15 Juli 2026
Bacaan Hari ini:
Filipi 4:6-7 "Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."
--------------------
Ketika Anda khawatir, jangan menekan, memendam, atau menyangkalnya. Sebaliknya, akuilah itu. Bicarakanlah kepada Allah tentang kekhawatiran Anda.
Jika Anda mencoba menekan kekhawatiran, Anda akan jatuh sakit. Itu seperti mengocok sekaleng minuman bersoda lalu memasukkannya ke dalam freezer. Kaleng itu akan meledak!
Alkitab menjelaskan seperti apa mengakui kekhawatiran kepada Allah: "Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus." (Filipi 4:6-7).
Apakah yang dimaksud dengan damai sejahtera yang melampaui segala akal? Itu adalah ketika Anda memiliki damai, tetapi tidak ada alasan yang logis atau masuk akal untuk mengalaminya. Anda baru saja kehilangan pekerjaan, tetapi entah bagaimana Anda tetap damai. Mengapa? Tuhan adalah Gembala Anda. Atau ketika Anda baru saja mendengar kata yang sangat ditakuti, "kanker", dari dokter. Entah mengapa Anda memiliki damai menghadapi keadaan itu. Mengapa? Tuhan adalah Gembala Anda.
Damai sejahtera yang melampaui segala akal bukan berarti Anda tidak sedih, tidak kecewa, atau tidak bingung. Itu berarti Anda percaya bahwa Allah akan memelihara Anda. Anda tahu bahwa Dia memegang kendali dan sedang bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. Dia akan memimpin Anda ketika segala sesuatu tampak gelap. Karena itu, Anda terus menyerahkan kekhawatiran Anda kepada-Nya, sebab Dia sanggup menanggung semuanya.
Setelah Anda menyerahkan kekhawatiran Anda kepada Allah, Anda perlu memenuhi pikiran Anda dengan sesuatu yang lain—yaitu kebenaran Firman Allah. Salah satu caranya adalah melalui meditasi.
Jika Anda tahu cara khawatir, berarti Anda juga tahu cara bermeditasi. Meditasi hanyalah memusatkan perhatian pada satu pikiran secara berulang-ulang. Bahkan, Anda dapat mengambil kebiasaan yang Anda lakukan ketika khawatir—memusatkan pikiran pada sesuatu—lalu mengalihkannya untuk memusatkan pikiran pada Firman Allah.
Mulailah dengan satu bagian pendek dari Alkitab. Pertama, bacalah bagian tersebut secara perlahan, mungkin beberapa kali dengan suara keras, sambil memberi penekanan pada kata atau frasa yang berbeda. Kedua, renungkan kebenaran tentang karakter Allah dan konteks bagian tersebut dalam Alkitab. Ketiga, tanggapilah Allah berdasarkan apa yang baru saja Anda baca; hal ini dapat dilakukan dalam hati atau dengan suara. Keempat, beristirahatlah di dalam Firman Allah, sambil mendengarkan apa yang ingin Allah sampaikan kepada Anda melalui Alkitab.
Renungkan
- Apakah penting jika Anda menyampaikan kekhawatiran Anda kepada Allah secara spesifik dalam doa? Mengapa atau mengapa tidak?
- Bacalah Mazmur 23, lalu praktikkan petunjuk meditasi dari renungan hari ini. Pemahaman baru apa yang Anda peroleh?
- Filipi 4:7 mengatakan bahwa damai sejahtera Allah akan “memelihara” hati dan pikiran Anda. Menurut Anda, apa artinya itu?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 10-12; Kisah Para Rasul 19:1-20
_____________
Mana yang lebih Anda inginkan mengisi pikiran Anda: kekhawatiran atau Firman Allah? Lakukan sesuatu hari ini: Akuilah kekhawatiran Anda—lalu penuhi pikiran Anda dengan kebenaran Allah yang terdapat dalam Firman-Nya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Fill Your Mind with God's Word, Not Worry - Daily Hope with Rick Warren - July 15, 2026
“Do not be anxious about anything, but in everything by prayer and supplication with thanksgiving let your requests be made known to God. And the peace of God, which surpasses all understanding, will guard your hearts and your minds in Christ Jesus.” Philippians 4:6-7 (ESV)
------------------
When you’re worried, don’t repress it, suppress it, or deny it. Instead, confess it. Talk to God about it.
If you try to push down worries, you’re going to get sick. It’s like shaking a can of soda and putting it in the freezer. It’s going to explode!
The Bible explains what it looks like to confess your worries to God: “Do not be anxious about anything, but in everything by prayer and supplication with thanksgiving let your requests be made known to God. And the peace of God, which surpasses all understanding, will guard your hearts and your minds in Christ Jesus” (Philippians 4:6-7 ESV).
What is the peace that passes understanding? It’s when you’re at peace but you have no logical, rational reason for it. You just lost your job, but somehow you’re at peace about it. Why? The Lord is your Shepherd. Or when you just heard the dreaded word “cancer” from the doctor. For some reason, you have peace about the situation. Why? The Lord is your Shepherd.
Peace that passes understanding doesn’t mean you’re not sad or frustrated or confused. It means that you trust God to take care of you. You know he is in control and is working all things for good. He’ll lead you when things seem dark. So you just keep giving your worries to him because he can handle it.
Once you’ve given your worries to God, you need to fill your mind with something else—the truth of God’s Word. One way to do this is through meditation.
If you know how to worry, you know how to meditate. Meditation is simply focusing on one thought over and over. In fact, you can take the habits you use when you worry—focusing your mind on something—and instead focus on God’s Word.
Start with a small portion of Scripture. First, read the passage slowly, perhaps out loud a few times, placing emphasis on different words or phrases. Second, reflect on the truth of God’s character and on the context of the text within God’s story. Third, respond to God in light of what you’ve just read; this may be quietly or out loud. Fourth, rest in the Word of God, listening for what God has to say through the Scripture.
Would you rather have your worries or God’s Word running through your head? Do something about it today: Confess your worry—and then fill your mind with God’s truth found in his Word.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar