Selasa, 29 September 2026

Pentingnya Menerima dengan Tulus





​Bukannya dapat penghargaan, Pak Joko malah panik setengah mati sambil berlutut memunguti koin satu per satu di depan seluruh umat. Niat hati ingin menunjukkan rasa hormat yang luar biasa, tetapi cara dan kesiapannya yang salah justru membuat niat baik tersebut berujung kekacauan yang menggelikan.

​Kejadian kocak ini mengingatkan kita bahwa niat baik atau iman saja tidak cukup jika tidak disertai dengan kesiapan hati dan kerendahan hati yang tulus untuk menerima karunia Tuhan. Dalam Injil Matius 7:21, Yesus menegaskan bahwa bukan setiap orang yang berseru "Tuhan, Tuhan!" yang akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan mereka yang melakukan kehendak Bapa. Seperti Pak Joko yang fokus pada gaya luar hingga lupa membawa ketaatan yang nyata, kita sering kali terjebak pada formalitas iman tanpa benar-benar menyiapkan hati untuk menyambut dan membagikan rahmat-Nya.

​Saudaraku, mari kita belajar untuk tidak sekadar tampil saleh di luar, tetapi sungguh-sungguh menyiapkan wadah hati kita dengan benar. Ketika kita menerima kebaikan dan firman Tuhan, sambutlah dengan kesiapan hidup yang nyata melalui perbuatan kasih sehari-hari, sehingga rahmat yang kita terima tidak tercecer sia-sia, melainkan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita.
​"Sebab sama seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati." (Yakobus 2:26)
​Bacaan: Yakobus 2:14-26
​(Gbu!)

Uploaded Image

Tidak ada komentar:

Posting Komentar