05 September 2026
Bacaan Hari ini:
2 Korintus 3:18 "Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar."
-------------------
Tidak ada sesuatu pun dalam hidup Anda yang tidak dapat Anda pelajari, jika Anda meresponsnya dengan sikap yang benar.
Daripada berkata, "Allah, mengapa ini terjadi pada saya?", Anda perlu belajar berkata, "Allah, apa yang ingin Engkau ajarkan kepada saya melalui semua ini?"
Setiap situasi dalam hidup akan membuat Anda menjadi lebih pahit atau lebih baik. Pilihan ada di tangan Anda, karena Anda dapat memilih bagaimana Anda meresponsnya.
Setiap masalah memiliki tujuan dan tujuannya adalah membantu Anda bertumbuh secara rohani dan menjadi semakin serupa dengan Yesus Kristus.
Filipi 2:5 berkata: "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus"
Jika salah satu tujuan Allah bagi hidup Anda adalah agar Anda bertumbuh secara rohani dan menjadi seperti Yesus, lalu seperti apakah Yesus itu?
Alkitab menyebut karakter Yesus sebagai buah Roh, yaitu: "Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu." Galatia 5:22-23
Inilah kualitas-kualitas yang Allah ingin bangun dalam hidup Anda. Dia ingin hidup Anda dipenuhi dengan kasih, sukacita, damai sejahtera dan semua hal tersebut.
Allah sering kali menghasilkan kualitas-kualitas ini dalam hidup Anda dengan menempatkan Anda dalam situasi yang justru berlawanan.
Dia mengajarkan Anda untuk mengasihi dengan menempatkan Anda di sekitar orang-orang yang sulit dikasihi. Mudah untuk mengasihi orang-orang yang menyenangkan, orang-orang yang seperti Anda dan orang-orang yang cocok dengan Anda. Namun, Allah akan menempatkan Anda di sekitar orang-orang yang tampaknya sulit dikasihi untuk menunjukkan kepada Anda seperti apa kasih-Nya yang tidak bersyarat.
Dia mengajarkan sukacita bukan dengan memberikan segala sesuatu yang Anda inginkan, tetapi dengan menunjukkan kepada Anda melalui kesulitan dan dukacita bahwa Dia tetap cukup bagi Anda.
Dia tidak mengajarkan damai sejahtera ketika Anda sedang memancing di tepi danau atau berada di tempat lain yang Anda pilih untuk beristirahat dan bersantai. Allah mengajarkan damai sejahtera yang sejati di tengah kekacauan, ketika segala sesuatu dalam hidup Anda seolah-olah sedang berantakan dan Anda belajar untuk semakin mempercayai-Nya.
Allah mengajarkan kita kesabaran melalui kemacetan lalu lintas, ruang tunggu, dan ribuan situasi dalam kehidupan yang mengharuskan kita menunggu.
Menjadi serupa dengan Kristus adalah perjalanan seumur hidup. Alkitab berkata dalam 2 Korintus 3:18, "Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar."
Roh Allah akan terus bekerja dalam diri Anda sepanjang hidup Anda untuk membantu Anda bertumbuh secara rohani.
Renungkan :
- Pikirkan sebuah situasi atau keadaan yang baru-baru ini terasa sulit atau membuat Anda tertekan. Bagaimana mungkin Allah bermaksud menggunakan situasi tersebut untuk pertumbuhan rohani Anda?
- Mengapa kesulitan sering kali mengajarkan kita lebih banyak daripada masa-masa kemakmuran?
- Menurut Anda, apa yang Allah ingin Anda lakukan ketika menghadapi kesulitan dan Anda belum dapat melihat bagaimana Allah sedang menggunakan semuanya untuk kebaikan dalam hidup Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 143-145; I Korintus 15:1-11
____________
Ketika Dia menggunakan cara-cara yang terasa tidak nyaman atau tidak sesuai dengan keinginan Anda untuk membantu Anda bertumbuh, ingatlah bahwa semua itu sedang menghasilkan buah terbaik dari Allah dalam diri Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
How God Uses Problems to Help You Grow
By Rick Warren
“As the Spirit of the Lord works within us, we become more and more like him.” 2 Corinthians 3:18 (TLB)
-------------------
There’s nothing in your life that you can’t learn from if you’ll just respond with the right attitude.
Instead of saying, “God, why is this happening to me?’ you need to learn to say, “God, what do you want me to learn from this?” Every situation in life will either make you bitter or better. It’s your choice—because you can choose how you respond to it.
Every problem has a purpose, and the purpose is to help you grow up spiritually and become more like Jesus Christ.
Philippians 2:5 says, “In your lives you must think and act like Christ Jesus” (ICB). If one of God’s purposes for your life is to grow up spiritually and to become like Jesus, then what is Jesus like?
The Bible calls Jesus’ character the fruit of the Spirit, which is “love, joy, peace, patience, kindness, goodness, faithfulness, gentleness, and self-control” (Galatians 5:22-23 GW). These are the qualities God wants to build in your life. He wants your life to be overflowing with love, joy, peace, and all of these things.
God often produces these qualities in your life by putting you in the exact opposite situation.
He teaches you how to love by putting you around unlovely people. It’s easy to love people who are cool, people who are like you, people you get along with. But God will put you around seemingly unlovable people to show you what his unconditional love looks like.
He’ll teach you joy not by giving you everything you want but by showing you in adversity and grief that he is still enough.
He doesn’t teach you peace when you’re out fishing by the lake or wherever you choose to rest and relax. God teaches you real peace in the middle of chaos, when everything in your life is falling apart and you learn to trust him more.
God teaches us patience in traffic jams and waiting rooms and the thousand different ways we have to wait in life.
Becoming like Christ is a lifelong journey. The Bible says in 2 Corinthians 3:18 in The Living Bible paraphrase, “As the Spirit of the Lord works within us, we become more and more like him.” God’s Spirit will be working on you the rest of your life to help you grow up spiritually.
When he uses ways to help you grow up that seem uncomfortable or inconvenient, remember that they are producing in you God’s best fruit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar