15 Januari 2026
Bacaan Hari ini:
Yohanes 8:36 "Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka"
----------------------
Dunia mendefinisikan kebebasan sebagai hidup tanpa batasan apa pun. Ini adalah sikap yang berkata, "Saya bisa melakukan apa saja yang saya mau dan mengatakan apa saja yang saya mau, tanpa ada siapa pun yang berhak mengatur saya."
Dengan pola pikir seperti itu, orang lain sering terluka, sementara Anda bersikeras melakukan segala sesuatu dengan cara Anda sendiri. Itulah versi kebebasan menurut dunia—kebebasan yang sebenarnya tidak lebih dari keegoisan.
Namun Alkitab mengatakan bahwa satu-satunya jalan menuju kebebasan sejati adalah melalui Yesus: "Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka" (Yohanes 8:36)
Allah mengutus Yesus untuk memberitakan dan menghadirkan kebebasan dari dosa yang membuat Anda terjebak dalam lingkaran kemarahan, iri hati, keserakahan, percabulan, hubungan yang rusak, ketidakmauan mengampuni dan keegoisan.
Dengan kebebasan sejati, Anda dibebaskan dari ketakutan, rasa bersalah, kekhawatiran, kepahitan dan kematian. Anda bebas untuk berhenti berpura-pura, karena Anda bebas menjadi diri Anda sendiri.
Bagaimana Anda dapat menyingkirkan ketakutan dan menemukan kebebasan sejati di dalam Yesus? Dengan membiarkan Allah mengasihi Anda! Rasul Yohanes mengajarkan hal ini:
"Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih." (1 Yohanes 4:18)
Ketika Anda menyadari betapa besar kasih Allah kepada Anda, Anda akan mulai hidup dan beristirahat di dalam kasih itu. Dan ketika Anda hidup di dalam kasih Allah, Anda menjadi bebas—bebas untuk melihat hidup dari sudut pandang-Nya dan hidup sesuai dengan tujuan-Nya bagi Anda. Anda belajar bahwa kebebasan bukanlah sesuatu yang dituntut atau diperjuangkan, melainkan sebuah pemberian dari Allah.
Sesungguhnya, hidup di dalam kasih Allah adalah suatu tindakan penyembahan. Ketika Anda mengakui bahwa Allah penuh kasih, peduli dan murah hati, lalu mulai mempercayai kasih-Nya, Anda sedang menyembah Dia. Seperti yang dikatakan dalam 1 Yohanes 4:16: "Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita."
Renungkan :
- Di mana Anda pernah mencari kebebasan di luar kasih Allah? Apa hasilnya?
- Kapan Anda pernah hidup dalam kebebasan kasih Allah? Perbedaan apa yang Anda rasakan dalam hidup Anda?
- Bagaimana Anda dapat secara sengaja membiarkan Allah mengasihi Anda hari ini?
Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 33-35; Matius 10:1-20
_____________
Kebebasan dimulai dari sini—ketika Anda memilih untuk percaya bahwa Allah mengasihi Anda dan membiarkan kasih itu memenuhi setiap bagian hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Finding Freedom through Jesus - Daily Hope with Rick Warren - January 15, 2026
"So if the Son sets you free, you will be free indeed." John 8:36 (NIV)
-------------------
The world defines freedom as a life without any restraint. It's an attitude that says, "I can do anything I want to do and say anything I want to say, without anybody telling me what to do."
With that kind of mindset, others get burned while you insist on doing things your way. That's the world's version of freedom—freedom that's really just selfishness.
But the Bible says the only way to true freedom is through Jesus: "So if the Son sets you free, you will be free indeed" (John 8:36 NIV).
God sent Jesus to proclaim and deliver freedom from the sin that keeps you trapped in a cycle of anger, envy, greed, sexual immorality, broken relationships, unforgiveness, and selfishness.
With true freedom, you're set free from fear, guilt, worry, bitterness, and death. You're free to quit pretending, because you're free to be yourself.
How do you get rid of fear and find real freedom in Jesus? By letting God love you! The apostle John taught this: "There is no fear in love. But perfect love drives out fear" (1 John 4:18 NIV).
When you realize how much God loves you, you'll begin to live and rest in that love. And when you live in God's love, you're free—free to see life from his point of view and live the way he meant you to live. You learn that freedom isn't something you demand or earn; it's a gift from God.
In fact, living in God's love is an act of worship. When you agree that God is loving, caring, and generous, and begin to trust in that love, you worship him. As 1 John 4:16 says, "We know how much God loves us, and we have put our trust in his love" (NLT).
Freedom starts here—when you choose to trust that God loves you and let it fill every part of your life.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar