Sabtu, 13 Juni 2026

Kelemahlembutan Meredakan Konflik

14 Juni 2026

Bacaan Hari ini:
Amsal 15:1 "Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah."
-------------------
Pernahkah Anda memperhatikan bahwa manusia cenderung meniru emosi orang lain?
Ketika seseorang marah kepada kita, kita sering kali ikut marah. Ketika seseorang meninggikan suara, kita cenderung membalas dengan suara yang lebih tinggi. Akibatnya, emosi semakin memanas dan konflik semakin membesar.
Namun Firman Tuhan mengajarkan cara yang berbeda: "Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah" Amsal 15:1

Ketika Orang Lain Meninggikan Suara, Rendahkan Suara Anda
Prinsip sederhana ini dapat menyelamatkan banyak hubungan:

- Dalam pernikahan

- Dalam keluarga

- Dalam persahabatan

- Di tempat kerja

Saat orang lain meninggikan suara, jangan ikut meninggikan suara.
Sebaliknya, berbicaralah dengan tenang dan lembut.
Tindakan itu bukan tanda kelemahan. Justru itu adalah tanda kekuatan yang terkendali.

Apa Itu Kelemahlembutan?
Dalam Perjanjian Baru, kata Yunani untuk "kelemahlembutan" adalah prautes.
Kata ini sering diterjemahkan sebagai "lemah lembut" atau "meek". Namun kelemahlembutan bukan berarti pasif, takut atau tidak berani.
Salah satu gambaran yang digunakan untuk kata prautes adalah seekor kuda liar yang telah dijinakkan.
Bayangkan seekor kuda liar yang sangat kuat. Setelah dijinakkan, kekuatannya tidak berkurang sedikit pun. Ia tetap kuat, tetapi kekuatan itu sekarang berada di bawah kendali.
Begitu juga dengan orang yang lemah lembut.
Mereka tetap memiliki kekuatan, keberanian dan kemampuan untuk bertindak. Namun semua itu berada di bawah kendali Tuhan.

Kelemahlembutan Meredakan Konflik
Orang yang lemah lembut:

- Tidak mudah terpancing emosi.

- Tidak bereaksi berlebihan.

- Tidak membalas kemarahan dengan kemarahan.

- Memilih respons yang membangun daripada merusak.

Kelemahlembutan memiliki kekuatan untuk menenangkan situasi yang tegang dan membuka jalan menuju perdamaian.

Sering kali, respons yang lembut membuat orang lain berhenti sejenak dan menyadari bahwa mereka tidak sedang berhadapan dengan musuh.

Kekuatan di Bawah Kendali Tuhan
Menjadi lemah lembut bukan berarti menjadi lemah.
Sebaliknya, itu berarti menyerahkan kekuatan, emosi dan reaksi kita kepada Tuhan agar dipakai sesuai kehendak-Nya.

Renungkan :

- Bagaimana biasanya respons Anda ketika seseorang berbicara dengan nada tinggi atau marah kepada Anda?

- Dalam hubungan apa Anda paling perlu mempraktikkan kelemahlembutan saat ini?

- Apa yang akan berubah jika minggu ini Anda memilih merespons dengan tenang daripada bereaksi dengan emosi?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ezra 6-8; Yohanes 21
____________
Ketika kita belajar hidup dalam kelemahlembutan, kita menjadi semakin serupa dengan Kristus, yang tetap tenang, penuh kasih dan terkendali bahkan saat menghadapi penolakan, hinaan dan penderitaan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Gentleness Calms Conflict - Daily Hope with Rick Warren - June 14, 2026

“A gentle answer turns away wrath, but a harsh word stirs up anger.” Proverbs 15:1 (NIV)
-------------------
Have you noticed that human beings tend to mimic other people’s emotions, especially if we’re sitting or standing right across from them? We do that because of mirror neurons in our brains that allow us to sympathize and to mirror what other people feel.

For instance, if somebody gets angry with you, you get angry back. If somebody is really miserable and you hang around that person long enough, you get miserable too.

In the same way, when someone raises their voice against you, you usually raise your voice back. Then they raise theirvoice higher. Then you raise your voice higher. Then pretty soon things have escalated, and your emotions are out of control.

But the Bible offers a different way to respond: “A gentle answer turns away wrath, but a harsh word stirs up anger”(Proverbs 15:1 NIV).

Let me give you a little tip that will save you a lot of heartache and conflict in your marriage, in your parenting, in your friendships, and at work: When another person raises their voice, lower yours. When you do that, you’re demonstrating strength under control.

Another word for strength under control is gentleness. Gentleness defuses conflict. It de-escalates anger. A gentle person does not overreact and is not driven by emotions. A gentle person demonstrates strength under control.

The Greek word in the Bible for “gentleness” is the word prautes. Someone older English translations of the Bible translate prautes as “meek.” The word “meek” isn’t used much anymore because meek has become a synonym for weak. But gentleness—or prautes—is anything but weak. 

In fact, the word prautes was used to refer to a wild stallion that had been tamed. Think about that image. If you go out in the hills and find a wild stallion, it’s unbridled and even dangerous, with a strength that could kill you pretty quickly. But if you tame that stallion, it’s still just as strong, but the strength is brought under control. The strength is bottled up for the master’s use.

When you learn true gentleness as a man or woman of God, you don’t become weak. You just bring your strength under God’s control and use it for his purposes.


Jumat, 12 Juni 2026

Apa yang Tuhan Sedang Kerjakan Melalui Rasa Sakitmu?

13 Juni 2026

Bacaan Hari ini:
Roma 8:28 "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia"
---------------------
Dukacita, kehilangan dan penderitaan adalah bagian yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan. Namun kabar baiknya adalah bahwa Tuhan tidak menyia-nyiakan rasa sakit yang kita alami. Dia dapat memakai masa-masa sulit untuk membentuk dan menumbuhkan kita.

Berikut tiga cara Tuhan bekerja melalui penderitaan.

1. Tuhan Memakai Rasa Sakit untuk Menarik Perhatian Kita

Penulis Kristen terkenal, C. S. Lewis, pernah berkata: "Tuhan berbisik dalam kesenangan kita, berbicara melalui hati nurani kita, tetapi berseru melalui penderitaan kita."
Saat semuanya berjalan lancar, sering kali kita merasa tidak membutuhkan Tuhan. Namun ketika kesulitan datang, kita mulai mencari-Nya dengan sungguh-sungguh.
Alkitab berkata: "Bilur-bilur yang berdarah membersihkan kejahatan, dan pukulan membersihkan lubuk hati." Amsal 20:30

Tuhan dapat memakai penderitaan untuk mengingatkan kita kembali kepada-Nya dan menolong kita melihat apa yang benar-benar penting dalam hidup.

2. Tuhan Dapat Mendatangkan Kebaikan dari Hal yang Buruk

Salah satu janji paling terkenal dalam Alkitab adalah: "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia" Roma 8:28

Ayat ini tidak mengatakan bahwa semua hal yang terjadi adalah baik. Kehilangan, penyakit, penolakan, dan penderitaan tetaplah menyakitkan.
Namun Tuhan sanggup bekerja melalui semua itu untuk menghasilkan sesuatu yang baik.
Saat menghadapi kesulitan, kita memiliki pilihan:

- Menjadi lebih pahit (bitter), atau

- Menjadi lebih baik (better).

Kita dapat membiarkan penderitaan menjadi batu sandungan, atau menjadikannya batu loncatan menuju kedewasaan rohani.

3. Tuhan Sedang Mempersiapkan Kita untuk Kekekalan

"Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami" 2 Korintus 4:17-18

Segala sesuatu yang kita miliki di dunia ini bersifat sementara.
Kita tidak akan membawa:

- Rumah,

- Mobil,

- Pakaian,

- Perhiasan,

- Jabatan,

- Karier,

ke dalam kekekalan.

Tetapi kita akan membawa karakter yang telah Tuhan bentuk selama hidup kita.
Karena itu Tuhan lebih peduli pada pembentukan karakter daripada kenyamanan sesaat. Hidup di dunia ini adalah masa persiapan menuju kekekalan.

Apa yang sedang Tuhan bangun dalam diri Anda hari ini akan memiliki nilai yang jauh melampaui kehidupan sekarang.
Saat Mengalami Penderitaan, Tanyakan:

- Apakah Tuhan sedang menarik perhatian saya?

- Apakah Tuhan sedang mengubah sesuatu yang buruk menjadi kebaikan?

- Apakah Tuhan sedang membentuk karakter saya untuk kekekalan?

Renungkan

- Kesulitan apa yang pernah Tuhan pakai untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik?

- Dalam situasi sulit yang sedang Anda hadapi sekarang, pelajaran apa yang mungkin sedang Tuhan ajarkan?

- Bagaimana fokus pada kekekalan dapat membantu Anda menghadapi tantangan hari ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ezra 3-5; Yohanes 20
_____________
Mungkin Anda belum memahami alasan di balik semua yang terjadi. Namun Anda tetap dapat mempercayai Tuhan, karena Dia melihat gambaran yang jauh lebih besar daripada yang dapat kita lihat saat ini.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
What Is God Doing in Your Pain? - Daily Hope with Rick Warren - June 13, 2026

“We know that in all things God works for the good of those who love him.” Romans 8:28 (NIV)
-----------------
Grief, loss, and pain are inevitable parts of life. But did you know that God uses these things to help you grow? He does it in three ways.

First, God uses pain to get your attention. C. S. Lewis wrote, “God whispers to us in our pleasures, speaks in our conscience, but shouts in our pain.” Pain is God’s megaphone. We rarely change when we see the light. We change when we feel the heat.

Proverbs 20:30 says, “Sometimes it takes a painful experience to make us change our ways” (GNT).

Second, God brings good out of bad. One of the most famous verses in the Bible is Romans 8:28: “We know that in all things God works for the good of those who love him” (NIV).
=========
When you experience a loss, it’s an opportunity to grow in character. You can’t control the pain you go through, but you can decide whether it’s going to make you bitter or better. You decide whether it’s going to be a steppingstone or a stumbling block. Remember, even in your pain, God is working for your good.

Third, God prepares you for eternity. The Bible says in 2 Corinthians 4:17-18, “These little troubles are getting us ready for an eternal glory that will make all our troubles seem like nothing. Things that are seen don’t last forever, but things that are not seen are eternal. This is why we keep our minds on the things that cannot be seen” (CEV).

You’re not taking your car to heaven; you’re not taking your jewelry or your clothes to heaven; you’re not taking your career to heaven. But you are taking your character. You are taking you.

God is more interested in your character development than in your comfort. Why? Because when you get to heaven, you’ll have plenty of time to be comfortable. But life on earth is the get-ready stage; it’s the learning phase or the warm-up act. God uses your troubles here on earth to get you ready for an eternal glory. That’s a comfort.

When you’re in pain, you need to ask, “What is God doing?” Is he trying to get your attention? Is he trying to bring good out of bad? Is he preparing your character for heaven?

You can trust him through it al


Kamis, 11 Juni 2026

Presiden Prabowo Jelaskan Konteks Laporan Palsu & Penyiraman Air Keras A...

https://youtube.com/watch?v=zMPURfElZpw&si=RzZL15Ar5oask3Bw

MITIGASI AKSI DEMO MAHASISWA UI DI BUNDARAN HI PADA 12 JUNI 2026* 🚨

*ANALISIS: MITIGASI AKSI DEMO MAHASISWA UI DI BUNDARAN HI PADA 12 JUNI 2026* 🚨
*PT United Tractors Tbk*
_Tanggal: 11 Juni 2026_

*A. PROFIL ANCAMAN SKALA KOTA*
* *Agenda:* Demonstrasi Mahasiswa (BEM UI & Aliansi Jabodetabek)
* *Waktu:* Jumat, 12 Juni 2026 | Pukul 10:00 WIB
* *Pusat Konsentrasi:* Bundaran HI, Jakarta Pusat
* *Estimasi Massa:* ±1.500 Partisipan

*B. TUNTUTAN UTAMA*
1. Penghentian pemborosan anggaran APBN.
2. Penurunan harga bahan pokok serta bahan bakar minyak (BBM).
3. Penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan proyek Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Penghapusan praktik militerisme di ruang sipil.
5. Desakan tegas agar Presiden mengakui kekeliruan dalam kebijakan pemerintah.

*C. TITIK RAWAN KEPADATAN & REKOMENDASI JALUR ALTERNATIF*
📍 *1. Jl. Jenderal Sudirman (Depan Kantor Pusat BRI)*
Koridor utama penghubung Jakarta Selatan dan Pusat.
*Skenario Pengalihan Arah Semanggi ➡️ Jakarta Pusat:*
* Semanggi - Jl. Gatot Subroto - Jl. HR Rasuna Said - Jl. Prof Dr Satrio - Casablanca - Menteng
* Semanggi - Jl. Gatot Subroto - Jl. MT Haryono - Cikini - Menteng
* Semanggi - Jl. KH Mas Mansyur - Tanah Abang - Harmoni
*Skenario Pengalihan Arah Bundaran HI ➡️ Jakarta Selatan:*
* Bundaran HI - Jl. Imam Bonjol - Jl. Diponegoro - Jl. Proklamasi - Jl. Ahmad Yani
* Bundaran HI - Jl. Kebon Sirih - Jl. Fachrudin - Jl. KH Mas Mansyur

📍 *2. Jl. Kebon Sirih (Depan Kantor Badan Gizi Nasional/BGN)*
Titik penghubung kawasan Menteng, Tanah Abang, dan Gambir.
*Skenario Pengalihan Arah Tanah Abang ➡️ Menteng:*
* Jl. Fachrudin - Jl. KH Wahid Hasyim - Jl. Sabang - Menteng
* Jl. Abdul Muis - Jl. Majapahit - Jl. Juanda - Cikini
*Skenario Pengalihan Arah Menteng ➡️ Gambir:*
* Jl. Diponegoro - Jl. Salemba Raya - Jl. Kramat Raya - Pasar Senen
* Jl. Teuku Umar - Jl. Cut Mutiah - Jl. Taman Suropati

📍 *3. Jl. Merdeka Selatan (Area Balai Kota, Monas, Gambir)*
Berpotensi berdampak pada arus lalin di sekitar Balai Kota hingga Harmoni.
*Skenario Pengalihan Arah Harmoni:*
* Harmoni - Jl. Juanda - Pasar Senen - Salemba
* Harmoni - Jl. Suryopranoto - Tomang - Slipi
*Skenario Pengalihan Arah Cikini / Menteng:*
* Cikini - Jl. Diponegoro - Salemba - Matraman
* Menteng - Jl. Teuku Umar - Jl. Cut Mutiah - Jl. Suprapto

*D. AREA JAKARTA TIMUR (Fokus Aksi: Sekitar Sekitar Kampus UNJ)*
Aksi long march dilakukan mulai pukul 13.00 WIB (Ba'da Jumat).
* Potensi Penutupan/Pengalihan Jalan: Sebagian ruas Jalan Pemuda (Rawamangun) terutama jalur perimeter luar kampus UNJ dan lapangan golf karena adanya aksi long march melawan arus.
* Rekomendasi Rute Alternatif untuk Karyawan: Hindari melewati perempatan Tugas/Jalan Pemuda pada siang hari. Pengendara dari arah Pulogadung menuju Pramuka disarankan beralih melalui Jalan I Gusti Ngurah Rai (Klender) atau masuk ke akses Tol Dalam Kota/Tol Wiyoto Wiyono jika memungkinkan.
Akses dari arah Cempaka Putih menuju Rawamangun dialihkan melalui Jl. Ahmad Yani (jalur lambat bypass) atau memutar via Rawamangun Muka.

*E. Data Kesiapan InternaL* 
* Status Gerbang/Akses: Status terkini gerbang buka (Situsional) apabila dilihat risiko membahayakan dari eksternal, maka gerbang akan di tutup dan akses akan di informasikan lebih lanjut
* Kekuatan Personel Pengamanan: Pengamanan telah disesuaikan dengan potensi risiko diantaranya koordinasi dengan Polsek/Polres setempat dan penambahan personel internal di perimeter luar.

*F. REKOMENDASI OPERASIONAL*
Seluruh karyawan dan armada operasional diimbau untuk *menghindari* ruas jalan yang disebutkan di atas pada waktu pelaksanaan aksi dan senantiasa menggunakan jalur alternatif guna mencegah keterlambatan aktivitas operasional.

Demikian laporan ini disampaikan untuk menjadi perhatian bersama.

*Security Dept - CCS Division*

Bagaimana Tuhan Memberkati Hati yang Hancur

12 Juni 2026

Bacaan Hari ini:
Mazmur 34:18 "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya."
-------------------
Anda tidak bisa begitu saja "melupakan" sebuah kehilangan. Anda tidak bisa melewatinya dengan menghindar, memendamnya atau berpura-pura semuanya baik-baik saja. Anda harus melewati proses dukacita itu.
Dan kabar baiknya adalah: Anda tidak perlu melewatinya sendirian. Tuhan menyertai Anda di setiap langkahnya.

Berikut enam cara Tuhan memberkati hati yang sedang terluka.

1. Tuhan Mendekat kepada Anda

"TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya." Mazmur 34:18
Saat hati Anda hancur, mungkin terasa seolah Tuhan jauh. Namun kenyataannya justru sebaliknya. Dalam masa-masa paling sulit, Tuhan sering kali hadir lebih dekat daripada yang kita sadari.
Ketika air mata mengalir dan kata-kata sulit diucapkan, Tuhan tetap ada di samping Anda.

2. Tuhan Turut Berdukacita Bersama Anda

Yesus memahami rasa sakit dan kehilangan.
"Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan" — Yesaya 53:3

Tuhan bukan pribadi yang tidak peduli terhadap penderitaan Anda. Dia mengerti luka, penolakan, kesedihan, dan kehilangan.
Karena itu, ketika Anda menangis, Tuhan tidak hanya melihat dari jauh—Dia turut merasakan penderitaan Anda.

3. Tuhan Memberikan Keluarga Rohani untuk Mendukung Anda

Kita tidak diciptakan untuk menanggung beban sendirian.
Alkitab mengajarkan: Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita dan menangislah dengan orang yang menangis." Roma 12:15
Tuhan sering menghibur melalui kehadiran orang lain: keluarga, sahabat, kelompok kecil, gereja atau sesama orang percaya yang bersedia mendengar dan berjalan bersama Anda.

4. Tuhan Memakai Dukacita untuk Membentuk Anda

Tuhan tidak menyebabkan semua penderitaan yang terjadi dalam hidup, tetapi Dia sanggup memakai penderitaan untuk tujuan yang baik.
Melalui masa-masa sulit:

- Tuhan menarik perhatian kita kembali kepada-Nya.

- Tuhan membentuk karakter kita menjadi semakin serupa Kristus.

- Tuhan mengajarkan ketergantungan kepada-Nya.

- Tuhan mempersiapkan kita untuk kekekalan.

Sering kali pertumbuhan terbesar terjadi bukan saat hidup mudah, tetapi saat kita belajar tetap percaya di tengah kesulitan.

5. Tuhan Memberikan Pengharapan Akan Surga

Sebagai orang percaya, dukacita bukanlah akhir cerita.
"supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan" 1 Tesalonika 4:13

Kehilangan memang menyakitkan, tetapi Tuhan menjanjikan bahwa suatu hari nanti tidak akan ada lagi kematian, air mata, kesedihan, atau penderitaan.
Pengharapan akan kekekalan memberi kekuatan untuk terus melangkah hari ini.

6. Tuhan Memakai Luka Anda untuk Menolong Orang Lain

Ini mungkin salah satu tujuan tertinggi dari penderitaan yang kita alami.
"yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah." 2 Korintus 1:4
Luka yang telah dipulihkan Tuhan dapat menjadi sumber penghiburan bagi orang lain.

Renungkan

- Kehilangan atau luka apa yang paling membentuk hidup Anda?

- Bagaimana Anda melihat Tuhan bekerja melalui masa sulit tersebut?

- Siapa di sekitar Anda yang sedang berduka dan membutuhkan penghiburan yang pernah Anda terima dari Tuhan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ezra 1-2; Yohanes 19:23-42
____________
Orang yang pernah kehilangan dapat menguatkan mereka yang berduka. Orang yang pernah gagal dapat menghibur mereka yang jatuh. Orang yang pernah mengalami kesakitan dapat menunjukkan jalan menuju pemulihan.
Tuhan tidak ingin penderitaan Anda sia-sia.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
How God Blesses Your Broken Heart - Daily Hope with Rick Warren - June 12, 2026

“The LORD is close to the brokenhearted, and he saves those whose spirits have been crushed.” Psalm 34:18 (NCV)
----------------
You don’t get over a loss. You can’t go under it; you can’t go around it. You’ve got to go through the grief. And if you’re scared to express emotion and refuse to go through it, you just get stuck.

You get unstuck by letting God help you. Here are six ways God blesses a broken heart.

1. God draws you close to himself.

Psalm 34:18 says, “The LORD is close to the brokenhearted, and he saves those whose spirits have been crushed”(NCV). When you grieve, God is not a million miles away, even though it may feel like it. In fact, he’s never been any closer.

2. God grieves with you.

The Bible tells us that Jesus was “a man of sorrows, acquainted with deepest grief” (Isaiah 53:3 NLT). When you come to Jesus with your grief, he knows what you’re talking about, and he understands your pain. God is not apathetic. He is sympathetic, and he grieves with you.

3. God gives you a church family for support.

We’re meant to grieve and heal in community. We’re better together! The Bible says, “In Christ we, though many, form one body, and each member belongs to all the others. . . . Be devoted to one another in love. . . . Rejoice with those who rejoice; mourn with those who mourn” (Romans 12:5, 10, 15 NIV).

4. God uses grief to help you grow.

God uses grief and pain to help you become more like Christ, and he does it in three ways:

God uses pain to get your attention (Romans 5:3-5), he brings good out of bad (Romans 8:28), and he prepares you for eternity (2 Corinthians 4:17-18).

5. God gives you the hope of heaven.

Your life on earth is short, but if you trust Jesus Christ for your salvation, then you have the hope of spending eternity in heaven with God. That hope will sustain you through your time of loss. The Bible says in 1 Thessalonians 4:13, “We don’t want you to be ignorant about those who have died. We don’t want you to grieve like other people who have no hope”(GW).

6. God uses your pain to help others.

This is called redemptive pain, and it is the highest and best use of the pain you go through. God does not want you to waste a hurt. “[God] comforts us in all our troubles so that we can comfort others. When they are troubled, we will be able to give them the same comfort God has given us” (2 Corinthians 1:4 NLT).


Rabu, 10 Juni 2026

Yesus adalah Pelindungku

 
Lampiran foto: IMG-20260611-WA0002.jpg

Pastikan ya, bahwa yang ada dalam perlindungan Allah itu anda, *bukan tetangga* anda 😉 Itulah yg akan terjadi di hari hari kedepan di akhir jaman ini. Semua itu sdh tertulis dalam Alkitab Perlindungan Allah itu lengkap dan sempurna, jadi anda akan baik2 saja Masa sukar diakhir jaman ini meliputi hal - hal : * Peperangan * Ekonomi * Penyakit * Bencana alam * Hubungan yg hancur * Pemisahan * Kejahatan dan semuanya itu pasti terjadi, dunia saat ini sedang menuju kearah sana... Bagaimana cara Anya agar anda *tetap aman dalam perlindungan Allah* : *1. Orang yg KESUKAANNYA DUDUK dalam lindungan yang Maha Tinggi* *2. Orang yg KESUKAANNYA BERMALAM dalam naungan yang Maha Kuasa* Karena orang yg model begitu : *adalah orang yang HATINYA MELEKAT KEPADA ALLAH* Akibatnya , Tuhan akan : * Meluputkan dari mara bahaya * Membentengi dari masa kesukaran * Menjawab doanya * Akan menyertai dalam kesesakan * Akan memuliakan nya * Akan memerintahkan Malaikat NYA untuk menjaga anda disetiap jalan2 yang anda lalui Hebat dan luar biasa sekali kan Allah kita ?😎💪👍

Uploaded Image

Mata Kita

Lampiran foto: IMG-20260611-WA0000.jpg
Mata Kita

Ornitolog, peneliti unggas, meyakini bahwa: tidak ada burung yang memiliki mata setajam rajawali. Mata rajawali bisa melihat puluhan kilometer saat terbang tinggi di angkasa. Rajawali bisa melihat unggas di semak sabana, reptil yang melata di rawa, kawanan kumbang di pepohonan, dan ikan-ikan yang berenang di perairan sungai atau lautan lepas.

Jika memiliki mata setajam rajawali, kita mungkin bisa melihat lebih banyak daripada yang dilihat orang lain; bisa melihat lebih jauh daripada yang dilihat orang lain; dan lebih awal melihat sebelum orang lain melihatnya. Namun ternyata tidak selalu demikian. Mata kita memiliki keterbatasan. Hidup yang sarat perubahan membuat kita sering terlambat atau tidak melihat realitas di sekitar kita. Tentu saja kita bisa melatih mata yang setajam rajawali, mata visioner yang mampu memandang jauh ke depan. Seperti kata penulis Amsal, "Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka" (Ams. 4:25). Tidaklah mustahil memiliki mata setajam rajawali, tetapi kita harus bijak. Setiap saat kita harus bersedia merawat hati dan pikiran kita agar tetap bersih.

Saudaraku, memiliki mata yang bisa memandang jauh ke depan itu penting, dan yang lebih penting adalah kita tetap melangkah searah dan sejalan dengan firman Tuhan. "Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan" (Ams. 4:27).
"Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka." (Amsal 4:25)
Bac: Amsal 4:23-27
(Gbu!)

Uploaded Image