25 Juli 2026
Bacaan Hari ini:
Mazmur 103:14 "Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu."
--------------------
Kegagalan-kegagalan Anda tidak pernah mengejutkan Allah. Bahkan, Dia sudah mengetahuinya sebelumnya!
Alkitab berkata, "Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu." (Mazmur 103:14). Allah tahu bagaimana Anda diciptakan karena Dialah yang menciptakan Anda. Allah tidak akan berhenti mengasihi Anda ketika Anda melakukan kesalahan. Dia mengasihi Anda bukan karena siapa Anda atau apa yang telah Anda lakukan, melainkan karena siapa Dia dan apa yang telah Dia lakukan.
Allah menciptakan Anda. Dia mengasihi Anda. Itu sudah pasti. Anda tidak dapat membuat Allah mengasihi Anda lebih lagi. Anda juga tidak dapat membuat Allah mengasihi Anda lebih sedikit. Dia mengasihi Anda sama besarnya pada hari-hari ketika Anda gagal maupun pada hari-hari ketika Anda berhasil. Kasih-Nya tidak didasarkan pada kinerja Anda.
Alkitab memiliki satu kata untuk kasih seperti ini: kasih karunia. Dan kasih karunia itu sungguh luar biasa! Bahkan ketika Anda melakukan hal-hal yang sangat buruk, Allah tidak akan berhenti mengasihi Anda. Itulah benar-benar kasih karunia yang ajaib. Ketika Anda menerima kasih karunia-Nya, Anda dapat merasa tenang menghadapi kegagalan-kegagalan Anda dan memiliki keberanian untuk melangkah dalam iman serta mengambil lebih banyak risiko.
Mungkin Anda sudah berkali-kali datang kepada Allah memohon pengampunan untuk kesalahan yang sama. Mungkin Anda merasa tidak layak menerima kasih dan kasih karunia-Nya. (Dan Anda dapat menyelesaikan pertanyaan itu sekarang: memang tidak ada seorang pun yang layak menerimanya.) Mungkin Anda juga yakin bahwa Allah sudah bosan melihat usaha Anda yang terus-menerus untuk berubah. (Dia tidak pernah bosan.)
Allah tidak pernah lelah berbicara dengan Anda. Dia tidak pernah terlalu sibuk. Tidak peduli berapa kali Anda datang kepada-Nya memohon pengampunan, Dia akan selalu menanti Anda dengan tangan terbuka.
Mungkin Anda dibesarkan dalam keluarga yang kasihnya bersyarat. Kasih sayang orang tua Anda mungkin bergantung pada keberhasilan akademis, prestasi olahraga, atau pencapaian sosial Anda. Ketika Anda gagal dalam salah satu bidang itu, Anda merasakan seolah-olah kasih keluarga Anda berkurang.
Anda dapat merasa tenang. Allah tidak memperlakukan Anda seperti itu.
Alkitab berkata bahwa Allah "dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib" (Kolose 2:14).
Kehidupan Kristen bukanlah kehidupan tanpa kesalahan, tetapi kehidupan yang bebas dari rasa bersalah. Allah memahami kegagalan-kegagalan Anda—dan Dia tetap mengasihi Anda.
Itulah kasih karunia Allah yang ajaib! Itulah kebaikan-Nya bagi Anda, dan Anda dapat beristirahat di dalamnya hari ini.
Renungkan :
- Karena Allah telah menghapus utang dosa Anda melalui salib, Anda dapat hidup tanpa dibelenggu rasa bersalah. Bagaimana kebenaran itu memengaruhi kehidupan Anda sehari-hari?
- Allah menanggapi kesalahan dan kegagalan Anda dengan kasih karunia, kasih, dan pengampunan. Bagaimana hal itu memengaruhi cara Anda menanggapi kesalahan dan kegagalan orang lain?
- Kepada siapa Anda dapat membagikan Kabar Baik tentang kasih karunia Allah yang ajaib minggu ini?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 35-36; Kisah Para Rasul 25
___________
Tidak peduli berapa kali Anda datang kepada-Nya memohon pengampunan, Allah akan selalu menanti Anda dengan tangan terbuka.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren
========
You Can Relax in God’s Amazing Grace
By Rick Warren
“[God] knows what we are made of; he remembers that we are dust.” Psalm 103:14 (GNT)
---------------
Your failures don’t surprise God. In fact, he expects them!
The Bible says, “[God] knows what we are made of; he remembers that we are dust” (Psalm 103:14 GNT). God knows what you’re made of because he created you. God won’t stop loving you when you mess up. He doesn’t love you because of who you are or what you’ve done but because of who he is and what he has done.
God made you. He loves you. It’s settled. You can’t make God love you more. You can’t make God love you less. He loves you just as much on your bad days as he does on your good days. His love is not performance-based.
The Bible has a word for this kind of love: grace. And it’s absolutely amazing! Even when you do ridiculously bad things, God won’t stop loving you. It truly is amazing grace. When you accept his grace, you can relax about your failures and have the confidence to take more risks.
You may have gone to God multiple times for forgiveness on the same issue. Maybe you’re not sure you deserve his love and grace. (You can settle that now: You don’t.) And you’re convinced that God has grown tired of your constant efforts at change. (He hasn’t.)
God never tires of a conversation with you. He’s never too busy. No matter how many times you go to him for forgiveness, he’ll always be waiting with open arms.
You may have grown up in a home where conditional love was the norm. Your parents’ affections may have been based on your academic, athletic, or social successes. When you failed in one of those areas, you felt the loss of your family’s love.
You can relax. That is not how God relates to you.
The Bible says God “canceled the debt, which listed all the rules we failed to follow. He took away that record with its rules and nailed it to the cross” (Colossians 2:14 NCV).
The Bible says God “canceled the debt, which listed all the rules we failed to follow. He took away that record with its rules and nailed it to the cross” (Colossians 2:14 NCV).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar