Senin, 25 Mei 2026

Pilihan Terpenting yang Akan Pernah Anda Buat

26 Mei 2026

Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 3:11 "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka."
-------------------
Surga dan neraka itu nyata. Allah ingin Anda memahami kenyataan kekal ini, bersama dengan kenyataan hidup yang ditemukan dalam firman-Nya.

Kenyataan pertama dalam hidup adalah bahwa Allah menciptakan Anda untuk mengasihi Anda, dan Ia ingin Anda belajar mengasihi-Nya kembali. Hukum yang terutama berkata, "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu." (Matius 22:37).

Kenyataan kedua dalam hidup adalah ini: Anda diciptakan untuk hidup selamanya. Pengkhotbah 3:11 berkata, "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka.". Tidak peduli seberapa baik kehidupan di dunia ini, pada suatu titik Anda akan berpikir, "Pasti ada sesuatu yang lebih daripada ini"

Dan memang ada! Anda akan menghabiskan jauh lebih banyak waktu di seberang kematian daripada di sisi kehidupan sekarang ini. Kehidupan ini adalah persiapan bagi kehidupan kekal Anda.

Karena itu, ada kenyataan ketiga dalam hidup: Allah telah mempersiapkan dua tempat kekal, yaitu surga dan neraka.

Allah telah mempersiapkan surga sejak dunia dijadikan. Yesus berkata dalam Matius 25:34, "Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.". Anda tidak harus tinggal selamanya di dunia yang telah dirusak oleh dosa. Anda dapat memilih untuk pergi ke tempat yang sempurna dan hidup dalam hadirat Allah selamanya.

Tetapi neraka juga adalah tempat yang nyata. Yesus melanjutkan dengan berkata,"Kemudian Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya, "Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya" (Matius 25:41). Neraka dipersiapkan bagi Iblis dan malaikat-malaikatnya yang memberontak terhadap Allah. Namun sekarang, neraka menjadi kenyataan bagi siapa pun yang memilih untuk memberontak terhadap Allah.

Ketika saya berbicara tentang kenyataan neraka, itu bukan karena saya ingin Anda takut atau putus asa. Saya ingin Anda memahami kebenaran tentang neraka supaya Anda dapat sepenuhnya menerima kenyataan keempat dalam hidup: Anda dapat memilih di mana Anda akan menghabiskan kekekalan.

Ulangan 30:19 berkata, "pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu"

Allah ingin Anda memilih hidup dan menghabiskan kekekalan bersama-Nya. Ia telah membuka jalan menuju surga melalui Anak-Nya, Yesus Kristus. Yesus berjanji, "Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum" (Markus 16:16).

Renungkan:

- Mengapa menurut Anda Allah memberi Anda pilihan untuk mengasihi-Nya atau tidak?

- Bagaimana memahami kenyataan tentang neraka membantu Anda lebih memahami kasih Allah?

- Dalam hal apa saja Allah sedang mempersiapkan Anda sekarang untuk kekekalan?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Tawarikh 25-27; Yohanes 9:1-23
__________
Ketika Anda memilih untuk percaya kepada Yesus, Anda dijamin memperoleh hidup kekal bersama Allah di surga. Betapa luar biasanya janji itu!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
The Most Important Choice You’ll Ever Make - Daily Hope with Rick Warren - May 26, 2026

“He has planted eternity in the human heart.” Ecclesiastes 3:11 (NLT)
--------------------
Heaven and hell are real. God wants you to understand this eternal reality, along with the realities of life that are found in his Word.

The first reality of life is that God made you to love you, and he wants you to learn to love him back. The Great Commandment says, “Love the Lord your God with all your heart and with all your soul and with all your mind” (Matthew 22:37 NIV).

The second reality of life is this: You were made to last forever. Ecclesiastes 3:11 says, “He has planted eternity in the human heart” (NLT). No matter how good things are on this planet, at some point in your life you’ll think, “There’s got to be more than this.”

And there is! You’re going to spend far more time on the other side of death than on this side. This life is preparation for your life in eternity.

Because of that, you have the third reality of life: God has prepared two eternal places, heaven and hell.

God has been preparing heaven since the foundation of the world. Jesus says in Matthew 25:34, “Come, you who are blessed by my Father, inherit the Kingdom prepared for you from the creation of the world” (NLT). You don’t have to stay forever on a planet broken by sin. You can choose to go to a place of perfection and be in God’s presence forever.

But hell is also a real place. Jesus goes on to say, “Then the King will turn to those on the left and say, ‘Away with you, you cursed ones, into the eternal fire prepared for the devil and his demons’” (Matthew 25:41 NLT). Hell was prepared for the devil and his angels, who rebelled against God. But now it is a reality for anyone who chooses to rebel against God.

When I spend time talking about the reality of hell, it’s not because I want you to be scared and depressed. I want you to understand the truth about hell so that you can fully embrace the fourth reality of life: You get to choose where you’ll spend eternity.

Deuteronomy 30:19 says, “I am now giving you the choice between life and death, between God’s blessing and God’s curse, and I call heaven and earth to witness the choice you make. Choose life” (GNT).

God wants you to choose life, and to spend eternity with him. He’s opened the door to heaven through his Son, Jesus Christ. Jesus promised, “Anyone who believes me and is baptized will be saved. But anyone who refuses to believe me will be condemned” (Mark 16:16 CEV).

When you choose to believe in Jesus, you’re guaranteed everlasting life with God in heaven. What a promise!


Minggu, 24 Mei 2026

5 Kebenaran yang Mengubah Masa Kini dan Masa Depan Anda

25 Mei 2026

Bacaan Hari ini:
2 Korintus 4:18 "Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal."
-----------------
Segala sesuatu yang Anda lihat di sekitar Anda bersifat sementara. Justru hal-hal yang tidak dapat Anda lihatlah yang akan bertahan selamanya.

Dan kenyataan rohani yang kekal itulah yang benar-benar penting.

Kebenarannya adalah, realitas rohani sama nyatanya dengan realitas fisik. Dan Anda perlu memastikan bahwa Anda berfokus pada hal-hal rohani—karena semuanya adalah bagian dari kenyataan hidup. Berikut adalah lima kenyataan rohani yang perlu Anda pahami:

1. Allah menciptakan Anda untuk mengasihi Anda. Yeremia 31:3 berkata, "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal". Allah menciptakan Anda untuk mengasihi Anda, dan Ia ingin Anda belajar mengasihi-Nya kembali. Inilah kenyataan hidup yang paling penting.

2.Anda diciptakan untuk hidup selamanya. Alkitab berkata, "a telah . . . menaruh kekekalan dalam hati manusia" (Pengkhotbah 3:11). Penginjil Billy Graham pernah berbicara tentang kematian seperti ini: "Suatu hari nanti Anda akan membaca atau mendengar bahwa Billy Graham telah meninggal. Jangan percaya sepatah kata pun. Saya akan lebih hidup daripada sekarang. Saya hanya berpindah alamat. Saya akan masuk ke hadirat Allah." Dan sekarang ia memang berada di hadirat Allah.

3. Allah telah mempersiapkan dua tempat kekal. Surga dan neraka adalah tempat yang nyata dan benar-benar ada. Keduanya bukan sekadar "keadaan keberadaan."

4. Anda dapat memilih di mana Anda akan menghabiskan kekekalan. Anda tidak akan secara tidak sengaja berada di surga atau neraka suatu hari nanti. Anda akan berada di sana karena pilihan yang Anda buat. Jika Anda memilih menjadikan Yesus sebagai pemimpin hidup Anda, Anda akan hidup kekal bersama-Nya di surga. Jika Anda memilih menolak-Nya, Anda akan berada dalam neraka untuk selama-lamanya. Tidak ada pilihan lain.

5. Anda tidak mendapat kesempatan kedua untuk membuat pilihan itu. Pilihan Anda memiliki batas waktu. Anda memiliki seluruh hidup Anda untuk memutuskan di mana Anda akan menghabiskan kekekalan, tetapi Anda tidak dapat mengubah keputusan itu setelah kematian.

Apa yang Anda lakukan terhadap lima kebenaran ini akan memengaruhi tujuan kekal Anda dan mengubah cara Anda menjalani hidup di dunia ini.

Hidup di dunia selalu penuh ketidakpastian, jadi jika Anda belum mengambil keputusan untuk mengikuti Yesus, lakukanlah hari ini. Jika Anda siap menyerahkan hidup Anda kepada Yesus, Anda dapat berdoa seperti ini:

"Tuhan Yesus, Engkau telah berjanji bahwa jika saya percaya kepada-Mu, semua kesalahan saya akan diampuni, saya akan mengetahui tujuan hidup saya dan suatu hari nanti Engkau akan menerima saya ke rumah-Mu yang kekal di surga."

"Saya mengakui dosa saya, dan saya percaya bahwa Engkau adalah Allah, Juruselamat saya. Saya menerima Engkau ke dalam hidup saya sebagai Tuhan atas hidup saya. Hari ini saya menyerahkan setiap bagian hidup saya ke dalam pimpinan-Mu. Engkau berhak menentukan arah hidup saya."

"Yesus, saya ingin beristirahat dalam kasih-Mu. Terima kasih karena saya tidak perlu mendapatkan kasih-Mu dengan usaha sendiri, tidak perlu layak menerimanya, dan tidak perlu bekerja untuk itu. Saya ingin menggunakan sisa hidup saya untuk melayani-Mu dan bukan melayani diri sendiri. Dengan rendah hati saya menyerahkan hidup saya kepada-Mu, dan saya memohon agar Engkau menyelamatkan saya dan menerima saya ke dalam keluarga-Mu. Dalam nama Yesus saya berdoa. Amin."

Renungkan:

- Mengapa penting untuk memusatkan pikiran pada hal-hal yang tidak dapat dilihat?

- Kenyataan rohani tak terlihat apa yang telah Allah tolong Anda sadari secara khusus?

- Mengapa menurut Anda Allah memberi Anda seluruh hidup untuk mengambil keputusan tentang Yesus, tetapi tidak memberikan kesempatan kedua setelah kematian?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Tawarikh 22-24; Yohanes 8:28-59
____________
Segala sesuatu yang Anda lihat di sekitar Anda bersifat sementara. Justru hal-hal yang tidak dapat Anda lihatlah yang akan bertahan selamanya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
5 Truths to Transform Your Present and Your Future - Daily Hope with Rick Warren - May 25, 2026

“Things that are seen don’t last forever, but things that are not seen are eternal. This is why we keep our minds on the things that cannot be seen.” 2 Corinthians 4:18 (CEV)
------------------
Everything you see around you is temporary. It’s what you can’t see that will last forever.
And those eternal, spiritual realities are what truly matter.

The truth is, spiritual realities are just as real as physical realities. And you need to be sure to focus on the spiritual ones—because they are part of reality. Here are five spiritual realities you need to understand:

God made you to love you. Jeremiah 31:3 says, “I have loved you with an everlasting love” (NIV). God created you to love you, and he wants you to learn to love him back. This is the most important reality of life.

You were made to last forever. The Bible says, “He has . . . set eternity in the human heart (Ecclesiastes 3:11 NIV). The evangelist Billy Graham talked about death this way: “Someday you will read or hear that Billy Graham is dead. Don’t you believe a word of it. I shall be more alive than I am now. I will just have changed my address. I will have gone into the presence of God.” He is in the presence of God now.

God has prepared two eternal places. Both heaven and hell are real, literal places. They’re not just “states of being.”

You get to choose where you’ll spend eternity. You won’t accidentally find yourself in heaven or hell one day. You’ll be where you are because of a choice you made. If you choose to make Jesus the boss of your life, you’ll spend eternity with him in heaven. If you choose to reject him, you’ll spend forever in hell. There are no other options.

You get no second chance to make your choice. Your choice has a time limit. You have your entire life to make the decision about where you’ll spend eternity, but you can’t change your mind after death.

What you do with these five truths will affect your eternal destiny and transform how you live on this side of eternity.

Life on earth is always uncertain, so if you haven’t already made the choice for Jesus, go ahead and do it today. If you’re ready to commit your life to Jesus, then pray this prayer:

“Dear Jesus, you have promised that if I believe in you, everything I’ve ever done wrong will be forgiven, I will learn the purpose of my life, and you will accept me into your eternal home in heaven one day.

“I confess my sin, and I believe that you are God, my Savior. I receive you into my life as my Lord. Today, I’m turning over every part of my life to your management. You have the right to call the shots in my life.

“Jesus, I want to relax in your love. Thank you that I don’t have to earn it, deserve it, or work for it. I want to use the rest of my life to serve you instead of serving myself. I humbly commit my life to you, and I ask you to save me and accept me into your family. In Jesus’ name I pray. Amen.”


Sabtu, 23 Mei 2026

eps:21🔥 HKBP SEDANG SAKIT?⚠️ PEMUDA INI AKHIRNYA BUKA SUARA! 😳

https://youtube.com/watch?v=dgkYlMvA0TA&si=2XjICFc7avmim_Xj

Investasi Terbaik yang Pernah Anda Buat

24 Mei 2026

Bacaan Hari ini:
Filipi 4:17 "Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu"
--------------------
Setiap kali Anda bermurah hati, Anda sedang berinvestasi untuk rumah kekal Anda.

Yesus menyebut prinsip ini sebagai "mengumpulkan harta di surga." Ia bahkan menggunakan ungkapan ini enam kali dalam Alkitab! Ketika Yesus mengatakan sesuatu sampai enam kali, Anda sebaiknya memperhatikannya. Jika tidak, Anda akan kehilangan berkat yang ingin Ia tunjukkan.

Dalam Matius 6:19-20, Yesus berkata, "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya."

Kebanyakan orang hidup kurang dari 100 tahun di dunia ini. Dan ketika Anda meninggalkan dunia, Anda meninggalkan semua harta duniawi. Tetapi Anda akan menikmati harta surgawi Anda untuk selama-lamanya.

Lalu bagaimana Anda mengumpulkan harta di surga? Bagaimana Anda “mengirimkannya” lebih dahulu ke sana? Salah satu cara terbaik adalah dengan berinvestasi dalam hidup orang lain. Dan saya tidak sedang berbicara tentang memperoleh keselamatan, karena keselamatan sudah dijamin oleh Yesus.

Allah ingin Anda berinvestasi dalam hidup orang lain karena investasi itu memiliki dampak dan upah kekal. Hanya ada dua hal yang akan bertahan selamanya: firman Allah dan manusia. Manusia akan menghabiskan kekekalan di surga atau di neraka, dan investasi Anda dalam hidup seseorang dapat membuat perbedaan yang besar.

Filipi 4:17 berkata "Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu"

Paulus menulis kepada jemaat Filipi untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan mereka. Tetapi ia mengatakan bahwa yang paling berarti baginya—yang paling memberinya sukacita—adalah mengetahui bahwa pengorbanan dan kemurahan hati mereka menghasilkan harta di surga bagi mereka. Mereka berinvestasi dalam pelayanan Paulus, tetapi mereka juga berinvestasi dalam rumah kekal mereka sendiri.

Anda akan menerima upah untuk setiap hal yang Anda berikan. Apakah Anda memberikan waktu Anda? Anda akan menerima upah di surga. Apakah Anda memberikan tenaga Anda? Anda akan menerima upah di surga. Apakah Anda memberikan uang Anda? Anda akan menerima upah di surga.

Renungkan:

- Dalam hal apa saja Anda menggunakan waktu, tenaga, dan uang Anda untuk berinvestasi dalam hidup orang lain?

- Apakah paling sulit bagi Anda untuk bermurah hati dengan waktu, tenaga, atau uang Anda? Mintalah kepada Allah iman untuk bermurah hati dalam area tersebut agar Anda dapat mengalami berkat-Nya.

- Bagaimana Anda dapat membangun gaya hidup yang berfokus pada mengumpulkan harta di surga daripada di bumi?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Tawarikh 19-21; Yohanes 8:1-27
___________
Ada banyak kesempatan di sekitar Anda untuk bermurah hati dan berinvestasi bagi rumah kekal Anda. Jangan sampai melewatkannya!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
The Best Investment You’ll Ever Make - Daily Hope with Rick Warren - May 24, 2026

“Though I appreciate your gifts, what makes me happiest is the well-earned reward you will have because of your kindness.” Philippians 4:17 (TLB)
-------------------
Every time you’re generous, you invest in your eternal home.

Jesus called this principle “storing up treasure in heaven.” He actually used this phrase six times in the Bible! When Jesus says something six times, you better pay attention. If you don’t, you’re going to miss seeing the blessing.

In Matthew 6:19-20, Jesus said, “Don’t store up treasures here on earth, where moths eat them and rust destroys them, and where thieves break in and steal. Store your treasures in heaven, where moths and rust cannot destroy, and thieves do not break in and steal” (NLT).

Most people get less than 100 years on this planet. And when you leave, you leave all earthly treasure behind. But you will get to enjoy your heavenly treasure for eternity.

So how do you store up treasure in heaven? How do you send it on ahead? One of the best ways to do that is by investing in people. And I’m not talking about earning your salvation, because that’s already been secured by Jesus.

God wants you to invest in people because those investments have eternal effects and rewards. There are only two things that will last forever: the Word of God and people. People will spend eternity in either heaven or hell, and your investment in someone could make all the difference.

Philippians 4:17 says in The Living Bible paraphrase, “Though I appreciate your gifts, what makes me happiest is the well-earned reward you will have because of your kindness.”

Paul wrote to the Philippians to express his appreciation for their support. But he said what meant the most—what brought him the most joy—was knowing that their sacrifice and generosity gave them treasure in heaven. They invested in him, but they also invested in their eternal home.

You will be rewarded for everything you’ve given away. Are you giving away your time? You’re going to be rewarded in heaven. Are you giving away your energy? You’re going to be rewarded in heaven. Are you giving away your money? You’re going to be rewarded in heaven.

There are opportunities all around you to be generous and invest in your eternal home. Don’t miss them!


Jumat, 22 Mei 2026

Jangan Khawatir. Berdoalah!

23 Mei 2026

Bacaan Hari ini:
Roma 8:32 "Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?"
----------------------
Setiap kali saya membutuhkan sesuatu ketika masih kecil, saya akan berbicara kepada ayah saya. Terkadang apa yang saya butuhkan cukup mahal, tetapi tidak pernah sekali pun saya khawatir dari mana ayah saya akan mendapatkan uang untuk itu. Itu bukan tugas saya! Tugas ayah saya adalah memikirkan dari mana uang itu akan datang. Tugas saya sebagai anak hanyalah meminta.

Demikian juga, bukan tugas Anda untuk memikirkan bagaimana Allah akan menyediakan kebutuhan Anda. Tugas Anda adalah meminta.

Ketika Anda khawatir daripada meminta, Anda bertindak seperti seorang ateis, seperti seseorang yang percaya bahwa ia tidak memiliki Bapa di surga. Kekhawatiran adalah ateisme praktis. Itu berarti menjalani hidup seolah-olah Allah tidak ada atau tidak dapat dipercaya.

Alkitab dengan jelasnya mengatakan bahwa Allah ingin Anda datang kepada-Nya dalam doa mengenai segala sesuatu. Yakobus 4:2 berkata,"Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa."

Seperti yang dikatakan Filipi 4:6, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. "

Apakah Anda memperhatikannya? Allah ingin Anda datang kepada-Nya dalam setiap keadaan. Anda dapat berbicara kepada-Nya tentang segala hal—tidak peduli seberapa besar atau kecil hal itu menurut Anda.

Roma 8:32 berkata, "Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?"

Allah sudah menyelesaikan masalah terbesar Anda—yaitu dosa Anda—dan dibandingkan dengan itu, semua masalah lainnya jauh lebih kecil.

Jika Allah begitu mengasihi Anda sampai mengutus Yesus untuk mati bagi dosa-dosa Anda, tidakkah Anda percaya bahwa Ia juga cukup mengasihi Anda untuk menolong masalah keuangan Anda? Tidakkah Anda percaya bahwa Ia cukup mengasihi Anda untuk menolong kesehatan Anda? Hubungan Anda? Keputusan karier Anda? Tenggat waktu Anda?

Allah peduli pada setiap bagian kehidupan Anda. Bahkan, Ia sudah mengetahui apa yang Anda butuhkan. Tetapi Ia tetap ingin Anda memintanya kepada-Nya.

Apakah Anda siap mengurangi stres dalam hidup Anda? Allah sedang menunggu Anda datang kepada-Nya dengan segala kebutuhan Anda. Pilihlah untuk tidak mengkhawatirkan apa pun—dan berdoalah tentang segala sesuatu.

Renungkan:

- Jika Allah sudah mengetahui semua kebutuhan Anda, mengapa menurut Anda Ia tetap ingin Anda meminta kepada-Nya?

- Apa yang menghalangi Anda untuk meminta kepada Allah mengenai kebutuhan-kebutuhan Anda?

- Pikirkan satu waktu ketika Allah dengan jelas menjawab doa Anda. Bagaimana jawaban doa tersebut mendorong Anda untuk terus berdoa mengenai kebutuhan lain dalam hidup Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Tawarikh 16-18; Yohanes 7:28-53
___________
Kurangilah kekhawatiran dan lebih banyaklah meminta. Daripada khawatir, berdoalah tentang segala sesuatu.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Don’t Worry about It. Pray! - Daily Hope with Rick Warren - May 23, 2026

“Since he did not spare even his own Son but gave him up for us all, won’t he also give us everything else?” Romans 8:32 (NLT)
-----------------
Anytime I needed something when I was a kid, I’d talk to my dad. Sometimes what I needed was expensive, but not once did I worry about where my father was going to get the money for it. That wasn’t my job! It was my dad’s job to figure out where the money would come from. It was my job as a kid to simply ask.

In the same way, it’s not your job to figure out how God’s going to provide. It’s your job to ask.

When you worry instead of asking, you’re acting like an atheist, like someone who believes they don’t have a heavenly Father. Worry is practical atheism. It’s living your life like God doesn’t exist or can’t be trusted.

The Bible is clear: God wants you to come to him in prayer about everything. James 4:2 says, “You do not have because you do not ask God” (NIV).

Worry less and ask more. Instead of worrying, pray about everything.

As Philippians 4:6 says, “Never worry about anything. But in every situation let God know what you need in prayers and requests” (GW). 

Did you catch that? God wants you to come to him in every situation. You can talk to him about everything—no matter how big or small it seems to you.

Romans 8:32 says, “Since he did not spare even his own Son but gave him up for us all, won’t he also give us everything else?” (NLT).

God has solved your biggest problem—your sin—and everything else is small by comparison.

If God loved you enough to send Jesus to die for your sins, don’t you think he loves you enough to help you with your finances? Don’t you think he loves you enough to help you with your health? With your relationships? With career decisions? With your deadline?

God is interested in every single area of your life. In fact, he already knows what you need. But he still wants you to ask him for it.

Are you ready to reduce the stress in your life? God is waiting for you to come to him with your needs. Choose to worry about nothing—and pray about everything.


Kamis, 21 Mei 2026

Harus merampingkan yang tidak perlu

https://youtube.com/shorts/NhZv_aTU4iM?si=mj43ROWdchZeaZG1

Empat Alasan Mengapa Kekhawatiran Itu Tidak Berguna

22 Mei 2026

Bacaan Hari ini:

Filipi 4:6 "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga"
-----------------
Pekerjaan bukanlah yang membuat Anda terjaga di malam hari. Kekhawatiranlah yang melakukannya.

Dalam Alkitab, Allah memberikan petunjuk yang jelas tentang peran kekhawatiran dalam hidup Anda. Filipi 4:6 berkata, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga"

Mengapa Anda perlu melepaskan kekhawatiran Anda?

Kekhawatiran itu tidak masuk akal. Ada beberapa alasan mengapa hal ini benar. Pertama, kekhawatiran membesar-besarkan masalah. Pernahkah Anda memperhatikan bahwa ketika seseorang mengatakan sesuatu yang buruk tentang Anda, semakin Anda memikirkannya, semakin besar masalah itu terasa? Kedua, kekhawatiran tidak menyelesaikan apa pun. Mengkhawatirkan sesuatu yang tidak dapat Anda ubah adalah sia-sia. Dan mengkhawatirkan sesuatu yang sebenarnya dapat Anda ubah hanyalah membuang waktu. Lakukan saja perubahan itu!

Kekhawatiran itu tidak alami. Tidak ada orang yang terlahir sebagai pengkhawatir. Anda mungkin berpikir bahwa Anda memang seperti itu, tetapi sebenarnya tidak. Kekhawatiran adalah sesuatu yang dipelajari. Karena kekhawatiran tidak alami, kekhawatiran juga tidak sehat. Tubuh Anda tidak dirancang untuk menanggung kekhawatiran terus-menerus. Ketika orang berkata, "Saya sampai sakit karena khawatir," itu benar adanya. Banyak dokter mengatakan bahwa banyak orang sebenarnya bisa keluar dari rumah sakit jika mereka tahu cara melepaskan rasa bersalah, kepahitan, dan kekhawatiran. Dan Amsal 14:30 berkata, "Hati yang tenang menyegarkan tubuh"

Kekhawatiran itu tidak membantu. Kekhawatiran tidak dapat mengubah masa lalu, dan kekhawatiran juga tidak dapat mengendalikan masa depan. Yang dilakukannya hanyalah merusak hari ini. Satu-satunya hal yang diubah oleh kekhawatiran adalah diri Anda sendiri. Kekhawatiran membuat Anda sengsara! Kekhawatiran tidak pernah menyelesaikan satu pun masalah.

Kekhawatiran itu tidak perlu. Allah menciptakan Anda, menyelamatkan Anda, dan menempatkan Roh-Nya di dalam Anda. Tidakkah Anda percaya bahwa Ia juga akan memelihara kebutuhan Anda? Tidak ada alasan untuk khawatir.

Apakah Anda ingin belajar mengelola stres dengan lebih baik? Langkah pertama yang sangat baik adalah menolak untuk mengkhawatirkan apa pun. Mengapa? Karena kekhawatiran itu tidak masuk akal, tidak alami, tidak membantu, dan tidak perlu.

Alkitab berkata, "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu" (1 Petrus 5:7).

Renungkan:

- Apa yang ditunjukkan oleh tingkat kekhawatiran Anda saat ini tentang seberapa besar Anda mempercayai Allah?

- Apa yang sedang Anda khawatirkan saat ini? Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengubah situasi tersebut atau melepaskan kekhawatiran itu?

- Dengan cara praktis apa Anda dapat menyerahkan semua kekhawatiran Anda kepada Allah (1 Petrus 5:7)?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Tawarikh 13-15; Yohanes 7:1-27
_____________
Allah secara pribadi peduli kepada Anda dan kebutuhan Anda. Jadi apa yang seharusnya Anda lakukan dengan semua hal yang membuat Anda stres, cemas dan khawatir? Lepaskan semuanya. Serahkan kepada Allah.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Four Reasons Worry Is Worthless - Daily Hope with Rick Warren - May 22, 2026

“Don’t worry about anything.” Philippians 4:6 (NLT)
-------------------
Work doesn’t keep you up at night. Worry does.

In the Bible, God gives clear direction about the role worry should play in your life. Philippians 4:6 says, “Don’t worry about anything” (NLT).

Why do you need to let go of your worry?

Worry is unreasonable. Here are a couple of reasons why that’s true. First, worry exaggerates the problem. Have you noticed that, if somebody says something bad about you, the more you think about it, the bigger it gets? Second, worry doesn’t work. To worry about something you can’t change is useless. And to worry about something you can change is a waste of time. Just go change it!

Worry is unnatural. No one is a born worrier. You might think you are, but you’re not. Worry is something you learned. Since worry is unnatural, it’s also unhealthy. Your body wasn’t designed to handle worry. When people say, “I’m worried sick,” they’re telling the truth. Doctors say that a lot of people could leave the hospital today if they knew how to get rid of guilt, resentment, and worry. And Proverbs 14:30 says, “A peaceful heart leads to a healthy body” (NLT).

Worry is unhelpful. Worry cannot change the past, and worry cannot control the future. All it does is mess up today. The only thing that worry changes is you. It makes you miserable! It’s never solved a problem.

Worry is unnecessary. God made you, he created you, he saved you, and he put his Spirit in you. Don’t you think he’s going to take care of your needs? There’s no need to worry.

Do you want to learn to better manage your stress? A great first step is to refuse to worry about anything. Why? Because worry is unreasonable, unnatural, unhelpful, and unnecessary.

The Bible says, “Leave all your worries with him, because he cares for you” (1 Peter 5:7 GNT).

God personally cares about you and for your needs. So what should you do with all those things you’re stressed, anxious, and worried about? Let them go. Give them to God.