21 Januari 2026
Bacaan Hari ini:
Efesus 4:22–24 "yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. "
---------------
Banyak agama dan filsafat mengajarkan kebohongan lama bahwa manusia adalah ilahi atau dapat menjadi seperti Allah. Izinkan saya menyatakannya dengan sangat jelas: Anda tidak akan pernah menjadi Allah, bahkan tidak akan pernah menjadi "allah"
Kebohongan penuh kesombongan itu adalah godaan tertua dari Iblis. Iblis ingin Adam dan Hawa mengikuti nasihatnya dan berjanji kepada mereka: "Kamu akan menjadi seperti Allah…" (Kejadian 3:5).
Keinginan untuk menjadi seperti Allah muncul setiap kali Anda berusaha mengendalikan keadaan, masa depan, atau orang-orang di sekitar Anda. Namun Anda adalah ciptaan; Anda tidak akan pernah menjadi Sang Pencipta. Allah tidak ingin Anda menjadi "allah" tetapi Ia ingin Anda menjadi saleh, yaitu memiliki nilai-nilai, sikap, dan karakter-Nya.
Alkitab menyatakan bahwa Anda dipanggil untuk "dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya." (Efesus 4:22–24).
Tujuan Allah bagi hidup Anda bukanlah membuat Anda merasa nyaman. Ia ingin Anda bertumbuh secara rohani dan menjadi semakin serupa dengan Kristus.
Menjadi serupa dengan Kristus tidak berarti kehilangan kepribadian Anda atau menjadi tiruan tanpa pikiran. Allah menciptakan keunikan Anda, sehingga Ia tidak ingin memusnahkannya. Keserupaan dengan Kristus berbicara tentang perubahan karakter, bukan kepribadian.
Ketika Anda lupa bahwa pembentukan karakter adalah salah satu tujuan Allah dalam hidup Anda, Anda mudah menjadi frustrasi dengan keadaan hidup. Anda mungkin bertanya, "Mengapa ini terjadi pada saya? Mengapa hidup terasa begitu sulit?" Salah satu alasannya adalah karena dunia ini telah rusak. Allah tidak pernah menjanjikan bahwa hidup akan mudah—tetapi kesulitanlah yang memungkinkan Anda bertumbuh. Ingatlah, bumi ini bukanlah surga.
Dalam Yohanes 10:10, Yesus berjanji: "Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan" Banyak orang Kristen salah menafsirkan janji hidup yang berlimpah ini sebagai hidup yang selalu sehat, nyaman, bahagia, semua impian terpenuhi dan semua masalah langsung hilang melalui iman dan doa.
Singkatnya, mereka mengharapkan hidup Kristen yang mudah. Mereka mengharapkan surga di bumi.
Namun Allah bukanlah jin atau pelayan Anda. Jika Anda percaya bahwa hidup seharusnya selalu mudah, Anda akan sangat kecewa dan hidup menyangkal kenyataan.
Kebenarannya adalah: hidup bukanlah tentang Anda. Anda ada untuk tujuan Allah, bukan sebaliknya. Mengapa Allah harus memberikan surga di bumi, jika Ia telah menyiapkan surga yang sejati bagi Anda dalam kekekalan?
Renungkan :
- Kapan Anda menyadari diri Anda sedang berusaha mengendalikan keadaan, masa depan, atau orang-orang di sekitar Anda?
- Allah lebih tertarik pada perkembangan karakter Anda daripada kenyamanan Anda. Bagaimana hal ini memberi sudut pandang baru terhadap kesulitan yang pernah Anda alami?
- Dalam hal apa saja Anda telah melihat Allah memberi Anda hidup yang benar-benar berkelimpahan, meskipun hidup itu tidak selalu mudah?
Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 49-50; Matius 13:31-58
---------------
Allah memberi Anda waktu di bumi untuk membangun dan menguatkan karakter Anda—agar Anda siap untuk hidup kekal bersama-Nya di surga.
(Diterjemahkan dari
Daily Devotional by Rick Warren)
=========
What It Means to Be Christlike - Daily Hope with Rick Warren - January 21, 2026
"Take on an entirely new way of life—a God-fashioned life, a life renewed from the inside and working itself into your conduct as God accurately reproduces his character in you." Ephesians 4:22-24 (MSG)
---------------------
Many religions and philosophies promote the old lie that people are divine or can become gods. Let me be absolutely clear: You will never become God or even a god.
That prideful lie is Satan's oldest temptation. Satan wanted Adam and Eve to follow his advice and promised them: "You will be like God . . ." (Genesis 3:5 NIV).
This desire to be a god shows up every time you try to control your circumstances, your future, or people around you. But you're a creature; you will never be the Creator. God doesn't want you to become a god; he wants you to become godly, taking on his values, attitudes, and character.
The Message paraphrase says you are meant to "take on an entirely new way of life—a God-fashioned life, a life renewed from the inside and working itself into your conduct as God accurately reproduces his character in you" (Ephesians 4:22-24)
God's purpose for your life isn't to make you comfortable. He wants you to grow up spiritually and become like Christ.
Becoming like Christ does not mean losing your personality or becoming a mindless clone. God created your uniqueness, so he doesn't want to destroy it. Christlikeness is all about transforming your character, not your personality.
When you forget that transforming your character is one of God's purposes for your life, it's easy to become frustrated by your circumstances. You wonder, "Why is this happening to me? Why am I having such a difficult time?" One reason is that this world is broken. God never promised that life would be easy—but difficulty enables you to grow. Remember, earth is not heaven.
In John 10:10, Jesus promises: "I have come that they may have life, and that they might have it more abundantly"(NKJV). Many Christians misinterpret this promise of abundant life to mean perfect health, a comfortable lifestyle, constant happiness, full realization of your dreams, and instant relief from problems through faith and prayer.
In a word, they expect the Christian life to be easy. They expect heaven on earth.
But God is not your genie or your servant. If you fall for the idea that life is supposed to be easy, you will become severely disillusioned and live in denial of reality.
The truth is, life is not about you! You exist for God's purposes, not vice versa. Why would God provide heaven on earth when he's planned the real thing for you in eternity?
God gives you your time on earth to build and strengthen your character—so you'll be ready for an eternity in heaven.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar