https://youtube.com/watch?v=3Qvy3oXKT-M&si=wQa7uefkJ3-jfwmF
Veni Vidi Vici
Minggu, 17 Mei 2026
Apa yang Dilakukan Doa yang Penuh Syukur?
18 Mei 2026
Bacaan Hari ini:
Filipi 4:6-7 "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."
-------------------
Dalam Filipi 4:6-7, Anda akan menemukan salah satu ajaran yang paling sulit ditaati dalam seluruh Alkitab: "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."
Tidak mudah untuk berhenti mengkhawatirkan bagian-bagian kehidupan sehari-hari yang sering kali menakutkan, tetapi Allah memberi tahu Anda caranya. Ia berkata bahwa Anda harus berdoa tentang segala sesuatu dan bersyukur kepada-Nya atas semua yang telah Ia lakukan. Doa yang penuh syukur membawa damai sejahtera. Allah berkata bahwa ketika Anda mulai khawatir, Anda seharusnya mulai berdoa.
Para orang tua memahami kuasa doa yang penuh syukur. Kebanyakan orang tua tidak akan senang jika anak-anak mereka hanya terus meminta sesuatu tanpa pernah mengucapkan "terima kasih" atas apa yang telah mereka terima.
Allah memandangnya dengan cara yang sama. Ia menunggu Anda meminta kepada-Nya apa yang Anda butuhkan dan inginkan. Lebih dari 20 kali dalam Perjanjian Baru, Anda diperintahkan untuk "meminta" kepada-Nya. Namun Ia ingin Anda meminta dengan hati yang penuh syukur.
Alkitab mendorong Anda untuk bersikap spesifik dalam permohonan dan juga dalam ucapan syukur Anda. Daripada hanya berkata "terima kasih untuk semuanya," Allah ingin Anda menyebutkan secara khusus apa yang Anda syukuri.
Ketika saya berkata kepada istri saya, "Saya sangat bersyukur memilikimu," ia meminta saya untuk lebih spesifik. Ia senang mendengar apa yang saya hargai darinya dan apa yang membuat saya bersyukur atas dirinya. Allah juga demikian. Jadi ketika Anda berdoa, katakan kepada Allah secara spesifik apa yang Anda syukuri.
Sesuatu yang mungkin membutuhkan langkah iman yang lebih besar adalah ketika Anda bersyukur kepada Allah terlebih dahulu. Ketika Anda memiliki iman untuk mengucap syukur sebelum Anda melihat bagaimana Allah bekerja, mukjizat dapat terjadi.
Alkitab mengatakan bahwa Allah berdiam di tengah pujian umat-Nya. Ia menggunakan ucapan syukur Anda sebagai alat kuasa dalam hidup Anda.
Karena itu, luangkanlah waktu sekarang untuk mengatakan kepada Allah apa yang Anda syukuri. Kemudian teruslah melangkah, dari waktu ke waktu, mempraktikkan rasa syukur atas siapa Allah itu, apa yang telah Ia lakukan, dan semua yang Anda percaya akan Ia lakukan.
Renungkan:
- Bagaimana rasa syukur mendekatkan Anda kepada Yesus dan menolong Anda mencerminkan karakter-Nya?
- Apakah Anda pernah mencoba menuliskan doa dan rasa syukur Anda dalam jurnal? Menurut Anda, perbedaan apa yang dapat dihasilkannya?
- Dalam hal apa saja Anda percaya Allah akan memberkati Anda di masa depan? Bersyukurlah kepada Allah untuk hal-hal tersebut, bahkan sebelum semuanya terjadi.
Bacaan Alkitab Setahun :
1 Tawarikh 1-3; Yohanes 5:25-47
____________
Semakin Anda bersyukur, semakin mudah Anda melihat Allah bekerja dalam hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
What Does Grateful Prayer Do? - Daily Hope with Rick Warren - May 19, 2026
“Don’t worry about anything; instead, pray about everything. Tell God what you need, and thank him for all he has done. Then you will experience God’s peace.” Philippians 4:6-7 (NLT)
-------------------
In Philippians 4:6-7 you’ll find one of the most difficult teachings to obey in the entire Bible: “Don’t worry about anything; instead, pray about everything. Tell God what you need, and thank him for all he has done. Then you will experience God’s peace” (NLT).
It’s not easy to stop worrying about the often-scary, everyday parts of your life, but God tells you how. He says you should pray about everything and thank him for all he has done. Grateful prayer brings peace. God says that when you start to worry, you should pray.
Parents understand the power of grateful prayers. Most parents wouldn’t appreciate their children always making requests and never saying “thank you” for the things they’ve received.
God sees it the same way. He is waiting for you to ask him for what you need and want. More than 20 times in the New Testament, you’re told to “ask” him. But he wants you to ask with gratefulness.
The Bible urges you to be specific in your requests—and in your praises. Instead of a simple “thank you for everything,” God wants you to tell him what you’re grateful for.
When I say to my wife, “I’m so grateful for you,” she tells me to be specific. She likes to hear what I appreciate about her and what makes me grateful for her. God does too. So when you pray, tell God what you’re thankful for, and be specific.
Something that can require an even bigger step of faith is when you thank God in advance. When you have the faith to thank God ahead of time—before you can see how he’s working—miracles happen.
The more thankful you are, the easier it is to see God at work in your life. The Bible says that God inhabits the praise of his people. He uses your thanksgiving as an instrument of power in your life.
So, take a moment now, and tell God what you’re grateful for. Then keep going, moment by moment, practicing gratitude for who God is, what he has done, and all that you believe he will do.
Sabtu, 16 Mei 2026
Inilah Kehendak Allah: Bersyukur
17 Mei 2026
Bacaan Hari ini:
1 Tesalonika 5:18 "Mengucap syukurlah dalam segala keadaan, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu"
--------------------
Di banyak budaya di seluruh dunia, orang-orang menetapkan hari atau musim tertentu untuk mengucap syukur. Namun Allah ingin Anda dengan sengaja hidup dalam rasa syukur setiap hari. Ia ingin Anda membangun kebiasaan rohani ini, yang terlihat dalam kehidupan seorang pengikut Yesus yang setia. Karena semakin dekat Anda kepada Yesus, semakin dalam Anda memahami kasih Allah, dan semakin besar rasa syukur Anda.
Apa artinya memiliki rasa syukur yang radikal?
Alkitab berkata dalam 1 Tesalonika 5:18, "Mengucap syukurlah dalam segala keadaan, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu". Bersyukur dalam setiap keadaan—itulah rasa syukur yang radikal.
Bagaimana Anda dapat tetap bersyukur bahkan dalam keadaan yang sulit? Anda dapat bersyukur kepada Allah dalam setiap keadaan karena Ia memegang kendali. Ia dapat mendatangkan kebaikan dari kejahatan. Ia dapat membalikkan kesalahan terbesar yang pernah Anda lakukan. Apa pun yang terjadi, Allah tidak akan berhenti mengasihi Anda.
Rasa syukur yang radikal—bersyukur dalam segala keadaan—adalah kehendak Allah karena hal itu membangun persekutuan. Apa maksudnya? Rasa syukur selalu memperdalam hubungan antara Anda dengan orang lain dan antara Anda dengan Allah.
Jika Anda ingin menjadi lebih dekat dengan seseorang, mulailah mengungkapkan rasa syukur kepada orang tersebut. Mungkin Anda merasa hubungan dengan pasangan Anda menjadi jauh. Anda kehilangan kehangatan itu karena Anda berhenti melakukan hal-hal yang dahulu membangun kedekatan, dan sekarang Anda saling menganggap biasa saja. Mulailah kembali melakukan apa yang dahulu Anda lakukan saat masa pendekatan: Ungkapkan rasa syukur. Tulislah catatan kecil yang penuh kebaikan dan dorongan semangat. Telepon atau kirim pesan di tengah hari hanya untuk mengatakan bahwa Anda bersyukur memiliki pasangan Anda.
Apakah Anda ingin membangun hubungan yang lebih baik dalam kelompok kecil Anda? Jangan hanya datang saat pertemuan. Hubungi anggota kelompok Anda selama minggu berjalan. Katakan, "Saya bersyukur atas Anda, dan inilah alasannya." Anda akan menemukan bahwa semakin besar rasa syukur Anda terhadap kelompok Anda, semakin erat hubungan di dalamnya—dan semakin Anda bertumbuh dalam rasa syukur yang radikal.
Marilah kita "Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun." (Mazmur 100:4-5).
Renungkan:
- Dalam keadaan apa saat ini Anda merasa sulit untuk bersyukur? Apa satu hal yang masih dapat Anda syukuri dalam keadaan tersebut?
- Apa saja cara sederhana dan spesifik yang dapat Anda lakukan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada pasangan, teman, atau anggota kelompok kecil Anda?
- Ketika Anda membangun sikap hidup yang penuh syukur, perubahan apa yang menurut Anda akan terjadi dalam diri Anda dan hubungan-hubungan Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
2 Raja-raja 24-25; Yohanes 5:1-24
____________
Anda dapat menemukan ratusan hal untuk disyukuri dalam keadaan apa pun, bahkan ketika keadaan itu terasa sangat buruk.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
This Is God’s Will: Give Thanks - Daily Hope with Rick Warren - May 17, 2026
“Give thanks in all circumstances; for this is God’s will for you in Christ Jesus.” 1 Thessalonians 5:18 (NIV)
-----------------
In many cultures around the world, people set aside certain days or seasons for giving thanks. But God wants you to be intentional about your thankfulness every day. He wants you to develop this spiritual habit, one that is reflected in the life of a faithful follower of Jesus. Because the closer you get to Jesus, the more deeply you understand God’s love, and the more grateful you’re going to be.
What does it mean to be radically grateful?
The Bible says in 1 Thessalonians 5:18, “Give thanks in all circumstances; for this is God’s will for you in Christ Jesus”(NIV). In every circumstance give thanks—that’s radical gratitude.
How can you be thankful even in difficult circumstances? You can thank God in every circumstance because he is in control. He can bring good out of evil. He can turn around the worst mistakes you’ve made. No matter what happens, God isn’t going to stop loving you.
You can find a hundred things to be thankful for in any circumstance, even when the circumstance stinks.
Radical gratitude—being thankful in all circumstances—is God’s will because it creates fellowship. What do I mean by that? Gratitude always builds deeper relationships between you and other people and between you and God.
If you want to get closer to someone, start expressing gratitude to that person. Maybe you’re feeling distant from your spouse. You’ve lost that spark because you stopped doing the things that created the spark early on—and now you take each other for granted. Start doing what you did when you were dating: Express gratitude. Write little notes of kindness and encouragement. Call or text during the day, just to tell your spouse that you’re thankful for them.
Do you want to build better connection in your small group? Don’t just go to your gathering. During the week, contact the people in your group. Say, “I’m grateful for you, and here’s why.” You’ll find that the more grateful you are for your group, the more your group will bond—and the more you’ll grow in radical gratitude.
Let us “enter his gates with thanksgiving and his courts with praise; give thanks to him and praise his name. For the LORD is good and his love endures forever; his faithfulness continues through all generations” (Psalm 100:4-5 NIV).