22 Juli 2026
Bacaan Hari ini:
Yesaya 49:15-16 "Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku."
----------------
Ketika Anda mendapati diri Anda terjebak dalam siklus bekerja berlebihan, Anda perlu mengingat betapa berharganya Anda di mata Allah.
Hal ini benar-benar bertolak belakang dengan mendasarkan nilai diri pada pekerjaan, karier atau peran Anda sebagai pekerja penuh waktu. Cara pandang ini berlawanan dengan budaya dan mungkin menuntut perubahan besar dalam cara Anda berpikir, terutama jika ada suara kecil dalam benak Anda yang terus berkata, "Kamu harus membuktikan bahwa dirimu berharga."
Salah satu alasan orang tidak dapat beristirahat adalah karena mereka mencampuradukkan pekerjaan dengan nilai diri mereka. Mereka mencampuradukkan nilai kekayaan mereka dengan nilai diri mereka. Mereka berpikir, "Jika aku bekerja sangat keras dan berhasil dalam pekerjaan, berarti aku berharga. Jika aku tidak produktif, berarti aku tidak berharga." Itu adalah kebohongan! Tetapi dalam budaya Barat, identitas kita sering kali berpusat pada pekerjaan kita, sehingga kita bekerja berlebihan dalam usaha membuktikan diri. Kita percaya bahwa jika kita mencapai banyak hal, berarti nilai diri kita juga besar.
Namun, arti penting diri Anda tidak ada hubungannya dengan pekerjaan, karier atau pencapaian Anda.
Anda tidak perlu membuktikan nilai diri Anda. Allah mengatakan bahwa Anda sudah sangat berharga. Anda tidak akan pernah lebih berharga di mata Allah daripada saat ini dan Anda juga tidak akan pernah kurang berharga di mata Allah daripada saat ini.
Seberapa berhargakah Anda? Bapa Anda di surga telah menciptakan Anda; Yesus telah mati bagi Anda. Dan jika Anda adalah pengikut Kristus, Roh Kudus tinggal di dalam Anda.
Allah tidak pernah menciptakan sesuatu tanpa tujuan dan maksud. Fakta bahwa Anda masih hidup berarti Allah mengasihi Anda dan menghendaki Anda tetap hidup. Anda tidak ternilai harganya. Anda adalah sebuah karya agung.
Bukan apa yang Anda lakukan yang memberi Anda nilai, melainkan milik siapa Anda.
Tahukah Anda bahwa Allah tidak akan pernah melupakan Anda? Firman dalam Alkitab berkata, "Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku." (Yesaya 49:15-16).
Apakah Anda sempurna? Tentu tidak. Apakah Anda telah rusak oleh dosa? Ya. Apakah Anda seorang berdosa? Ya. Tetapi apakah Anda memiliki nilai yang tidak terbatas? Ya! Dan Anda sangat dikasihi oleh Allah.
Dia telah membuktikan nilai diri Anda melalui salib.
Renungkan :
- Kepada siapa Anda selama ini berusaha membuktikan diri? Mengapa?
- Bagaimana mengetahui betapa berharganya Anda di mata Allah menolong Anda untuk beristirahat?
- Menurut Anda, bagaimana pengalaman Anda dalam bekerja akan berubah jika Anda berusaha menyenangkan Allah saja melalui pekerjaan Anda, dan bukan siapa pun yang lain?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 29-30; Kisah Para Rasul 23:1-11
_____________
Anda tidak perlu membuktikan nilai diri Anda. Allah mengatakan bahwa Anda sudah sangat berharga. Anda tidak akan pernah lebih berharga di mata Allah daripada saat ini dan Anda juga tidak akan pernah kurang berharga di mata Allah daripada saat ini.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Are You Trying to Prove Your Worth?
By Rick Warren
“Can a mother forget her little child and not have love for her own son? Yet even if that should be, I will not forget you. See, I have tattooed your name upon my palm.” Isaiah 49:15-16 (TLB)
------------------
When you find yourself stuck in a cycle of overworking, you need to remember your value to God.
This is the exact opposite of basing your worth on your work, your career, or your full-time role. It is countercultural and may require a major change in your thinking, especially if a little voice in your head keeps saying, “You’ve got to prove you matter.”
One reason people can't relax is because they confuse their work and their worth. They confuse their net worth with their self-worth. They think, “If I work really hard and succeed at work, then I am valuable. If I'm not productive, then I'm not valuable.” That's a lie! But in Western culture, our identity often revolves around our work, so we overwork in an attempt to prove ourselves. We believe that if we achieve a lot, then we must be worth a lot.
But your significance has nothing to do with your job, your career, or your achievements.
You don’t have to prove your worth. God says that you are already extremely valuable. You’ll never be more valuable to God than you are right now; you’ll never be less valuable to God than you are right now.
How valuable are you? Your heavenly Father created you; Jesus died for you. And if you are a follower of Christ, the Holy Spirit lives in you.
God doesn’t create anything without purpose or intention. The fact that you’re alive means God loves you and wants you alive. You’re priceless. You’re a masterpiece.
It’s not what you do that gives you worth but who you belong to.
Did you know that God has a tattoo of you? The Living Bible paraphrase says, “Can a mother forget her little child and not have love for her own son? Yet even if that should be, I will not forget you. See, I have tattooed your name upon my palm” (Isaiah 49:15-16).
Are you perfect? Absolutely not. Are you broken? Yes. Are you a sinner? Yes. But are you of infinite value? Yes! And you are deeply loved by God.
He has already proved your worth on the cross.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar