Minggu, 01 Maret 2026

Anda Tidak Dapat Menghentikan Tuhan Mengasihi Anda

02 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Roma 8:38–39 "Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."
-----------------------
Alkitab mengatakan dalam Efesus 1 bahwa sebelum Tuhan menciptakan dunia, Ia telah memilih Anda. Namun bukan hanya itu—Ia juga menetapkan kasih-Nya atas Anda. Tuhan menciptakan dunia karena Ia mengasihi Anda dan menghendaki sebuah tempat bagi keluarga-Nya.

Bahkan sebelum dunia dijadikan, Tuhan telah menjadikan Anda sebagai sasaran kasih-Nya. Mungkin Anda tidak selalu memusatkan perhatian kepada Tuhan. Namun Tuhan selalu memusatkan perhatian-Nya kepada Anda. Ia memperhatikan setiap saat dalam hidup Anda—setiap keberhasilan dan kegagalan, setiap sukacita dan kesedihan, setiap masa kuat dan masa lemah, setiap tawa dan setiap air mata.

Tuhan menciptakan Anda karena Ia mengasihi Anda, dan Ia tidak akan pernah berhenti mengasihi Anda.

Alkitab menegaskan:
"Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita." (Roma 8:38–39)

Tidak ada sesuatu pun yang dapat memisahkan Anda dari kasih Tuhan. Mengapa? Karena kasih Tuhan bersifat kekal dan tanpa syarat.
Tuhan tidak berkata, "Aku mengasihi Anda jika…"
Ia juga tidak berkata, "Aku mengasihi Anda karena…"
Tuhan hanya berkata,"Aku mengasihi Anda."

Kasih Tuhan tidak bergantung pada apa yang Anda lakukan, melainkan pada siapa Dia. Kasih-Nya tidak didasarkan pada prestasi Anda, melainkan pada karakter-Nya.

Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk membuat Tuhan mengasihi Anda lebih sedikit. Dan tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk membuat Tuhan mengasihi Anda lebih banyak. Ia telah mengasihi Anda sejak semula. Ia mengasihi Anda sehingga menciptakan Anda. Ia mengasihi Anda sehingga ingin bersama Anda untuk selamanya. Ia bahkan mengutus Anak-Nya untuk menyelamatkan Anda.

Kasih yang lebih besar dari itu tidak akan pernah Anda temukan.

Renungkan :

- Bagaimana perasaan Anda mengetahui bahwa Tuhan selalu memperhatikan Anda dan mengasihi Anda?

- Pernahkah Anda merasa telah melakukan sesuatu yang membuat Tuhan kurang mengasihi Anda? Bagaimana Anda diyakinkan kembali akan kasih-Nya?

- Apa yang Anda ketahui tentang karakter Tuhan yang membuat Anda yakin akan kasih-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 23; Markus 7:14-37
____________
Anda bukan hanya dipilih. Anda juga dikasihi.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
You Can't Stop God from Loving You - Daily Hope with Rick Warren - March 02, 2026

"For I am convinced that neither death nor life, neither angels nor demons, neither the present nor the future, nor any powers, neither height nor depth, nor anything else in all creation, will be able to separate us from the love of God that is in Christ Jesus our Lord." Romans 8:38-39 (NIV)
--------------------
The Bible says in Ephesians 1 that, before he laid down the earth's foundations, God chose you. But he didn't just chooseyou. He set his love on you. He made the world because he loves you and wanted a place for his family.

You're not only chosen. You're loved.

Before the earth was created, God settled on you as the focus of his love. You may rarely be focused on God. But God is focused on you all the time. In fact, God can focus on everybody at the same time. Why? Because he's God.

At every moment of your life, God is focused on you. He sees every high, every low, every good moment, every bad moment, every mountain, every valley, every joy, and every tear. God made you to love you, and he will never stop loving you.

"For I am convinced that neither death nor life, neither angels nor demons, neither the present nor the future, nor any powers, neither height nor depth, nor anything else in all creation, will be able to separate us from the love of God that is in Christ Jesus our Lord"  (Romans 8:38-39 NIV).

You can't be separated from God's love for two reasons: It's eternal, and it's unconditional. God never says, "I love you if. . ." He doesn't say, "I love you because . . ." God says, "I love you . . . period." God gives you an eternal, unconditional love because God is love.

God's love for you is not based on what you do but on who he is. It's not based on your performance. It's based on his character. You can spend your whole life trying to make God stop loving you, but you will fail.

There is nothing you can do to make God love you less. And there's nothing you can do to make God love you more. He loved you enough to create you and set his focus on you. He loved you enough to want to be with you forever, despite your sin against him. He loved you enough to send his Son to save you from your sin.

You'll never find a greater love.


Sabtu, 28 Februari 2026

Rencana Tuhan bagi Gereja-Nya

01 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Efesus 1:4–5 "Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya"
-----------------
Alasan utama Tuhan menciptakan alam semesta adalah karena Ia menginginkan sebuah keluarga—dan keluarga itu adalah gereja. Gereja adalah bagian dari rencana kekal Tuhan.

Tahukah Anda bahwa sebelum Tuhan menciptakan dunia, Ia sudah memikirkan Anda? Ini menunjukkan betapa berharganya Anda di hadapan Tuhan dan betapa besar kasih-Nya kepada Anda.

Bagaimana kita mengetahui bahwa sesuatu sangat berharga bagi seseorang? Kita dapat melihatnya dari harga yang bersedia ia bayar. Yesus Kristus menyerahkan nyawa-Nya bagi gereja. Ketika seseorang rela memberikan hidupnya, itu menunjukkan nilai yang sangat besar.

Sejak semula, rencana Tuhan yang tidak berubah adalah menggenapi tujuan-Nya melalui gereja—bukan melalui bangsa, pemerintahan atau organisasi dunia. Semua lembaga dunia bersifat sementara, tetapi gereja memiliki tujuan kekal. Gereja adalah bagian dari rencana Tuhan yang akan berlangsung selamanya.

Saat ini, ada miliaran orang percaya di seluruh dunia. Ini menunjukkan bahwa gereja adalah keluarga besar yang dipersatukan oleh kasih Tuhan. Alkitab berkata, "Kita mengasihi karena Tuhan lebih dahulu mengasihi kita" (1 Yohanes 4:19).

Sungguh merupakan suatu kehormatan besar untuk menjadi bagian dari keluarga Tuhan. Anda dipanggil untuk hidup dalam kasih-Nya dan mengambil bagian dalam rencana-Nya melalui gereja.

Renungkan :

- Bagaimana perasaan Anda mengetahui bahwa Tuhan telah memikirkan Anda bahkan sebelum dunia diciptakan?

- Dalam hal apa Tuhan sedang memakai hidup Anda untuk menggenapi rencana-Nya melalui gereja?

- Bagaimana kasih Tuhan mendorong Anda untuk melayani dan mengasihi orang lain?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 20-22; Markus 7:1-13
____________
Yesus Kristus menyerahkan nyawa-Nya bagi gereja. Ketika seseorang rela memberikan hidupnya, itu menunjukkan nilai yang sangat besar.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========

God's Plans for His Church  - Daily Hope with Rick Warren - March 01, 2026

"Long ago, even before he made the world, God chose us to be his very own through what Christ would do for us. . . . His unchanging plan has always been to adopt us into his own family by sending Jesus Christ to die for us." Ephesians 1:4-5 (TLB)
-------------------
The whole reason God created the universe is because he wanted a family—and that family is the church. His church is the only reason the universe exists.

Did you know that before God thought of the universe, he thought of you? That's how valuable you are; that's how much you matter to God.

How can you tell something is really valuable to someone? By looking at what they're willing to pay for it. Christ died for the church. When someone's willing to give their life for something, it has incredible value.

The Living Bible paraphrase says, "Long ago, even before he made the world, God chose us to be his very own through what Christ would do for us. . . . His unchanging plan has always been to adopt us into his own family by sending Jesus Christ to die for us" (Ephesians 1:4-5).

Long before God made the world, his unchanging plan has been to accomplish his purposes through the church—not through nations, governments, or corporations. Earthly institutions are temporary, and they're not big enough to tackle all the global problems. Only the church is big enough. And only the church will last forever.

Let's put this in perspective. It's estimated there are about 2.6 billion Christians in the world today. That's more people than live in China, the world's most populous country.

So, not only does the church have the greatest participation on the planet, but it also has the highest motivation: God's love. 1 John 4:19 says, "We love because he first loved us" (NIV).

Isn't it incredible to know that the church, the whole reason God created the universe, is motivated by God's love? That's just another reason why there is no greater privilege than to be part of God's family.


Jumat, 27 Februari 2026

MEMIKUL=====> APA.....?


Beban apa yg  ada dalam pundak anda saat ini ? Apakah  beban *Memikul Salib* atau beban *Memikul mencintai diri sendiri* ?. Atau.....beban mana yg lebih berat menurut anda, dari gambar diatas itu ☝️ Mencintai diri sendiri itu , ciri2nya adalah : * Takut Kehilangan * Kuatir masa depan * Cemas terhadap berita2 negatif * Tidak bisa berdamai dgn diri sendiri * Selalu iri dan cemburu thd keberhasilan orang lain * Membandingkan dirinya dgn orang lain * Mengejar pencapaian diri * Selalu fokus kpd diri sendiri baik kekurangan atau kelebihannya * Selalu ber orientasi kpd diri sendiri Ciri2 pikul Salib: * Menyenangkan Hati Tuhan * Fokus dan ber orientasi thd Misi Bapa * Mengejar perkenanan Tuhan * Melakukan pekerjaan baik utk tubuh Kristus * Melayani Tuhan dgn  karunia dan talenta yg Tuhan beri Jadi, silahkan di jawab dan direnungkan dengan jujur ya, saat ini beban apa yg sedang anda pikul / gendong setiap hari itu...❓ Jangan salah pikul beban ya...😉

Misi Tuhan bagi Hidup Anda

28 Februari 2026

Bacaan Hari ini:
Yohanes 17:18 "Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia"
----------------
Jika Anda adalah pengikut Yesus Kristus, Tuhan telah memberikan sebuah misi bagi hidup Anda. Anda tidak hidup hanya untuk menjalani rutinitas, mengejar tujuan pribadi, atau sekadar menjalani kehidupan. Anda memiliki panggilan khusus dari Tuhan.

Ketika Anda menjadi bagian dari keluarga Tuhan, tujuan hidup Anda berubah. Hidup Anda tidak lagi berpusat pada diri sendiri, tetapi pada rencana dan kehendak Tuhan. Anda dipanggil untuk mengambil bagian dalam misi-Nya di dunia ini.

Sejak awal, Tuhan memiliki rencana untuk membangun keluarga-Nya. Ia menciptakan dunia dan manusia karena Ia mengasihi manusia dan ingin mereka mengenal serta hidup bersama-Nya. Misi yang dahulu diberikan kepada Yesus, sekarang juga dipercayakan kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Tuhan ingin Anda menjadi alat-Nya untuk menyatakan kasih dan kebenaran-Nya kepada orang lain. Misi ini dimulai dari orang-orang terdekat Anda—keluarga, teman dan lingkungan sekitar—dan juga menjangkau dunia yang lebih luas.

Alkitab berkata, "Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi" (Yesaya 49:6). Ini menunjukkan bahwa Tuhan ingin memakai hidup Anda untuk membawa terang dan harapan bagi orang lain.

Panggilan ini bukan hanya untuk pendeta atau misionaris, tetapi untuk setiap orang yang menjadi bagian dari keluarga Tuhan. Tuhan ingin memakai hidup Anda, di mana pun Anda berada.

Renungkan :

- Dalam hal apa Anda dapat mulai menjalankan misi Tuhan dalam kehidupan sehari-hari?

- Siapa saja di sekitar Anda yang dapat Anda jangkau dengan kasih dan kebenaran Tuhan?

- Apa yang perlu Anda serahkan kepada Tuhan agar Anda dapat lebih siap menjalankan misi-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 17-19; Markus 6:30-56
___________
Ketika Anda bersedia hidup sesuai dengan misi Tuhan, hidup Anda akan memiliki makna yang lebih dalam dan tujuan yang kekal.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
God's Mission for You - Daily Hope with Rick Warren - February 28, 2026

"In the same way that you gave me a mission in the world, I give them a mission in the world." John 17:18 (MSG)
-------------------
If you are a follower of Jesus Christ, God has given you a mission in this world. You're not here just to take up space; you're not here just to strive after your own personal goals.

You have an assignment from God himself. Once you're in God's family, your life changes. You have a new reason for living. Your life isn't about you anymore; it's about God's mission.

God's mission for you fits into his mission for all of history. God created everything in the universe because he wanted a family. He didn't need earth. He didn't need the other planets. He didn't need the stars. He created all of it because he knew some of the people he created would willingly choose to be part of his family.

The mission that God first gave Jesus he now gives to the body of Christ—the church. Once you know Jesus, you have to go tell your friends and family about him! But you can't stop there. God has never made anyone he doesn't want saved. He loves everyone—across the entire globe.

God wants you to live out his mission everywhere: in your family, your community, and the world. His mission for your life is both global and local. The Bible says, "Now the Lord says to me, 'It isn't enough for you to be merely my servant. You must do more than lead back survivors from the tribes of Israel. I have placed you here as a light for other nations; you must take my saving power to everyone on earth'" (Isaiah 49:6 CEV).

That's God's plan for the world. That's his mission for you. He wants everyone on earth to know him. And he wants to use you to make that happen.

God's words in Isaiah aren't just for missionaries or pastors. If you're in his family, he gave his mission to you!

"SEMAKIN MERUNDUK"

Manusia sering merasa bangga dengan segala hal yang dimilikinya. 

Pekerjaan dan karier yg bagus.., 
harta dan kekayaan yang melimpah.., pangkat dan kedudukan yang tinggi.., 
prestasi dan gelar kesarjanaan yang dapat dibanggakan..., dlsbnya.

Semua itu seakan-akan membuat manusia jadi " terbang tinggi " dan enggan menginjakkan kakinya di bumi, 
dan semuanya  itu membuat orang jadi " lupa diri ".  

T a p i apakah bermegah dengan cara yang demikian, yang Tuhan inginkan? 

H e n d a k nya dengan segala berkat jasmani yg sudah kita peroleh diikuti juga dengan kekayaan Rohani , sehingga dengan hal itu kekayaan batiniahlah yang  kita miliki.

Kekayaan batiniah seperti itu akan membuat kita semakin rendah hati dan mawas diri, sehingga semua keberhasilan dan kesuksesan yang kita capai, akan kita kembalikan kepada-Nya.

Belajarlah seperti Padi ; semakin berisi.. Semakin merunduk...

     BE HUMBLE !


 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. 
Have a Nice Day !
Selamat Pagi. Selamat Berakhir pekan bersama keluarga tercinta. Sehat dan Sukses selalu. GBU🙏🙏🙏

Kamis, 26 Februari 2026

Motivasi di Balik Ketaatan kepada Tuhan

27 Februari 2026

Bacaan Hari ini:
Yohanes 15:14 "Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu."
--------------
Yesus berkata bahwa Anda adalah sahabat-Nya jika Anda melakukan apa yang Ia perintahkan. Ini menunjukkan bahwa ketaatan adalah bagian penting dari hubungan dengan Tuhan.

Anda tidak dapat mengatakan bahwa Anda mengasihi Tuhan, tetapi menjalani hidup tanpa memperhatikan kehendak-Nya. Ketaatan bukan sekadar tindakan luar, tetapi merupakan bukti dari kasih dan kepercayaan kepada Tuhan.

Banyak orang berpikir bahwa orang percaya menaati Tuhan karena takut atau terpaksa. Namun, alasan yang sesungguhnya berbeda. Orang percaya menaati Tuhan karena mereka menyadari bahwa Tuhan mengasihi mereka dan menghendaki yang terbaik bagi hidup mereka.

Tuhan tidak pernah memerintahkan sesuatu untuk membatasi Anda, tetapi untuk melindungi dan menuntun Anda. Ketika Anda memahami kasih Tuhan, ketaatan tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan sebagai respons kasih kepada-Nya.

Seiring Anda semakin mengenal Tuhan, Ia juga mengubah hati dan keinginan Anda. Hal-hal yang dahulu tampak menarik mungkin tidak lagi menjadi prioritas. Tuhan menolong Anda menginginkan apa yang benar dan baik.

Yesus berkata, "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh." (Yohanes 15:9–11).

Ketaatan kepada Tuhan bukanlah jalan menuju kehilangan sukacita, tetapi justru jalan menuju sukacita yang sejati. Tuhan tidak menginginkan Anda menaati-Nya karena takut, tetapi karena kasih.

Renungkan :

- Apa yang memotivasi Anda untuk menaati Tuhan saat ini?

- Dalam hal apa Tuhan sedang mengubah hati dan keinginan Anda?

- Bagaimana Anda dapat menunjukkan kasih kepada Tuhan melalui ketaatan hari ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 15-16; Markus 6:1-29
____________
Ketika Anda hidup dalam kasih dan ketaatan kepada Tuhan, Anda akan mengalami damai sejahtera dan sukacita yang berasal dari-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Motivation Behind Obedience to God

February 27, 2026

Today's Reading:
John 15:14 "You are My friends, if you do what I command you."
--------------
Jesus said that you are His friend if you do what He commands. This shows that obedience is an important part of a relationship with God.

You cannot say that you love God, but live your life without regard for His will. Obedience is not just an outward act, but is evidence of love and trust in God.

Many people think that believers obey God because they are afraid or forced. However, the real reason is different. Believers obey God because they realize that God loves them and wants the best for their lives.

God never commands anything to limit you, but to protect and guide you. When you understand God's love, obedience no longer feels like a burden, but rather a loving response to Him.

As you get to know God better, He also changes your heart and desires. Things that once seemed interesting may no longer be a priority. God help you desire what is right and good.

Jesus said, "As the Father has loved Me, so I have loved you; abide in My love. If you keep My commandments, you will abide in My love, as I have kept My Father's commandments and abide in His love. I have spoken these things to you, so that My joy may be in you and your joy may be full." (John 15:9–11).

Obedience to God is not a path to loss of joy, but rather a path to true joy. God does not want you to obey Him out of fear, but out of love.

Think about it:

- What motivates you to obey God right now?

- In what ways is God changing your heart and desires?

-How can you show love for God through obedience today?

Bible Reading a Year:
Numbers 15-16; Mark 6:1-29
____________
When you live in love and obedience to God, you will ==> experience the peace and *joy that comes from Him

.(Translated from Daily Devotional by Rick Warren)