhan akan pengakuan, sehingga Anda ingin mendapatkannya lagi dan lagi.

Namun Alkitab mengingatkan : "Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka." (Yakobus 2:1)
Artinya, pendapat umum tidak seharusnya menentukan bagaimana Anda hidup dalam iman. Jangan biarkan opini orang lain menentukan apa yang Anda percaya, rasakan, atau lakukan. Berapa pun jumlah "like" atau notifikasi yang Anda terima, hal itu tidak akan membawa Anda semakin dekat kepada Kristus.

Alkitab juga berkata: "Janganlah memperhatikan segala perkataan yang diucapkan orang" (Pengkhotbah 7:21)
Bahkan jika Anda membuat unggahan yang baik dan membangun, selalu ada kemungkinan seseorang memberi komentar yang tidak menyenangkan. Jika Anda mengunggah sesuatu dengan harapan mendapatkan banyak "like" agar merasa lebih baik tentang diri Anda, Anda mungkin akan merasa kecewa.

Namun ketika Anda tidak hidup untuk mencari persetujuan manusia, komentar seseorang di media sosial tidak akan menentukan kebahagiaan Anda. Ketika Anda dapat mengunggah sesuatu tanpa takut pada reaksi orang lain, maka kebahagiaan Anda tidak lagi bergantung pada jumlah "like".

Semua orang memang menginginkan penerimaan dari orang lain. Tetapi ketika fokus Anda benar, seperti Yesus, Anda hanya berusaha menyenangkan Bapa di surga.
Yesus berkata: "Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku." (Yohanes 5:30)

Ketika Anda hidup untuk menyenangkan Satu Pribadi saja—yaitu Tuhan—Anda akan lebih mudah menggunakan media sosial dengan bijaksana.

Renungkan :

- Apa motivasi Anda ketika mengunggah sesuatu di media sosial?

- Bagaimana waktu yang Anda habiskan dengan ponsel menunjukkan siapa yang sebenarnya Anda ingin senangkan?

- Dalam hal apa saja Anda pernah membiarkan pendapat orang lain memengaruhi apa yang Anda percaya atau lakukan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 8-10; Markus 11:19-33
_______________
Media sosial akan menjadi alat yang berguna, bukan sesuatu yang Anda andalkan untuk mencari pengakuan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
There's Only One 'Like' You Really Need - Daily Hope with Rick Warren - March 10, 2026

"Don't pay attention to everything people say." Ecclesiastes 7:21 (GNT)
------------------
Have you ever posted something online and then walked away, not caring what anyone thought or how people reacted to it? Most people can't imagine that!

What makes social media so addictive? Why do you have to go back and check a picture 50 times after you post it? Why are you constantly checking your phone?

Everybody wants the approval of others. People desperately need to be liked! When you hear the "ding" of a notification, dopamine is released in your brain, and it's extremely satisfying. Every "ding" feeds your need for approval, and it feels like you can't get enough.

But the Bible says, "Dear friends, don't let public opinion influence how you live out our glorious, Christ-originated faith" (James 2:1 MSG).

The truth is that public opinion doesn't have anything to do with your faith. So don't let public opinion decide what you believe, feel, or do. No matter how many likes or notifications you get, it will never lead you in the direction of Jesus Christ.

The Bible also says in Ecclesiastes 7:21, "Don't pay attention to everything people say" (GNT).

Even when you make the wisest, happiest, most encouraging social media post, some people will still post comments that won't meet your expectations or may be just downright mean. If you create a post because you need a certain number of likes to feel better about yourself, then you're going to be disappointed.

But when you don't live for the approval of others, what one person says on social media is not going to make or break you. When you can say something online without worrying about how people will react to it, then your happiness is not determined by how many like the post.

Everyone wants the approval of others. But when you have the right focus, like Jesus did, you're only concerned about pleasing your heavenly Father. Jesus said, "I try to please the One who sent me" (John 5:30 NCV). When you live for the approval of One, it'll become easier to use social media as a useful tool and not a crutch.


Beginilah Rasanya Kalah Telak... Israel Hapus Semua Minyak Iran

https://youtube.com/watch?v=SEei-tmG4SA&si=gpjE51UgKHqadDcu

Minggu, 08 Maret 2026

CEPAT TAPI TIDAK TEPAT!

Ada sebuah ARTIKEL PENDEK sungguh TAJAM dan DALAM.


"Bukan soal seberapa CEPAT MELANGKAH, tetapi seberapa TEPAT MEMILIH ARAH. Kadang TIDAK PENTING seberapa CEPAT MELANGKAH maju, yang LEBIH PENTING adalah BAGAIMANA MELANGKAH dengan BENAR. "

ARTINYA: CEPAT tapi SALAH ARAH adalah sesuatu yang TIDAK ADA GUNANYA, bahkan justru membuat kita SEMAKIN JAUH dari TUJUAN yang BENAR.

Sayangnya, kita INGINNYA CEPAT saja, bahkan TIDAK MENCERMATI APAKAH kita sudah di JALAN yang BENAR atau BELUM.

Baru, setelah kita TERSESAT dan HILANG ARAH, kita jadi KELABAKAN sendiri.

WAKTU yang DIBUTUHKAN untuk KEMBALI ke JALAN yang BENAR menjadi LEBIH LAMA jika dibandingkan kita DARI AWAL BERTINDAK HATI-HATI dan TIDAK TERGESA-GESA.

Ketika MENGENDARAI MOBIL, kita harus berada di JALUR yang TEPAT.

jika ingin BELOK ke KIRI, kita harus ambil LAJUR KIRI.

Jika ingin LURUS, harus mengambil LAJUR di TENGAH.

Jika hendak BELOK ke KANAN, kita harus mengambil LAJUR KANAN.

Karena TERBURU-BURU dan INGIN CEPAT tiba di tujuan, saya ambil JALUR yang SALAH hanya gara-gara ANTREAN mobilnya SANGAT SEDIKIT dibandingkan JALUR saya yang SEHARUSNYA.

INGIN CEPAT, tapi malah MOLOR SANGAT LAMA karena ternyata polisi MEMBERHENTIKAN saya.

Sudah MOLOR LAMA, masih harus BAYAR DENDA karena tilang!

BENAR DULU, BARU CEPAT.

JANGAN DIBALIK!

"TANPA PENGETAHUAN KERAJINAN pun TIDAK BAIK; orang yang TERGESA-GESA akan SALAH LANGKAH."

TERGESA-GESA hanya menambah MASALAH saja.

INGINNYA CEPAT, tapi malah SEMAKIN LAMBAT.

Hal ini BERLAKU dalam BIDANG APAPUN, termasuk dalam hal KEUANGAN.

Banyak orang INGIN CEPAT KAYA.

TERGESA-GESA untuk KAYA, justru membuatnya semakin BERKEKURANGAN.

JANGAN menjadi TIDAK SABARAN.

JANGAN TERGESA-GESA.

JANGAN menginginkan yang SERBA INSTAN.

Kalau SALAH ARAH, itu BAHAYA!

*TETAP SEMANGAT,PANTANG MENYERAH & HANYA BERHARAP KEPADA TUHAN*.   Selamat Pagi. Selamat Beraktivitas. Sehat dan Sukses selalu. GBUπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ


Bagikan Kegagalan Anda, Bukan Hanya Keberhasilan Anda

09 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Matius 6:1 "Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga."
--------------------
Suatu kali saya melihat sebuah foto di media sosial: seorang wanita lanjut usia berada di tengah sekelompok anak muda yang semuanya mengangkat ponsel untuk merekam apa yang ada di depan mereka. Wanita itu satu-satunya yang tidak memegang ponsel. Wajahnya tampak tenang dan ia tersenyum, seolah-olah benar-benar menikmati momen tersebut.

Anda tidak dapat sungguh-sungguh menikmati suatu momen jika Anda terlalu sibuk berusaha merekamnya.

Sebagai contoh, Anda tidak akan pernah melihat foto saya saat sedang berdoa secara pribadi. Mengapa? Karena jika saya sibuk mengambil gambar untuk dipublikasikan, maka waktu saya bersama Tuhan tidak lagi murni. Motivasi saya akan berubah. Waktu teduh seharusnya menjadi pertemuan pribadi antara Anda dan Tuhan, bukan untuk dipamerkan.

Yesus berkata dalam Khotbah di Bukit:"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga." (Matius 6:1)

Artinya, jika Anda melakukan sesuatu yang baik lalu mempublikasikannya hanya untuk mendapatkan pujian, maka pujian itulah satu-satunya "upah" yang akan Anda terima.

Media sosial sangat mudah mendorong orang untuk menonjolkan diri. Namun sikap pamer tidak membangun hubungan yang sejati. Sebaliknya, hal itu menciptakan jarak dan perbandingan.

Jika Anda ingin membangun kedekatan yang nyata, lakukan hal yang berbeda: bagikan juga pergumulan yang sedang Tuhan tolong Anda lewati. Tunjukkan bahwa Anda juga manusia biasa. Jangan hanya menampilkan momen-momen terbaik, tetapi beranilah membagikan proses pertumbuhan Anda. Sikap yang tulus seperti ini dapat mendorong orang lain untuk datang kepada Tuhan dengan⁴ masalah mereka sendiri.

Alkitab berkata: "Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya." (1 Petrus 5:6)
4
Tidak perlu khawatir jika orang lain berusaha mempromosikan diri mereka sendiri. Ketika Anda berhenti berpura-pura menjadi orang lain, Anda akan mengalami damai sejahtera sebagai pribadi yang Tuhan ciptakan.

Dan pada saat itulah, Anda benar-benar dapat menikmati setiap momen.

Renungkan :

- Apakah sulit bagi Anda untuk merasa cukup dengan perkenanan Tuhan tanpa mencari pujian manusia? Mengapa?

- Mengapa sikap pamer dapat menghalangi terbentuknya hubungan yang mendalam dan tulus?

- Bagaimana unggahan "momen terbaik" orang lain di media sosial memengaruhi perasaan Anda terhadap hidup Anda sendiri?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 5-7; Markus 11:1-18
___________
Jika Anda adalah anak Tuhan, Ia sendiri yang akan meninggikan Anda pada waktu yang tepat.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Share Your Bloopers, Not Just Your Highlight Reel - Daily Hope with Rick Warren - March 09, 2026

"Watch out! Don't do your good deeds publicly, to be admired by others, for you will lose the reward from your Father in heaven." Matthew 6:1 (NLT)
----------------
I once saw a photo online of an elderly woman in a group of young people who all had their phones up, trying to record whatever was in front of them. The woman was the only one who wasn't trying to capture the moment on her phone. In fact, she had the most serene look on her face and was smiling, as if she were truly relishing the moment.

You can't be in the moment while you're trying to capture the moment.

Here's an example: You'll never see a photo of me during my quiet time. Why? If I'm trying to get a great picture for Instagram, my time with God won't be real. I wouldn't have the right motivations. You need to spend time with God every day, but that time should be between you and him.

Jesus says in the Sermon on the Mount, "Watch out! Don't do your good deeds publicly, to be admired by others, for you will lose the reward from your Father in heaven" (Matthew 6:1 NLT). In other words, if you take the good you've done and brag about it online just so other people will give you recognition, then that's all the reward you're going to get.

Social media makes it really tempting to show off. But when you show off, it builds barriers. It doesn't build fellowship. It doesn't draw you closer to anybody.

If you want to draw closer to people, then do the opposite: Share the problems Jesus is helping you through. Be real! Give people a look at your bloopers and not just your highlight reel. They will be encouraged to ask God to help them with their problems too.

"Humble yourselves, then, under God's mighty hand, so that he will lift you up in his own good time" (1 Peter 5:6 GNT).

Don't worry when others use social media to promote themselves. If you're a child of God, then he will promote you at the right time. When you stop pretending to be somebody you're not, you'll be at peace just being who God made you to be, right where he meant for you to be.

Then you can really enjoy the moment.


Israel Berhasil Menyingkirkan Pemimpin Tertinggi Baru Iran - YouTube

https://www.youtube.com/watch?v=OUoLpY-Jmk4