03 Juli 2026
Bacaan Hari ini:
2 Korintus 5:18-19 "Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami."
--------------------
Ketika Anda ingin memulihkan hubungan yang rusak karena konflik, Anda harus berfokus pada rekonsiliasi, bukan penyelesaian.
Dan ada perbedaan besar antara keduanya.
Rekonsiliasi berarti memulihkan kembali hubungan. Ini bukan berarti Anda akan menikah lagi dengan mantan pasangan Anda; ini hanya berarti Anda hidup dalam damai satu sama lain.
Penyelesaian berarti Anda menyelesaikan setiap perbedaan pendapat—dan hal itu tidak akan pernah sepenuhnya terjadi. Kenyataannya, ada beberapa hal dalam pernikahan, persahabatan dan hubungan kerja Anda yang tidak akan pernah Anda sepakati karena kita semua berbeda. Tetapi Anda dapat berbeda pendapat tanpa menjadi orang yang suka bertengkar. Itulah yang disebut kedewasaan. Itulah yang disebut hikmat. Itulah yang disebut menjadi serupa dengan Kristus.
Kita dapat memiliki kesatuan tanpa keseragaman. Kita dapat berjalan bergandengan tangan tanpa harus selalu sependapat. Saya dan istri saya, Kay, telah menikah selama puluhan tahun dan kami tidak selalu sependapat dalam banyak hal. Tetapi kami tetap berjalan bergandengan tangan dan saling mendukung. Kami hidup dalam damai.
Inilah yang saya pelajari dari membimbing pasangan-pasangan yang menikah: Jika Anda berfokus pada memulihkan hubungan, sering kali persoalan-persoalan itu menjadi tidak begitu penting. Berapa banyak pertengkaran terbesar Anda sebenarnya terjadi karena hal-hal yang sangat kecil? Kita bertengkar mengenai begitu banyak hal kecil, tetapi kenyataannya pertengkaran itu bukanlah tentang hal-hal tersebut—melainkan tentang persoalan yang lebih besar. Daripada berusaha menyepakati setiap persoalan kecil, Anda perlu kembali berfokus pada hubungan itu sendiri.
Ada begitu banyak konflik di sekitar kita. Dunia kita dipenuhi perpecahan, pertengkaran, prasangka, rasisme dan perpecahan karena perbedaan pandangan politik. Akibatnya, kita memiliki hubungan yang rusak. Kita memiliki perekonomian yang rusak, pemerintahan yang rusak, pernikahan yang rusak, kehidupan yang rusak dan hati yang hancur.
Saya menantang Anda sebagai orang percaya untuk berkomitmen menjadi pembawa rekonsiliasi di dunia yang penuh konflik. Carilah cara untuk mempersatukan orang daripada memecah-belah mereka.
Alkitab berkata dalam 2 Korintus 5:18-19, "Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami."
Jika Anda adalah pengikut Yesus, Anda memiliki pelayanan rekonsiliasi. Tugas Anda adalah pergi ke tengah masyarakat dan berkata, "Allah telah melakukan segala sesuatu agar Anda dapat dipulihkan kembali dalam persekutuan dengan-Nya. Dia telah membayar semua dosa Anda. Anda tidak perlu menjadi musuh-Nya. Dia tidak marah kepada Anda. Dia sangat mengasihi Anda."
Renungkan :
- Apa satu bidang ketidaksepakatan dalam salah satu hubungan Anda yang belum dapat diselesaikan?
- Langkah-langkah apa yang dapat Anda ambil agar lebih berfokus pada memulihkan hubungan tersebut daripada berusaha menyelesaikan persoalannya?
- Bagaimana Anda dapat menjadi pembawa rekonsiliasi di tengah keluarga, tempat kerja dan komunitas Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 22-24; Kisah Para Rasul 11
______________
Berdamailah dengan Allah. Hiduplah dalam damai dengan Allah. Lalu sebarkanlah damai itu kepada semua orang.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========°°
Focus on Reconciliation, Not Resolution - Daily Hope with Rick Warren - July 03, 2026
“[God] has restored our relationship with him through Christ, and has given us this ministry of restoring relationships. In other words, God was using Christ to restore his relationship with humanity. He didn’t hold people’s faults against them, and he has given us this message of restored relationships to tell others.” 2 Corinthians 5:18-19 (GW)
----------------------
When you want to repair a relationship that’s been damaged by conflict, you have to focus on reconciliation, not resolution.
And there’s a big difference between the two.
Reconciliation means reestablishing the relationship. It doesn’t mean you’ll remarry your ex; it just means you’re at peace with each other.
Resolution means you resolve every disagreement—and that just isn’t going to happen. The truth is, there are some things in your marriage, your friendships, and your work relationships that you’re just never going to agree on—because we’re all different. But you can disagree without being disagreeable. That’s called maturity. That’s called wisdom. That’s called being like Christ.
We can have unity without uniformity. We can walk hand in hand together without seeing eye to eye. My wife, Kay, and I have been married for decades, and we don’t see eye to eye on a lot of things. But we walk hand in hand and support each other. We are at peace.
Here’s what I’ve learned from counseling married couples: If you focus on restoring your relationship, oftentimes the issues become insignificant. How many of your biggest arguments were over the smallest things? We fight about so many little things, but, in reality, the fights aren’t even about those things—they’re about bigger issues. Instead of trying to agree on every little issue, you need to get back to focusing on the relationship.
There’s a lot of conflict around us. Our world is filled with division, arguments, prejudice, racism, and partisanism. And as a result, we have broken relationships. We have broken economies, broken governments, broken marriages, broken lives, and broken hearts.
I challenge you as a believer to commit to becoming an agent of reconciliation in a world filled with conflict. Look for ways to bring people together rather than tear them apart.
The Bible says in 2 Corinthians 5:18-19, “[God] has restored our relationship with him through Christ, and has given us this ministry of restoring relationships. In other words, God was using Christ to restore his relationship with humanity. He didn’t hold people’s faults against them, and he has given us this message of restored relationships to tell others” (GW).
If you are a follower of Jesus, you have a ministry of reconciliation. It’s your job to go out in society and say, “God’s done everything to put you back in fellowship with him. He’s already paid for all your sins. You don’t have to be his enemy. He’s not mad at you. He’s mad about you.”
Be reconciled to God. Be at peace with God. Then spread that peace to everybody else.