29 Agustus 2026
Bacaan Hari ini:
Matius 25:28-29 "Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya."
------------------
Apa yang membuat Anda takut mengembangkan kehidupan Anda? Apa yang membuat Anda sulit bergerak menuju kebebasan finansial? Jawabannya adalah ketakutan.
Ada berbagai macam ketakutan yang dapat menahan Anda. Salah satunya adalah keraguan terhadap diri sendiri, yang berkata, "Anda pernah gagal sebelumnya, jadi Anda tidak akan pernah mencoba lagi." Tetapi hanya karena Anda pernah gagal, bukan berarti Anda harus menyerah. Semua orang pernah gagal; kegagalan adalah salah satu cara Anda belajar tentang apa yang berhasil dan apa yang tidak. Allah menggunakan orang-orang biasa yang memilih untuk terus melangkah setelah mengalami kegagalan, bukan menyerah.
Dua murid, Yudas dan Petrus, menyangkal Yesus sebelum penyaliban-Nya. Mereka melakukan dosa yang sama, tetapi perbedaannya terletak pada bagaimana masing-masing merespons kegagalan mereka. Yudas berfokus pada dosanya dan bukan pada pengampunan Allah. Penyesalannya begitu berat sampai akhirnya ia mengakhiri hidupnya.
Namun, ketika Petrus menyadari dosanya, ia berdoa, bertobat dan meminta pengampunan Allah. Kemudian Yesus memilih Petrus untuk berkhotbah pada hari Pentakosta dan 3.000 orang diselamatkan pada hari pertama. Yesus memilih untuk membangun gereja melalui salah satu orang yang mengalami kegagalan terbesar di antara mereka.
Sungguh luar biasa Allah kita! Dia tidak memilih orang yang paling hebat. Diatas memilih orang yang pernah melakukan kesalahan paling besar.
Mungkin Anda pernah melakukan kesalahan besar dalam hal keuangan atau dalam bidang kehidupan lainnya. Tetapi itu tidak menentukan segalanya. Yang penting bukan di mana Anda pernah berada, tetapi ke arah mana Anda sedang berjalan sekarang.
Dalam perumpamaan tentang talenta yang kita lihat kemarin dalam Matius 25, seorang kaya mempercayakan uangnya kepada tiga orang hambanya sebelum pergi melakukan perjalanan panjang. Ketika ia kembali, ia meminta pertanggungjawaban dari mereka. Dua orang hamba berhasil melipatgandakan uang tuannya, tetapi hamba yang ketiga merasa takut dan menyembunyikan apa yang telah dipercayakan kepadanya, bukannya mengelola dan mengembangkannya.
Ketakutannya mengecewakan dan membuat tuannya marah. Tuannya berkata: "Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu." Matius 25:28
Sang tuan mengambil kembali apa yang telah dipercayakan kepada hamba tersebut.
Ketika Anda berusaha menjalani hidup sesuai dengan cara Allah, Anda mungkin merasa takut. Bahkan, Iblis akan berusaha membuat Anda mengabaikan prinsip-prinsip Allah dalam mengelola uang dengan menanamkan ketakutan akan kegagalan atau membuat Anda meragukan kemampuan Anda untuk menjadi pengelola yang baik atas apa yang Allah percayakan kepada Anda.
Namun, jika Anda ingin berhasil dalam hidup, Anda perlu melawan ketakutan Anda. Anda perlu berani melakukan hal yang paling Anda takuti.
Ketika Anda melangkah maju dengan iman dan mengikuti prinsip-prinsip Allah untuk mencapai kedamaian dalam keuangan, Anda akan mengalami berkat-Nya. Seperti hamba yang setia dalam perumpamaan itu, Allah dapat mempercayakan kepada Anda lebih banyak sumber daya atau tanggung jawab.
Seperti yang dikatakan Matius 25:29: "Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya." Matius 25:29
Renungkan :
- Kegagalan keuangan apa yang pernah membuat Anda sulit untuk melangkah maju dan mengikuti prinsip-prinsip keuangan Allah dalam hidup Anda?
- Apakah Anda berdoa agar Allah memberi Anda lebih banyak tanggung jawab dalam mengelola uang yang Dia percayakan kepada Anda? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apa yang membuat Anda takut untuk menaati cara Allah dalam mengelola uang? Bicarakan ketakutan tersebut kepada Allah hari ini.
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 123-125; 1 Korintus 10:1-18
_____________
Allah menggunakan orang-orang biasa yang memilih untuk terus melangkah setelah mengalami kegagalan, bukan menyerah.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Faith over Fear in Your Finances
By Rick Warren
“Take the money from this servant, and give it to the one with the ten bags of silver. To those who use well what they are given, even more will be given, and they will have an abundance. But from those who do nothing, even what little they have will be taken away.” Matthew 25:28-29 (NLT)
-----------------
What keeps you from investing your life? What keeps you from moving toward financial freedom? I’ll tell you what it is: fear.
Many kinds of fear can hold you back. One type of fear is self-doubt, which says: “You’ve failed in the past, so you’re never going to try again.” But just because you fail doesn’t mean you should give up. Everybody fails; it’s the only way you learn what works! God uses ordinary people who choose to keep on going after failure instead of giving up.
Two disciples, Judas and Peter, denied Jesus before his crucifixion. They committed the same sin, but the difference was the way each reacted to his failure. Judas focused on his sin and not the forgiveness of God. His remorse overwhelmed him, and he ultimately took his own life.
But when Peter realized his sin, he prayed, repented, and asked God for forgiveness. Then Jesus chose Peter to preach on Pentecost, and 3,000 people were saved the first day. Jesus chose to build the church on the biggest failure in the bunch.
What a God! He didn’t choose the superstar. He chose the guy who had blown it the worst.
You may have really messed up financially or in other ways. But it doesn’t matter where you’ve been. What matters is the direction you are going right now.
In the parable of the talents we looked at yesterday in Matthew 25, a rich man entrusted his money to three servants before leaving on a long trip. When he returned, he asked for an account from the servants. Two of them had doubled the master’s money, but the third had been afraid and had hidden his portion instead of working and investing it. His fear disappointed and angered his master, who said, “Take the money from this servant, and give it to the one with the ten bags of silver” (Matthew 25:28 NLT). The master took away everything the servant had been given.
When you try to do things God’s way, you may feel afraid. In fact, Satan will try to get you to ignore God’s principles for money management by making you afraid of failure or making you doubt your ability to be a good steward of God’s money.
But if you’re going to be successful in life, you have to move against your fears. You have to do the very thing that you fear the most!
When you move forward in faith and follow God’s guidelines for financial peace, you will experience his blessing; like the servant, God may give you even more resources or more responsibility.
As Matthew 25:29 says, “To those who use well what they are given, even more will be given, and they will have an abundance. But from those who do nothing, even what little they have will be taken away” (NLT).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar