08 April 2026
Bacaan Hari ini:
Lukas 1:77-79 "..untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."
-------------------
Saat kita memperingati Paskah, ratusan juta orang akan bangun sebelum fajar dan menghadiri kebaktian Paskah saat matahari terbit. Bahkan, Paskah adalah satu-satunya hari raya yang kita rayakan pada saat fajar menyingsing.
Mengapa kita melakukan hal ini?
Karena pada saat fajar, pada suatu hari yang benar-benar baru, para pengikut-Nya mendengar kabar bahwa Yesus Kristus telah bangkit dari kematian—dan hal itu mengubah segalanya.
Alkitab berkata, "Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. (Matius 28:1–6).
Mengapa Paskah begitu penting?
Karena Paskah membuktikan bahwa Yesus Kristus mengatakan kebenaran. Yesus membuat beberapa pernyataan yang luar biasa. Ia menyatakan bahwa Ia adalah Anak Allah dan satu-satunya jalan ke surga. Ia berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa jika tidak melalui Aku" (Yohanes 14:6).
Banyak orang sepanjang sejarah mengaku sebagai Allah. Namun perbedaannya dengan Yesus adalah bahwa Ia satu-satunya yang membuktikan bahwa Ia adalah Allah. Seolah-olah Yesus berkata, "Aku akan membuktikannya. Aku akan mati untuk dosa dunia, dan tiga hari kemudian Aku akan membangkitkan diri-Ku kembali." Dan itulah tepatnya yang Ia lakukan.
Kebangkitan Yesus adalah peristiwa paling penting sepanjang masa. Peristiwa ini membagi sejarah menjadi Masehi (A.D.) dan Sebelum Masehi (B.C.). Sekarang setiap kali Anda menulis tanggal, Anda menggunakan Yesus Kristus sebagai titik acuan. Bahkan hari ulang tahun Anda sendiri—hari, bulan dan tahun—ditentukan berdasarkan kebangkitan Yesus Kristus.
Dan semua itu terjadi pada fajar hari yang baru. Lukas 1:78 berkata, "oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera."
Renungkan:
- Apakah Anda pernah mengikuti kebaktian Paskah saat matahari terbit? Bagaimana rasanya merayakan Paskah pada saat fajar?
- Yesus menyatakan diri-Nya sebagai "jalan, kebenaran, dan hidup." Manakah dari pernyataan ini yang paling berarti bagi Anda pada musim Paskah ini?
- Bukti apa yang Anda lihat bahwa kebangkitan Yesus adalah peristiwa paling penting sepanjang masa?
Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 7-9; Lukas 9:18-36
___________
Yesus sungguh telah menang dari maut. Kita juga mampu menjadi pemenang yang sama lewat KebangkitanNya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Easter Changed Everything - Daily Hope with Rick Warren - April 8, 2026
“A new day will dawn on us from above because our God is loving and merciful.” Luke 1:78 (GW)
------------------
This Easter, hundreds of millions of people will wake up before daylight and attend an Easter sunrise service. In fact, Easter is the only holiday we celebrate at the break of dawn.
Why do we do this?
Because it was at the break of dawn, on a brand-new day, when his followers heard the news that Jesus Christ had risen from the dead—and it changed everything.
The Bible says, “At dawn on the first day of the week, Mary Magdalene and the other Mary went to look at the tomb. There was a violent earthquake, for an angel of the Lord came down from heaven and, going to the tomb, rolled back the stone and sat on it. His appearance was like lightning, and his clothes were white as snow. The guards were so afraid of him that they shook and became like dead men. The angel said to the women, ‘Do not be afraid, for I know that you are looking for Jesus, who was crucified. He is not here; he has risen, just as he said. Come and see the place where he lay’”(Matthew 28:1-6 NIV).
Why is Easter so important?
Because it proved that Jesus Christ was telling the truth. Jesus made some outrageous claims. He claimed to be the Son of God and the only way to heaven. He said, “I am the way and the truth and the life. No one comes to the Father except through me” (John 14:6 NIV).
Many people throughout history have claimed to be God. But the difference with Jesus is that he was the only one who proved he was God. It’s as if Jesus said, “I’m going to prove it. I’m going to die for the sins of the world, and three days later I’m going to raise myself back to life.” And that’s exactly what he did.
The resurrection of Jesus is the most important event of all time. It split history into A.D. and B.C. Now every time you write a date, you are using Jesus Christ as the reference point. Even your own birthday—the day, the month, and the year—is dated from the resurrection of Jesus Christ.
And it all happened on the dawn of a new day. Luke 1:78 says, “A new day will dawn on us from above because our God is loving and merciful” (GW).
Notice the word “merciful.” Over the next several days, we’re going take a closer look at God’s mercy and answer the questions: When do I need God’s mercy in my life? and What happens when I accept it?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar