19 Juni 2026
Bacaan Hari ini:
Roma 1:17 "Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman"
-----------------
Kata "kebenaran" atau "righteousness" adalah salah satu istilah penting dalam Alkitab. Kata ini muncul ratusan kali. Alkitab mengatakan bahwa Allah mengasihi kebenaran, Allah itu benar, dan suatu hari nanti Dia akan menghakimi dunia dengan keadilan dan kebenaran-Nya.
Namun, apa sebenarnya arti "righteousness"?
Sederhananya, kebenaran memiliki dua makna utama: hubungan dan gaya hidup.
1. Kebenaran adalah Hubungan dengan Tuhan
Kebenaran berarti berada dalam hubungan yang benar dengan Allah.
Roma 1:17 berkata: "Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman"
Kabar Baik (Injil) adalah bahwa melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, dosa manusia dapat diampuni sehingga manusia dapat diperdamaikan dengan Allah.
Kita tidak menjadi benar karena usaha atau kebaikan kita sendiri, tetapi karena kasih karunia Tuhan melalui iman kepada Yesus Kristus.
Ketika hubungan dengan Tuhan dipulihkan, hidup memiliki tujuan dan arah yang jelas.
2. Kebenaran adalah Cara Hidup
Menjadi benar di hadapan Tuhan juga berarti belajar hidup sesuai kehendak-Nya setiap hari.
Alkitab berkata: "Jikalau kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang, yang berbuat kebenaran, lahir dari pada-Nya." 1 Yohanes 2:29
Ini bukan berarti kita menjadi sempurna, tetapi kita terus bertumbuh untuk semakin menyerupai Kristus dalam perkataan, pikiran, dan tindakan.
Mengapa Menjadi Benar di Hadapan Tuhan Itu Penting?
Karena tanpa hubungan dengan Tuhan, manusia hanya sekadar menjalani hidup, bukan benar-benar hidup.
Banyak orang mengejar:
- Uang
- Jabatan
- Kesuksesan
- Popularitas
- Kenyamanan
Tetapi semua itu tidak dapat memberikan makna hidup yang sejati.
Kita diciptakan untuk mengenal Tuhan dan hidup dalam hubungan dengan-Nya. Saat hubungan itu dipulihkan, hidup menemukan tujuan yang sebenarnya.
Kebenaran Membawa Dampak Kekal
Tuhan mengasihi manusia dan ingin setiap orang bersama-Nya untuk selama-lamanya.
Namun Tuhan tidak memaksa siapa pun untuk mengasihi-Nya.
Dia memberikan pilihan kepada setiap orang untuk menerima atau menolak hubungan dengan-Nya.
Hari ini adalah kesempatan untuk memilih berjalan bersama Tuhan dan hidup dalam hubungan yang benar dengan-Nya.
Renungkan
- Apa arti memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan bagi Anda?
- Dalam area apa Tuhan sedang membentuk Anda agar semakin hidup benar sesuai kehendak-Nya?
- Bagaimana Anda menjelaskan arti "kebenaran" kepada seseorang yang belum mengenal Kristus?
Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 10-11; Kisah Para Rasul 4:1-22
___________
Ketika seseorang menerima kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus, hidupnya diubahkan—bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk kekekalan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
What It Means to Be Right with God - Daily Hope with Rick Warren - June 15, 2026
“The Good News shows how God makes people right with himself.” Romans 1:17 (NCV)
--------------------
“Righteousness” is a big word in the Bible. It’s used hundreds of times. For example, the Bible says that God loves righteousness and that God is righteous. It says that one day God is going to judge the world in righteousness. Psalm 23 says that God leads us “in the paths of righteousness” (Psalm 23:3 KJV).
But what in the world does this word “righteousness” really mean?
I once looked it up in a theological dictionary, and its definition went on for 27 pages! But I’ll boil it down to two things: Righteousness is a relationship and a lifestyle.
Righteousness simply means being right with God. Romans 1:17 says, “The Good News shows how God makes people right with himself” (NCV). The Good News is that God made us right with himself through Jesus’ death as payment for our sins. Because of Jesus’ death, we can have a personal relationship with God.
Righteousness is also a lifestyle. It means living right, as God intends. The Message paraphrase says, “All who practice righteousness are God’s true children” (1 John 2:29).
So why should you care about being right with God? Because it’s the only way to truly live, and it’s the only way to heaven.
When you are disconnected from God, you’re not really living; you’re just existing. Most people in the world aren’t really fully alive. They just exist, trying to make it to the weekend. When you’re disconnected from your Creator who made you for a purpose, life is nonsense.
Life is not about the acquisition of things or the achievement of goals. Life is about getting to know God—the one who loves you and made you for a purpose. You’re not really living until you’re right with God and have a relationship with him.
Righteousness is also the way you get to heaven. God created heaven as a place for his children whom he loves, and he wants you to be with him forever. He wants you to be in heaven, but he’s not going to force you to go to heaven. You can choose to be disconnected from God here on earth, but when your life on earth is done, you will not be given a second chance to choose where you spend eternity—no matter how many good things you’ve done.
God gives you the choice right now to have a relationship with him. He wants you to choose to love him! And when you do, you will be made right with him. It will change your life—here on earth and for eternity!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar