Rabu, 22 Juli 2026

Hidup Adalah Tentang Hubungan

23 Juli 2026

Bacaan Hari ini:
Filipi 4:12-13 "Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."
-------------------
Rasa cukup tidak datang secara alami bagi kebanyakan orang. Pada dasarnya, kita adalah domba-domba yang gelisah. Namun, kita dapat belajar untuk merasa cukup. Untuk mempelajari rasa cukup, kita perlu berhenti terus-menerus mengejar lebih banyak lagi.

Filipi 4:12-13 berkata, "Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."

Jika Anda pergi ke pantai di California Selatan, Anda akan melihat rumah-rumah yang indah dan sangat mewah, tetapi para pemiliknya sering kali tidak pernah berada di sana untuk menikmatinya. Mereka selalu bekerja, mencari uang untuk membayar cicilan rumah yang sangat besar.

Mereka, seperti banyak orang di seluruh dunia, dikuasai oleh keinginan untuk terus memiliki lebih banyak. Keinginan ini mendorong Anda membeli sesuatu yang sebenarnya tidak mampu Anda beli, seperti mengambil cicilan rumah yang terlalu besar. Kemudian Anda menjadi terbebani secara finansial, sehingga harus terus bekerja keras hanya untuk memenuhi kebutuhan. Tidak lama kemudian, Anda kelelahan secara emosional dan fisik, dan hubungan-hubungan Anda mulai memburuk. Akhirnya, Anda bahkan tidak lagi memiliki tujuan menikmati rumah mewah itu.

Alkitab berkata dalam Pengkhotbah 4:6,"Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin"

Hal-hal terbesar dalam hidup bukanlah benda-benda.
Sebagian orang menganggap meninggal dunia tanpa harta sebagai suatu tragedi. Tetapi tidak ada waktu yang lebih baik untuk pergi! Jika Anda meninggalkan dunia ini tepat ketika Anda telah menghabiskan uang terakhir Anda, saya akan menyebut itu bijaksana, bukan bodoh.

Tidak seorang pun meminta benda-benda pada saat-saat terakhir hidupnya. Mereka selalu meminta orang-orang yang mereka kasihi, karena pada akhirnya setiap orang menyadari bahwa hidup adalah tentang hubungan. Mengapa tidak mempelajari hal itu lebih awal? Hal itu pasti akan mengurangi banyak tekanan dalam hidup.

Renungkan :

- Mana yang lebih penting bagi Anda—mengumpulkan harta atau membangun hubungan? Apakah keluarga dan teman-teman Anda akan setuju dengan penilaian Anda terhadap diri sendiri?

- Pengkhotbah 4:6 mengatakan bahwa “lebih baik memiliki sedikit disertai ketenangan hati” daripada terus-menerus sibuk mengejar lebih banyak lagi. Kapan Anda pernah mengalami memiliki “sedikit disertai ketenangan hati”? Bagaimana pengalaman itu lebih baik daripada terus bekerja demi memperoleh lebih banyak?

- Menurut Anda, apa artinya meninggalkan sebuah warisan? Warisan seperti apa yang ingin Anda tinggalkan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 31-32; Kisah Para Rasul 23:12-35
___________
Hidup bukanlah tentang prestasi, pencapaian atau mengumpulkan lebih banyak harta.
Hidup adalah tentang hubungan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
Life Is about Relationships
By Rick Warren

“I have learned the secret of being content in any and every situation, whether well fed or hungry, whether living in plenty or in want. I can do all this through him who gives me strength.” Philippians 4:12-13 (NIV)
----------------------
Contentment does not come naturally to most people. By nature, we are restless sheep. Yet we can learn contentment. To learn contentment, we need to stop incessantly grabbing for more.

Philippians 4:12-13 says, “I know what it is to be in need, and I know what it is to have plenty. I have learned the secret of being content in any and every situation, whether well fed or hungry, whether living in plenty or in want. I can do all this through him who gives me strength” (NIV).

If you go to the beach in Southern California, you’ll see some beautiful, over-the-top homes, but the owners are often never around to enjoy them. They're always at work, making money to pay those massive mortgages.

They, like many people around the world, get overwhelmed with the desire to acquire. This desire pushes you to buy something you really can't afford, like a mortgage that's over your head. Then you get overextended financially, and you have to constantly hustle to make ends meet. Soon, you’re emotionally and physically exhausted, and your relationships start to deteriorate. Then you don't even have a purpose for that fancy home.

The Bible says in Ecclesiastes 4:6, “It is better to have only a little, with peace of mind, than be busy all the time with both hands, trying to catch the wind” (GNT).

The greatest things in life aren’t things.

Some people consider it a tragedy to “die penniless.” But there’s no better time to go! If you were out of here the moment you spent your last cent, I’d call that wise, not foolish.

Nobody ever asks for things in the final moments of life. They always ask for people, because eventually everyone learns that life is all about relationships. Why not learn that sooner? It sure would relieve a lot of stress.

Life is not about achievements, accomplishments, or acquiring more things.

Life is about relationships.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar