18 Juni 2026
Bacaan Hari ini:
Matius 11:28-29 "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan."
--------------------
Kelemahlembutan sangat penting karena banyak alasan. Kelemahlembutan meredakan konflik, melunakkan kritik, membuat kita lebih mudah didengarkan, lebih disukai dan menjadi cara yang nyata untuk menunjukkan kasih kepada orang lain.
Namun yang terpenting, kelemahlembutan membuat kita semakin serupa dengan Yesus.
Dalam Matius 11:28-29, Yesus berkata: "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan."
Apakah hari ini Anda merasa lelah? Terbebani? Gelisah?
Yesus menawarkan ketenangan bagi jiwa yang lelah. Menariknya, Dia menghubungkan ketenangan itu dengan karakter-Nya yang lemah lembut dan rendah hati. Semakin kita belajar hidup seperti Yesus, semakin kita mengalami damai sejahtera yang sejati.
Kelemahlembutan Berasal dari Dalam
Kita tidak bisa hanya berkata, "Mulai hari ini saya akan menjadi orang yang lemah lembut," lalu langsung berhasil.
Kelemahlembutan adalah hasil pekerjaan Roh Kudus di dalam hati kita. Semakin dekat kita berjalan bersama Yesus, semakin karakter-Nya terbentuk dalam hidup kita.
Tiga Cara Praktis Melatih Kelemahlembutan
1. Saat seseorang melayani Anda, jadilah pengertian, bukan menuntut
Ketika antre panjang di kantor pelayanan, restoran, bank, atau tempat lain, ingatlah bahwa orang yang melayani Anda juga manusia yang bisa lelah dan memiliki pergumulannya sendiri.
Tunjukkan kesabaran dan pengertian.
2. Saat seseorang tidak setuju dengan Anda, bersikaplah lembut tanpa menyerah pada kebenaran
Kita tidak harus mengorbankan prinsip atau keyakinan untuk bersikap baik.
Kita bisa tetap menyampaikan kebenaran dengan hormat dan kasih.
Sering kali orang tidak menolak pesan kita, tetapi menolak cara kita menyampaikannya.
3. Saat seseorang mengecewakan Anda, bersikaplah lembut, bukan menghakimi
Efesus 4:32 mengingatkan: "Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu."
Karena kita telah menerima pengampunan dari Tuhan, kita juga dipanggil untuk memperlakukan orang lain dengan kasih dan kelemahlembutan.
Renungkan :
- Mengapa kuk (alat penarik bajak) yang diberikan Yesus justru membawa kelegaan dan bukan beban?
- Pernahkah Anda berkata, "Saya memang bukan orang yang lembut"? Apakah itu alasan yang selama ini menghambat pertumbuhan karakter Anda?
- Dalam hal apa Roh Kudus telah mengubah hidup Anda sejak Anda mengenal Tuhan?
Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 7-9; Kisah Para Rasul 3
__________
Kelemahlembutan membuat kita semakin serupa dengan Yesus.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Being Gentle Matters More Than You Think - Daily Hope with Rick Warren - June 18, 2026
“Come to me, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls.” Matthew 11:28-29 (NIV)
------------------
Gentleness is important for so many reasons. It defuses conflict. It disarms critics. It’s persuasive. It’s attractive. It communicates love.
Most importantly, gentleness makes you more like Jesus. In Matthew 11:28-29, Jesus says, “Come to me, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls” (NIV).
Do you feel weary and burdened today? Do you want to find rest and be at peace instead? Rest and peace come from being like Jesus—from being gentle.
You can’t just walk out your door and force yourself to be gentle. Gentleness needs to be an “inside job.” It should be the fruit of God’s Spirit in you. Jesus is gentle, and when you walk alongside him, you’ll learn to be gentle too.
For decades, I’ve prayed the same prayer almost every day: “Lord, help me to treat people the way Jesus would.” Why? Because I am not by nature a gentle person. So I have to let God produce gentleness in my life.
Here are three simple ways for you to practice gentleness with God’s help this week:
1. When somebody serves you, be understanding, not demanding.
Then next time you’re in a long line at a government office or coffee shop, be considerate—be understanding—of the person who eventually helps you.
2. When somebody disagrees with you, be tender without surrender.
You’ll never get your point across by being cross. You don’t have to back down from God’s truth, but you can treat people with gentleness and respect.
3. When somebody disappoints you, be gentle, not judgmental.
The Message paraphrase says it like this: “Be gentle with one another, sensitive. Forgive one another as quickly and thoroughly as God in Christ forgave you” (Ephesians 4:32).
As you walk alongside Jesus and put these things into practice every day, you’ll find yourself becoming gentler and more like Jesus.