Kamis, 09 Juli 2026

Jalan Allah Adalah Jalan yang Terbaik

10 Juli 2026

Bacaan Hari ini:
Kejadian 6:22 "Maka Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya."
-----------------
Jika Anda ingin mencapai garis akhir dalam kehidupan dan menggenapi visi yang Allah berikan kepada Anda, maka Anda harus membuat sebuah pilihan: Sekalipun menghadapi berbagai kemunduran, Anda harus melakukan tepat seperti yang Allah perintahkan kepada Anda—tanpa mengambil jalan pintas.

Allah memberikan petunjuk yang sangat jelas kepada Nuh tentang cara membangun bahtera: Dia memerintahkan Nuh untuk membuatnya dari kayu aras dan melapisinya dengan ter. Panjangnya harus 450 kaki, lebarnya 75 kaki dan tingginya 45 kaki, dengan tiga tingkat, ruang-ruang di seluruh bagian dalamnya, satu pintu dan sebuah bukaan setinggi 18 inci mengelilingi bahtera tepat di bawah atap. Dia juga memberi tahu Nuh berapa banyak hewan dan berapa banyak makanan yang harus dimuat ke dalam bahtera.
"Maka Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya."(Kejadian 6:22).

Pada setiap tahap kehidupan, Anda akan tergoda untuk mengambil jalan pintas. Anda akan tergoda memilih cara yang lebih mudah, mengurangi sedikit di sana-sini, melewatkan satu langkah atau memanipulasi sedikit laporan keuangan. Allah akan memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan, tetapi Anda akan berpikir bahwa akan jauh lebih mudah dan lebih cepat jika dilakukan dengan cara Anda sendiri atau karena Anda merasa lebih tahu daripada Allah. Anda tetap melakukannya, tetapi dengan syarat Anda sendiri.

Cara berpikir seperti itu akan selalu membuat Anda kehilangan tujuan hidup dan rencana Allah. Mengapa? Karena ketaatan yang setengah-setengah adalah ketidaktaatan.

Dapatkah Anda membayangkan jika Nuh mencoba melakukan apa yang Allah perintahkan dengan caranya sendiri, bukan dengan cara Allah? Saya dapat membayangkan Nuh memiliki beberapa pertanyaan, seperti, "Apakah benar-benar perlu, ya Allah, membawa nyamuk ke dalam bahtera?"

Tetapi sebuah impian yang berasal dari Allah membutuhkan berkat Allah. Dan Anda tidak dapat memperoleh berkat Allah ketika Anda hidup dalam ketidaktaatan. Visi Allah bagi Nuh terlalu besar untuk diselesaikan dengan kekuatan dan rencana Nuh sendiri. Nuh tahu bahwa ia tidak dapat melakukannya tanpa berkat Allah, sehingga ia melakukan segala sesuatu tepat seperti yang telah Allah perintahkan kepadanya.

Ketika Anda tergoda untuk mengambil jalan pintas, ingatlah Kejadian 6:9 : "Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah"

Apakah Anda ingin hal itu juga menjadi kenyataan dalam hidup Anda?

Renungkan :

- Pikirkan tentang impian yang Allah berikan bagi hidup Anda. Dalam hal apa saja Anda pernah tergoda untuk mengambil jalan pintas secara moral, finansial, atau dalam hubungan dengan orang lain?

- Ketika Anda harus memutuskan bagaimana mengejar impian tersebut, bagaimana Anda dapat mengetahui apakah Anda sedang mengikuti jalan Allah atau jalan Anda sendiri?

- Menurut Anda, apakah tidak masalah meminta berkat Allah atas impian Anda? Mengapa atau mengapa tidak?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ayub 38-40; Kisah Para Rasul 16:1-18
__________
Anda harus memutuskan bahwa Anda akan memilih jalan Allah demi memperoleh berkat Allah, bahkan ketika jalan itu tidak masuk akal bagi Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
God’s Way Is the Best Way - Daily Hope with Rick Warren - July 10, 2026

“So Noah did everything exactly as God had commanded him.” Genesis 6:22 (NLT)

------------------
If you're going to make it to the finish line in life and fulfill the vision God has given you, then you’re going to have to make a choice: Even while facing setbacks, you’re going to have to do exactly what God tells you to do—without taking shortcuts.

God gave Noah specific instructions about how to build the ark: He told Noah to build it with cypress wood and seal it with tar. Make it 450 feet long, 75 feet wide, and 45 feet high, with three decks and stalls throughout the interior, one door, and an 18-inch opening all the way around the boat just below the roof. He told Noah how many animals and how much food to load on the boat.

“So Noah did everything exactly as God had commanded him” (Genesis 6:22 NLT).

At any stage of your life, you're going to be tempted to cut corners. You're going to be tempted to take the easy way, skimp a little here and there, skip a step, or fudge a little on the accounts. God will tell you what to do, and you’ll think how much easier and faster it would be to do it your way or that you know better than God. You’ll follow through, but on your own terms.

That kind of thinking will cause you to miss your purpose and God's plan every time. Why? Because partial obedience is disobedience.

Can you imagine Noah trying to accomplish what God told him to do in his own way rather than God's way? I can imagine Noah had some questions, like, “Is it really necessary, God, to bring mosquitoes on board?”

But a dream from God will require God’s blessing. And you cannot get God’s blessing when you are disobedient. God’s vision for Noah was too big for Noah to accomplish with his own power and his own plans. He knew he couldn’t do it without God’s blessing, and so he did everything exactly as God had commanded him.

When you’re tempted to take shortcuts, you need to remember this paraphrase of Genesis 6:9: Noah “tried always to conduct his affairs according to God's will” (TLB).

Do you want this to be true of your life? You have to decide that you will choose God’s way for God’s blessing, even when it doesn’t make sense.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar