19 Juli 2026
Bacaan Hari ini:
1 Petrus 5:7 "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu."
------------------
Dibutuhkan lebih dari sekadar kemauan untuk berhenti khawatir—tetapi Anda sudah mengetahui hal itu, karena Anda sudah pernah mencobanya. Anda mungkin berpikir, "Aku seharusnya tidak mengkhawatirkan hal ini", tetapi kekhawatiran itu tetap ada dalam pikiran Anda.
Berikut adalah empat langkah untuk membantu Anda berhenti khawatir:
Kenalilah Allah.
Yesus berkata dalam Matius 6:32, "Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu". Jika Anda tidak memiliki hubungan dengan Allah, Anda memang memiliki banyak alasan untuk khawatir. Itulah sebabnya Anda perlu mengenal Allah!
Sebagai orang percaya, Anda memiliki Bapa di surga yang telah berjanji untuk memelihara Anda. Anda adalah anak Allah dan anak-anak memperoleh hak-hak istimewa. Ketika Anda khawatir, Anda bertindak seolah-olah Anda tidak memiliki Bapa yang penuh kasih, yang menyertai dan berpihak kepada Anda.
Tempatkan Allah sebagai yang terutama dalam setiap bidang kehidupan Anda.
Firman dalam Alkitab berkata, "Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" (Matius 6:31-33).
Setiap kali Anda mengeluarkan Allah dari pusat kehidupan Anda dan menggantinya dengan hal lain—betapapun baiknya hal itu—Anda akan mulai khawatir.
Jalanilah hidup satu hari pada satu waktu.
Alkitab berkata, "Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari" (Matius 6:34).
Jika Anda mengkhawatirkan hari esok, Anda tidak dapat menikmati hari ini. Selain itu, ketika Anda selalu khawatir tentang hari esok, masa depan akan terasa begitu membebani. Tetapi Allah berjanji akan memberikan kasih karunia dan kekuatan yang Anda perlukan pada saat Anda membutuhkannya. Saat ini, Anda hanya memerlukan kekuatan yang cukup untuk hari ini.
Percayalah kepada Allah yang memelihara Anda.
"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." (1 Petrus 5:7).
Bagaimana Anda melakukannya? Salah satu caranya adalah dengan menghafalkan janji-janji Allah di dalam Alkitab. Janji-janji itu seperti polis asuransi bagi orang percaya. Ketika Anda tahu bahwa sesuatu sudah dijamin, Anda tidak lagi mengkhawatirkannya. Cara lain untuk mempercayai Allah adalah dengan berdoa. Jika Anda berdoa sebanyak Anda khawatir, Anda akan memiliki jauh lebih sedikit hal untuk dikhawatirkan.
Apa hasil dari menjalankan keempat langkah ini? "Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus" (Filipi 4:7).
Renungkan :
- Dapatkah Anda memiliki hubungan dengan seseorang jika Anda tidak terus-menerus belajar mengenal dia lebih dalam? Mengapa atau mengapa tidak?
- Bagaimana Anda mengetahui bahwa Allah benar-benar menjadi yang terutama dalam suatu bidang kehidupan Anda?
- Apa satu cara yang spesifik dan praktis yang dapat Anda lakukan untuk mengingatkan diri sendiri agar berdoa, bukan khawatir?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 20-22; Kisah Para Rasul 21:1-14
_____________
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Tuhan, sebab Ia yang memelihara Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Four Steps to Overcoming Worry
By Rick Warren
“Give all your worries and cares to God, for he cares about you.” 1 Peter 5:7 (NLT)
-----------------
It takes more than willpower to stop worrying—but you already know that, because you’ve already tried it. You’ve thought, “I shouldn’t worry about this,” yet it stays on your mind.
Here are four steps to help you stop worrying:
Get to know God.
Jesus says in Matthew 6:32, “Only people who don't know God are always worrying about such things” (CEV). If you don’t have a relationship with God, you have every reason to worry. That’s why you need to get to know God!
As a believer, you have a heavenly Father who has promised to take care of you. You are God’s child, and children get special privileges. When you worry, you are acting like you don't have a loving Father who is with you and for you.
Put God first in every area of your life.
The Living Bible paraphrase says, “Don’t worry at all about having enough food and clothing. Your heavenly Father already knows perfectly well that you need them, and he will give them to you if you give him first place in your life” (Matthew 6:31-33). Anytime you take God out of the center of your life and put anything else there—no matter how good it is—you’re going to worry.
Live one day at a time.
The Bible says, “Don’t worry about tomorrow, because tomorrow will have its own worries. Each day has enough trouble of its own” (Matthew 6:34 NCV). If you’re worrying about tomorrow, you can’t enjoy today. Also, when you’re always worried about tomorrow, the future gets overwhelming. But God promises to give you the grace and strength you need when you need it. Right now, you only need enough power for today.
Trust God to care.
“Give all your worries and cares to God, for he cares about you” (1 Peter 5:7 NLT). How do you do that? One way is to memorize God’s promises in the Bible. They’re like an insurance policy for believers. When you know something’s covered, you don’t worry about it anymore. Another way to trust God is to pray. If you prayed as much as you worried, you’d have a lot less to worry about.
What’s the result of taking these four steps? “You will experience God’s peace, which exceeds anything we can understand” (Philippians 4:7 NLT).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar