Rabu, 30 September 2026

Kasih Berarti Melakukan Penyesuaian

01 Oktober 2026

Bacaan Hari ini:
1 Yohanes 3:18 "Marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran"
-------------------
Dalam setiap hubungan jangka panjang, Anda harus terus melakukan penyesuaian. Hal ini terutama berlaku dalam pernikahan Anda.

Selama bertahun-tahun, Anda akan menghadapi banyak kesempatan untuk melakukan penyesuaian. Anak-anak akan bertumbuh. Anda akan pindah tempat tinggal. Pekerjaan Anda akan berubah. Seseorang akan jatuh sakit. Karena keadaan terus berubah, Anda harus terus menyesuaikan diri. Dan melakukan penyesuaian membutuhkan sikap tidak mementingkan diri sendiri.

Belajar untuk tidak mementingkan diri sendiri adalah salah satu pelajaran terbesar dalam hidup dan mungkin merupakan pelajaran nomor satu yang ingin Allah ajarkan kepada Anda melalui pernikahan Anda. Alkitab memberi tahu seperti apa seharusnya hal itu: "Marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran" (1 Yohanes 3:18).

Menyesuaikan diri demi pasangan Anda berarti banyak hal. Salah satunya adalah memikirkan kebutuhan mereka, bukan hanya mempertimbangkan kebutuhan Anda sendiri. Alkitab berkata, "dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga" (Filipi 2:4). Semakin lama kita menikah, semakin kita cenderung kurang memikirkan kebutuhan satu sama lain. Tetapi hal itu berlawanan dengan kehendak ideal Allah bagi hubungan Anda.

Menyesuaikan diri juga berarti apa yang Alkitab sebut sebagai saling tunduk. Anda masing-masing melepaskan sebagian dari hak Anda sendiri untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Alkitab berkata, "dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus." (Efesus 5:21).

Ada banyak penyesuaian besar yang harus kita lakukan sepanjang hidup, tetapi terkadang penyesuaian yang paling sulit adalah hal-hal kecil. Menyesuaikan diri dengan hal-hal kecil mungkin berarti tidur sedikit lebih larut atau lebih awal atau memilih restoran yang ingin didatangi pasangan Anda. Itu mungkin berarti mendengarkan ketika orang lain membutuhkan Anda, bukan hanya ketika Anda ingin melakukannya.

Dalam keputusan-keputusan kecil setiap hari untuk memenuhi kebutuhan satu sama lainlah kasih yang nyata dan tulus dinyatakan.

Ujian dari kasih yang nyata bukanlah apa yang Anda katakan tentang saling mengasihi. Ujian itu adalah bagaimana Anda bertindak. Anda ingin keharmonisan yang lebih besar di rumah Anda? Perlakukan pasangan Anda seperti Yesus memperlakukannya. Satu keputusan itu akan mengubah segalanya. Ketika Anda memperlakukan pasangan Anda seperti Yesus memperlakukannya, Anda akan menjadi lebih sabar terhadap hal-hal yang mengganggu dan lebih mudah mengampuni kesalahan. Anda akan mencari apa yang terbaik bagi orang lain.

Alkitab berkata, "Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus" (Roma 15:5).

Renungkan :

- Apa satu penyesuaian kecil yang pernah Anda lakukan dalam sebuah hubungan? Apa penyesuaian yang pernah dilakukan orang lain untuk Anda? Bagaimana Allah menghormati penyesuaian-penyesuaian tersebut?

- Kasih dinyatakan melalui tindakan. Apa satu tindakan yang perlu Anda lakukan dalam kasih minggu ini?

- Dalam hubungan apa Anda perlu meminta Yesus menolong Anda memiliki sikap-Nya terhadap orang lain?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 10-12; Efesus 4:17-32
_____________
Memiliki sikap seperti Yesus akan membantu Anda melakukan penyesuaian yang diperlukan agar pernikahan Anda terus bertumbuh.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Love Means Making Adjustments
By Rick Warren

“Our love should not be just words and talk; it must be true love, which shows itself in action.” 1 John 3:18 (GNT)
---------------------
In every long-term relationship, you have to keep making adjustments. This is especially true in your marriage.

Over the years, you’re going to face a lot of opportunities to make adjustments. The kids will grow up. You’re going to move. Your job will change. Someone will get sick. Because circumstances keep changing, you’ll have to keep adjusting. And adjusting requires unselfishness.

Learning to be unselfish is one of the greatest lessons in life, and it may be the number one lesson God wants to teach you through your marriage. The Bible tells what that should look like: “Our love should not be just words and talk; it must be true love, which shows itself in action” (1 John 3:18 GNT).

Adjusting for your spouse means many things. One of those is thinking about their needs instead of just considering your own. The Bible says, “Look out for one another’s interests, not just for your own” (Philippians 2:4 GNT). The longer we’re married, the less we tend to think about each other’s needs. But that’s the opposite of God’s ideal for your relationship.

Adjusting also means what the Bible calls submitting to each other. You each give up some of your own rights in order to meet the other person’s needs. The Living Bible paraphrase says, “Honor Christ by submitting to each other” (Ephesians 5:21).

There are many big adjustments we have to make throughout life, but sometimes the hardest adjustments are the little ones. Adjusting to the little things might look like going to bed a little later or earlier, or choosing the restaurant your spouse wants to go to. It might mean listening when the other person needs you, not just when you feel like it.

It’s in those little daily decisions to meet each other’s needs that real genuine love is expressed.

The test of real love isn’t what you say about loving each other. It’s how you act. You want greater harmony in your home? Treat your spouse as Jesus would. That one decision will change everything. When you treat your spouse as Jesus does, you’ll become more patient with annoyances and more forgiving of mistakes. You’ll seek what’s best for the other person.

The Bible says, “May the God who gives endurance and encouragement give you the same attitude of mind toward each other that Christ Jesus had” (Romans 15:5 NIV). Having the attitude of Jesus will help you make the adjustments needed to keep your marriage growing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar