30 April 2026
Bacaan Hari ini:
Kejadian 6:9 "Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah"
---------------
Anda tidak dapat menyesuaikan diri dengan budaya dunia sekaligus menyesuaikan diri dengan rencana Allah bagi hidup Anda.
Kejadian 6:9 berkata, "Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah"
Nuh melakukan sesuatu yang berarti dalam hidupnya meskipun lingkungannya—bukan karena lingkungannya. Ia menyadari bahwa budaya di sekitarnya dapat menjadi godaan yang mengalihkan dirinya dari tujuan Allah bagi hidupnya.
Dunia kita hidup untuk kesenangan, kenyamanan, dan hiburan. Anda tidak dapat hidup untuk hal-hal tersebut sekaligus hidup bagi Allah. Anda tidak dapat menilai keberhasilan berdasarkan harta, kesenangan, atau keuntungan. Anda tidak dapat berfokus untuk menyenangkan orang lain dan pada saat yang sama melakukan apa yang Allah panggil Anda untuk lakukan dalam hidup Anda.
Pada zaman Nuh, manusia telah mencapai titik terendah secara moral. Kejadian 6:11-12 berkata, "Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan. Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi."
Allah melihat betapa rusaknya dunia, ketika manusia semakin berpaling kepada kejahatan. Hal itu menyedihkan hati Allah. Namun, bahkan dalam keadaan itu, Nuh tetap berbeda.
Ketika Allah menciptakan bumi, Ia menyatakan bahwa semuanya baik, tetapi keadaan itu tidak bertahan. Apakah hal ini terasa familiar? Budaya kita saat ini juga bergerak menuju ketidakadaban, sama seperti pada zaman Nuh.
Satu-satunya titik terang dalam Kejadian 6 adalah Nuh. Ayat 8 menyatakan bahwa Allah berkenan kepada Nuh, yang berarti Nuh berbeda. Ketika seluruh budaya bergerak ke arah yang salah, Nuh justru bergerak menuju kebenaran dengan mengikuti Allah. Ia hidup melawan arus budaya.
Yang terpenting bukanlah berada di pihak tren yang benar. Yang terpenting adalah melakukan apa yang benar. Jika Anda ingin menjadi seperti yang Allah maksudkan dan menggenapi tujuan hidup yang Ia tetapkan bagi Anda, maka Anda harus bersedia untuk menjadi berbeda.
Apakah Anda ingin membuat perbedaan di dunia ini? Apakah Anda ingin memberi dampak dalam keluarga, komunitas, sekolah, atau pekerjaan Anda? Nuh menggenapi panggilannya dengan mengabaikan gangguan dari budaya dan menolak mengikuti arus.
Renungkan:
- Dalam hal apa saja Anda akan melawan arus budaya jika Anda mengikuti Allah dalam pekerjaan, sekolah, atau keluarga Anda?
- Bagaimana Anda dapat mengetahui apakah sesuatu menyenangkan Allah atau hanya sekadar mengikuti budaya?
- Siapa yang dapat mendorong Anda untuk menolak arus budaya ketika hal itu bertentangan dengan firman Allah? Siapa yang dapat Anda dorong dalam hal ini? Mengapa kita saling membutuhkan untuk mengikuti Yesus dengan setia?
Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 6-7; Lukas 20:27-47
____________
Anda hanya dapat membuat perbedaan dengan menjadi berbeda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Dare to Be Different - Daily Hope with Rick Warren - April 30, 2026
“This is the account of Noah and his descendants. Noah had God's approval and was a man of integrity among the people of his time. He walked with God.” Genesis 6:9 (GW)
-------------------
You can't fit in with culture and fit in with God's plan for your life.
Genesis 6:9 says, “This is the account of Noah and his descendants. Noah had God's approval and was a man of integrity among the people of his time. He walked with God” (GW).
Noah did something significant with his life despite his culture—not because of it. He knew the culture’s temptation to distract him from God's purpose for his life.
Our world is living for fun, comfort, and entertainment. You can't live for those things and live for God. You can’t judge your success by your possessions, pleasure, or profit. You can't focus on pleasing people and doing what God has called you to do with your life.
In Noah's day, humans had hit bottom morally. Genesis 6:11-12 says, “The world was corrupt in God's sight and full of violence . . . all people on earth lived evil lives” (GW).
God saw how broken the world had become, with people turning more and more toward evil. It broke God’s heart. But even then, Noah stood out.
When God made the earth, he said it was good, but it didn’t stay that way. Sound familiar? Our culture today is moving toward incivility, much like it did in Noah’s day.
The one bright spot in Genesis 6 was Noah. Verse 8 says God was pleased with Noah, which means Noah was different. All of culture was headed in the wrong direction, but Noah was moving toward righteousness as he followed God. He was living counterculturally.
It's not important to be on the right side of a trend. What’s important is doing what is right. If you're going to be all that God created you to be and fulfill the purpose he created you for, then you must be willing to be different.
Do you want to make a difference in this world? Do you want to make a difference in your family, in your community, in your school, or in your business? Noah fulfilled his destiny by ignoring cultural distractions and refusing to follow the crowd.
You can only make a difference by being different.