30 Juli 2026
Bacaan Hari ini:
Roma 12:2 "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."
--------------------
Ada dua ayat dalam Alkitab yang ditulis oleh penulis yang sama, tetapi tampaknya menyampaikan pesan yang saling bertentangan.
1 Yohanes 2:15 berkata, "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu." Itu sangat jelas!
Tetapi Yohanes 3:16 berkata, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini..." Sekilas, kedua ayat ini tampak saling bertentangan.
Kata "dunia" digunakan dalam dua pengertian yang berbeda di dalam ayat-ayat tersebut. Ayat yang pertama menunjuk kepada sistem nilai dunia, sedangkan ayat yang kedua menunjuk kepada manusia di dunia. Sebagai pengikut Yesus, kita harus mengasihi semua orang, apa pun pilihan hidup yang mereka ambil. Sebaliknya, kita harus menolak sistem nilai dunia, termasuk hal-hal seperti mengejar status, hidup mementingkan diri sendiri, dan percabulan.
Masalahnya, kita sering membalikkan semuanya. Kita mengasihi sistem nilainya, tetapi membenci manusianya. Orang-orang Kristen sering melakukan hal ini. Alih-alih hidup berbeda, kita justru sering sama materialistis dan sama mengejar kesenangan seperti budaya tempat kita hidup. Padahal, itulah kebalikan dari cara hidup yang Allah kehendaki.
Sepanjang hidup Anda, Anda akan menghadapi tekanan besar untuk menyesuaikan diri dengan budaya dunia. Inilah masalah terbesar yang dihadapi bangsa Israel selama ribuan tahun. Mereka ingin menjadi sama seperti bangsa-bangsa lain. Namun, Allah memberikan kepada mereka berbagai hukum moral, hukum kemasyarakatan dan hukum ibadah dengan tujuan supaya mereka hidup berbeda.
Allah juga melakukan hal yang sama bagi Anda dan saya. Kita memang tidak hidup di bawah Hukum Taurat Perjanjian Lama, tetapi Allah telah memberitahukan dengan jelas bagaimana kita harus hidup dan bagaimana memperoleh hikmat serta kuasa untuk tampil berbeda di dunia ini:
"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2)
Salah satu alasan mengapa Anda mungkin belum mengetahui apa yang Allah kehendaki dalam hidup Anda adalah karena Anda mungkin sudah terlalu menyesuaikan diri dengan budaya di sekitar Anda. Sering kali hal itu terjadi tanpa Anda sadari. Namun, Anda tidak mungkin berpikir seperti dunia sekaligus berpikir seperti Allah. Anda harus memilih.
Masalahnya, segala sesuatu yang ditawarkan oleh budaya dunia hanyalah sementara. Anda perlu mengikuti sesuatu yang kekal, yaitu firman Allah.
Renungkan :
- Tuliskan beberapa bidang dalam hidup Anda (keluarga, karier, pelayanan di gereja dan sebagainya), lalu tuliskan lima nilai utama yang menjadi dasar keputusan Anda dalam setiap bidang tersebut. Dalam hal apa nilai-nilai itu dipengaruhi oleh budaya dunia? Dalam hal apa nilai-nilai itu didasarkan pada firman Allah?
- Mengapa menurut Anda hal-hal yang bersifat sementara sering kali terasa memuaskan dalam jangka pendek?
- Dalam hal apa saja Anda telah mengasihi orang lain sebagaimana Allah mengasihi mereka?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 49-50; Roma 1
_____________
Penuhilah pikiran Anda dengan kebenaran Firman Allah dan biarkan firman itu mengubah hidup Anda, sehingga Anda dapat mengasihi manusia tanpa mengasihi sistem nilai dunia.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=======
Love People, Not the World’s Value System
By Rick Warren
“Don’t copy the behavior and customs of this world, but let God transform you into a new person by changing the way you think. Then you will learn to know God’s will for you, which is good and pleasing and perfect.” Romans 12:2 (NLT)
-------------------
There are two verses in the Bible that are written by the same author but seem to send opposite messages:
1 John 2:15 says, “Do not love the world or anything in the world. If anyone loves the world, love for the Father is not in them” (NIV). That’s pretty clear!
But John 3:16 says, “For God so loved the world . . .” (NIV). That looks like a big contradiction right there.
“The world” is used two ways in these verses. The first verse refers to the world’s value system, and the second refers to the world’s people. Followers of Jesus are to love people, no matter what choices they make. On the other hand, we are to hate the world’s value system, including things like status, selfishness, and sexual immorality.
The problem is that we often get it reversed. We love the value system and hate the people. Christians do this all the time. Instead of being different, we’re often just as materialistic and hedonistic as the culture we live in. But that’s backwards from how God calls us to live.
For the rest of your life, you’ll face great pressure to conform to the culture. This was Israel’s biggest problem for thousands of years. They wanted to be like other nations. Yet God gave them all kinds of moral, civil, and ceremonial laws to make them different on purpose.
God has done the same for you and me. We don’t live under Old Testament Law, but God has told us exactly how we should live and how to get the wisdom and power to stand out in this world: “Don’t copy the behavior and customs of this world, but let God transform you into a new person by changing the way you think. Then you will learn to know God’s will for you, which is good and pleasing and perfect” (Romans 12:2 NLT).
One reason you may not know what God wants you to do in life is because you may be too assimilated to your culture. Often this happens without you realizing it. But you can’t think like the world and think like God thinks. You have to make a choice.
The problem with following culture is that it’s all temporary. You need to follow something eternal: God’s Word.
Fill your mind with God’s truth, and let it transform your life by helping you love people without loving the world’s value system.