https://vt.tiktok.com/ZS9RnmTNT/
Veni Vidi Vici
Rabu, 22 April 2026
Arah dan Perlindungan Allah bagi Anda
23 April 2026
Bacaan Hari ini:
Yesaya 53:6 "Kita sekalian sesat seperti domba , masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian."
-----------------
Allah memandang setiap orang berharga dan layak untuk dicari, ditemukan dan diselamatkan. Alkitab berkata, "[Allah] menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran" (1 Timotius 2:4).
Namun, banyak orang hilang secara rohani. Ini berarti mereka mengikuti rencana hidup mereka sendiri, bukan rencana Allah.
Lalu, apa sebenarnya yang hilang dari orang yang hilang secara rohani? Mereka kehilangan beberapa hal, tetapi hari ini kita akan melihat dua hal saja: mereka kehilangan arah dan perlindungan.
Hal ini dapat dilihat dalam kisah domba yang hilang dalam Lukas 15:3-6. Kisah ini tentang seorang gembala yang meninggalkan 99 domba yang selamat untuk mencari satu dombanya yang hilang. Ia tidak berkata, "Saya memiliki 99 domba yang selamat, jadi abaikan saja yang satu itu!" Tidak, semuanya penting baginya. Dan ketika ia menemukan domba yang hilang itu, "Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira" (Lukas 15:5) untuk merayakannya.
Seperti domba, orang yang hilang secara rohani kehilangan arah. Sebenarnya, semua manusia memiliki kecenderungan ini. Anda tidak berniat untuk tersesat. Anda hanya berpikir, "Rumput di sana tampak lebih hijau." Lalu Anda mulai mengikuti jalan Anda sendiri dan kehilangan arah.
Alkitab berkata, "Kita sekalian sesat seperti domba , masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian." (Yesaya 53:6).
Hal lain yang hilang dari orang yang hilang secara rohani adalah perlindungan Allah. Seperti domba yang menjauh dari gembalanya, Anda menjadi rentan ketika tidak memiliki gembala yang melindungi Anda dari "serigala" kehidupan. Itulah sebabnya Anda perlu mengikuti Yesus, Sang Gembala yang Baik. Tanpa itu, Anda sendirian dan tidak memiliki perlindungan—dan Anda kehilangan perlindungan Allah.
Alkitab juga berkata, "bangsa itu berkeliaran seperti kawanan domba dan menderita sengsara sebab tidak ada gembala" (Zakharia 10:2).
Namun, ketika Anda menempatkan diri di bawah pemeliharaan Sang Gembala yang Baik, Anda akan memperoleh arah dan perlindungan. Ini tidak berarti Anda akan bebas dari masalah. Tetapi ini berarti Allah akan membuat "segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia" (Roma 8:28).
Renungkan :
- Kapan Anda pertama kali menyadari bahwa Anda berharga di mata Allah? Situasi atau siapa yang membantu Anda menyadarinya?
- Kebiasaan harian apa yang membuat Anda tetap dekat dengan Yesus, Sang Gembala yang Baik? Kebiasaan apa yang justru membuat Anda lebih mudah menjauh dari-Nya?
- Siapa dalam hidup Anda yang tampaknya belum memiliki arah dan perlindungan dari Allah? Buatlah rencana untuk menyampaikan kepada mereka betapa berharganya mereka di mata-Nya.
Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 14-15: Lukas 17:1-19
_____________
Mungkin Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang kekurangan arah dan perlindungan dari Allah saat ini. Ingatlah: Yesus adalah Gembala yang Baik yang memandang setiap orang sangat berharga dan "menghendaki supaya semua orang diselamatkan."
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
God’s Direction and Protection for You - Daily Hope with Rick Warren - April 23, 2026
“All of us, like sheep, have strayed away. We have left God’s paths to follow our own.” Isaiah 53:6 (NLT)
------------------
God sees everyone as valuable and worth seeking, finding, and saving. The Bible says, “[God] desires all people to be saved and to come to the knowledge of the truth” (1 Timothy 2:4 ESV).
But many people are spiritually lost. This means they’re following their own plan for their lives rather than God’s plan.
But what do spiritually lost people actually lose? They lose several things, but today we’ll look at just two: They lose their direction and their protection.
You can see this in the story of the lost sheep in Luke 15:3-6. It’s about a shepherd who leaves 99 saved sheep to go and search for his one lost sheep. He doesn’t say, “I’ve got 99 saved sheep, so forget the lost one!” No, they all matter to him. And when he finds the lost sheep, “he joyfully puts it on his shoulders and goes home” (Luke 15:5 NIV) to celebrate.
Like sheep, people who are spiritually lost lose their direction. In fact, all humans are this way. You don’t intend to get lost. You just think, “That grass over there looks greener.” And soon you follow your own way and lose your direction.
The Bible says, “All of us, like sheep, have strayed away. We have left God’s paths to follow our own” (Isaiah 53:6 NLT).
Another thing spiritually lost people lose is God’s protection. Like sheep who wander away from their shepherd, you too are vulnerable when you don’t have a shepherd to protect you from the wolves of life. That’s why you need to follow Jesus, the Good Shepherd. Otherwise, you are alone and defenseless—and you lose God’s protection.
The Bible also says, “My people are wandering like lost sheep; they are attacked because they have no shepherd” (Zechariah 10:2 NLT).
But when you place yourself under the Good Shepherd’s care, you get direction and protection. This doesn’t mean you will be free from trouble. But it does mean that God will work “all things together for the good of those who love Him” (Romans 8:28 BSB).
Maybe you or someone you know is lacking God’s direction and protection today. Remember: Jesus is the Good Shepherd who sees everyone as extremely valuable and “desires all people to be saved.”
Selasa, 21 April 2026
Nilai Anda di Mata Allah
22 April 2026
Bacaan Hari ini:
Lukas 19:10 "Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."
--------------------
Di mata Allah, hanya ada dua jenis manusia—orang yang diselamatkan dan orang yang hilang. Setiap kita termasuk dalam salah satu dari dua kategori ini. Dan pada akhirnya, tidak ada perbedaan manusia lainnya yang benar-benar penting.
Allah mengasihi semua orang, tanpa memandang jenis kelamin, ras atau budaya. Bahkan, Dialah yang menciptakan semua perbedaan tersebut. Ia juga tidak membedakan manusia berdasarkan pendidikan, penampilan, kekayaan, atau talenta. Yang paling penting bagi-Nya adalah apakah seseorang diselamatkan secara rohani atau hilang, apakah ia termasuk dalam keluarga-Nya atau tidak.
Kata "diselamatkan" dan "hilang" mengandung makna nilai—artinya Allah memandang Anda layak untuk dicari, diselamatkan dan ditemukan. Istilah "diselamatkan" dan "hilang" adalah ungkapan kasih-Nya.
Alkitab berkata, "Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang." (Lukas 19:10). Itulah betapa berharganya Anda. Yesus Kristus datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan Anda.
Hanya hal yang berharga yang bisa hilang; hal yang tidak berharga hanya sekadar terselip. Dengan kata lain, tidak ada orang yang kehilangan tusuk gigi. Anda mungkin hanya menaruhnya di tempat yang salah, tetapi Anda tidak benar-benar "kehilangan" tusuk gigi, karena nilainya tidak terlalu tinggi.
Jika saya kehilangan cincin pernikahan, itu adalah kehilangan yang nyata karena cincin tersebut melambangkan puluhan tahun komitmen kepada pasangan saya. Bukan hanya itu, cincin tersebut diberikan oleh pasangan saya, dan saya mengasihinya. Saya mungkin tidak sekadar salah menaruh cincin pernikahan; saya benar-benar bisa kehilangannya.
Jadi, ketika kita berbicara tentang apakah seseorang diselamatkan atau hilang secara rohani, kita tidak sedang membicarakan nilainya. Setiap orang—baik yang diselamatkan maupun yang belum—sangat berharga di mata Allah.
Namun, Allah tidak menghendaki siapa pun untuk tetap hilang secara rohani. Mengapa? Karena itu berarti mereka terputus dari-Nya dan tidak memiliki hubungan dengan-Nya.
Dalam beberapa hari ke depan, kita akan melihat pertanyaan, "Apa yang sebenarnya Anda kehilangan ketika Anda hilang secara rohani?" Jawaban atas pertanyaan ini akan membantu Anda memahami betapa berharganya Anda di mata Allah dan menolong Anda membagikan kabar yang menguatkan ini kepada orang lain.
Renungkan :
- Apakah Anda pernah—mungkin tanpa sadar—menganggap bahwa orang yang hilang memiliki nilai yang berbeda dibandingkan dengan orang yang diselamatkan? Bagaimana perasaan Anda ketika mengetahui bahwa semua orang memiliki nilai yang sama di mata Allah?
- Apa contoh sesuatu yang pernah Anda kehilangan? Apa sesuatu yang pernah Anda salah tempatkan? Seberapa besar nilai masing-masing hal tersebut bagi Anda?
- Siapa dalam hidup Anda yang perlu mendengar betapa berharganya mereka di mata Allah? Bagaimana Anda dapat meluangkan waktu untuk menguatkan mereka dengan menyampaikan hal itu hari ini?
Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 12-13; Lukas 16
___________
Anda sangat berharga bagi Tuhan. Nilai korban Kristus sama dengan nilai hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Your Value to God - Daily Hope with Rick Warren - April 22, 2026
“For the Son of Man came to seek and save those who are lost.” Luke 19:10 (NLT)
-----------------------
In God’s eyes, there are only two kinds of people—saved people and lost people. Every one of us falls into one of these two categories. And, ultimately, no other human distinction matters.
God loves all people, regardless of gender, race, or culture. In fact, he created them with those characteristics. And he doesn’t distinguish people by their education, looks, wealth, or talent. What matters most to him is whether people are spiritually saved or lost, whether they’re in his family or not.
The words “saved” and “lost” imply value—they mean that God sees you as being worthy of seeking, saving, and finding. “Saved” and “lost” are expressions of his love.
The Bible says, “For the Son of Man came to seek and save those who are lost” (Luke 19:10 NLT). That’s how valuable you are. Jesus Christ came to earth to seek you and to save you.
Only valuable things get lost; invaluable things just get misplaced. In other words, nobody loses a toothpick. You may misplace a toothpick, but you don’t lose it, because it’s not that valuable.
If I lost my wedding ring, it would be a real loss because it represents decades of commitment to my wife. Not only that, but Kay gave it to me, and I love her. I could never misplace my wedding ring; I could, however, lose it.
So, when we talk about whether a person is spiritually saved or lost, we’re not talking about their value. Every person—saved or not—is incredibly valuable to God.
But God doesn’t want anyone to be spiritually lost. Why? Because it means they are disconnected from him and don’t have a relationship with him.
Over the next couple days, we’re going to look at the question, “What do you actually lose when you’re spiritually lost?” The answers to this question will help you understand how much you matter to God and help you share this encouraging news with others.