16 November 2017 Bacaan Hari ini: Markus 12: 30-31 "Kasihilah Tuhan, Allahmu, ~ dengan segenap hatimu dan ~ dengan segenap jiwamu dan ~ dengan segenap akal budimu dan ~ dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: ~ Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." ------------------ Kita semua diciptakan secara dahsyat dan ajaib, tapi ~ juga penuh dengan kekurangan. Dan sampai kita menerima siapa diri kita- termasuk kelemahan-kelemahan kita ~ kita tak dapat membuat perubahan yang sejati. Hubungan Anda dengan Tuhan dan orang lain adalah salah satu faktor yang memengaruhi identitas Anda. Hubungan Anda memberi hidup Anda sebuah ~ tujuan, ~ makna, dan ~ identitas. Bila Anda tumbuh dewasa dengan berbagai hubungan yang disfungsional, maka ~ Anda akan mempertanyakan tujuan Anda diciptakan, dan ~ Anda akan bergumul dengan jati diri Anda. Dalam Markus 12: 30-31, Yesus mengatakan bahwa hal terpenting yang harus kita lakukan adalah ~ mengasihi Tuhan dan ~ mengasihi orang lain. Hidup bukan tentang ~ pencapaian atau penghasilan Anda, ~ popularitas atau prestise Anda. Hidup adalah tentang seberapa cakap Anda mengasihi. Ada tiga hal yang menghalangi kita untuk mengasihi sepenuhnya seperti apa yang Tuhan mau: 1. *Kita semua tidak sempurna*. _Tidak ada satu pun hubungan yang sempurna_, sebab _tidak ada orang yang sempurna._ 2. *Dosa itu memutuskan hubungan kita*. ~ Adam dan Hawa adalah orang pertama yang mengalami hubungan yang rusak dan yang memisahkan diri dari Tuhan serta satu sama lain. Sejak saat itu, kita terus ~ membela diri kita sendiri dan ~ menyalahkan orang-orang yang kita cintai. 3. *Semakin rusak hubungan kita, semakin takut kita.* ~ Kita haus akan kedekatan, tapi ~ kita takut akan kerentanan dalam sebuah hubungan. Kita ingin diterima, tapi kita takut ditolak. Diri Anda adalah hasil dari relasi Anda dengan Tuhan dan orang lain. Studi demi studi menunjukkan bahwa ~ identitas kita sangat ditentukan oleh apa yang dipikirkan oleh orang yang paling penting dalam hidup kita. Itulah mengapa Anda harus memastikan bahwa Yesus adalah orang yang paling penting dalam hidup Anda, karena ~ Dia mengasihi Anda tanpa syarat. Kita semua memiliki hubungan yang berbeda-beda: ~ ada yang sehat, ~ ada yang rusak. Maka penting untuk memiliki relasi yang sehat karena itu memainkan peranan besar dalam menentukan identitas Anda. Orang dengan hubungan yang sehat tak perlu bertanya, ~ "Apakah hidup saya penting?" Anda mungkin hanya bisa pasrah dengan hidup Anda. Namun Tuhan mengutus Anak-Nya sebagai Juruselamat Anda untuk mengubah "kartu" Anda menjadi kartu yang membawa kemenangan. Bagaimana pun hubungan-hubungan Anda saat ini, apakah itu baik atau buruk, pada akhirnya Anda akan mempertanggungjawabkannya di hadapan Tuhan. Maukah Anda ~ membiarkan Tuhan memengaruhi hubungan Anda, baik dengan orang lain dan dengan diri-Nya? Maukah Anda ~ memercayakan masa depan Anda kepada-Nya meskipun masa lalu Anda kelam? Maukah Anda ~ memelihara, melindungi, dan membangun hubungan-hubungan tersebut agar Tuhan lebih dipermuliakan dalam hidup Anda? Hari ini, ~ ambil keputusan untuk membangun relasi yang sehat dengan bantuan Tuhan. Renungkan hal ini: - Bagaimana Anda akan membiarkan Tuhan memengaruhi hubungan dan koneksi Anda? - Jika Anda menaruh masa depan Anda di dalam tangan Tuhan, terlepas dari masa lalu Anda yang sulit, seperti apakah hubungan yang akan terbangun? - Bagaimana Anda bisa memelihara, melindungi, dan membangun hubungan Anda sehingga Tuhan lebih dipermuliakan dalam hidup Anda? Bacaan Alkitab Setahun : Hosea 11-14; Ibrani 3:7-19 _____________ *Utamakan hubungan dengan Tuhan, lebih dari yang lain.* (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Rabu, 15 November 2017
Bangun Hubungan yang Sehat dengan Bantuan Tuhan
Selasa, 14 November 2017
Tuhan itu Nyata, Bagaimanapun Perasaan Anda Saat Ini
Senin, 13 November 2017
Berserah dan Percaya pada Waktu Tuhan
Berserah dan Percaya pada Waktu Tuhan 14 November 2017 Bacaan Hari ini: Mazmur 37: 7-8 "Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia jangan marah ~ karena orang yang berhasil dalam hidupnya, ~ karena orang yang melakukan tipu daya. Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan." ---------------------- Amsal 19: 2b mengatakan, *"Orang yang tergesa-gesa akan salah langkah."* Memang membuat frustasi ketika kita buru-buru, tapi Tuhan tidak. ~ Tuhan tidak pernah terburu-buru! Alkitab mengatakan ~ satu hari itu bagaikan seribu tahun dan ~ seribu tahun bagaikan satu hari buat Tuhan. Salah satu hal paling bodoh adalah ~ menyuruh Tuhan mempercepat pekerjaan-Nya. ~ Ketika kita mencoba untuk mengatasi masalah dengan kekuatan sendiri dan berusaha membantu Tuhan, kita akan mendapat masalah. ~ Ketika kita mendapat sebuah mimpi dari Tuhan dan memutuskan untuk mengejarnya tapi kemudian Tuhan meminta kita menunggu, kita cenderung mencoba mewujudkan mimpi Tuhan dengan memakai cara kita sendiri. Akan tetapi, Alkitab mengatakan untuk percaya pada waktu Tuhan: "Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya. Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan" (Mazmur 37: 7-8). Saat Yesus dan murid-murid berada di dalam sebuah perahu dan terjebak di tengah-tengah badai, Yesus tidur beristirahat meski para murid membuat keributan karena mereka begitu takut. Saat mereka membangunkan Dia untuk bertanya, ~ "Mengapa Engkau tidur ?!" Dia menjawab, ~ "Menurutmu, apakah Allah akan membiarkan kapal ini tenggelam beserta-Ku di dalamnya?" Yesus tidur di tengah-tengah badai sebab ~ Dia ingin mengatakan pada kita agar dapat memercayai Tuhan bahkan di tengah badai pergumulan. Ketika kita dihantam badai, ~ kita biasanya terbangun sepanjang malam dan resah dibuatnya. Tapi itu artinya ~ kita tidak hidup dengan iman. ~ Kita tidak bisa tidur karena kita tidak benar-benar percaya pada Tuhan untuk mengatasinya. Tuhan berkata, ~ "Jangan resah. ~ Ingatlah bahwa Aku selalu bersamamu, dan kau bisa percaya pada-Ku."* Kekhawatiran hanya membuat Anda sengsara. Jadi ~ berhentilah khawatir, dan ~ mulailah percaya pada Tuhan untuk bekerja di dalam Anda dan melalui Anda selama masa penundaan dalam perjalanan menuju impian Anda. Renungkan hal ini: ~ Mengapa beristirahat atau menunggu seringkali membuat kita merasa bersalah? ~ Menurut Anda apa yang Tuhan coba ajarkan kepada Anda saat Anda mengalami masa penundaan? ~ Apa yang telah Anda pelajari tentang diri Anda dan tentang Tuhan di masa penundaan tersebut? Apa satu hal yang bisa Anda ubah tentang jadwal atau harapan Anda agar Anda tidak tergoda untuk mendesak Tuhan untuk bekerja lebih cepat di dalam fase iman Anda saat ini? Bacaan Alkitab Setahun : Hosea 1-5; Ibrani 2:5-18 __________________ *Berserah dan diam menunggu merupakan tindakan iman*. Itu bukti bahwa Anda percaya dan sedang menunggu waktu Tuhan. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Minggu, 12 November 2017
PIKIRAN
Rabu, 18 Oktober 2017
Fw: RENUNGAN HARIAN GKI ANUGERAH. KAMIS 19 OKTOBER 2017, KETIKA HATIMU MENGGELEMBUNG
----- Forwarded Message -----From: "GKI ANUGERAH BANDUNG" <no-reply@talkfusion.com>To: "tan_petrus@yahoo.com" <tan_petrus@yahoo.com>Cc:Sent: Wed, Oct 18, 2017 at 16:57Subject: RENUNGAN HARIAN GKI ANUGERAH. KAMIS 19 OKTOBER 2017, KETIKA HATIMU MENGGELEMBUNGTalk Fusion Video Newsletter
Click here if you are unable to view this image.
KETIKA HATIMU MENGGELEMBUNG
TRIWULAN III : OKTOBER - BERTUMBUH DI DALAM KELUARGA
KAMIS, 19 OKTOBER 2017
M1 - DOA
Maafkan aku Tuhan atas kesombonganku selama ini, ajarlah aku untuk selalu meninggikan diri-Mu bukan diriku.
M2 - BACAAN ALKITAB
AYAT MAS HARI INI
Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku." Lukas 22:61
M3 - PERTANYAAN REFLEKSI
Mengapa Petrus menangis dengan sedihnya? Mengapa Petrus masih menyangkal Yesus padahal sebelumnya Yesus sudah memperingatkan Petrus?
PENDALAMAN
Tuhan Yesus tidak pernah mengangkat Petrus menjadi pemimpin dari 12 orang murid-Nya, tetapi Petrus mengambil peran itu karena memiliki naluri kepemimpinan yang tinggi dalam dirinya. Dalam berbagai kejadian yang dialami oleh kelompok ini, Petrus selalu yang 'tampil' pertama untuk meresponinya. Talenta yang Tuhan berikan dalam hidupnya telah membangun rasa percaya diri yang tinggi dalam hatinya. Namun di situlah awal dari kejatuhan yang akan dialaminya di saat paling krusial dalam pelayanan Tuhan Yesus di muka bumi. Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! (1 Kor. 10:12)
Ketika Yesus ditangkap, semua murid-murid meninggalkan-Nya. Tetapi rupanya Petrus tetap mengikuti walau dari jauh, karena ia ingin mengetahui bagaimana nasib Sang Guru. Di sinilah dimulainya drama 'kejatuhan' Petrus si batu karang. Sebelumnya Yesus sudah memperingatkan hal ini kepadanya, namun dengan hati yang 'menggelembung', ia menyatakan siap mati buat Dia. Seorang budak perempuan mengenalinya sebagai salah seorang murid Yesus, yang diikuti juga oleh dua orang lain. Ketiga-tiganya disangkal oleh Petrus dengan lantangnya. Ketika itulah ayam berkokok, dan mata Petrus bertatapan dengan Gurunya. Saat itulah disadarinya siapakah dirinya yang sebenarnya dan hancurlah hatinya.
Keangkuhan hidup merupakan godaan yang paling 'licin' dibandingkan keinginan daging dan keinginan mata. Hal yang satu ini bisa mengelabui bahkan seorang yang sangat rohani sekalipun, yang sudah bisa mengatasi dua hal sebelumnya. Kalau seorang Petrus saja, yang sudah hidup bersama dengan Yesus selama 3 tahun lebih, masih bisa mengalaminya, sangatlah mungkin kita bisa tertipu juga. Diperlukan suatu kepekaaan hati yang begitu tinggi untuk medeteksi 'benih-benih' ketinggian hati yang hadir dalam hati kita. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. (Am.4:23) Masukan dari sahabat-sahabat terdekat, termasuk pasangan kita, bisa menolong kita, namun yang terutama adalah keintiman relasi kita dengan satu-satunya Sahabat Sejati kita. (KH)
M4 - PERTANYAAN APLIKASI PRIBADI
Apakah saudara terbuka untuk menerima masukan dari orang terdekat saudara, istri atau suami saudara? Berhati-hatilah, relasi yang kurang harmonis dengan pasangan saudara adalah ekspresi dari kurang harmonisnya hubungan saudara dengan Allah sendiri.
M5 - PERTANYAAN IMPLEMENTASI
Masukan yang saudara terima tentang diri saudara dari rekan-rekan komit, bagaimana saudara meresponinya? Langkah-langkah untuk memperbaikinya?
POWER STATEMENT
JAGALAH HATIMU DENGAN SEGALA KEWASPADAAN
BACAAN ALKITAB 1 TAHUN
LAGU TINGGIKAN DIRIMU
Biar Tuhan sajalah yang ditinggikan, karena hanya Dia sajalah yang layak bukan kita.
GKI ANUGERAH BANDUNG
JL. JEND. SUDIRMAN 193-197 • +6282119988882 • gki.anugerah.TF@gmail.com • www.klikvisi.com/gki-anugerah
To Unsubscribe, please Click here
![]()
Selasa, 17 Oktober 2017
Fw: RENUNGAN HARIAN GKI ANUGERAH, RABU 18 OKTOBER 2017. KETIKA MATAMU JELALATAN
|
|
To Unsubscribe, please Click here |


