12 Agustus 2026
Bacaan Hari ini:
1 Tesalonika 5:24 "Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya"
------------------
Allah tidak pernah meminta Anda melakukan sesuatu tanpa menyediakan apa yang Anda perlukan untuk melakukannya. Urapan adalah tanda bahwa Dia sedang memperlengkapi dan memberi Anda kuasa untuk menggenapi tugas yang telah Dia berikan.
Apakah Anda ingin kuasa kebangkitan Allah bekerja melalui hidup Anda? Jika ya, Anda perlu memahami apa artinya memiliki urapan-Nya. Untuk memahami urapan Allah, ada beberapa hal yang perlu Anda ingat.
1. Ketika Allah memerintahkan Anda melakukannya, Anda dapat mengandalkan urapan-Nya.
Tugas terakhir Yesus kepada murid-murid-Nya tampak mustahil. Tidak mungkin mereka dapat membawa Injil sampai ke ujung bumi—kecuali melalui kuasa-Nya. Allah sering kali memberikan tugas yang secara manusia tampak mustahil, tetapi Dia sendiri akan membuatnya menjadi mungkin. "Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya" (1 Tesalonika 5:24).
2. Urapan Allah membuat tugas yang sulit menjadi lebih ringan.
Sumber daya, tenaga, pengetahuan, hikmat dan talenta Anda semuanya terbatas—tetapi Allah tidak terbatas. Dengan urapan Allah, Anda dapat menghadapi segala sesuatu dengan lebih baik, bertahan lebih lama dan melangkah lebih jauh.
"Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu." (Efesus 3:16).
3. Urapan Allah membuat yang mustahil menjadi mungkin.
Dalam pekerjaan, pernikahan, kesehatan, maupun hubungan Anda, akan ada masalah-masalah yang tampaknya tidak dapat diatasi. Allah adalah Bapa yang sanggup melakukan segala sesuatu. Tidak ada masalah yang melampaui kemampuan-Nya untuk menolong. "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah." (Lukas 18:27).
4. Allah mengurapi hidup Anda untuk menjadi berkat bagi orang lain.
Yesus datang untuk menghibur mereka yang menderita, yang patah hati dan yang diperbudak oleh kebiasaan-kebiasaan yang buruk. Dan Dia juga mengurapi Anda untuk menghibur orang lain.
"Tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia." (Kisah Para Rasul 10:38)
5. Untuk setiap tantangan yang baru, Anda memerlukan kuasa yang baru dari Allah.
Urapan oleh Roh Kudus tidak dapat disimpan untuk nanti. Anda tidak dapat menghadapi persoalan hari ini dengan urapan yang Anda terima kemarin.
Yakobus 4:2 berkata, "Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa."
Mintalah kembali urapan Allah!
Renungkan :
- Jika Anda percaya bahwa Allah ingin memberkati hidup Anda, apakah yang akan Anda minta kepada-Nya?
- Apakah Anda berusaha menyelesaikan tugas-tugas Anda dengan kekuatan sendiri atau dengan kuasa Allah? Apa perbedaannya?
- Dalam hal apa saja Anda melihat bahwa Allah telah mengurapi, atau memperlengkapi, Anda untuk menggenapi tugas yang telah Dia berikan kepada Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 81-83; Roma 12
___________
Tetaplah hidup dekat dengan Allah supaya Dia terus-menerus memenuhi Anda dengan kasih karunia, kasih dan kuasa-Nya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
What It Means to Be Anointed
By Rick Warren
“The one who calls you is faithful, and he will do it.” 1 Thessalonians 5:24 (NIV)
----------------
God never tells you to do something without providing what you need to do it. Anointing is a sign that he is equipping and empowering you to fulfill an assignment he’s given you.
Do you want God’s resurrection power to work through your life? Then you need to understand what it means to have his anointing. To understand God’s anointing, you need to keep a few things in mind.
1. When God says to do it, you can count on his anointing. Jesus’ last assignment to his disciples was impossible. There was no way they could take the gospel to the ends of the earth—except through his power. God will often give you an assignment that looks physically impossible, but he will make it possible.
“The one who calls you is faithful, and he will do it” (1 Thessalonians 5:24 NIV).
2. God’s anointing makes difficult tasks easier. Your resources, energy, knowledge, wisdom, and talent are all limited—but God is not. With God’s anointing, you can handle things better, last longer, and go farther.
“I pray that from his glorious, unlimited resources [God] will empower you with inner strength through his Spirit” (Ephesians 3:16 NLT).
3. God’s anointing makes the impossible possible. In your business, marriage, health, and relationships, you’re going to come up against seemingly insurmountable problems. God is a competent Father. No problem is beyond his ability to provide.
“What is impossible with man is possible with God” (Luke 18:27 NIV).
4. God anoints your life to bless others. Jesus came to comfort the afflicted, broken-hearted, and those who are enslaved to bad habits. And he anoints you to comfort others as well.
Acts 10:38 is paraphrased in The Message this way: “Jesus arrived from Nazareth, anointed by God with the Holy Spirit, ready for action. He went through the country helping people and healing everyone who was beaten down by the Devil. He was able to do all this because God was with him.”
5. For every new challenge, you need renewed power from God. Anointing by the Holy Spirit can’t be stored up. You can’t handle today’s problems with yesterday’s anointing.
Stay in touch with God so that he can constantly fill you with his grace, love, and power. James 4:2 says, “You do not have because you do not ask God” (NIV). Ask for God’s anointing again!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar