16 Juni 2026
Bacaan Hari ini:
1 Timotius 6:11 "Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan."
---------------------
Ketika mendengar kata menarik, banyak orang langsung berpikir tentang penampilan fisik. Namun daya tarik yang sejati jauh lebih dalam daripada sekadar penampilan luar.
Orang yang benar-benar menarik biasanya disukai bukan hanya karena wajah atau penampilannya, tetapi karena karakter dan sikap hatinya.
Alkitab mengajarkan bahwa salah satu sifat yang membuat seseorang menarik adalah kelemahlembutan.
Kelemahlembutan adalah Kekuatan yang Terkendali
Kelemahlembutan bukanlah kelemahan.
Kelemahlembutan adalah kekuatan yang berada di bawah kendali.
Orang yang lemah lembut:
- Tidak mudah meledak emosinya.
- Tidak menggunakan kekuatannya untuk menindas.
- Tidak memanfaatkan posisinya untuk merendahkan orang lain.
- Memilih kasih daripada kekerasan.
- Memilih kesabaran daripada kemarahan.
Itulah sebabnya kelemahlembutan sangat menarik. Orang merasa aman berada di dekat pribadi yang lemah lembut.
Teladan Rut dan Boas
Dalam Alkitab, kisah Rut dan Boas menunjukkan bagaimana kelemahlembutan dapat mengubah kehidupan.
Rut adalah seorang janda miskin yang tetap setia merawat mertuanya, Naomi. Kesetiaannya menunjukkan kekuatan karakter yang luar biasa.
Boas adalah seorang pemilik ladang yang kaya dan berpengaruh. Ia memiliki kuasa untuk mengusir Rut dari ladangnya, tetapi ia memilih untuk menunjukkan belas kasih dan kelemahlembutan.
Boas berbicara dengan hormat, memperhatikan kebutuhan Rut dan memperlakukannya dengan penuh kebaikan.
Rut berkata:"Memang aku mendapat belas kasihan dari padamu, ya tuanku, sebab tuan telah menghiburkan aku dan telah menenangkan hati hambamu ini" Rut 2:13
Hubungan mereka dibangun bukan atas dasar kekuasaan atau kepentingan pribadi, tetapi melalui karakter yang mencerminkan hati Tuhan.
Dari keturunan mereka lahirlah Raja Daud, dan melalui garis keturunan itu akhirnya lahir Tuhan Yesus.
Kelemahlembutan Menarik Orang kepada Anda
Pikirkan orang-orang yang paling Anda hormati. Kemungkinan besar mereka memiliki sifat-sifat seperti:
- Rendah hati.
- Sabar.
- Tidak mudah marah.
- Mau mendengarkan.
- Menghormati orang lain.
Sifat-sifat itu adalah buah dari kelemahlembutan.
Sebaliknya, orang yang kasar, mudah tersinggung dan suka memaksakan kehendak mungkin dapat membuat orang takut, tetapi jarang membuat orang sungguh-sungguh menghormati atau menyukai mereka.
Apa Artinya "Mengejar" Kelemahlembutan?
Kelemahlembutan tidak muncul begitu saja. Alkitab berkata untuk mengejarnya.
Artinya:
- Memilih untuk tenang saat emosi memuncak.
- Memilih untuk mendengar sebelum berbicara.
- Memilih untuk mengampuni daripada membalas.
- Memilih untuk menggunakan kekuatan demi menolong, bukan menguasai.
Renungkan
- Apakah Anda biasanya menghubungkan kelemahlembutan dengan kekuatan atau kelemahan? Mengapa?
- Siapa orang paling lemah lembut yang Anda kenal? Apa yang membuat mereka begitu menarik?
- Dalam situasi apa minggu ini Anda dapat mempraktikkan kelemahlembutan dengan sengaja?
Bacaan Alkitab Setahun :
Nehemia 1-3; Kisah Para Rasul 2:1-21
______________
Semakin Anda menyerahkan hati dan emosi kepada Tuhan, semakin karakter Kristus akan terlihat dalam hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========*Gentleness Makes You Attractive - Daily Hope with Rick Warren - June 16, 2026
“Pursue what God approves of: a godly life, faith, love, endurance, and gentleness.” 1 Timothy 6:11 (GW)
--------------------
Do you want to be attractive? You might say you don’t care about being good-looking—but attractiveness goes much deeper than the skin. An attractive person often appeals to others more for who they are on the inside than how they look on the outside.
The Bible says that, if you want to be more attractive, you need to learn to be gentle: “Pursue what God approves of: a godly life, faith, love, endurance, and gentleness” (1 Timothy 6:11 GW).
Gentleness is strength under control. It’s one of the marks of someone who follows Jesus. And gentleness makes you more attractive to the people around you.
The Bible tells the story of Ruth and Boaz, two gentle people who were attracted to each other and ended up changing the world together.
Boaz was a successful young farmer. One day he saw strangers out in his field taking what was left after his workers had harvested. This wasn’t unusual; it was common for the poor to find food that way.
But he noticed in particular a young woman named Ruth. She was poor because her husband had died, leaving her with very little. Her mother-in-law also was a widow, and Ruth had decided to stay with Naomi to care for her. Why did Ruth do that? Because she was gentle; she had strength under control.
When Boaz saw Ruth in his field, he could have demanded she leave. Instead, he allowed her to continue picking from his field and even commended her for caring for her mother-in-law.
Ruth responded by saying, “You are very kind to me, sir. You have made me feel better by speaking gently to me” (Ruth 2:13-14 GNT).
Eventually, Boaz invited Ruth to share a meal with him. She ate until she was satisfied, and then he gave her more food to take home. He was kind; he was gentle. He was a powerful man and chose to keep that strength under control and use it to care for other people.
Boaz and Ruth married, and their great-grandson was King David. And it was through King David’s line that Jesus eventually was born.
Are you attractive to other people? Do you have a gentleness that makes other people want to be around you, like Ruth and Boaz?
If not, you can change that today by intentionally pursuing the things God approves of—starting with gentleness!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar