08 Agustus 2026
Bacaan Hari ini:
Yohanes 10:10-11 "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya"
------------------
Apa yang ada di dalam hati kita sering kali menentukan apa yang kita rasakan ketika memandang orang lain. Saat melihat kerumunan orang, kita dapat dengan mudah merasa jengkel atau tidak sabar. Tetapi ketika Yesus melihat orang banyak, "tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala."(Matius 9:36)
Demikian pula Allah memandang Anda: dengan belas kasihan. Ingatlah: Dia tidak merendahkan Anda. Dia mengangkat Anda! Betapapun marah, terluka atau dikhianatinya perasaan Anda, Yesus akan selalu merespons dengan belas kasihan. Dia tahu betapa tidak berdayanya kita tanpa Dia, "seperti domba yang tidak bergembala."
Tanpa seorang gembala, domba tidak memiliki perlindungan. Mereka tidak mempunyai cakar, tidak dapat berlari dengan cepat, dan gigi mereka pun tidak tajam. Mereka membutuhkan perlindungan seorang gembala.
Di seluruh Alkitab, domba merupakan lambang umat Allah. Yohanes 10:10-11 berkata, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya"
Belas kasihan seperti itu hanya berasal dari Yesus, Gembala kita yang Baik. Dan belas kasihan berbeda dengan simpati maupun empati.
Simpati berkata, "Aku turut sedih karena kamu terluka," lalu berhenti sampai di situ. Empati adalah komitmen yang lebih dalam yang berkata, "Aku ikut merasakan penderitaanmu." Tetapi belas kasihan berkata, "Aku akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk menghentikan penderitaanmu."
Dan itulah, pada hakikatnya, yang dilakukan Yesus melalui kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya. Dia melakukan apa pun yang diperlukan untuk menghentikan penderitaan Anda, sekalipun itu berarti mati di kayu salib, sekalipun itu berarti tangan dan kaki-Nya dipaku. Belas kasihan melakukan apa pun yang diperlukan.
Yesus berkata bahwa alasan Dia datang adalah "bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Markus 10:45).
Perhatikan dua kata ini: "melayani" dan "memberikan." Kedua kata itu mendefinisikan apa artinya menjadi pengikut Yesus.
Apakah Anda memandang orang-orang yang terluka dan tidak berdaya sebagaimana Yesus memandang mereka? Apakah Anda dipenuhi kasih dan belas kasihan, serta bersedia melakukan apa pun yang Anda dapat untuk meringankan penderitaan mereka?
Renungkan :
- Ceritakan saat Anda pernah tergerak oleh belas kasihan terhadap seseorang. Bagaimana respons Anda mencerminkan belas kasihan itu?
- Apakah Anda mengalami kesulitan memandang Allah sebagai Pribadi yang penuh belas kasihan? Mengapa atau mengapa tidak?
- Dalam bidang apa dalam hidup Anda menurut Anda Allah ingin menumbuhkan belas kasihan yang lebih besar terhadap sesama?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 72-73; Roma 9:1-15
____________
Alkitab berulang kali mengatakan bahwa ketika Yesus melihat orang-orang yang menderita, hati-Nya tergerak oleh belas kasihan. Allah ingin Anda menjadi seperti Dia, yang berarti memandang orang lain dengan cara yang sama.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
To Love Like Jesus, Go Beyond Sympathy
By Rick Warren
“I came so that my sheep will have life and so that they will have everything they need. I am the good shepherd. The good shepherd gives his life for the sheep.” John 10:10-11 (GW)
------------------
What's in our hearts often determines what we feel when we look at people. When we see a crowd, we can easily get irritated or impatient. But when Jesus saw a crowd, “he had compassion for them, because they were harassed and helpless, like sheep without a shepherd” (Matthew 9:36 ESV).
That's the same way God looks at you: with compassion. Remember: He doesn’t put you down. He lifts you up! No matter how angry, hurt, or betrayed you feel, Jesus will always respond with compassion. He knows how helpless we are without him, “like sheep without a shepherd.”
Without a shepherd, sheep are defenseless. They don't have any claws, they don't run fast, and their teeth are not very sharp. They need the protection of a shepherd.
Throughout the Bible, sheep are a symbol of God's people. John 10:10-11 says, “I came so that my sheep will have life and so that they will have everything they need. I am the good shepherd. The good shepherd gives his life for the sheep” (GW).
That kind of compassion comes only from Jesus, our Good Shepherd. And it’s different from sympathy and empathy.
Sympathy says, “I'm sorry you're hurt,” and it stops there. Empathy is a deeper commitment that says, “I hurt with you." But compassion says, “I will do anything it takes to stop your hurt."
And that is, in essence, what Jesus did through his life, death, and resurrection. He did anything it took to stop your hurt, even if it meant dying on the cross, even if it meant having nails pounded through his hands and feet. Compassion does whatever it takes.
Jesus said the reason he came was “not to be served but to serve others and to give his life as a ransom for many” (Mark 10:45 NLT). Notice the two words “serve” and “give.” They define what it means to follow Jesus.
Do you look at people who are hurting and helpless the way Jesus does? Are you full of love and compassion, willing to do whatever you can to stop their pain?
The Bible repeatedly tells us that when Jesus looked at people in pain, he was moved with compassion. God wants you to be like him, which means looking at others the same way.