25 Juni 2026
Bacaan Hari ini:
1 Tesalonika 5:18 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
-------------------
Mengkhawatirkan dan memperdebatkan hal-hal kecil akan selalu membuat Anda kehilangan kebahagiaan.
Kebiasaan ini sulit dipatahkan karena manusia pada dasarnya cenderung negatif dan dibentuk oleh budaya. Sejak Adam dan Hawa, kita terus mencari alasan untuk membenarkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain. Kita membenarkan diri atas kesalahan yang kita lakukan dan kita juga menyalahkan orang lain atas kesalahan kita.
Kita berkata kepada diri sendiri hal-hal seperti ini: Jika saja saya memiliki pasangan yang berbeda, maka saya akan bahagia. Jika saja saya tidak pernah menikah, maka saya akan bahagia. Jika saja saya memiliki anak, maka saya akan bahagia. Jika saja anak-anak saya meninggalkan rumah, maka saya akan bahagia.
Itu adalah pola pikir "kalau dan nanti"—kalau ini terjadi, nanti saya akan bahagia. Tetapi Anda bahagia sebesar pilihan yang Anda ambil untuk bahagia! Anda tidak bisa menyalahkan siapa pun atas ketidakbahagiaan Anda karena kebahagiaan adalah sebuah pilihan. Anda harus berhenti membenarkan diri dan menyalahkan orang lain; Anda harus berhenti mengkhawatirkan dan memperdebatkan hal-hal kecil.
Alkitab berkata, "Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia" (Filipi 2:14-15)
Mungkin itu adalah salah satu ayat yang paling sulit dalam Alkitab. Tetapi ayat yang paling menakutkan bagi saya adalah Matius 12:36, ketika Yesus berkata, "Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman."
Itu seharusnya membuat Anda merinding. Berapa kali Anda mengeluh, bersungut-sungut, atau berdebat tentang sesuatu padahal sebenarnya hal itu tidak perlu terlalu dipermasalahkan? Hukum pertama kehidupan adalah ini: Jangan mengkhawatirkan hal-hal kecil. Hukum kedua adalah ini: Hampir semuanya adalah hal kecil!
Alkitab berkata dalam 1 Tesalonika 5:18, "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa rasa syukur adalah sikap yang paling menyehatkan.
Renungkan
- Apakah Anda pikir Anda harus mempertanggungjawabkan kepada Allah hal-hal "kecil" yang Anda keluhkan? Mengapa atau mengapa tidak?
- Menurut 1 Tesalonika 5:18, apakah kehendak Allah bagi hidup Anda?
- Apa saja cara praktis yang dapat Anda lakukan untuk mempraktikkan rasa syukur sepanjang hari?
Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 1-2; Kisah Para Rasul 7:22-43
______________
Apa yang dapat Anda syukuri? Ingatlah, apa pun yang sedang terjadi dalam hidup Anda, Allah selalu menyertai Anda, Allah selalu bekerja di dalam Anda dan Allah selalu berpihak kepada Anda.
Itu adalah alasan untuk bersyukur, bukan untuk mengeluh.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Choose Gratitude over Complaints
June 25, 2026
Today's Reading:
1 Thessalonians 5:18 "In everything give thanks, for this is the will of God in Christ Jesus for you."
-------------------
Worrying and arguing about small things will always make you lose happiness.
This habit is difficult to break because humans by nature tend to be negative and are shaped by culture. Since Adam and Eve, we have been looking for reasons to justify ourselves and blame others. We justify ourselves for the mistakes we make and we also blame others for our mistakes.
We say to ourselves things like: If only I had a different partner, then I would be happy. If only I never got married, then I would be happy. If only I had children, then I would be happy. If only my children left home, then I would be happy.
It's an "if and then" mindset—if this happens, then I'll be happy. But you are as happy as the choices you make to be happy! You can't blame anyone for your unhappiness because happiness is a choice. You have to stop justifying yourself and blaming others; You need to stop worrying and arguing over the little things.
The Bible says, "Do everything without grumbling or arguing, so that you will be blameless and blameless, as children of God without blemish in the midst of this crooked and perverse generation, so that you may shine among them like the stars of the world" (Philippians 2:14-15)
It is perhaps one of the most difficult verses in the Bible. But the verse that scares me the most is Matthew 12:36, when Jesus said, "But I say to you, For every idle word that a person speaks, he will have to give an account on the day of judgment."it should give you goosebumps. How many times have you complained, grumbled, or argued about something when it really wasn't worth that much of a problem? The first law of life is this: Don't worry about the little things. The second law is this: Almost everything is a small thing!
The Bible says in 1 Thessalonians 5:18, "In everything give thanks, for this is the will of God in Christ Jesus for you."
Various studies have shown that gratitude is the healthiest attitude.
Ponder
- Do you think you should account to God for the "little" things you complain about? Why or why not?
- According to 1 Thessalonians 5:18, what is God's will for your life?
- What are some practical ways you can practice gratitude throughout the day?
Bible Reading a Year:
Job 1-2; Acts 7:22-43
______________
What can you be thankful for? Remember, whatever is happening in your life, Allah is always with you, Allah is always working in you and Allah is always on your side.
That is a reason to be grateful, not to complain. (Translated from Daily Devotional by Rick Warren)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar