Jumat, 24 April 2026

Pendekatan yang Lebih Baik terhadap Pekerjaan

25 April 2026

Bacaan Hari ini:
Efesus 6:7-8 "..dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia. Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan."
-----------------
Pernahkah Anda terpaksa mengambil pekerjaan yang sebenarnya tidak Anda inginkan? Mungkin Anda tidak mendapatkan pekerjaan impian Anda atau kebutuhan finansial membuat Anda harus mengambil pekerjaan yang tersedia, bukan yang Anda inginkan. Anda harus menerima apa yang Anda anggap sebagai pilihan terbaik.

Hal ini juga merupakan salah satu dari banyak kemunduran yang dialami Yusuf dalam Alkitab—bahkan dalam tingkat yang jauh lebih berat daripada yang mungkin pernah Anda alami. Kejadian 37:36 berkata, "Adapun Yusuf, ia dijual oleh orang Midian itu ke Mesir, kepada Potifar, seorang pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja."

Dalam hitungan hari, Yusuf berubah dari seorang anak yang dimanjakan di rumah ayahnya menjadi seorang budak di rumah orang lain di negeri asing. Ia melakukan pekerjaan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya, tanpa memiliki pilihan dalam hal tersebut.

Anda mungkin saat ini berada dalam pekerjaan yang benar-benar tidak Anda sukai atau tidak ingin Anda lakukan, pekerjaan yang Anda harapkan tidak perlu Anda jalani. Anda berharap dapat melakukan hal lain di tempat lain. Bahkan pada hari-hari terburuk, hal itu mungkin terasa seperti kerja paksa. Ini tampak seperti sebuah kemunduran, dan Anda tidak melihat akhirnya.

Jika demikian, Anda kemungkinan dapat memahami Yusuf dan perasaannya.

Namun, Yusuf mengambil keputusan yang luar biasa: ke mana pun ia pergi dan apa pun yang ia lakukan, ia memilih untuk melakukan yang terbaik dengan apa yang ia miliki bagi Allah. Bahkan sebagai seorang budak, jauh dari rumahnya, ia melayani dengan sepenuh hati dan berusaha menghormati Allah melalui pekerjaan dan karakter yang baik.

Yusuf memberi makna pada pekerjaan seorang budak. Ia melakukannya dengan bekerja untuk Allah, bukan untuk tuan manusia. Ia memandang Allah sebagai atasannya, sehingga ia memberikan yang terbaik dalam pekerjaannya bagi Allah.

Dan hal itu tidak luput dari perhatian: pekerjaan Yusuf yang luar biasa menonjol dan membawanya pada kenaikan posisi dari tuannya, yang pada akhirnya menempatkannya dalam pelayanan kepada raja.

Efesus 6:7-8 berkata, "..dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia. Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan."

Renungkan :

- Apakah Anda membutuhkan orang lain untuk mengakui kerja keras Anda agar hal itu terasa bernilai? Mengapa demikian atau tidak?

- Seberapa sering Anda harus mengambil keputusan untuk bekerja dengan tekun?

- Dalam hal apa menjaga hubungan dengan Allah melalui pembacaan Alkitab dan doa membantu Anda tetap fokus dan tekun dalam pekerjaan?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 19-20; Lukas 18:1-23
_____________
Mungkin tidak ada orang lain yang memperhatikan usaha Anda dan Anda mungkin tidak melihat hasilnya sampai Anda berada di surga. Namun, kerja keras dan kesetiaan Anda dalam pekerjaan tidak akan pernah luput dari perhatian Tuhan, dimana pendapat-Nya adalah yang paling penting bagi hidup Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
A Better Approach to Work - Daily Hope with Rick Warren - April 25, 2026

“Work with enthusiasm, as though you were working for the Lord rather than for people. Remember that the Lord will reward each one of us for the good we do.” Ephesians 6:7-8 (NLT)
-------------------
Have you ever been forced to take a job you didn’t really want? Maybe you couldn’t find your dream job or financial needs made you take the job that was available but not the one you wanted. You had to settle for what you thought was best.

This was one of the many setbacks Joseph in the Bible faced—to ah ko l much greater degree than we will ever experience. Genesis 37:36 says, “Meanwhile, in Egypt, the traders sold Joseph to Potiphar, an officer of the Pharaoh—the king of Egypt” (TLB).

In a matter of days, Joseph went from being a pampered son in his father's home to being a slave in someone else's home in a foreign country. He was doing work he never expected to do, without having any say in the matter.

You may be in a job right now that you really don't like or don’t want to do, that you wish you didn't have to do. You wish you were doing something else somewhere else. Maybe on your worst days, it even feels like forced labor. It seems like a setback, and you don’t see an end in sight.

If that’s you, then you probably can identify with Joseph and how he felt.

But Joseph made a pretty remarkable decision: Wherever Joseph went and whatever he did, he chose to do the best he could with what he had for God. Even as a slave, away from his home, he served with his whole heart and tried to honor God with good work and good character.

Joseph took the work of a slave and gave it meaning. He did this by working for God and not for his human master. He saw God as his boss, and so he gave God his best in his work.

And it didn’t go unnoticed: Joseph’s excellent work stood out and led to promotions by his master that eventually landed him in the service of the king.

Ephesians 6:7-8 says, “Work with enthusiasm, as though you were working for the Lord rather than for people. Remember that the Lord will reward each one of us for the good we do” (NLT).

No one else may notice your efforts, and you may not see your reward until you get to heaven. But your diligent, faithful work in your job will never go unnoticed by the One whose opinion matters most.


Kamis, 23 April 2026

Orang yang Tidak Terhubung dengan Tuhan, Kehilangan Potensi Mereka

24 April 2026

Bacaan Hari ini:
1 Korintus 2:9 "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia"
-----------------
Allah memiliki rencana yang luar biasa bagi Anda! Namun, jika Anda tidak terhubung dengan-Nya, Anda akan kehilangan semua yang ingin Ia lakukan dalam hidup Anda.

Kemarin kita telah melihat dua hal yang hilang dari orang yang hilang secara rohani: arah dan perlindungan mereka. Hari ini kita akan melihat hal lainnya yang hilang: potensi mereka.

Potensi Anda untuk melakukan hal-hal baik di dunia ini menjadi sangat terbatas ketika Anda tidak terhubung dengan Allah.

Hal ini dapat dianalogikan seperti koin. Jika dikumpulkan dalam jumlah yang cukup, koin memiliki potensi besar untuk kebaikan. Anda dapat memberi makan sebuah keluarga, memulai usaha, atau bahkan menyelamatkan nyawa. Namun, Anda tidak dapat melakukan hal-hal baik tersebut jika koin-koin itu hilang.

Kisah tentang koin yang hilang dalam Lukas 15:8-10 adalah contoh yang baik. Kisah ini tentang seorang perempuan yang memiliki 10 koin berharga. Namun, salah satunya hilang. Ia tidak berkata, "Saya masih memiliki sembilan koin, jadi saya tidak perlu memikirkan yang hilang." Sebaliknya, ia menggeledah seluruh rumahnya untuk mencarinya dan bersukacita ketika akhirnya ditemukan.

Hanya karena koin tersebut hilang bukan berarti nilainya hilang. Koin itu tetap sangat berharga! Namun, yang hilang adalah potensinya untuk melakukan kebaikan.

Allah menciptakan Anda untuk melakukan hal-hal besar, jauh melampaui apa yang dapat Anda bayangkan. Bahkan, jika Allah menunjukkan kepada Anda apa yang ingin Ia lakukan melalui hidup Anda ketika Anda sepenuhnya menyerahkannya kepada-Nya, hal itu akan sangat mengagumkan bagi Anda.

Alkitab berkata, "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia" (1 Korintus 2:9).

Mungkin Anda telah lama tidak terhubung dengan Allah, dan Anda berpikir bahwa sudah terlambat bagi-Nya untuk memakai Anda. Namun, itu tidak terlambat! Ia adalah Pencipta Anda. Ia memandang Anda sangat berharga dan Ia mengetahui potensi Anda.

Renungkan :

- Kapan Anda pernah kehilangan sesuatu yang sangat berharga bagi Anda? Sejauh apa Anda berusaha untuk menemukannya kembali?

- Bagaimana dampaknya ketika seseorang menyia-nyiakan potensinya terhadap orang lain?

- Allah telah menyediakan hal-hal luar biasa bagi mereka yang mengasihi-Nya. Bagaimana pengetahuan ini memengaruhi keinginan Anda untuk hidup sepenuhnya bagi-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 16-18; Lukas 17:20-37
________________
Jika Anda menyerahkan setiap bagian hidup Anda kepada-Nya hari ini, Anda akan mulai melihat semua hal yang telah Ia siapkan bagi Anda menjadi nyata.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Disconnected People Lose Their Potential - Daily Hope with Rick Warren - April 24, 2026

“No eye has seen, no ear has heard, and no mind has imagined what God has prepared for those who love him.” 1 Corinthians 2:9 (NLT)
----------------------
God has amazing plans for you! But if you’re not connected to him, you lose out on everything he wants to do in your life.

Yesterday we looked at two things people lose when they’re spiritually lost: their direction and protection. Today we’ll be looking at another thing they lose: their potential.

Your potential to do good things in the world is dramatically limited when you’re disconnected from God.

It’s a lot like coins. Put enough of them together, and they have great potential for good. You could feed a family, start a business, or even save a life. But you can’t do any of those good things if the coins are lost.

The story of the lost coin in Luke 15:8-10 is a good example of this. It’s about a woman who has 10 valuable coins. But, somehow, one of them gets lost. She doesn’t say, “I’ve got nine coins, so I’m not going to worry about the lost one.” Instead, she turns her house upside down to look for it and celebrates when it’s finally found.

Just because her coin was lost didn’t mean it had lost its value. It still had great value! But what it lost was its potential to do any good.

God made you to do great things, far greater than you could possibly imagine. In fact, if God showed you what he wants to do with your life when you completely place it in his hands, it would astound you!

The Bible says, “No eye has seen, no ear has heard, and no mind has imagined what God has prepared for those who love him” (1 Corinthians 2:9 NLT).

Maybe you’ve been disconnected from God for many years, and you think it’s too late for him to use you. It’s not too late! He’s your Creator. He sees you as highly valuable, and he knows your potential.

If you’ll surrender every part of your life to him today, you’ll start to see all the things he has prepared for you come to life.


Rabu, 22 April 2026

Iran Perang Sendirian

https://vt.tiktok.com/ZS9RnmTNT/

Bisnis Elit Global

https://vt.tiktok.com/ZS9RtDhTX/

Arah dan Perlindungan Allah bagi Anda

23 April 2026

Bacaan Hari ini:
Yesaya 53:6 "Kita sekalian sesat seperti domba , masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian."
-----------------
Allah memandang setiap orang berharga dan layak untuk dicari, ditemukan dan diselamatkan. Alkitab berkata, "[Allah] menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran" (1 Timotius 2:4).

Namun, banyak orang hilang secara rohani. Ini berarti mereka mengikuti rencana hidup mereka sendiri, bukan rencana Allah.

Lalu, apa sebenarnya yang hilang dari orang yang hilang secara rohani? Mereka kehilangan beberapa hal, tetapi hari ini kita akan melihat dua hal saja: mereka kehilangan arah dan perlindungan.

Hal ini dapat dilihat dalam kisah domba yang hilang dalam Lukas 15:3-6. Kisah ini tentang seorang gembala yang meninggalkan 99 domba yang selamat untuk mencari satu dombanya yang hilang. Ia tidak berkata, "Saya memiliki 99 domba yang selamat, jadi abaikan saja yang satu itu!" Tidak, semuanya penting baginya. Dan ketika ia menemukan domba yang hilang itu, "Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira" (Lukas 15:5) untuk merayakannya.

Seperti domba, orang yang hilang secara rohani kehilangan arah. Sebenarnya, semua manusia memiliki kecenderungan ini. Anda tidak berniat untuk tersesat. Anda hanya berpikir, "Rumput di sana tampak lebih hijau." Lalu Anda mulai mengikuti jalan Anda sendiri dan kehilangan arah.

Alkitab berkata, "Kita sekalian sesat seperti domba , masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian." (Yesaya 53:6).

Hal lain yang hilang dari orang yang hilang secara rohani adalah perlindungan Allah. Seperti domba yang menjauh dari gembalanya, Anda menjadi rentan ketika tidak memiliki gembala yang melindungi Anda dari "serigala" kehidupan. Itulah sebabnya Anda perlu mengikuti Yesus, Sang Gembala yang Baik. Tanpa itu, Anda sendirian dan tidak memiliki perlindungan—dan Anda kehilangan perlindungan Allah.

Alkitab juga berkata, "bangsa itu berkeliaran seperti kawanan domba dan menderita sengsara sebab tidak ada gembala" (Zakharia 10:2).

Namun, ketika Anda menempatkan diri di bawah pemeliharaan Sang Gembala yang Baik, Anda akan memperoleh arah dan perlindungan. Ini tidak berarti Anda akan bebas dari masalah. Tetapi ini berarti Allah akan membuat "segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia" (Roma 8:28).

Renungkan :

- Kapan Anda pertama kali menyadari bahwa Anda berharga di mata Allah? Situasi atau siapa yang membantu Anda menyadarinya?

- Kebiasaan harian apa yang membuat Anda tetap dekat dengan Yesus, Sang Gembala yang Baik? Kebiasaan apa yang justru membuat Anda lebih mudah menjauh dari-Nya?

- Siapa dalam hidup Anda yang tampaknya belum memiliki arah dan perlindungan dari Allah? Buatlah rencana untuk menyampaikan kepada mereka betapa berharganya mereka di mata-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 14-15: Lukas 17:1-19
_____________
Mungkin Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang kekurangan arah dan perlindungan dari Allah saat ini. Ingatlah: Yesus adalah Gembala yang Baik yang memandang setiap orang sangat berharga dan "menghendaki supaya semua orang diselamatkan."

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
God’s Direction and Protection for You - Daily Hope with Rick Warren - April 23, 2026

“All of us, like sheep, have strayed away. We have left God’s paths to follow our own.” Isaiah 53:6 (NLT)
------------------
God sees everyone as valuable and worth seeking, finding, and saving. The Bible says, “[God] desires all people to be saved and to come to the knowledge of the truth” (1 Timothy 2:4 ESV).

But many people are spiritually lost. This means they’re following their own plan for their lives rather than God’s plan.

But what do spiritually lost people actually lose? They lose several things, but today we’ll look at just two: They lose their direction and their protection.

You can see this in the story of the lost sheep in Luke 15:3-6. It’s about a shepherd who leaves 99 saved sheep to go and search for his one lost sheep. He doesn’t say, “I’ve got 99 saved sheep, so forget the lost one!” No, they all matter to him. And when he finds the lost sheep, “he joyfully puts it on his shoulders and goes home” (Luke 15:5 NIV) to celebrate.

Like sheep, people who are spiritually lost lose their direction. In fact, all humans are this way. You don’t intend to get lost. You just think, “That grass over there looks greener.” And soon you follow your own way and lose your direction.

The Bible says, “All of us, like sheep, have strayed away. We have left God’s paths to follow our own” (Isaiah 53:6 NLT).

Another thing spiritually lost people lose is God’s protection. Like sheep who wander away from their shepherd, you too are vulnerable when you don’t have a shepherd to protect you from the wolves of life. That’s why you need to follow Jesus, the Good Shepherd. Otherwise, you are alone and defenseless—and you lose God’s protection.

The Bible also says, “My people are wandering like lost sheep; they are attacked because they have no shepherd” (Zechariah 10:2 NLT).

But when you place yourself under the Good Shepherd’s care, you get direction and protection. This doesn’t mean you will be free from trouble. But it does mean that God will work “all things together for the good of those who love Him” (Romans 8:28 BSB).

Maybe you or someone you know is lacking God’s direction and protection today. Remember: Jesus is the Good Shepherd who sees everyone as extremely valuable and “desires all people to be saved.”