Jumat, 01 Juli 2022

Watch "πŸ”΄ VIRALNYA‼️ MUHAMMAD KC DI DALAM LAGU DAN TIM PH NAPOLEON BONAPARTE MAU MELAPORKAN MKC KEMBALI" on YouTube

https://youtu.be/elsSAj1_lAs

Serahkan Kekhawatiran Anda kepada Tuhan


02 Juli 2022

Bacaan Hari ini:  Filipi 4:6
πŸ”– "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi
✍️ nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu  ==> kepada Allah dalam
☝️ doa dan
✌️ permohonan dengan ucapan syukur."
-----------------
πŸ”– Pekerjaan tidak membuat Anda terjaga;  ==> kekhawatiranlah.

πŸ’‘ Dalam Alkitab,
✍️ Tuhan memberikan arahan yang jelas  tentang ==> kekhawatiran dalam hidup kita.
πŸ“– Filipi 4:6 mengatakan,
πŸ”– "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi
✍️ nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu ==> kepada Allah dalam
☝️ doa dan
✌️ permohonan dengan ucapan syukur."

πŸ€” Mengapa Anda harus melepaskan  ==> kekhawatiran Anda?

πŸ”– Kekhawatiran itu ==> tidak masuk akal.
πŸ‘‰ Berikut ini beberapa alasannya.
1️⃣ Pertama, kekhawatiran
==> melebih-lebihkan masalah.
πŸ‘‰ Pernahkan Anda perhatikan bahwa ketika seseorang mengatakan ==> sesuatu yang buruk tentang Anda,
πŸ€” semakin Anda memikirkannya, dan  ==> semakin besar masalah itu menjadi?

2️⃣ Kedua, kekhawatiran ==> tidak akan membantu.
✍️ Mengkhawatirkan sesuatu yang tidak bisa Anda ubah itu hanyalah ==> kesia-siaan belaka.
✍️ Pun mengkhawatirkan sesuatu yang bisa Anda ubah juga ==> hanya membuang-buang waktu Anda.
🫡 Tapi sebaliknya, buatlah sesuatu untuk  ==> mengubahnya!

πŸ‘‰ Kekhawatiran itu ==> tidak lazim.
πŸ”– Tak ada seorang pun yang terlahir sebagai  ==> orang yang mudah khawatir.
πŸ‘‰ Anda mungkin berpikir demikian, tetapi sebenarnya ==> Anda tidak.
😳 Kekhawatiran ialah ==> sesuatu yang Anda pelajari.
πŸ‘‰ Karena kekhawatiran ==> bukanlah sesuatu yang lazim,
🫡 maka itu juga memberi dampak pada  ==> tubuh Anda.
✍️ Tubuh Anda tidak dirancang untuk  ==> mengatasi kekhawatiran.
πŸ”– Para dokter mengatakan bahwa sebenarnya banyak pasien bisa ==> meninggalkan rumah sakit
πŸ‘‰  jika saja mereka tahu ==> cara menghilangkan
πŸ’₯ rasa bersalah,
πŸ’₯ dendam, dan
πŸ’₯ khawatir.
πŸ“– Amsal 14:30 mengatakan,
✍️ "Hati yang tenang
==> menyegarkan tubuh,
πŸ‘‰ tetapi iri hati
==> membusukkan tulang."

3️⃣ Kekhawatiran itu ==> tidak membantu.
πŸ”– Kekhawatiran ==> tidak dapat mengubah masa lalu;
πŸ”– kekhawatiran ==> tidak dapat mengatur masa depan.
πŸ‘‰ Yang bisa dilakukannya ==> hanyalah mengacaukan hari ini.
🫡 Satu-satunya hal yang bisa diubah oleh kekhawatiran ialah ==> diri Anda.
πŸ€• Kekhawatiran ==> membuat Anda menderita!
πŸ‘‰ Itu tidak akan pernah membantu
==> memecahkan masalah Anda.

4️⃣ Kekhawatiran itu ==> tidak ada gunanya.
✍️ Allah ==> menciptakan Anda,
πŸ‘‰ Dia    ==> menyelamatkan Anda, dan
🫡 Dia    ==> menempatkan Roh-Nya di dalam Anda.
πŸ€” Bukankah itu artinya ==> Dia akan menyediakan apa pun yang Anda butuhkan?
☺️ Jadi, ==> Anda tidak perlu khawatir.

πŸ™„ Apakah Anda ingin belajar ==> mengelola stres Anda dengan lebih baik?
πŸ‘‰ Langkah pertama ialah
==> menolak untuk mengkhawatirkan apa pun.
πŸ€” Mengapa demikian?
🫡 Sebab kekhawatiran itu
πŸ• tidak masuk akal,
πŸ•‘ tidak lazim,
πŸ•’ tidak membantu, dan
πŸ•“ tidak ada gunanya.
πŸ’‘ Alkitab berkata,
✍️ "Serahkanlah segala kekuatiranmu  ==> kepada-Nya,
πŸ‘‰ sebab Ia yang memelihara kamu"
πŸ“– (1 Petrus 5:7).

Renungkan hal ini:
- Apa yang hendak dikatakan oleh kekhawatiran Anda saat ini tentang seberapa besar keyakinan Anda pada Tuhan?

- Apa yang sedang Anda khawatirkan saat ini? Apa yang bisa Anda lakukan untuk mengubah situasi itu atau untuk melepaskan kekhawatiran Anda?

- Apa saja cara praktis yang bisa Anda lakukan untuk menyerahkan segala kekhawatiran Anda pada Tuhan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 20-21; Kisah Para Rasul 10:24-48
___________
✍️ Tuhan ==> memperhatikan Anda dan kebutuhan terdalam Anda.
πŸ”­ Lalu, apa yang harus Anda lakukan dengan ==> segala hal yang membuat Anda
πŸ”Ž stres,
πŸ”Ž cemas, dan
πŸ”Ž takut?.
🫡 Lepaskanlah.
==> Serahkan itu semua kepada Tuhan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Give Your Worry to God
By Rick Warren

"Don't worry about anything." Philippians 4:6 (NLT)
-------------------
Work doesn't keep you up at night; worry does.

In the Bible, God gives clear direction about the role worry should play in your life. Philippians 4:6 says, "Don't worry about anything" (NLT).

Why do you need to let go of your worry?

Worry is unreasonable. Here are a couple of reasons why that's true. First, worry exaggerates the problem. Have you noticed that, if somebody says something bad about you, the more you think about it, the bigger it gets? Second, worry doesn't work. To worry about something you can't change is useless. And to worry about something you can change is a waste of time; just go change it!

Worry is unnatural. No one is a born worrier. You might think you are, but you're not. Worry is something you learned. Since worry is unnatural, it's also unhealthy. Your body wasn't designed to handle worry. When people say, "I'm worried sick," they're telling the truth. Doctors say that a lot of people could leave the hospital today if they knew how to get rid of guilt, resentment, and worry. Proverbs 14:30 says, "A peaceful heart leads to a healthy body" (NLT).

Worry is unhelpful. Worry cannot change the past, and worry cannot control the future. All it does is mess up today. The only thing that worry changes is you. It makes you miserable! It's never solved a problem.

Worry is unnecessary. God made you, he created you, he saved you, and he put his Spirit in you. Don't you think he's going to take care of your needs? There's no need to worry.
Want to learn to better manage your stress? A great first step is to refuse to worry about anything. Why? Because worry is unreasonable, unnatural, unhelpful, and unnecessary.

The Bible says, "You can throw the whole weight of your anxieties upon him, for you are his personal concern" (1 Peter 5:7 PHILLIPS).

God personally cares about you and for your needs. So what should you do with all those things you're stressed, anxious, and worried about? Let them go. Give them to God.


Kamis, 30 Juni 2022

Kebahagiaan dan Kerendahan Hati Berjalan Bersama



01 Julii 2022

Bacaan Hari ini:  Filipi 3:12-13
πŸ‘‰ "Bukan seolah-olah aku
☝️ telah memperoleh hal ini atau
✌️ telah sempurna,
πŸ‘‰ melainkan aku mengejarnya,
🫡 kalau-kalau aku dapat juga
==> menangkapnya,
✍️ karena akupun telah ditangkap oleh  ==> Kristus Yesus.
πŸ”– Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku ==> telah menangkapnya,
πŸ‘‰ tetapi ini yang kulakukan:
✍️ aku melupakan apa yang telah di belakangku dan ==> mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku."
-----------------
πŸ’‘ Alkitab berkata, "Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak ==> di dalam iman.
πŸ€” Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa ==> Kristus Yesus ada di dalam diri kamu?
πŸ‘‰ Sebab jika tidak demikian, kamu ==> tidak tahan uji.
πŸ”– Tetapi aku harap, bahwa kamu tahu,
==> bahwa bukan kami yang tidak tahan uji.
✍️ Kami berdoa kepada Allah, agar kamu ==> jangan berbuat jahat
πŸ“ bukan supaya kami ternyata tahan uji,
πŸ“ melainkan supaya kamu ini boleh berbuat apa yang baik,
πŸ‘‰ sekalipun kami sendiri tampaknya ==> tidak tahan uji.
✋ Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa ==> melawan kebenaran;
🫱 yang dapat kami perbuat ialah ==> untuk kebenaran.
πŸ”– Sebab kami bersukacita, apabila
πŸ“ kami lemah dan
πŸ“ kamu kuat.
✍️ Dan inilah yang kami doakan, yaitu supaya ==> kamu menjadi sempurna"
πŸ“– (2 Korintus 13:5-9).

πŸ”­ Apakah Anda menyelidiki diri Anda secara rutin?
πŸ‘‰ Coba lakukan ini:
✍️ Setiap kali Anda bangun pagi, tanyakan  ==> pada Tuhan,
⁉️ "Apa yang harus aku perbaiki hari ini?"
πŸ‘‰ Itu memang memerlukan kerendahan hati, tetapi itu ==> satu kebiasaan
🫢 yang akan membawa Anda pada  ==> kebahagiaan.
πŸ”– Paulus tahu betul pentingnya belajar dan bertumbuh dengan ==> kerendahan hati.
πŸ’‘ Dia menulis dalam ==> Filipi 3:12-13:
πŸ‘‰ "Bukan seolah-olah aku
☝️ telah memperoleh hal ini atau
✌️ telah sempurna,
πŸ‘‰ melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga ==> menangkapnya,
✍️ karena akupun telah ditangkap oleh  ==> Kristus Yesus.
πŸ”– Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku ==> telah menangkapnya,
πŸ‘‰ tetapi ini yang kulakukan:
✍️ aku melupakan apa yang telah di belakangku dan ==> mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku."

πŸ“ Ketika Paulus ==> menulis kitab ini,
πŸ”– dia adalah seorang pria tua yang tengah  ==> dipenjarakan di Roma.
πŸ”– Dia sedang mendekati. ==> akhir hidupnya.
πŸ”– Dia adalah seseorang yang luar biasa matang secara ==> rohani.
✏️ Seandainya ada satu orang yang punya hak  untuk ==> berkata,
πŸ’¬ "Saya telah mencapai
==> kesempurnaan rohani,"
🫡 tentu itu adalah ==> Paulus,
✏️ orang yang menulis begitu banyak kitab  dalam ==> Perjanjian Baru.
πŸ”– Namun Paulus berkata, ==> "Tidak
πŸ’¬ saya tidak sempurna.
πŸ’¬ Saya masih harus
☝️ bertumbuh dan
✌️ belajar
πŸ‘‰ untuk menjadi semakin serupa dengan  ==> Kristus."

πŸ”– Kesombongan ialah jebakan yang sering membuat ==> orang Kristen
☝️ tidak mengikuti ==> teladan Paulus, dan
✌️ berhenti bertumbuh ==> di dalam Kristus.
πŸ”Ž Mengapa?
πŸ‘‰ Karena ketika Anda menganggap Anda  ==> sudah punya segalanya,
✋ Anda tidak akan lagi berusaha untuk  ==> menjadi lebih dewasa secara rohani. sebaliknya
✍️ Kerendahan hati, menuntun Anda pada  ==> kebahagiaan
🫡 sebab itu menjadikan Anda ==> mau untuk diajar.

✍️ Kebahagiaan dan kerendahan hati  ==> berjalan beriringan
πŸ‘‰ karena itu membuat Anda bertanya pada  ==> diri sendiri:
πŸ’¬ "Bagaimana agar saya bisa menjadi  ==> pasangan yang lebih baik?
πŸ’¬ Bagaimana agar saya bisa menjadi  ==> teman yang lebih baik?
πŸ’¬ Bagaimana agar saya bisa menjadi ==> bos yang lebih baik?
πŸ’¬ Bagaimana agar saya bisa menjadi  ==> murid Yesus yang lebih baik?"
πŸ”– Jika Anda tidak menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini pada ==> diri Anda sendiri,
πŸ‘‰ berarti Anda ==> telah gagal,
🫡 Anda ==> telah berhenti bertumbuh.

✍️ Hanya Tuhan yang membuat Anda ==> bertumbuh.

πŸ’‘ Hari ini ambillah langkah untuk menuju  pada kebahagiaan dengan rendah hati berdoa ==> Mazmur 139:23-24:
πŸ’ž "Selidikilah aku, ya Allah,
πŸ’“ dan kenallah hatiku,
πŸ’— ujilah aku dan
πŸ’• kenallah pikiran-pikiranku;
πŸ™ lihatlah, apakah ==> jalanku serong, dan
🫡 tuntunlah aku ==> di jalan yang kekal!"

Renungkan hal ini:
- Bagaimana Anda bertumbuh secara rohani selama setahun ini? Apa bukti pertumbuhan yang dapat dilihat oleh orang lain dari diri Anda?

- Mengapa penting untuk mendapatkan dukungan dari sebuah kelompok kecil ketika Anda berusaha untuk bertumbuh secara rohani?

- Mengapa orang-orang yang memiliki semangat untuk mau diajar itu lebih bahagia?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 17-19; Kisah Para Rasul 10:1-23
__________
✍️ Orang yang rendah hati adalah
==> orang yang bahagia.
πŸ‘‰ Mereka tidak pernah berhenti untuk
☝️ tumbuh dan
✌️ belajar.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Happiness and Humility Go Together
By Rick Warren

"I don't mean to say I am perfect. I haven't learned all I should even yet, but I keep working toward that day when I will finally be all that Christ saved me for and wants me to be. No, dear brothers, I am still not all I should be." Philippians 3:12-13 (TLB)
-------------------
Humble people are happy people. They never stop growing and learning.

The Bible says, "Test yourselves to make sure you are solid in the faith . . . Give yourselves regular checkups. You need firsthand evidence, not mere hearsay, that Jesus Christ is in you. Test it out. If you fail the test, do something about it" (2 Corinthians 13:5-9 The Message).

Do you give yourself regular checkups? Try this: Wake up every day and ask God, "What do I need to work on today?" This takes humility, but it's a habit that will lead to happiness.

Paul knew the importance of humbly growing and learning. He wrote in Philippians 3:12-13: "I don't mean to say I am perfect. I haven't learned all I should even yet, but I keep working toward that day when I will finally be all that Christ saved me for and wants me to be. No, dear brothers, I am still not all I should be" (TLB).

When Paul wrote this Scripture, he was an older man in prison in Rome. He was at the end of his life. He was an incredibly mature person. Yet he said he hadn't arrived. If anybody had the right to say, "I've arrived spiritually," it would be the guy who wrote so much of the New Testament. But Paul said, "No, I haven't arrived. I'm still growing, learning, and becoming more like Christ."
Pride is the trap that so often keeps Christians from following Paul's example and continuing to grow in Christ. Why? Because when you think you've got it all together, you won't make an effort to become more spiritually mature. Humility, on the other hand, leads to happiness because it makes you teachable.

Happiness and humility go together because they cause you to ask, "How can I be a better spouse? How can I be a better friend? How can I be a better boss? How can I be a better follower of Jesus?" When you aren't asking these questions, you're missing out because you've stopped growing—and God made you to grow.

Take a step toward happiness today by humbly praying Psalm 139:23-24: "Search me, O God, and know my heart! Try me and know my thoughts! And see if there be any grievous way in me, and lead me in the way everlasting!" (ESV).



Kebahagiaan dan Kerendahan Hati Berjalan Bersama


01 Julii 2022

Bacaan Hari ini:  Filipi 3:12-13
πŸ‘‰ "Bukan seolah-olah aku
☝️ telah memperoleh hal ini atau
✌️ telah sempurna,
πŸ‘‰ melainkan aku mengejarnya,
🫡 kalau-kalau aku dapat juga
==> menangkapnya,
✍️ karena akupun telah ditangkap oleh  ==> Kristus Yesus.
πŸ”– Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku ==> telah menangkapnya,
πŸ‘‰ tetapi ini yang kulakukan:
✍️ aku melupakan apa yang telah di belakangku dan ==> mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku."
-----------------
πŸ’‘ Alkitab berkata, "Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak ==> di dalam iman.
πŸ€” Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa ==> Kristus Yesus ada di dalam diri kamu?
πŸ‘‰ Sebab jika tidak demikian, kamu ==> tidak tahan uji.
πŸ”– Tetapi aku harap, bahwa kamu tahu,
==> bahwa bukan kami yang tidak tahan uji.
✍️ Kami berdoa kepada Allah, agar kamu ==> jangan berbuat jahat
πŸ“ bukan supaya kami ternyata tahan uji,
πŸ“ melainkan supaya kamu ini boleh berbuat apa yang baik,
πŸ‘‰ sekalipun kami sendiri tampaknya ==> tidak tahan uji.
✋ Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa ==> melawan kebenaran;
🫱 yang dapat kami perbuat ialah ==> untuk kebenaran.
πŸ”– Sebab kami bersukacita, apabila
πŸ“ kami lemah dan
πŸ“ kamu kuat.
✍️ Dan inilah yang kami doakan, yaitu supaya ==> kamu menjadi sempurna"
πŸ“– (2 Korintus 13:5-9).

πŸ”­ Apakah Anda menyelidiki diri Anda secara rutin?
πŸ‘‰ Coba lakukan ini:
✍️ Setiap kali Anda bangun pagi, tanyakan  ==> pada Tuhan,
⁉️ "Apa yang harus aku perbaiki hari ini?"
πŸ‘‰ Itu memang memerlukan kerendahan hati, tetapi itu ==> satu kebiasaan
🫢 yang akan membawa Anda pada  ==> kebahagiaan.
πŸ”– Paulus tahu betul pentingnya belajar dan bertumbuh dengan ==> kerendahan hati.
πŸ’‘ Dia menulis dalam ==> Filipi 3:12-13:
πŸ‘‰ "Bukan seolah-olah aku
☝️ telah memperoleh hal ini atau
✌️ telah sempurna,
πŸ‘‰ melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga ==> menangkapnya,
✍️ karena akupun telah ditangkap oleh  ==> Kristus Yesus.
πŸ”– Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku ==> telah menangkapnya,
πŸ‘‰ tetapi ini yang kulakukan:
✍️ aku melupakan apa yang telah di belakangku dan ==> mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku."

πŸ“ Ketika Paulus ==> menulis kitab ini,
πŸ”– dia adalah seorang pria tua yang tengah  ==> dipenjarakan di Roma.
πŸ”– Dia sedang mendekati. ==> akhir hidupnya.
πŸ”– Dia adalah seseorang yang luar biasa matang secara ==> rohani.
✏️ Seandainya ada satu orang yang punya hak  untuk ==> berkata,
πŸ’¬ "Saya telah mencapai
==> kesempurnaan rohani,"
🫡 tentu itu adalah ==> Paulus,
✏️ orang yang menulis begitu banyak kitab  dalam ==> Perjanjian Baru.
πŸ”– Namun Paulus berkata, ==> "Tidak
πŸ’¬ saya tidak sempurna.
πŸ’¬ Saya masih harus
☝️ bertumbuh dan
✌️ belajar
πŸ‘‰ untuk menjadi semakin serupa dengan  ==> Kristus."

πŸ”– Kesombongan ialah jebakan yang sering membuat ==> orang Kristen
☝️ tidak mengikuti ==> teladan Paulus, dan
✌️ berhenti bertumbuh ==> di dalam Kristus.
πŸ”Ž Mengapa?
πŸ‘‰ Karena ketika Anda menganggap Anda  ==> sudah punya segalanya,
✋ Anda tidak akan lagi berusaha untuk  ==> menjadi lebih dewasa secara rohani. sebaliknya
✍️ Kerendahan hati, menuntun Anda pada  ==> kebahagiaan
🫡 sebab itu menjadikan Anda ==> mau untuk diajar.

✍️ Kebahagiaan dan kerendahan hati  ==> berjalan beriringan
πŸ‘‰ karena itu membuat Anda bertanya pada  ==> diri sendiri:
πŸ’¬ "Bagaimana agar saya bisa menjadi  ==> pasangan yang lebih baik?
πŸ’¬ Bagaimana agar saya bisa menjadi  ==> teman yang lebih baik?
πŸ’¬ Bagaimana agar saya bisa menjadi ==> bos yang lebih baik?
πŸ’¬ Bagaimana agar saya bisa menjadi  ==> murid Yesus yang lebih baik?"
πŸ”– Jika Anda tidak menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini pada ==> diri Anda sendiri,
πŸ‘‰ berarti Anda ==> telah gagal,
🫡 Anda ==> telah berhenti bertumbuh.

✍️ Hanya Tuhan yang membuat Anda ==> bertumbuh.

πŸ’‘ Hari ini ambillah langkah untuk menuju  pada kebahagiaan dengan rendah hati berdoa ==> Mazmur 139:23-24:
πŸ’ž "Selidikilah aku, ya Allah,
πŸ’“ dan kenallah hatiku,
πŸ’— ujilah aku dan
πŸ’• kenallah pikiran-pikiranku;
πŸ™ lihatlah, apakah ==> jalanku serong, dan
🫡 tuntunlah aku ==> di jalan yang kekal!"

Renungkan hal ini:
- Bagaimana Anda bertumbuh secara rohani selama setahun ini? Apa bukti pertumbuhan yang dapat dilihat oleh orang lain dari diri Anda?

- Mengapa penting untuk mendapatkan dukungan dari sebuah kelompok kecil ketika Anda berusaha untuk bertumbuh secara rohani?

- Mengapa orang-orang yang memiliki semangat untuk mau diajar itu lebih bahagia?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 17-19; Kisah Para Rasul 10:1-23
__________
✍️ Orang yang rendah hati adalah
==> orang yang bahagia.
πŸ‘‰ Mereka tidak pernah berhenti untuk
☝️ tumbuh dan
✌️ belajar.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Happiness and Humility Go Together
By Rick Warren

"I don't mean to say I am perfect. I haven't learned all I should even yet, but I keep working toward that day when I will finally be all that Christ saved me for and wants me to be. No, dear brothers, I am still not all I should be." Philippians 3:12-13 (TLB)
-------------------
Humble people are happy people. They never stop growing and learning.

The Bible says, "Test yourselves to make sure you are solid in the faith . . . Give yourselves regular checkups. You need firsthand evidence, not mere hearsay, that Jesus Christ is in you. Test it out. If you fail the test, do something about it" (2 Corinthians 13:5-9 The Message).

Do you give yourself regular checkups? Try this: Wake up every day and ask God, "What do I need to work on today?" This takes humility, but it's a habit that will lead to happiness.

Paul knew the importance of humbly growing and learning. He wrote in Philippians 3:12-13: "I don't mean to say I am perfect. I haven't learned all I should even yet, but I keep working toward that day when I will finally be all that Christ saved me for and wants me to be. No, dear brothers, I am still not all I should be" (TLB).

When Paul wrote this Scripture, he was an older man in prison in Rome. He was at the end of his life. He was an incredibly mature person. Yet he said he hadn't arrived. If anybody had the right to say, "I've arrived spiritually," it would be the guy who wrote so much of the New Testament. But Paul said, "No, I haven't arrived. I'm still growing, learning, and becoming more like Christ."
Pride is the trap that so often keeps Christians from following Paul's example and continuing to grow in Christ. Why? Because when you think you've got it all together, you won't make an effort to become more spiritually mature. Humility, on the other hand, leads to happiness because it makes you teachable.

Happiness and humility go together because they cause you to ask, "How can I be a better spouse? How can I be a better friend? How can I be a better boss? How can I be a better follower of Jesus?" When you aren't asking these questions, you're missing out because you've stopped growing—and God made you to grow.

Take a step toward happiness today by humbly praying Psalm 139:23-24: "Search me, O God, and know my heart! Try me and know my thoughts! And see if there be any grievous way in me, and lead me in the way everlasting!" (ESV).


Watch "AWAS!! Menambah Harta Di SPT Terkena Pajak BESAR!!" on YouTube

https://youtu.be/6sMckWqb6fc

Rabu, 29 Juni 2022

Anda akan Menemukan Kebahagiaan Saat Mengenal Allah


30 Juni 2022

Bacaan Hari ini:  Filipi 3:10
πŸ’‘ "Yang kukehendaki ialah
☝️ mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan
✌️ persekutuan dalam penderitaan-Nya,
πŸ‘‰ di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam ==> kematian-Nya."
---------------
Dalam Filipi 3:10, Paulus berkata,
πŸ’‘ "Yang kukehendaki ialah
☝️ mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan
✌️ persekutuan dalam penderitaan-Nya,
πŸ‘‰ di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam ==> kematian-Nya."

πŸ‘‰ Paulus semakin menjadi "serupa" dengan Kristus sebab
✍️ dia memiliki hubungan yang erat dengan  ==> Allah dan
✍️ sungguh-sungguh berusaha untuk  ==> mengenal Dia.
πŸ‘‰ Paulus mengerti bedanya
☝️ tahu tentang seseorang dengan
✌️ benar-benar mengenal seseorang—
✍️ dan ia ingin sungguh-sungguh mengenal ==> Kristus.

πŸ”– Anda tidak bisa menjadi "serupa"  ==> secara kebetulan.
πŸ”– Anda tidak bisa tiba-tiba bangun pagi, lalu tak sengaja menjalin hubungan dengan  ==> Yesus.
πŸ‘‰ Seperti yang dikatakan Paulus,
==> itu merupakan tujuan yang telah ditetapkan oleh Allah,
πŸ‘‰ jadi,  itu adalah sesuatu ==> harus Anda usahakan.
✍️ Anda harus menginvestasikan waktu Anda untuk ==> mengenal-Nya.

πŸ”– Salah satu jebakan yang biasanya menghambat Anda dalam mengenal Allah dengan lebih baik ialah ==> kesibukan.
πŸ”– Sama seperti kesibukan yang dapat menghancurkan hubungan Anda ==> dengan orang lain,
🫡 itu juga dapat menghancurkan hubungan Anda ==> dengan Allah.

πŸ“– Mazmur 46:10 mengatakan,
πŸ’‘ "Dialah dan ketahuilah, bahwa ==> Akulah Allah!
✍️ Aku
πŸ“ditinggikan di antara bangsa-bangsa,
πŸ“ditinggikan di bumi!"

πŸ‘‰ Untuk dapat bertumbuh di dalam  ==> hubungan dengan Allah,
✍️ Anda harus menyediakan waktu buat  ==> Dia dan "diam."
πŸ”– Hanya beberapa menit waktu teduh setiap hari akan menciptakan satu perbedaan bagi  ==> dunia ini.
πŸ”– Saya tidak berbicara tentang berjam-jam, tetapi ==> 10 atau 15 menit setiap pagi.
πŸ“ Hanya dengan begitu Anda, ==> sama seperti Paulus,
✏️ akan mulai memahami kuasa Allah dengan  ==> lebih jelas.

🫡 Jadikan ini sebagai ==> doa harian Anda:
πŸ’¬ "Tuhan, hari ini aku ingin mengenal dan mencintai Engkau dengan ==> lebih baik lagi."
πŸ‘‰ Dan jika Anda melaksanakan apa yang  ==> Anda doakan,
✍️ Anda akan mengalami kebahagiaan yang  ==> lebih besar dalam hidup Anda.

Renungkan hal ini:
- Apa saja yang Anda lakukan setiap hari selama minimal 15 menit? Apakah Anda melakukannya karena itu penting, atau hanya karena sudah jadi suatu kebiasaan?

- Bagaimana Anda menyesuaikan jadwal Anda agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama Tuhan?

- Gangguan apa saja yang bisa membuat Anda terlalu sibuk untuk menghabiskan waktu bersama Tuhan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 14-16; Kisah Para Rasul 9:22-43
___________
✍️ Kebahagiaan dapat ditemukan dari ==> mengenal Allah dengan lebih baik setiap harinya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
You'll Find Happiness as You Get to Know God
By Rick Warren

"For my determined purpose is that I may . . . progressively become more deeply and intimately acquainted with Him, perceiving and recognizing and understanding the wonders of His Person more strongly and more clearly." Philippians 3:10 (AMPC)
------------------
Happiness is found in getting to know God a little bit better every day.

In Philippians 3:10, Paul said, "For my determined purpose is that I may . . . progressively become more deeply and intimately acquainted with Him, perceiving and recognizing and understanding the wonders of His Person more strongly and more clearly" (AMPC).

Paul became "deeply and intimately acquainted" with God because he had a relationship with him and took the time to get to know him. He understood the difference between knowing about someone and actually knowing someone—and Paul wanted to really know Christ. 

You don't become "deeply and intimately acquainted" with God by accident. You don't just wake up and accidentally fall into a relationship with Jesus. As Paul says, it's a "determined purpose." It's something you have to do something about. You have to invest your time in it.

One trap that can keep you from getting to know God better is busyness. Just like busyness can destroy your relationships, it can destroy your relationship with God.

Psalm 46:10 says, "Be still, and know that I am God" (NIV).

To grow in your relationship with God, you need to make time for him and "be still." Just a few minutes of focused time every day can make all the difference in the world. I'm not talking hours and hours but 10 or 15 minutes each morning. Only then will you, like Paul, begin "understanding the wonders" of God with greater clarity.
Make this your daily prayer: "Lord, if I don't do anything else today, I want to get to know you a little bit better and I want to love you a little bit more." As you pray and live this out, you'll begin to experience greater happiness in your life.


Watch "Keterangan Pers Menteri Luar Negeri, Munich, 27 Juni 2022" on YouTube

https://youtu.be/laCxFP9YHp8